Banjir di Seoul Korea Selatan

57

When rain scenes are your favorite in drakor….

Wait until you hear about:
Banjir sepinggang orang dewasa di Seoul, Korea Selatan, gara-gara hujan.
Dan ini kejadian beneran, guys. Bukan di drama. Terus gara-gara hujan ekstrem yang nggak berhenti-berhenti dari Senin kemarin ini, banyak orang yang dinyatakan hilang dan so far udah delapan orang yang dinyatakan meninggal.

Ya ampun kok bisa?
Well, sekarang tuh kan emang masih summer yah. Nah, di Korsel, yang namanya hujan di musim panas tuh emang lumrah banget, guys. Tapi seiring dengan climate crisis yang makin hari makin memunculkan wujudnya, curah hujan di sana juga semakin meningkat tajam, guys. Terus selain curahnya yang meningkat, volumenya pun ikutan meningkat, jadi semakin deras tiap kali hujan. Makanya sampai terjadi banjir di Seoul dan daerah-daerah lain kayak di Provinsi Gangwon, Gyeonggi, dan Gwangju.

Parah banget emang?
Banget. Di Seoul, hujan yang mulai terjadi Senin lalu itu adalah hujan terparah selama 80 tahun terakhir. Separah itu, sampai airnya meluber kemana-mana dan menggenang tinggi hampir setinggi pinggangnya orang dewasa. Akibat hujan ini pula, jalanan sana berubah jadi kayak sungai, mobil-mobil pada tenggelam, terus stasiun metro juga terencam karena banjir, guys. Dan berdasarkan laporan BMKG-nya Korsel, hujan deras bakalan terus lanjut at least sampai hari ini.

Terus, orang-orangnya?

Yha banyak yang terdampak sama peristiwa ini. Karena yang namanya banjir, apalagi segede ini, bencana lain pasti terjadi juga. Yep, it’s none other than tanah longsor. Tanah longsor terjadi di Provinsi Gwangju dan bikin stasiun bus runtuh jadi puing-puing. Akibatnya, dua orang di sana dinyatakan tewas, hiks. Otoritas pemerintah Seoul juga mengkonfirmasi per Selasa kemarin, delapan orang udah dinyatakan tewas. Termasuk tiga anak laki-laki yang tenggelam di basement rumah mereka, plus seorang ASN yang kesetrum kabel listrik yang udah rusak karena banjir ini. Beberapa warga juga dikabarkan menghilang guys, setelah sebelumnya mereka tertangkap kamera tengah berjalan melawan arus banjir yang setinggi pinggang orang dewasa itu.

Any words from the government?
Yep. It’s coming from Mr. President himself, Yoon Suk-yeol. Merespons banjir bandang sampai memakan korban kayak gini, Pak Presiden langsung segera memerintahkan penduduk di daerah yang berisiko tinggi supaya dievakuasi as soon as possible. Selain itu, Pak Yoon juga bilangnya bisnis-bisnis yang masih buka harus bisa menyesuaikan jadwal karyawan mereka, termasuk jarak tempuh yang harus ditempuh dari tempat tinggal ke tempat kerja mereka yang pasti keganggu dikarenakan banjir.

I see. Anything else?
Fyi karena hujan deras dan banjir yang terjadi di Korea Selatan ini, tetangganya, Korea Utara, sekarang lagi menghadapi potensi bencana yang sama. Yep, otoritas setempat udah memprediksi bakalan ada hujan lebat di selatan dan barat negara itu. Terus, dari prediksian ini, mereka yang worry juga langsung mempersiapkan apa-apa aja yang harus dilakukan, di antaranya dengan melindungi lahan pertanian dan menjaga supaya Sungai Taedong jangan sampai meluap. Karena kalau Sungai Taedong meluap, Pyeongyang bakalan kena banjir dah.