Misi Damai Pak Jokowi

45

Now, here’s your full updates on: Jokowi’s peace mission.

Yep, we got everything here.
Guten morgen everyoneOver the weekend kemarin, kamu tentu ngikutin yah, informasi soal misi damainya Pak Presiden Joko Widodo di tanah Eropa. Yep, setelah hadir di KTT G7 di Jerman, Pak Jokowi nggak langsung balik ke Jakarta guys. Instead, beliau membawa misi mulia, tapi bukan mencari kitab suci. Ehehehe. Melainkan, mendamaikan dua negara yang lagi dalam kondisi perang, yakni Rusia dan Ukraina. Yep, dari Polandia, Pak Jokowi lanjut Kyiv terus lanjut ke Moskow buat ketemu dua orang pemimpin kedua negara: Volodymyr Zelenskyy dan Vladimir Putin.
 
OK. Tell me everything.
Well, jadi emang dalam hal ini, kapasitas Pak Jokowi sebagai pemimpin indonesia adalah sebagai pemegang presidensi KTT G20 yang juga bertanggungjawab untuk turut berkontribusi dalam terwujudnya perdamaian dunia. Dalam keterangannya sebelum bertolak ke Ukraina, Pak Jokowi bilang bahwa isu perdamaian dan kemanusiaan tuh selalu jadi prioritas buat politik luar negerinya Indonesia, dan misi ini niatnya baik, jadi semoga dimudahkan. Nah setelah naik kereta api selama 13 jam, nyampe lah Pak Jokowi di Ukraina.
 
Go on…
Sesampainya di Ukraina, Pak Jokowi menyempatkan diri berkunjung ke Kota Irpin yang luluh lantak akibat perang. Dalam kunjungan itu, beliau menyampaikan kesedihannya, dan berharap supaya ngga ada lagi kota di Ukraina yang hancur akibat perang. Selanjutnya, Bu Iriana Jokowi juga menyempatkan datang ke rumah sakit di lokasi untuk memberikan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dll.
 
Lanjut…
Nah selanjutnya, Pak Jokowi melakukan perjalanan ke Istana Marynsky dan ketemuan sama Presiden Zelenskyy di sana. Kemudian, dilangsungkan pertemuan tete-a-tete aka pertemuan dua orang aja, just two of them dan membahas beberapa hal strategis. Adapun yang dibahas keduanya, among other things, adalah juga Pak Jokowi yang mendorong adanya dialog perdamaian antara Kyiv dan Moskow. Selain itu, di-address juga soal harga-harga yang sekarang lagi melonjak naik, khususnya di sektor pangan dan energi.
 
Kenapa dibahasnya sama Zelenskyy?
Well, soalnya kan sebelum invasi itu dilancarkan, Ukraina tuh salah satu pemasok gandum terbesar secara global. Namun hal ini udah terganggu banget gara-gara invasi, yang menyebabkan jalur perdagangan di-block, produksi gandum terhambat, yang berujung dengan supply chain yang berantakan. Makanya dengan pertemuan ini, Pak Jokowi bilangnya semua upaya harus dilakukan supaya Ukraina bisa kembali melakukan ekspor gandum dengan aman dan tentram. Nggak ketinggalan Pak Jokowi juga menyampaikan undangan buat Zelenskyy supaya dateng ke KTT G20 di Indonesia November besok, yang dibalas sama Zelenskyy, “Liat nanti ya”. Kalau Ukraine masih dalam perang, Zelenskyy nggak bakal pergi kemana-mana katanya.
 
Kalo ga dateng boleh transfer dan kirim papan bunga aja om…
Hus, bukan kondangan ini. Nah dalam pertemuan tersebut. Pak Jokowi juga bilang bahwa dirinya siap menjadi pembawa pesan dari Zelenskyy buat Putin. Terus Zelenskyy juga berterimakasih atas kunjungan Pak Jokowi yang merupakan kunjungan pertama pemimpin negara Asia ke dua negara pasca invasi terjadi.
 
Whoaaa berarti dari Ukraina lanjut ke Rusia nih?
Yoi. Abis dari Ukraina, hari Kamis kemaren, Pak Jokowi lanjut lagi ke Moskow, Rusia dan ketemu juga sama Presiden Vladimir Putin di Kremlin. Misinya sama aja, yaitu mendorong adanya dialog yang ending-nya bisa damai nih dua negara dengan adanya ruang-ruang dialog yang kebuka. Dalam pertemuan tersebut, Pak Jokowi sama Putin juga ngobrol empat mata, dan yang dibahas juga masih soal pangan dan supply chain. Dalam hal ini, Presiden Jokowi membahas soal gimana caranya supaya pangan dari dua negara itu bisa masuk lagi ke supply chain global, dan khusus pangan Ukraina yang didistribusikan lewat jalur laut. Terus Putin udah mastiin hal itu bakalan berjalan aman. Selain itu, dibahas jugalah kerjasama-kerjasama lain kayak tourism, investasi di IKN, perdagangan dll.
 
Well, anything interesting?
Banyak pihak yang menyoroti soal hangatnya sikap Putin pas menyambut Pak Jokowi, yang beda banget sama pas doi ketemu sama pemimpin-pemimpin Eropa gitu, guys. Jadi sama Pak Jokowi mereka salaman deketan, banyak senyum, dan ngobrolnya juga mejanya ga gede-gede banget. Hal ini sangat kontras kalo dibandingin sama pertemuan Putin dengan Presiden Prancis Emanuel Macron misalnya, yang tegang dan jauh-jauhan. Ga percaya? Coba cek-cek….

 
Got it. Anything else?
Nah setelah selesai mengunjungi keduanya, Pak Jokowi kini udah kembali ke tanah air lewat Abu Dhabi. Sesampainya di Indonesia, Pak Jokowi langsung melaksanakan takziah ke almarhum Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Dalam keterangannya, Pak Jokowi mengenang bahwa almarhum Tjahjo Kumolo sebagai pribadi yang tenang dan sederhana, yang juga merupakan seorang tokoh teladan dan nasionalis sejati.