Perubahan Positif Anak Muda Buat Lingkungan Lebih Baik

56

Who’s making some changes?

Young people.
Yep. Keren banget yah anak muda tuh. Ada ajaaa berbagai perubahan hal-hal positif yang dilakukan buat bikin lingkungan sekitar jadi lebih baik!
 
Thank you. We know we’re cool…
Of course. Anak muda adalah salah satu kelompok usia yang paling peka ngeliat kondisi sekitar. In that sense, it’s safe to say kita cermat banget nih, dalam ngeliat what goes well, and what goes wrong around society. Selain itu, anak muda juga diberkahi dengan tekad dan keberanian buat actually do something. Misalnya, kita peka pada kinerja pemerintah yang nggak bagus nih, harusnya begini, nah anak muda lah yang biasanya semangat turun ke jalan menyampaikan aspirasinya. Hal yang sama juga terjadi dalam aspek lingkungan.
 
What about lingkungan?
Well, banyak isu terkait lingkungan yang jadi perhatian, salah satunya terkait sampah. Now we’re zooming in on... sampah di pesisir pantai. Iya guys, padahal Indonesia kan punya banyak pantai yang bagus banget ya, dan secara ekonomi, pantai juga bisa banget diandalkan dalam sektor pariwisata dan menambah pemasukan daerah. Namun karena banyak sampah tadi, para anak muda di Kampung Namatota, Kaimana, Papua Barat kemudian membuat inisiatif untuk meminimalisir keberadaan sampah di pantainya.
 
Wait, tell me more about Namatota…
Jadi, Kampung Namatota ini terletak di Kabupaten Kaimana, Papua Barat yang terkenal akan keindahan alam dan pantainya. Terus, wilayahnya tuh emang didominasi oleh perairan yang berhadapan langsung dengan Laut Arafuru. Kampung Namatota ini juga disebut-sebut sebagai hidden gem-nya Kaimana karena pada 2021, kampung tersebut masuk dalam 300 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia. Harus banget sih ke sana!
 
😍😍😍
Secara lokasi, kampung Namatota ini berjarak sekitar sejam berperahu dari Kota Kaimana. Terus emang pantainya tuh cantik banget guys, di mana di pantai sebelah timur, kita bisa menikmati matahari terbit. Terus sunrise juga bisa dinikmati di daerah perbukitan yang dekat dengan pemukiman. Adapun di pantai barat, ada dermaga dan gazebo yang biasa dijadikan tempat bersantai sambil menikmati matahari tenggelam. Sunset juga bisa dilihat dari Pantai Erana yang berpasir putih dan halus. Kebayang ga tuu healing-healing cantik di sana? Nih kalo ngga percayaaa, read the full story here!).
 

OK Sold! I am going!

Nah tapi ya itu, Namatota masih punya banyak masalah terkait sampah. Makanya, para anak muda di sana berinisiatif untuk membersihkan pantainya dengan melakukan bersih-bersih pantai, termasuk memilah sampah plastik dan sampah organik. Selain itu, biar nggak jadi pelaku, mereka juga belajar lebih dalam lagi tentang lingkungan, mereka belajar lingkungan yang bersih tuh gimana, dan mereka juga mempelajari dampak sampah buat lingkungan tuh gimana. Karena at the end of the day, namanya anak muda, mereka yang bakal hidup at least 30 sampai 40 tahun ke depan kan, jadinya dengan start learning dan action dari sekarang, jadi lingkungan sekitar juga bisa diselamatkan deh.
 
I see…
Nah, sampah di pantai bisa ada dalam jumlah yang nggak sedikit karena Namatota yang letaknya ada di pintu masuk Teluk Triton. Meaning, ketika masyarakat di wilayah lain buang sampah di laut, sampahnya kan ngikutin arus sampai ke Teluk Triton itu, dan end up terdampar di pesisir pantai, termasuk pantai yang ada di Namatota. Hal ini diperparah sama sekelompok masyarakat yang masih suka buang sampah sembarangan :(((
 
Haduhhh…

Makanya sekarang anak muda sana pada kerja keras banget nih buat mengurangi sampah yang ada di sana, biar ilang sampe nggak ada sama sekali. Usaha anak muda ini juga didukung oleh pemerintah daerah yang tahun lalu udah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Persampahan Terpadu. Tujuannya, biar Namatota dan Kaimana secara umum bisa jadi daerah yang bebas dari sampah aka Kaimana Zero Sampah. Jadi, pantai yang ada di sana juga jadi bersih deh. Cantik banget soalnya!

 
Yuk, ketahui lebih jauh soal peran anak muda terhadap kelestarian lingkungan di sini!