Kondisi Laut Semakin Mengkhawatirkan, Kasus Holywings Meluas, Mengisi BBM Harus Daftar di Website MyPertamina, Mr Happy Face Pemenang Kontes Anjing Terjelek di Dunia

93

Hello!

It’s Wednesday again, and as always, you can always opt for podcast version of us here. Today we’re gonna remind you, time and again, that we are at this emergency time of climate crisis. So, let’s start small, start now to save the planet. Start by turning off your lamp now. Now.

When time is realllly ticking…

To save the sea.
Hiks, iya guys, ada yang red flag! red flag! Tapi bukan gebetan yang kamu yang lagi deket. Melainkan… kondisi laut yang sekarang tuh makin mengkhawatirkan.
 
HAH Kok bisa?
Yha apalagi kalau bukan… Climate crisisClimate crisis tuh nggak cuma kejadian di darat aja, tapi juga di laut. Nah baru aja, Senin kemarin, bos-nya PBB yaitu Antonio Guterres mengumumkan status “ocean emergency” dalam konferensi laut yang digelar di Lisbon, Portugal di awal minggu ini. Nah kalo kamu nanya, emang apa yang bikin emergency? Ya macem-macem. Mulai dari naiknya level air laut, pemanasan suhu laut, peningkatan keasaman air laut, hingga sampah plastik yang bikin kondisi laut saat ini tuh ancyur…
 
Hiks…
Nah, adapun berbagai jenis kerusakan ini kayak, nyambung gitu loh guys. Jadi misalnya soal pemanasan suhu laut, di mana tentunya kamu udah paham bahwa pemanasan global yang saat ini terjadi telah menyebabkan suhu bumi jadi meningkat. Nah, karena suhu bumi meningkat jadi makin panas, es yang ada di kutub juga jadi mencair. Terus, es-es yang mencair ini bikin penambahan volume air laut, hingga permukaan airnya juga jadi naik dong. Kalo permukaan air naik gini, maka daratan rendah yang literally rendah bisa tenggelam guys *wink* Jakarta *wink*. Terus, karena suhu bumi yang meningkat ini, terjadi juga gelombang panas yang bikin berbagai makhluk hidup kayak ikan-ikan di lautan jadi nggak bisa survive. Belum lagi kalau ngomongin terumbu karang, yang makin hari makin memutih karena adanya gelombang panas ini.
 
:((((
Sampai sini kebayang kan kalau kehidupan di laut tuh beneran dalam bahaya. Karenanya dalam kesempatan konferensi tadi, Pak Guterres selain ngumumin status ocean emergency juga menegaskan bahwa kerusakan yang saat ini terjadi di laut nggak boleh dibiarin gitu aja. Makanya pemerintah di negara-negara tuh harus take action juga buat membalikkan keadaan, gengs.
 
Tapi emang parah banget sih…
Banget nget nget. Nih yah, selain karena suhu bumi yang udah cukup meningkat, hal ini ternyata nggak dibarengi sama sikap masyarakat yang sadar akan hal itu, di mana behavior kita malah bikin kerusakan jadi tambah parah. Ada sebanyak 80% limbah air yang masuk ke laut dan nggak dikelola dengan baik, plus 8 juta ton sampah plastik yang setiap tahunnya masuk terus ke lautan. Makanya, kalo gaada perubahan behavior dari kita sekarang ni guys soal buang sampah plastik, maka by 2050, jumlah sampah plastik di laut bakal lebih banyak daripada jumlah ikannya. Serem banget kannn? Makanya kalau kata Pak Guterres sih, kita nggak bisa punya planet yang sehat tanpa laut yang sehat.
 
Nooooo…..
Mirisnya lagi, Pak Guterres bilang bahwa dari 16 SDGs yang udah ditetapkan sama PBB, poin SDGs nomor 14 di mana bertujuan buat melestarikan kehidupan di laut biar laut bisa berkembang secara sustain adalah poin yang justru paling sedikit didanai sama PBB. Padahal, ada lebih dari 3,5 miliar orang yang bener-bener bergantung sama laut buat makan. Belum lagi 120 juta orang yang kerjanya langsung di laut, terutama di pulau-pulau kecil dan negara berkembang.
 
Terus gimana dong?

PBB kemudian merekomendasikan bahwa laut harus dikelola secara lebih berkesinambungan. Hal ini penting, karena ternyata kalo dikelola secara sustainable, maka laut masih berpotensi untuk bisa menghasilkan bahan makanan enam kali lebih banyak, dan menghasilkan energi terbarukan 40 kali lebih banyak dari yang sekarang. Selain itu, orang-orang yang tinggalnya di daerah pesisir dan dekat sama laut harus lebih diperhatikan dan dilindungi lagi ceunah.

 
Got it. Anything else?
Nah, makanya sebagai langkah awal dari pergerakan menyelamatkan laut, forum tadi juga sepakat kalau mereka bakalan memperbaiki semua hal, termasuk kenapa SDGs 14 yang sejauh ini udah gagal dijalankan. Jadinya, mereka mau mengembalikan the health of the ocean sebagaimana mestinya, dengan target melindungi 30% lautan di tahun 2030 nanti, dengan berbagai langkah kerja yang bakal dibahas lagi di konfrensi lanjutan di bulan Agustus besok, di New York, AS.

Here’s your updates on: Sayap-Sayap Suci’s case….

Yoi guys. Kontroversi terkait Sayap-Sayap Suci aka Holywings tempo hari jadi makin meluas ke mana-mana. Dari bahan promosi, terus berurusan sama polisi, dan sekarang mereka harus ditutup.
 
Wait, I need some background.
You got it. Kamu masih ingat kan sama pembahasan kita kemarin di mana Holywings, chain restoran aka night club hits di Jakarta minggu lalu heboh sama postingan mereka di IG yang bilang orang-orang dengan nama Muhammad dan Maria bisa dapat minuman gratis setiap hari Kamis? Nah postingan ini kemudian diciduk sama Polisi dan diduga mengandung unsur tindakan penistaan agama. Enam orang pegawai HW mulai dari direktur kreatif, head of promotion, sampai admin sosmed dan graphic designer-pun ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.
 
Whooooa
Nah ini juga yang rame diomongin netizen, guys. Karena yang ditahan justru para pegawainya tadi, dan ngga ada dari manjemen maupun pemilik usaha. Makanya, banyak pihak yang mendesak polisi untuk ga ragu memeriksa para menejemen juga, secara masa sih yang pegawainya aja kena, padahal menejemen justru punya otoritas yang lebih besar. Terkait hal ini, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menegaskan bahwa semua yang mengetahui atau terlibat tentunya bakal diperiksa. Mau ke atas, ke samping, ke bawah itu bakal kena juga.
 
I see…
Nah selanjutnya guys, Senin kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga langsung memberikan instruksi ke bawahannya buat bertindak tegas sesuai ketentuan dan untuk memberi efek jera buat HW. Makanya, dilakukanlah berbagai pemeriksaan termasuk kelengkapan dokumen perizinan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI. Rupanya, beberapa outlet Holywings tuh nggak punya Surat Keterangan Penjual Langsung aka SKPL KBLI 56301.

KBLI 56… Berapa?
KBLI 56301, guys. Jadi, kalau kamu punya bisnis dan bisnisnya itu di bidang FnB, apalagi bentuknya bar dan menjual minuman beralkohol dan non-alkohol, kamu harus punya SKPL KBLI 56301 ini. Nah, sementara beberapa outlet HW tuh nggak punya. Disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Holywings cuma punyanya SKP KBLI 47221, yang mana itu bisa dipake buat penjual minuman alkohol tapi buat take away, nggak yang minum di tempat.
 
Nggak masuk dong?
Nah iya. HW kan konsepnya orang minum di situ yah. Berarti nggak sesuai peraturan dan ketentuan tadi dong. Makanya, melalui rekomendasi dua organisasi perangkat daerah tadi, Dinas Parekraf dan DPPKUKM,  sebanyak 12 outlet Holywings harus ditutup deh. Tapi, langkah pemprov DKi buat menutup Holywings ini juga turut dipertanyakan, guys. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani bilangnya kenapa harus nunggu momen dulu sih baru mau nutup itu club, kemaren-kemaren kemana aja, gitu guys kira-kira.
 
Emang yang di JKT aja yang ditutup?

Iya. Dan khusus di Jakarta, itu di-handle langsung sama Pemprov. Sedangkan di daerah lain di seluruh Indonesia, perizinan dan penutupan sebuah usaha restoran dan hotel tuh dilakukan di tingkat Kabupaten/Kota. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Secara di Bandung dan Bogor tuh kan juga ada outlet HW yah, tapi pemprov nggak bisa langsung turun tangan. Makanya Kang Emil kasih arahan ke Walikota Bogor Bima Arya dan Walikota Bandung, Yana Mulyana untuk ikutan mengkaji seluruh izin usaha Holywings. Dan kalau ditemukan pelanggaran, yha mangga’ ditindak tegas. Sementara di Surabaya, Walikota Surabaya Eri Cahyadi juga membekukan 3 outlet HW di sana sampai kasusnya tuntas tas tas.

 
I see. Anything else I should know?
Btw kalau kamu inget, pihak Holywings kan udah mengeluarkan statement permintaan maaf yah. Dalam statement itu, mereka nge-mention nasib 3.000 karyawan HW yang menggantungkan hidupnya di sana. Statement ini kemudian bikin pendakwah Gus Miftah ke-trigger, guys. Menurut Gus Miftah, orang yang meragukan rezekinya berarti meragukan Sang Pemeberi Rezeki. Yakin aja kalau rezeki tuh pasti ada, bahkan binatang sekalipun tuh rezekinya udah ditanggung sama Tuhan Yang Maha Esa.

When “Katanya ga boleh main hape pas lagi isi bensin…”

Tapi kalo mau isi bensin tertentu di Pertamina, kamu harus beli pake app-nya. 
Yoi guys, lieur yah karena mulai 1 Juli nanti, Pertamina bakal mengatur orang-orang yang mau ngisi BBM Pertalite dan Solar Subsidi harus daftar dulu di website MyPertamina.
 
Heard about that, but go on. 
OK. Jadi disampaikan oleh Corporate Secretary Pertamina, Irto Ginting, para pengendara dan pengguna BBM dikasih waktu buat adaptasi dan penyesuaian selama dua minggu starting from 1 Juli itu. Jadi selama dua minggu, yang mau ngisi bensin kayak biasa nggak daftar dulu masih dilayani, tapi kalau lewat dari itu, yaudah. Langsung diarahkan buat beli Pertamax aja, guys.
 
But, why?
Well, penerapan MyPertamina ini ternyata berangkat dari fakta bahwa BBM Subsidi yang sekarang beredar masih belum tersalur secara merata dan masih belum tepat sasaran, guys. Buktinya, masih banyak mobil-mobil mewah yang masih ngisi dengan Pertalite. Makanya dengan adanya si MyPertamina ini, diharapkan BBM Subsidi jadi bisa lebih disalurkan ke orang-orang yang lebih berhak. Secara Pertamina pun ikutan nge-track kan lewat si MyPertamina ini.
 
Terus sistemnya gimana?
Balik lagi ke pernyataannya Pak Irto, Pertamina sekarang tuh emang lagi berupaya buat masuk ke tahap digitalisasi. Mirip-mirip sama konsepnya Aplikasi PeduliLindungi gitu lah. Jadi sistemnya, kamu registrasi, masukin data diri termasuk nomor plat kendaraan kamu. Nah kalau udah, bakalan muncul barcode yang kemudian tinggal di-scan deh sama mas mbak SPBU-nya, guys. Sampai saat ini sih website-nya emang masih diuji coba dan disempurnakan lagi, dan akan dilakukan sosialisasi as soon as possible.
 
Bakalan seluruh Indonesia begitu semua?
Nggak. Penerapan MyPertamina ini bakalan dilakukan secara bertahap, dan untuk tahap pertama tanggal 1 Juli nanti, bakalan dilakukan di 11 kota di 5 provinsi di Indonesia. Adapun 11 kota yang dimaksud meliputi Kota Bukittinggi, Kota Agam, Kabupaten Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Manado, Kota Yogyakarta, dan Kota Sukabumi.
 
Terus, ada rame-rame ga? 
Rame-rame dong. Netijen +62 banyak yang mempertanyakan kebijakan ini karena katanya kan gabole main hape di pom bensin, tapi kok kalo mau isi harus pake aplikasi hape? Selain itu, dikhawatirkan juga sosialisasi yang minim bikin karyawan pom bensinnya sendiri kebingungan pake aplikasinya, dan malah bikin proses isi bensin jadi makin lama.
 
I see. Did anyone say anything?
Yep. Pengamat Ekonomi Energi dari UGM, Fahmy Radhi juga bilangnya mending kebijakan MyPertamina ini dibatalkan aja. Karena dari segala sisi, semuanya masih abstrak, guys. Bahkan kriteria siapa yang berhak sama BBM Subsidi dan Non Subsidi juga nggak jelas. Makanya, Pak Fahmy bilangnya, sebelum bertindak jauh ke MyPertamina, mending beresin dulu itu kriteria penerima BBM Subsidi dan Non-nya. Dibuat sederhana gitu lo. Biar nggak lieur juga.
 
Iyasi. Anything else I should know?
Btw tujuan awal MyPertamina ini kan biar BBM Bersubsidi bisa tepat sasaran yah, yang mana itu berarti ngarahnya ke masyarakat kurang mampu. Meanwhile, kalau mau ngarahinnya ke masyarakat kurang mampu, yha nggak semua punya smartphoneguys. Ya kan? Nah dari sini, Pertamina juga lagi sambil cari jalan keluar gimana buat ngatasin masyarakat yang nggak punya handphone tapi teteup bisa isi bensin, dengan atau tanpa MyPertamina ini.

When you need some cuuuute news in the mid of the week…

Meet: Mr Happy Face,
 
Aka anjing di Amerika Serikat yang baru aja dinobatkan sebagai anjing terjelek di dunia. Xixiixixii. Yoi guys, jadi minggu lalu, dalam kontes bernama “World Ugliest Dog contest” yang digelar di California, Amerika Serikat, Mr. Happy Face yang merupakan anjing Cihuahua tanpa bulu ini diumumkan sebagai pemenang. Nah, kata pemiliknya yang bernama Janeda Banelly, dia juga baru aja mengadopsi Mr. Happy Face pada Agustus tahun lalu dari sebuah shelter anjing di Arizona. Janeda juga bercerita bahwa ketika dia memutuskan untuk mengadopsi Mr. Happy Face, pihak shelter bilang bahwa anjing itu cuma punya waktu hidup sekitar satu bulan lagi, karena dia menderita tumor dan punya berbagai masalah kesehatan lainnya. Selain itu, Mr. Happy Face juga sebelumnya adalah korban kekerasan hewan dan udah ngga bisa berjalan lurus lagi, serta harus pake popok dan minum obat seumur hidupnya. However, Janeda memutuskan untuk tetap mengadopsi sang anjing dan berjanji bakal memberikan kehidupan yang lebih baik yang bakal bikin Mr. Happy Face lupa sama masa lalunya yang sad banget tadi. Atas kemenangan ini, sang pemilik kemudian mendapatkan hadiah uang sebesar US$1.500 dan bisa jalan-jalan gratis ke New York untuk tampil di “Today’s Show”.
 
Congrats, Mr. Happy Face!

“Ini tak selesai di sini,”

 
Kata Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan pas menjelaskan soal perubahan nama jalan di Jakarta yang sejauh ini udah meliputi 22 nama. Nah kata Pak Anies, gelombang perubahan ngga akan berhenti di situ, tapi bakal dilanjutkan sampai tuntas. Pak Anies juga menjelaskan bahwa urgensi perubahan 22 nama jalan di Jakarta ini adalah untuk menunjukkan bahwa JKT adalah kota yang mengenang tokoh-tokoh dan pahlawan yang berjasa bagi ibu kota. Yep, belakangan ini, Pak Anies lagi getol mengganti nama jalan di beberapa wilayah di Jakarta dengan nama pahlawan asal ibu kota. So far, udah ada 22 nama yang diganti, dan bakal berlanjut terus tuh gengs…

When you listen to Glimpse of Us on repeat and suddenly think of your ex…

Announcement


Thank you Hana & Maharisti for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Office can be a stressful place, so this is what to do if you have panic attack at work.