Konflik Agama Berkepanjangan di India

56

When things are getting hotter and hotter…..

In India.
Well, selain karena climate crisis yang kemudian bikin suhu udara di India panassss banget, kondisi di sana makin panas gara-gara konflik agama berkepanjangan antara masyarakat Islam dan Hindu. Yang terbaru, diamankannya seorang jurnalis Muslim karena diduga melakukan penghinaan terhadap agama hindu.
 
HAH gimana?
Iya. Kamu masih inget kan sama kasusnya si Nupur Sharma, juru bicara Bharatiya Janata Party aka BJP yang kemaren bikin India makin membara gara-gara statement-nya yang menghina istri Nabi Muhammad dan peristiwa Isra’ Miraj? Nah, si Sharma kan mengeluarkan statement-nya dalam sebuah saluran televisi tuh, di mana itu juga menimbulkan pertanyaan, “Kok bisa-bisanya stasiun TV nayangin hal begituan? Kenapa statement kayak gitu dikasih panggung? Nggak di-filter dulu emang? Atau bisa banget loh orang-orang di situ termasuk pembawa acaranya nge-cut omongan si Sharma. Karena itu beneran nggak proper, bisa jadi provokasi,” gitu kan.
 
Yang ngomong gitu siapa?
Everybody, meet: Mohammed Zubair yang berprofesi sebagai seorang jurnalis dan co-founder fact-checking website bernama AltNews. Zubair menyampaikan kekesalannya terhadap stasiun TV yang kasih panggung ke Sharma itu di Twitter, guys. Karena dia tahu yang dia mau sasar itu stasiunnya, jadi dia nggak nge-mention atau nge-tag si Sharma sama sekali. Tapi yha obvious banget kan itu tweet ngarahnya ke mana. Langsung viral lah tweet itu, dan menuai banyak kecaman dari pendukung-pendukung BJP.
 
I’m reading….
Udah kesel sama Zubair. Para pendukung Zubair langsung heboh pakai hashtag #ArrestZubair. Terus, namanya the power of netizen yah, dikulik lagi lah dalam-dalam jejak digitalnya si Mohammed Zubair ini sama netizen sampai bertahun-tahun ke belakang. Hasilnya, jeng jeng jeng… Di tahun 2018, empat tahun lalu, ketemulah satu tweet dia yang diduga nge-mocking agama Hindu, guys. Di situ dia ada komen tentang penggantian nama sebuah hotel pake namanya monkey god-nya Umat Hindu, Hanuman. And pendukung BJP be like, “Kena lau!”
 
OMG terus terus?
Nah, tweet itu kemudian dilaporin ke polisi di New Delhi atas dugaan penghinaan agama Hindu. Terus diproses lagi sama polisi dan hari Senin kemarin nih, polisi lalu mengamankan Mohammed Zubair deh. Disampaikan oleh Wakil Komisioner Unit Kejahatan Siber Delhi, KPS Malhotra, Zubair diamankan sama pihaknya karena melanggar dua pasal KUHP India yang mengatur Kerukunan Agama. Setelah proses penangkapan berlangsung dan dilakukan pemeriksaan medis terlebih dahulu, Zubair lalu dibawa ke tempat rahasia yang even pengacaranya pun nggak tahu dia di mana sekarang.
 
Got it. Anyone saying anything?
Well, seiring dengan hebohnya kasus ini, polisi India kemudian menuai kecaman dari berbagai lapisan masyarakat, terutama dari rekan sejawatnya Zubair sesama jurnalis, dan temen-temen di asosiasi media dan pemberitaan. Komite Perlindungan Jurnalis bilangnya Zubair harus segera dibebaskan secepatnya, dan tanpa syarat. Karena penangkapan kayak gini tuh beneran bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis, guys.
 
OMG…

Insiden ini tentunya menambah panjang deretan konflik dan clashes agama yang belakangan ini terjadi di India. Selain soal Zubair, Minggu lalu, polisi India juga baru aja menangkap dua orang pria muslim yang diduga membunuh seorang penjahit karena penjahit tadi menyatakan dukungannya atas statament si Sharma tadi di sosial media (dosa banget lu Sharmaaaaa). Keduanya membunuh si penjahit tadi dengan sadis, terus abis membunuh, masih berdarah-darah, mereka bikin video yang bilang bahwa penjahitnya udah menghina Nabi, dan mereka juga mengancam akan membunuh PM India Narendra Modi dengan cara yang sama.

 
Geeez anything else?
Semenjak Modi jadi PM di tahun 2014, emang sentimen antara kelompok Muslim dan Hindu di India ini jadi semakin tajam guys. Alasannya, ya emang partainya si Modi, BJP tadi, merupakan partai Hindu Nationalist yang kerap kali dinilai mengabaikan potensi-potensi konflik antar agama di negaranya. Even worse, malah memunculkan sentimen itu ke publik (kayak kelakuannya si Sharma tadi). Selain bunuh-bunuhan, insiden saling serang dan bakar-bakaran antara komunitas Hindu dan Muslim di India juga makin sering terjadi, dan menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa.