Ferdy Sambo Akhirnya Ditahan Polisi, Hubungan China Dengan Taiwan Semakin Panas, Ratusan TKI Ditipu Di Kamboja, Mencintai Pasangan Sesuai Love Language

116

Hello there

Welcome back to Monday. It’s the second week of August, and we’re already excited just by looking at how festive the streets are decorated with our red-white flags. The past two years we had no lomba makan kerupuk, balap karung and everything, and now we’re starting getting back to normal. Let’s never take that for granted again.

Now. we’re gonna start the day with no other than…

Update soal kasus penembakan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Gile gile gileee makin hari makin seru dan makin ada aja ni gengs update yang mencengangkan dari kasusnya Pak Ferdy Sambo. Setelah ada otopsi ulang, pemanggilan para pihak terlibat oleh Komnas HAM, sampe penyelidikan oleh tim khusus, Bharada E jadi tersangka, lalu pada hari Sabtu kemarin, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo akhirnya ditahan polisi, guys.

WHOOOOOAAAA….
Rite? Shocking. Anyway jadi as we all know sampai sekarang kan penyelidikan atas kasus kematiannya Brigadir J yang tewas di rumahnya Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan masih bergulir. Terus di penghujung minggu kemarin, salah satu adjudannya Sambo yang disebut menembak Brigadir J yakni Bharada E pun ditetapkan sebagai tersangka. Terus, along with that, apakah penyidikannya berhenti sampai di situ? Yha nggak dong. Bareksrim Polri menegaskan mereka bakalan terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi buat menelusuri kasus ini lebih dalam lagi. Komnas HAM juga lagi proses meminta keterangan dari berbagai pihak terkait.

Makin terang ya…
Yoi, soalnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga udah komit ni guys, bahwa kasus ini bakal diselidiki secara profesional, terbuka dan transparan. Amin ygy. Nah selain pemeriksaan terhadap saksi, dari keterangan Pak Kapolri, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap 25 anggota Polri yang diduga nggak profesional dan menghambat penanganan kasus.
 
I am reading…
Ok. Lebih jauh, Jenderal Sigit bilangnya mereka-mereka ini diperiksa terkait pelanggaran kode etik Polri, dan kalau ketemu nih tindak pidana yang mereka lakukan, yha bakal diproses lebih lanjut lagi gitu. Adapun di antara 25 anggota ini, salah satunya adalah Irjen Ferdy Sambo, gengs. Irjen Ferdy Sambo tuh kan diperiksa hari Kamis, terus beberapa jam setelah beliau diperiksa, Pak Kapolri langsung ngumumin bahwa beliau dicopot dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri dan immediately dimutasi ke bagian Pelayanan Masyarakat Polri.

HMMMMM…
Nah seiring berjalannya waktu, pemeriksaan terus berjalan, saksi-saksi terus dimintain keterangan, hari Sabtu kemarin, personel Inspektorat Khusus yang merupakan bagian dari Tim khusus bentukan Kapolri akhirnya mengamankan Irjen Ferdy Sambo, gengs. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo. In that sense, Irjen Dedi bilangnya itu Ferdy Sambo diduga udah melanggar prosedur dalam proses olah TKP.

Pelanggaran gimana?
Well, berdasarkan kesimpulan dari Inspektorat Khusus yang spesifik ngurusin pelanggaran kode etik, dan setelah mengumpulkan berbagai keterangan dari 10 orang saksi, semuanya menjurus ke dugaan Irjen Ferdy Sambo yang menghilangkan dan merusak CCTV di rumahnya itu. Secara, CCTV tuh kan bisa banget dijadikan barang bukti yang authentic buat mengungkap suatu kasus kan, nah tapi di case ini, CCTV-nya rusak. Dan diduga dirusaknya itu yha sama Pak Ferdy Sambo ini. Hal ini of course melanggar kode etik dong, di mana pihak berwajib pun jadi kesusahan buat mengusut kasus ini karena rekaman CCTV-nya nggak ada.

Whoaaa….
Adapun posisinya Irjen Ferdy Sambo tuh dari Bareskrim Polri, terus dibawa dan diamankan ke tempat khusus yang ada di Mako Brimob. Speaking of tempat khusus, kamu harus tahu nih guys, Ferdy Sambo tuh di situ nggak ditahan. Cuma emang harus ditempatkan di sana atas beberapa alasan, sebelum akhirnya Sidang Komisi Kode Etik Polri digelar. Adapun alasannya, disampaikan oleh Karo Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Ahmad Ramadhan antara lain: buat keamanan dan keselamatan itu polisi, dan biar dia nggak ngulangin perbuatannya lagi.

I see…
Sampai sekarang, proses hukumnya tuh masih berjalan, guys. Jadi belum bisa dipastikan apakah Ferdy Sambo ditahan atau nggak. Secara konfirmasi dan perkembangan lainnya bakalan datang dari Tim Khusus kan. Selain itu, pihak Polri juga belum bisa mastiin apakah Ferdy Sambo bakalan ditetapkan sebagai tersangka atau nggak, guys.
 
Masih panjang ya…
Most likely. Meanwhile, Bharada E yang udah jadi tersangka melalui kuasa hukumnya Muhammad Boerhanuddin, bilang bahwa kliennya siap jadi justice collaborator. In that sense, Bharada E udah mengungkap siapa-siapa aja yang terlibat dalam kematian Brigadir J dalam proses berita acara pemeriksaan (BAP) oleh polisi. Terus, anggota kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara juga bilang bahwa ada perintah pembunuhan Brigadir J, di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Tapi yaa gabisa dikasih tau namanya.

All right. Wrap it up..
Well, seiring dengan ke-blow up-nya dugaan pelanggaran kode etik ini, publik tuh jadi worry gimana dengan tindak pidana tewasnya Brigadir J yang seharusnya jadi isu utama kan. Nah, merespons hal ini, Menko Polhukam Mahfud MD bilangnya masyarakat nggak perlu khawatir karena kasus dugaan pelanggaran etik ini bisa banget berjalan seiringan dengan pemeriksaan pidananya. Keduanya bisa sama-sama jalan tanpa harus saling nunggu dan saling meniadakan. Malahan, pelanggaran etik ini bisa banget mempermudah pengusutan pidananya, gengs. Contohnya kayak kasus mantan Hakim MK, Akil Mochtar beberapa tahun lalu. Di situ kan sama-sama ada tindak pidana (korupsi) dan pelanggaran etik. Dan karena pelanggaran etik ini lebih simple dari tindak pidananya, jadi vonis hukuman dari kasus pelanggaran etiknya bisa dijatuhkan duluan sebelum tindak pidana korupsinya gitu, gengs. The same thing could happen dalam kasus ini.

When things are heating up…

Between Taiwan-AS VS China. 
Yoi guys, hubungan Taiwan sama China lagi super panas nih, sampe China flexing-flexing kekuatan militernya di perairan dekat Taiwan. Sejak digelar Kamis minggu lalu, latihan militernya ini udah menembakkan belasan misil di perairan Taiwan, dan ini juga sampe bikin Jepang bete gara-gara misilnya ada yang segala jatoh deket wilayahnya juga, di Okinawa.
 
Kok kenapa tiba-tiba China latihan militer?
Semuanya karena… jeng jenggg kunjungannya House Speaker aka Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi ke Taiwan. Yep, Bu Pelosi tuh emang dari minggu lalu keliling negara Asia kayak ke Singapura, Malaysia, Korea Selatan, sampai Jepang. Nah tapi yang paling jadi highlight adalah kunjungannya ke Taiwan, yang masih punya masalah soal “kemerdekaan” sama China.
 
Tell me.
Well in a nutshell, Taiwan memandang diri mereka sebagai negara merdeka, bukan bagian dari China. Meanwhile, China memandang Taiwan adalah bagian dari mereka, tapi punya otonomi khusus aja. Hal inilah yang memunculkan teori “One China Policy” *anak HI present!* di mana negara-negara tuh cuma mengakui hanya ada satu China, yakni China daratan. Makanya pas Pelosi dateng ke Taiwan, China be like, “Eh… eh… apaan tu? Lo mengakui Taiwan negara juga? Kok u ga asik sis….”

I see….
Tapi, despite segala kontroversi, Nancy Pelosi tetep dateng ke Taiwan. Padahal pemerintah China udah berkali-kali bilang ke Pelosi supaya jangan dateng ke Taiwan karena itu berarti sama aja melanggar kedaulatan China. Tapi Pelosi maju tak gentar, guys. Madam Pelosi bilang bahwa AS bakalan tetep stay sama komitmennya dalam demokrasi Taiwan dan stand together bersama masyarakat Taiwan. Berangkat dari sini, China yha ngamuk dong. Well, sebelumnya kan Presiden China Xi Jinping udah pernah ngomong tuh, “Jangan coba-coba main api deh kalau nggak mau kebakar.” Nah, setelah Madam Pelosinya beneran dateng, boom! Beneran kebakar dong, guys. Nggak cuma di AS, tapi Taiwan juga kena.

Tell me everything. 
Ok, kita mulai dari what happened in Taiwan dulu. Jadi, sejak Kamis minggu lalu, pasukan tentara China mulai dari angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara tuh udah melakukan operasi militer di sepanjang garis perbatasan Taiwan. Nggak sampai di situ, dari keterangan pihak Taiwan, udah ada sebanyak 68 pesawat tempur punyanya China yang melintasi di perairan perbatasan dua negara itu. Terus, diketahui 13 kapalnya China juga ada di sana, gengs.

Ya ampunnn…
Sementara di Taiwan, Kementerian Pertahanan Taiwan bilangnya mereka juga udah ready kalau-kalau ada pertempuran. Dalam hal ini, mereka bilangnya udah nyiapin pesawat tempur dan sistem rudal berbasis darat buat memantau situasi. Lebih lanjut, Kementerian Pertahanan Taiwan menyebut mereka bakalan ready kalau ada pertempuran, tapi yha nggak akan mulai duluan.

We’re reallyyyy tired of war.. 
Same.. Tapi yang harus kamu tahu adalah, bukan cuman military war aja yang sekarang concerning, tapi juga economic war terkait dengan hubungan kerja sama antara AS dan China. Karena masalah kunjungan Nancy Pelosi ini, China akhirnya membatalkan dan nge-suspend berbagai kerja sama mereka sama AS, guys. Kayak kerja sama dalam melawan climate crisis dan kerja sama maritim. Terus, mereka juga nge-suspend kerja sama terkait imigran ilegal, sampai kerja sama anti narkoba juga di-suspend sepihak sama China. Pelosi dan keluarganya juga kena sanksi guys dari China, meski ngga dijelasin apa sanksinya.
 
Marah beneran tu China….
Yoi, tapi AS juga bete, kek, “Lo lebay banget si”, gitu. Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken menyebut tindakan China yang begini tuh udah gone too far dan nggak berimbang sama sekali. Lebih jauh, Anthony juga bilang tindakan China yang pake segala ada operasi militer, latihan militer gitu-gitu tuh nggak tepat karena emang AS datang ke Taiwan pun dengan tujuan yang baik kan. Malah kalau ada putus kerja sama atau operasi militer tuh bisa menimbulkan bahaya yang lebih besar lagi ke depannya.

Got it. Anything else I should know?
Btw, bukan cuma China yang nggak suka sama kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, guys. Ada satu negara lagi yang nggak seneng. Yep, Korea Utara. Kementerian Luar Negeri Korea Utara bilangnya Madam Pelosi tuh sebagai perusak perdamaian internasional yang paling buruk, guys. Karena udah menimbulkan kemarahan masyarakat China. AS juga dibilang seolah kasih bensin ke api, guys.  Yha secara kan China-Korut tuh emang bestie ygy.

When you reallyyyy need to be careful….

Waktu cari kerja.
Yes. Nggak ada henti-hentinya yah berbagai masalah yang dirasain tenaga kerja Indonesia di negara orang, guys. Kali ini, everybody’s eyes are on ratusan TKI yang niatnya mau kerja ke negara tetangga kita: Kamboja yang ditipu, disiksa, dianiaya, dikurung, sampai mau dijual sama orang-orang di sana.

WHAT???
Iya. Sedih banget kan. Bayangin kamu seorang jobseeker nih, lagi cari-cari loker di media sosial. Nah ketemu lah satu postingan tawaran kerja di Kamboja. Persyaratannya mudah pula, cukup bisa bahasa Inggris dan ngerti komputer. Terus gajinya gede. Plus, waktu dikonfirmasi, tiket penerbangan pun ditanggung perusahaan. Siapa yang nggak tertarik coba? Nah, ini yang dirasain sama ratusan masyarakat kita itu, guys.

Emang menggiurkan sih. Terus?
Berdasarkan penuturan salah seorang TKI namanya Rendi (Bukan nama sebenarnya), waktu dia terbang ke Phnom Penh Mei lalu, everything was really fine at the beginning. Dia dijemput sama pihak perusahaan, terus dibawa ke kantor di luar kota Phnom Penh yang jaraknya 6-7 jam dari kota. Semuanya fine-fine aja until Rendi found out kalau perusahaan yang katanya layanan konsumen itu bukan perusahaan layanan konsumen beneran. Secara spesifik, itu perusahaan fintech palsu, dengan produk investasi yang bodong juga, dan Rendi barengan sama ratusan pekerja lainnya disuruh nipu.

Nipu gimana?
Jadi mereka harus cari pelanggan di berbagai platform, mulai dari media sosial kayak Facebook atau Instagram, sampai ke dating apps. Nah udah dapet, terus mulai pitching deh tuh di situ sampai mereka mau investasi, nah ketika si calon investor udah setuju dan menanamkan investasinya, ya udah di-ghosting lah mereka. Kinda.. classic, rite? EHEHEHE. Tapi masalah mulai datang waktu Rendi ngelapor ke KBRI. Setelah laporan itu, Rendi jadi dikucilin sama temen-temennya dan dibilang udah melanggar kontrak padahal nggak ada kontrak samsek in the first place. Rendi diharuskan ganti rugi sebesar USD 11 ribu dalam tiga hari. Nah, selama tiga hari itulah dia disiksa, dianiaya, dipukulin, disetrum, gitu-gitu lah guys. Serem pokoknya.

Nooooo….
Crazy rite? But the thing is bukan cuma satu orang, atau dua orang yang mengalami hal kayak gitu, guys. Beberapa orang lainnya bahkan ada yang jadi korban human trafficking aka perdagangan manusia. Data dari Kementerian Luar Negeri RI bilangnya jumlah tenaga kerja Indonesia di sana tuh terus bertambah. Mulai di angka 53, terus naik 60, 68, 70. Sampailah ke data terakhir di 129 orang. Tapi thank God 129 orang ini udah berhasil diselamatkan dan udah dalam perlindungan KBRI Kamboja di Phnom Penh untuk kemudian dipulangkan ke Tanah Air secara bertahap.

Thank God. Any words?
Well, kepulangan mereka ke Tanah Air ini dibantu juga oleh Kementerian Luar Negeri RI yang koordinasi langsung sama berbagai pihak di Kamboja, mulai dari pihak kepolisian, sampai ke Kementerian Dalam dan Luar Negerinya. Terus Menteri Luar Negeri RI, Bu Retno Marsudi langsung yang nge-push supaya pemulangannya buruan dilakukan, pencegahan dan penanganan kasus serupa, dan langkah-langkah lain buat mencegah human trafficking supaya nggak keulang lagi. In that sense, Bu Retno bilangnya antara RI sama Kamboja tuh emang perlu ada MoU aka Nota Kesepakatan terkait pemberantasan kejahatan lintas negara katanya.

Got it. Anything else I should know?
Btw, merespons scamming yang terjadi di Kamboja ini, Migrant CARE, yang concern banget sama isu-isu migrasi ini juga ikutan angkat suara, guys. Disampaikan langsung oleh dirketur eksekutifnya, Pak Wahyu Susilo, pemerintah Indonesia tuh harusnya bisa lebih tanggap lagi kalau ada isu-isu begini. Jangan nunggu ada aduan dulu gitu. Harusnya bisa lebih dimaksimalkan lagi dengan bersikap proaktif koordinasi barengan sama Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, Polri, sampai polisi internasional aka Interpol. Terus, Pak Wahyu juga bilangnya Bu Retno harus bawa masalah ini ke forum ASEAN. Secara Kamboja kan Ketua ASEAN tahun ini yah, jadi harusnya bisa kasih contoh ceunah.

When you want to improve your relationship…

The answer is actually very simple.
 
Love them just how they like it. Iya guys, kamu pastinya tahu bahwa there are thousands of ways you can do to improve your relationship. Misalnya nih kamu sama pasangan kamu, mungkin kamu berusaha meningkatkan hubungan dengan quality time bersama, atau active listening, atau ngebantuin mereka pas lagi kesusahan. Tapi ternyata, hasil penelitian yang dipublish di jurnal PLOS One bulan lalu menemukan bahwa: Mencintai pasangan kamu sesuai dengan love language-nya terbukti meningkatkan kepuasan hubungan bagi keduanya. Yep, the answer is simple: Love language. Kamu tahu kan guys, love language itu apa aja? Words of affirmation, physical touch, receiving gifts, quality time dan act of service. Nah menurut peneliti Gary Chapman, mencintai seseorang sesuai dengan love language-nya bisa bikin pasangan kamu lebih puas dengan hubungan kalian. Terus sebaliknya, kalo ngga sesuai maka kamu most likely cuma buang waktu dan tenaga aja karena jadinya counterproductive, dan pasangan kamu merasa kurang dimengerti. That being said, ternyata emang penting banget guys tahu love language pasangan kamu tuh. Coba yuk minta mereka tes love language-nya dulu!

“Tahun ini kita akan sangat sulit, terus kemudian tahun depan seperti apa? Tahun depan akan gelap.”

Gitu guys kata Presiden Joko Widodo pas ngebahas soal prediksi kondisi ekonomi dunia pada 2023 yang kemungkinannya bakal lebih sulit daripada tahun ini. Prediksi tersebut muncul berdasarkan dari rangkuman informasi yang beliau dapetin pas ketemu sama para pemimpin dunia, kayak Sekjen PBB Antonio Guterres, para kepala lembaga internasional, dan semua kepala negara G7. Pak Jokowi bilang, kondisi kayak gini bukan Indonesia, tapi dunia. Jadi plz banget nij kita harus hati-hati. Gitu guys.
 
Seperti mati lampu, ya sayang….

Announcement


No one bought us coffee today 🙁

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Eating veggies has tons of benefits. You’ve heard of that. But, if you want ageless skin, opt these