Pidato Putin di Forum Ekonomi Singgung US

27

Who’s saying “Bro, you can’t be the center of attention all the time…”?

Presiden Rusia, Vladimir Putin, to the US.
Iya guys, bete ga kalo punya temen yang terus-terusan caper dan merasa pusat dari segala-galanya? Males ga kalo ada temen yang make everything is about him/her, and everyone else’s is secondary? Nah, mungkin itu yang dirasakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin terhadap Amerika Serikat, yang baru aja doi called out: Lo tuh bukan satu-satunya kekuatan di dunia ini broooow…
 
Hah beneran doi ngomong gitu?
Yep, more or less. Jadi dalam pidato berapi-apinya di dalam International Economic Forum yang digelar di St. Petersburg Jumat lalu, Putin bilang bahwa ketika US memenangkan Perang Dingin, mereka langsung deh mendeklarasikan diri sendiri sebagai satu-satunya perwakilan Tuhan di bumi. Padahal mereka ngga punya tanggung jawab, dan cuma punya kepentingan aja. Tapi ini adalah kepentingan tunggal, dan mereka bersikap seolah mereka yang paling utama, dan warga dunia lainnya tuh second-class citizens. Ini bikin dunia ini jadi ngga stabil.
 
Whaaaaat?
Yep, dan as if kata-kata tadi belum cukup bikin dunia terkedjoet, Putin juga bilang bahwa mau gamau kita harus menerima bahwa dunia yang unipolar tuh udah berakhir. US tuh harus menerima bahwa kekuatan baru udah muncul, dan kekuatan baru ini juga punya sistem politik dan institusinya sendiri. Mereka juga punya hak untuk membela diri dan menjaga kedaulatan negaranya.
 
Wait, tapi unipolar tuh… naon?
Sebenernya ini balik ke sikon di era Perang Dingin sih guys, di mana pada waktu itu geopolitik global terbagi jadi dua polarisasi besar (bipolar) yakni Uni Soviet yang memimpin Blok Timur dan Amerika Serikat yang memimpin Blok Barat, dengan sekutunya masing-masing. Masa akhir dari Perang Dingin ini diawali dengan runtuhnya Tembok Berlin pada 1989-1990 dan puncaknya adalah di 1991 saat terjadi disintegrasi Uni Soviet menjadi beberapa negara, salah satunya Rusia. Sejak itu, ya dunia jadi unipolar, yakni kekuatan geopolitik yang didominasi Blok Barat, yaitu Amerika Serikat dan para sekutunya. Nah, momentum inilah yang dimaksud Putin.
 
I see…
Nah lebih lanjut, Putin juga bilangnya kalau unipolar world ini sistemnya nggak sehat sama sekali, Secara sistem kayak gini tuh cuma satu arah doang, di mana perdagangan dan hubungan internasional ditentuin sama si satu kelompok ini aja. Lebih lanjut, Putin juga bilang bahwa AS dan sekutunya si Western Block tuh hidup di masa lalu, dengan fantasi mereka sendiri, mereka pikir mereka yang menang, gitu-gitu.
 
…..
Nah yang menarik, pidatonya Putin ini delayed sampe 90 menit karena ada sistem IT yang di-hack dan bikin pidatonya jadi ngga bisa ditayangkan online. Hingga berita ini diturunkan, belum ketauan cyberattack-nya dari siapa, cuma banyak yang menduga bahwa serangannya itu dilakukan oleh kelompok hackers dari Ukraina.
 
OK. Anything else?
Meanwhile, Ukraina yang udah tiga bulan under attack by Rusia baru aja diumumkan bahwa mereka udah selangkah lagi jadi anggota Uni Eropa. Hal ini disampaikan langsung oleh pemimpin Komisi Eropa Ursula von der Leyen minggu lalu, yang bilang bahwa lembaganya itu merekomendasikan Ukraina dan negara tetangganya Moldova sebagai negara kandidat anggota EU. Nah kalo soal ini, Putin bilang doi ngga ada masalah karena EU adalah kerjasama ekonomi. Yang masalah tuh kalo Ukraina join NATO loooh, secara itu kerja sama militer yang tentunya kehadiran militer NATO di Ukraina mengancam kedaulatan Rusia yang tetanggaan banget sama Ukraina. Yep, rumit ye.