Istri Ferdy Sambo Ditetapkan Sebagai Tersangka, Cacar Monyet Sudah Masuk Ke Indonesia, Stars Coffee Pengganti Starbucks di Rusia, Beredar Video Party PM Finlandia

79

Rise and shine!

Hello you. Get ready and excited because the new week is here. Now, the weekend had never been so crowded, and we will catch you up with everything: From Sambo to cacar monyet to star coffee, everything is here. Scroll down…

Who’s singing “We were jet set Bonnie and Clyde…”

Putri Candrawathi and Ferdy Sambo.
Yep, Bonnie and Clyde versi Indonesia ni guys, dan kalo di sana keduanya nyolong, di sini juga diduga nyolong. Nyolong perhatian warga satu Indonesia XD. Anyway, jadi another week another update from kasus polisi tembak polisi nih, gengs, dan penemuan terbaru adalah… our Bonnie aka Putri Candrawathi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan. Menyusul sang suami Ferdy Sambo.

Whoaa background pls.
You got it. Jadi as we all know sejak kasus ini pertama kali menguak ke publik, kita kan tahunya at least ada empat orang tokoh utama yah. Ada Brigadir Yosua Hutabarat aka Brigadir J yang kemudian tewas dalam kasus ini, terus Bharada Richard Eliezer aka Bharada E yang jadi pelaku penembakan, of course we are not gonna miss the mastermind dari segala peristiwa ini, Irjen Ferdy Sambo, plus istrinya Putri Candrawathi yang disebut dilecehkan di TKP. Long story short, Bharada E dan dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka, terus Ferdy Sambo-nya waktu itu juga udah diamankan di tempat khusus di Mako Brimob dan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan juga, tapi Bu Putri minim banget muncul ke publik, guys.

Dia ke mana emang?
Well, diketahui Putri Candrawathi tuh banyak di rumah aja guysngurung diri di kamar gitu. Masih trauma katanya. Padahal mah, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan menyebut pihaknya mau banget melakukan pemeriksaan ke Bu Putri, tapi harus nunggu keterangan dari psikolog klinisnya dulu gitu sementara proses penyidikan terus berjalan kan. Sampai akhirnya Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri menemukan bahwa nggak ada tindak pelecehan seksual yang dilakukan di situ, makanya kasus dugaan pelecehan pun dihentikan sama polisi. Terus, Bu Putri pun segera diperiksa sama polisi deh.

Tell me the results….
Bu Putri Candrawathi kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Well, selagi pemeriksaan terhadap Bu Putri, tim khusus dan pihak-pihak terkait tetap mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan saksi. Adapun salah satu bukti yang berhasil dikumpulkan polisi adalah rekaman CCTV. Nah, dalam rekaman CCTV dari rumah pribadinya di Jalan Saguling III Jakarta Selatan, sama di sekitaran rumah dinasnya di Kompleks Polri, Duren Tiga. What’s inside the CCTV? Dari rekaman CCTV yang ditemukan, terbukti Bu Putri tuh ikutan melakukan berbagai kegiatan yang led to perencanaan pembunuhan Brigadir J, guys. Selain itu, Bu Putri diperiksa juga kan sama Timsus sebanyak tiga kali, termasuk 52 orang saksi lainnya yang terdiri dari ahli forensik, analis digital, ahli persenjataan, ahli DNA, gitu-gitu, sebelum akhirnya Dirtipidum Bareskrim Polri menggelar Gelar Perkara dan menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka, menyusul suaminya, dan tiga orang tersangka lainnya.

Whoaaaa…
Kamu masih inget nggak isu-isu bahwa Bharada E dijanjiin uang Rp1 Miliar waktu Ferdy Sambo nyuruh doi buat nembak Brigadir J? Nah, disampaikan langsung Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto, Bu Putri disebut ada di situ waktu Ferdy Sambo janjiin uang itu, guys. Tepatnya di lantai tiga rumah pribadi mereka. Terus, Bu Putri juga yang ngajakin Brigadir J dan yang lainnya buat sama-sama otw ke rumah dinas di Duren Tiga dan terjadilah peristiwa penembakan itu. That being said, Putri Candrawathi terlibat karena udah ngikutin skenarionya Sambo from the first place.

Terus, where are we going from here?
Dengan ditetapkannya Putri Candrawathi sebagai tersangka, Putri ikutan sama tersangka lainnya dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto pasal 55 dan 56 KUHP, jeratan hukum yang sama kayak suaminya, Bharada E, RR, dan KM dengan ancaman hukuman mati, atau penjara seumur hidup, atau paling maksimal 20 tahun penjara. Tapi nggak kayak yang lain, sampai saat ini, Bu Putri belum ditahan. Hal ini karena ada surat dari dokter yang menyatakan dia harus menjalani istirahat total selama 7 hari terhitung dari hari Jumat kemarin. Jadi yha, dia masih di rumah deh.

I see. Anything else I should know?
All right. Then, after the fact that suami istri Ferdy Sambo-Putri Candrawathi terlibat dalam kasus pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati atau di penjara, the question is: Anak-anak mereka gimana dong? Yep. Irjen Ferdy Sambo sama Bu Putri tuh punya tiga anak, guys. Di mana anaknya yang terakhir masih berusia 1,5 tahun, masih kecil banget. Makanya dari sini, Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J bilangnya anak itu bisa dititipin di lembaga penitipan anak. Atau kalau perlu, dia sendiri bersedia ngadopsi anak itu. In his words, Pak Kamar bilang, “Saya bersedia mengadopsi anak itu, untuk alasan kemanusiaan apabila Bu Putri harus kita penjarakan.”

When you need to go back to Dalgona era….

Cacar monyet udah masuk Indonesia.
Yes. Over the weekend kemarin, netizen +62 udah pada heboh dan rame-rame ngomongin satu penyakit yang akhirnya officially ditemukan kasusnya di Indonesia, guys. Attention, be carefulcacar monyet aka Clade is here, people!

WHAT??
Iya. Beberapa bulan terakhir kan masyarakat kita tuh dibuat worry not worry yah sama nih virus satu: Worry karena penyebarannya makin meluas, mulai dari Amerika, Eropa, sampai wilayah Asia Tenggara. Tetangga kita kayak Thailand atau Singapura tuh udah menemukan kasus Clade ini di negara mereka, guys. Tapi somehow kita juga yang nggak worry-worry banget karena dari kemarin dikonfirmasi sama Kemenkes virus ini belum masuk Indonesia. Tapi sekarang, kita udah harus 100% worry nih, guys. Tighten the seatbelt, Sabtu kemarin, Kementerian Kesehatan resmi mengkonfirmasi ada satu pasien di Indonesia yang terjangkit virus cacar monyet ini.

Tell. me. Everything. 
Sure. Pasien cacar monyet pertama itu adalah seorang laki-laki berusia 27 tahun, berdomisili di DKI Jakarta. Dikonfirmasi oleh Jubir Kemenkes, dr. Mohammad Syahril, si mas ini emang baru pulang dari Euro trip ke Belgia, Belanda, Swiss, dan Perancis. Terus pas pulang nyampe Indo, beberapa hari kemudian dia mulai ada gejala ruam-ruam di sekujur tangannya tuh. Terus PCR lah dia. Tapi bukan PCR Covid. Instead, it’s PCR cacar monyet, eh positif.  Dari situ langsung lah Kemenkes ngumumin ke publik.

Wait
, cacar monyet tuh pake PCR juga ya?
Yoi guys. Tapi namanya aja sama-sama PCR, metodenya mah beda. Kalau PCR Covid kan dia dicolok di hidung gitu yah, nah kalau PCR buat cacar monyet, yang daimbil adalah sampel pada bagian ruam atau lesi cacar yang terdapat di tubuh pasien itu, guys, kayak yang dialami sama masnya, dia ada cacar di muka, telapak tangan, kaki, dan alat kelaminnya. Si mas 27 tahun yang namanya dirahasiakan ini juga mengalami demam, dan terjadi pembesaran di kelenjar limfanya.
 
Tell me more about gejala…
Nah talking about gejala, masa inkubasi virus ini ada di 5 sampai 21 hari, guys. Jadi, kalau tertular virus ini, mereka bakal most likely dapat gejalanya di periode waktu ini. Terus kalau kata dr. Syahril sih, gejala kayak si masnya ini masih kategori mild. Makanya isolasi di rumah aja. Orang-orang yang kontak dekat sama beliau juga lagi di-tracing, katanya.

I see…
Masih dari pernyataan Dokter Syahril, cacar monyet ini bisa banget berpotensi jadi pandemiguys. Makanya pemerintah bakal sprint, gerak cepat buat mematikan pencegahan dan penanggulangan virus ini bisa tetep terkendali. Kayak, dengan melakukan pengetatan di titik-titik pintu masuk negara misalnya. Terus warga pun diminta buat jangan overreacting juga, guys. Dokter Syahril kasih contoh dari Covid-19. Dengan penyebaran Covid yang gila-gilaan kemaren, sekarang aja udah mulai landai. Nah the same we hope also goes to cacar monyet, guys. badai pasti berlalu ygy.

How are we going to tackle this?
Ya dengan menerapkan protokol kesehatan. Dokter Syahril menyebut penularan cacar monyet bisa kejadian gara-gara kontak langsung atau melalui benda-benda yang disentuh sama penderita. Kontak langsung kayak salaman, pelukan, atau tidur bareng, yang gitu-gitu. Nah kamu juga harus pay attention sama benda-benda yang ada di sekitarmu. Kayak, alat makan, alat mandi, handuk, selimut, bantal, dll. Karena cacar monyet bisa banget menular dari situ, guys.

Got it. Anyone say anything?
Yep. Seiring dengan cacar monyet yang udah masuk ke Indonesia, anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mendesak pemerintah buat bikin tata laksana penanganan kasusnya di Indonesia, guys. Tata laksana di sini tuh meaning difokuskan ke tracing ke kontak erat biar pencegahannya bisa segera diatasi. Terus, si pasien yang lagi diisolasi itu juga kudu diawasi. Make sure doi beneran isolasi dan jangan sampai ada kebocoran interaksi, katanya. Lebih jauh, anggota Komisi IX yang lainnya, Rahmad Handoyo, bilangnya pemerintah harus kudu segera nyiapin vaksin buat cacar monyet ini. karena yha namanya vaksin kan bisa berpengaruh sebesar 85% buat perlindungan masyarakat.

All right. Wrap it up… 
Balik lagi ke kasus penemuan cacar monyet di Jakarta, Gubernur Anies Baswedan bilangnya sampai saat ini pihaknya tengah melakukan monitoring terkait kasus ini. Terus so far, berbagai pihak juga masih saling berkoordinasi mulai dari Dinas Kesehatan, Pengurus IDI pusat, IDI wilayah, IDI cabang, buat meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan serta penanggulangan terhadap cacar monyet.

In Russia, they don’t do Starbucks treats…

They do Stars Coffee treats.
Yoi guys. Para fakir kafein di Rusia udah mulai semangat lagi nih. Setelah mereka ditinggalin sama franchise kopi favorit manusia abad ini, which is Starbucks, sekarang di Rusia udah ada penggantinya. So, everybody meet: Stars Coffee.

Wait, what happened to Starbucks in Russia?
Kan ditutup sejak Mei lalu. Yep, karena invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina, berbagai franchise dan brand, mostly from the US akhirnya pada cabut guys dari Negeri Beruang Merah itu, nggak terkecuali franchise kopi Starbucks. Dalam keterangannya, CEO Starbucks Kevin Johnson bilangnya serangan Rusia ke Ukraina tuh beneran devastating, dan serem banget, dan masyarakat di seluruh dunia yang kena dampaknya. Karena alasan kemanusiaan juga inilah, Starbucks akhirnya menutup 130 tokonya yang ada seantero Rusia. Terus ada 2.000 pekerjanya tetep dikasih gaji selama enam bulan, plus dikasih bantuan buat job transisition, guys.

I see….

Terus tiga bulan tanpa kehadiran Starbucks, masyarakat sana kan masih pada sedih dan kecewa gitu yah, “There is no one like you, pls w kangen working from coffee shop sambil post story pamerin gelas yang ada logo lu”. *Nggak, canda. Pokoknya mereka merasa kehilangan lah. Sampai akhirnya ada pengusaha namanya Anton Pinsky dan rapper si Timati yang partner-an beli asetnya Starbucks terus bikin brand baru namanya Stars Coffee.

From Starbucks to Stars Coffee…..
Iya kan. Dilansir dari keterangannya waktu konferensi pers minggu lalu, mereka emang sengaja niru-niru gitu biar customer yang sebelumnya udah engage sama Starbucks juga bisa masuk ke market-nya mereka. Nggak cuma nama, logonya pun dibuat mirip: Ada putri duyungnya, rambutnya sama, yang beda cuma mahkotanya aja di mana Stars Coffee mahkotanya pakai mahkota khas perempuan Rusia. Terus, menunya pun bakalan familiar banget kayak menunya Starbucks. Yha Stars Coffee ini emang dibuat supaya menghidupkan lagi nafas Starbucks di Rusia dengan identitas baru, guys.

I see.. Anything else I should know?
Btw di dunia bisnis, kayaknya istilah “Yang patah tumbuh, yang hilang berganti” tuh emang valid ygy.. Secara masyarakat Rusia tuh kan udah terbiasa sama gaya hidup western yah, termasuk lah Starbucks dan fast food-nya. Nah ngeliat kondisi Starbucks dan McDonalds yang cabut dari Rusia, entrepreneurs dengan otak encernya berusaha cari peluang lah di situ. McDonalds yang dibeli dan diganti nama, terus Starbucks juga gitu.

Who’s condemned for having a party?

Prime Minister of Finland, Sanna Marin. 
Yoi. Jadi masyarakat Finlandia sekarang tuh lagi heboh sama kejadian yang dialami sama Perdana Menteri Finland namanya Sanna Marin di mana ada video yang beredar di mana beliau ketahuan party, guys. Nggak sekadar party, Bu Sanna di video itu keliatan lagi having fun enjoy the party sambil joget-joget bareng sama pop star di sana. Heboh lah orang-orang. Gimana bisa seseorang yang high profile kayak beliau party dan joget-joget kayak gitu, seolah nggak mengindahkan jabatannya sebagai seorang pejabat publik setingkat Perdana menteri. It’s Prime Minister we’re talking about.
 
Selain itu, yang juga banyak menuai pro dan kontra di video itu adalah gelagatnya Bu Sanna yang kayak orang high karena pengaruh obat-obatan aka narkoboy, guys. Dari situ, berbagai pihak termasuk teman politisinya mendesak supaya Bu Sanna menjalani tes urin buat mastiin dia make atau nggak.
 
Udah tuh, udah dites, dan hasilnya bakalan keluar minggu depan. Tapi sampai sekarang sih Bu Sanna masih nyangkal kalau dia itu make, guys“I did nothing illegal,” katanya gitu. Bahkan di masa remaja waktu masih rebel juga beliau nggak pernah narkoba. Jadi dia tes itu cuma supaya publik mulutnya pada diem aja gitu, guys, dan nggak berspekulasi macem-macem terhadap dia. Bu Sanna juga bilang bahwa ya dia bete banget videonya bisa leaked, walaupun soal party-nya sendiri, dia ngga merasa itu masalah.
 
Ngga lagi-lagi percaya sama list di closed friends…

“Jadi, pilih laki-laki atau perempuan?”

“Tidak keduanya. Di tengah-tengah, makanya gender netral,”

Gitu guys isi percakapan antara dosen dan mahasiswa baru di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan yang viral over the weekend kemarin. Dalam kejadian itu, dosennya ga terima sama jawaban si mahasiswa, sehingga kemudian memanggil panitia dan minta supaya mahasiswa itu cabs keluar ruangan. Hal ini kemudian menuai pro dan kontra, dan berakhir dengan Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa yang meminta maaf. Beliau bilang bahwa peristiwa itu udah diselesaikan oleh fakultas dan dimediasi antara mahasiswa dan dosennya.
 
When you, we, and all of us are confused…

Announcement


Thanks to Woo for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

If you’re an introvert and tired of socializing… here’s what you can do.