FBI Geledah Resort Donald Trump

70

Who’s making the unexpected visit?

FBI.
To Donald Trump’s resort.

Visit
 bukan sembarang visit. Senin kemarin, para agen Federal Bureau of Investigation (FBI) rame-rame datang dan menggeledah resortnya aka rumahnya  Donald Trump di Palm Beach, Florida buat mencari dokumen kepresidenan Amerika Serikat yang diduga dibawa ke sana. Yoi guys, jadi dokumennya itu dibawa pulang sama Trump dari White House ke Florida.

WOW. Background pls. 
You got it. Jadi ceritanya tuh gini, as we all know Donald Trump adalah Presiden AS yang menjabat dari 2016 sampai 2020 lalu. Terus kan kontraknya sebagai presiden AS ga dilanjut aka beliau ga kepilih lagi, jadi of course, dia harus handover dokumen-dokumen kerjaan dong. Begitu juga dengan barang-barang yang dia simpan selama menjabat, itu harus balik jadi punya negara buat diarsipkan, yang dalam hal ini diurus oleh The US of National Archives and Records Administration (Let’s call them NARA from now on). Setelah dicek, ketahuan deh kalau ternyata di akhir pemerintahannya, pihak Donald Trump tuh belum balikin semua dokumen dan barang-barang tadi, guys.

Hah masa?
Iya. Segala surat-surat, hadiah korespondensi dari Kim Jong-un, sama surat ucapan selamat dari Obama waktu dia dilantik jadi presiden tuh belum nyampe ke pihak NARA selama setahun. Well, ada sih yang dibalikin. Tapi, yang dibalikin tuh mostly yang udah sobek terus keliat jelas abis dilekatin lagi. Ada juga yang dibalikin cuma potongan-potongannya doang dan nggak dibenerin lagi sama pihak Trump. Nah, yang belum balik ini, dikejar terus dong sama NARA, sampai akhirnya mereka berhasil bawa balik sebanyak 15 kotak dari rumah pribadinya Trump di Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida. The thing is… something suspicious happened as they were checking semua barang-barang dan dokumen tadi, guys.

HAH Apatuu?
Waktu mereka ngecekin satu-satu isi 15 kotak itu, ketemulah berbagai informasi yang kemudian disebut sebagai classified national security information atau informasi keamanan nasional yang rahasia. Remember banyak dokumen yang sobek dan udah dalam potongan-potongan tadi? Yes, hal itu juga disebut informasi rahasia yang udah dihancurkan dan coba dihancurkan sama Donald Trump, guys. (Kok kayak nggak asing ygy). NARA pun langsung ngelapor ke Department of Justice-nya AS dan memulai penyelidikan terkait hal itu, sampai ngelibatin FBI segala.

Go on…
Puncaknya, ada di hari Senin kemarin. FBI langsung cus ke Florida dan menggeledah abis rumahnya Trump buat mencari lebih detil terkait informasi rahasia itu. Mereka memeriksa seisi rumah, bahkan brankas pun juga ikutan diperiksa sama mereka. Meanwhile, Donald Trump sendiri nggak ada di tempat pada saat itu, guys. Beliau lagi ada di tower-nya di New York. Disampaikan oleh pihak kuasa hukumnya, pihaknya bakalan bekerja sama dan bersikap kooperatif sama FBI dan DOJ.

I see. Any words from The White House?
Yep. Terkait penyelidikan dan penggeledahan rumah mantan presiden ini, pihak White House tuh menyebut mereka nggak tahu sama sekali, guysNever heard of classified documents kayak yang dijelasin FBI dan Department of Justice. Bahkan, pihak White House tuh tahunya yha pas udah diberitain di media gitu.

Okay. Anything else?
Fyi dalam penyelidikan ini, Donald Trump bisa banget dijerat berbagai pasal terkait pengaburan fakta maupun espionase semasa dia menjabat sebagai presiden satu periode itu. Dan, kalau beliau terbukti bersalah, maka hal ini bisa jadi batu sandungan yang besar banget buat niat dia kembali nyapres di tahun 2024.