Perpisahan Greysia Polii di Istora Senayan

26

Who’s saying goodbye?

Greysia Polii.
 
Yep, another badminton legend’s career has come to an endand now it’s time for our double women playerGreysia Polii. Yep, siapa yang ngga kenal Greysia Polii? Atlet bulu tangkis double berdarah Minahasa yang udah berkarier di tim nasional bulu tangkis Indonesia sejak tahun 2003, aka udah 19 tahun! Nah guys, satu hal yang wajib di-highlight soal Greys ini selain prestasinya yang mentereng *looking at u, medali emas Olimpiade!*, adalah juga karakteristiknya yang versatile, aka solid main siapa aja. Yep, selama berkarier sebagai ganda putri, Greys udah pernah gonta-ganti pasangan selama enam kali, yakni mulai dari Heni Budiman (2003-2004), Jo Novita (2005-2007), Vita Marissa (2007-2008), Nitya Krishinda Maheswari (2008-2009 dan 2013-2016), Meiliana Jauhari (2010-2012), dan terakhir dengan Apriyani Rahayu (2017-2022). Nah, pas sama pasangan-pasangannya ini, Greys selalu menghasilkan berbagai prestasi, kayak misalnya pas berpasangan sama Jo Novita, Greys meraih gelar juara turnamen individu BWF di Phillippines Open 2006. Terus pas sama Nitya Krishinda Maheswari, keduanya juga berhasil mempersembahkan medali emas Asian Games 2014. Terus puncaknya of course, pas kita semua dibikin mengharu biru pas Greys dan Apriyani mempersembahkan emas satu-satunya dari Olimpiade Tokyo 2020.
Finally guys, acara perpisahannya Greys ini baru aja digelar kemarin di Istora Senayan, Jakarta, menjelang final Indonesia Masters 2022. Pada momentum yang bikin terharu banget itu, Greys menggelar laga ekshibisi untuk menggalang dana, sambil mengucapkan perpisahan buat rekan-rekan di dunia bulutangkis dan buat para fansnya serta masyarakat Indonesia.

Thank you, legend.