Koalisi Politik Menjelang Pesta Demokrasi 2024, Aksi Agar Pemerintah Membuka Draft Revisi KUHP, Pidato Putin di Forum Ekonomi Singgung US, Presiden Joe Biden Jatuh Dari Sepeda

121

Hello, Monday

It’s another week again, and since it’s tanggal tua, we are sending you thoughts and prayers, so your Monday will be nicer. Today we will talk about all those visionary aka politicians flirting with each other to secure 2024. Trust us, it causes more drama than all of your relationships combined. Let’s dig in.

Who’s singing “Mirror mirror on the wall, who’s the most visionary of all?”

Politicians.
Yep, kalo ada si paling visioner dan si paling tahu dua tahun lagi mau jadi apa?? prok prok prok… maka jawabannya adalah para politisi. Karena 2022 aja belum abis, mereka udah gerak lobi-lobi kanan kiri untuk koalisi politik menjelang pesta demokrasi 2024. Over the weekend. Mantep yha.
 
W aja gatau hubungan ini mau dibawa ke mana…
Yep, that’s why you’re not a politician, lol. Nih ya, kalau kamu ngeh, tanda-tanda pilpres dan pemilu semakin dekat adalah adanya partai-partai yang mulai pepet-pepetan satu sama lain. Saling silaturahmi, saling ngobrol, sambil bahas tipis-tipis soal koalisi. Selain itu, ada juga partai yang secara langsung dan blak-blakan ngumumin siapa bakal calon presiden yang diusung sama partai mereka. Nah over the weekend kemarin, banyak banget nih pepet-pepetan politisi yang seru banget buat kita bahas satu-satu. Leggo! 
 
Tell me everything.
Sure. Kita mulai dari PKB, yang Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar baru aja malmingan sama Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Dalam pertemuan itu, Cak Imin ketemu langsung sama Pak Prabowo di rumahnya di Bilangan, Jakarta Selatan dan bilang bahwa tujuannya emang mau silaturahmi. Yha ga silaturahmi aja, karena akhirnya juga, Pak Prabowo mengumumkan bahwa Partai Gerindra sama PKB udah sepakat mau kerja sama dalam menghadapi Pilpres, Pileg, dan Pilkada 2024 nanti.
 
WOW.
We know rite. Selain dengan Gerindra, PKB juga bilang bahwa partainya udah deket sama dua partai lain, yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera aka PKS. Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid menyebut prospek kemungkinan koalisi tiga partai ini positif banget, guys. Beliau juga menegaskan bahwa deklarasi koalisi PKB sama PKS dan Demokrat ini, kalo cuacanya bagus sih bisa dilakukan enam bulan lagi, bahkan lebih cepat.
 
I see….
Selain koalisi dari tiga partai ini, ada juga tiga partai lainnya yang udah fix mau barengan buat menyambut pemilu 2024 nanti, guys. Yaitu ada Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan aka PPP, dan Partai Amanat Nasional aka PAN yang bahkan udah punya nama koalisi, yakni KIB, which stands for Koalisi Indonesia Bersatu. Ketiganya udah resmi berkoalisi sejak 12 Mei kemarin dan bisa aja mengusung capres baik dari koalisi maupun tokoh dari luar partai. Masih cair lah pokoknya…
 
Bahas koalisi aja nih?
Well, bahas koalisi ga lengkap dong kalo ngga touch on capresnya. Baru aja Hari Jumat kemarin, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengumumkan bakal calon presiden yang kemungkinan diusung sama mereka buat maju di 2024 nanti. Adapun calonnya ada tiga, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Menariknya, tiga-tiganya bukan kader Partai Nasdem gengs.
 
Again, interesting….
We know rite. Disampaikan oleh Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya, pihaknya mengusung tiga nama itu sebagai bacapres for a reasonguys. Kayak Pak Anies dan Mas Ganjar yang dinilai punya elektabilitas tinggi dan kuat di banyak survei, sehingga yha makes sense aja kalau dua gubernur ini diusung sebagai bakal calon presiden. Nah beda kasus sama Jenderal Andika yang notabene datang dari latar belakang militer. Menurut Kaka Willy, militer ini kuat komitmennya dalam menjaga negara bangsa, menjaga stabilitas, dan keseimbangan representasi dari militer dan sipil. Lalu, setelah diumumkan tiga nama ini, Nasdem bakalan menjalin komunikasi sama ketiganya dan mendengar respons dari mereka.
 
Udah ada respons berarti?
Kalau kata Pak Anies, “Alhamdulillah. Saya sangat berterima kasih kepada Partai Nasdem,” gitu, guys. Nah kalau Pak Ganjar, yang notabene adalah kader PDIP menyebut bakalan menunggu saran dan arahan dulu dari ‘orang tua’-nya, which is Megawati Soekarnoputri. Pak Ganjar juga bilang, doi masih kader PDIP. Oya, sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Jenderal Andika Perkasa terkait namanya yang diusung sebagai bakal capres. Yha soalnya kan doi masih TNI aktif yaaa, dan namanya TNI Polri harus netral belum bole berpolitik gituu.
 
Got it. Anything else?
Well, kalau kamu pikir koalisi dan pencapres-an duniawi tuh dilakukan di raker atau meeting-meeting gitu, let’s take a look with what Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming were doing. Yoi guys, politisi lintas generasi lintas partai ini asik berkuda di area perkudaan pribadi punyanya Pak Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat. Di situ, Gibran diajarin sama Pak Prabowo gimana caranya naik kuda, dan bakalan lanjut ke sesi-sesi belajar berkuda berikutnya.
Jadi penasaran selain ngajarin berkuda, apa lagi yang diajarin yha….

Who’s playing hide and seek?

Our Government.

Over RKUHP.
 
Haduuu kenapa lagi sii bapak-bapak bu-ibu legsilatif dan eksekutif ini. Jadi guys, kita-kita para law-abiding citizens yang rajin bayar pajak dan cinta NKRI ini dibikin bingung lagi sama sikap pemerintah dan DPR karena seperti kita tahu, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) itu lagi direvisi sama keduanya. Tapiiii draft terbarunya sampe sekarang nggak ada di publik. Jadi, everybody be like: Mana niii draftnya? u ngumpetin apa siii” gitu kita-kira.
 
Hah tapi emang kenapa kita harus tau? Kan masih draft?
Harus tahu guys, karena sesuai namanya, ini kan ngatur soal pidana yah, jadi semua tindakan pidana itu diaturnya di KUHP ini. Nah kalo soal pencurian, pembunuhan dll udah fix lha yaa pidana. Tapi katanya nih, dalam draft itu ada aturan juga soal penghinaan pada pemerintah, DPR hingga jaksa yang bisa berujung penjara (Yep, goodbye, freedom of speech and expression). Tapiiii gatau bener apa engga karena publik ga dikasih tau draft-nyaaa jadi kita gabisa baca.
 
DIH.
Iya kan, padahal when it comes to pengerjaan undang-undang, pemerintah dan DPR nggak bisa ngumpet-ngumpet guys, apalagi untuk aturan yang sentral banget kayak KUHP gini. Sebaliknya, pengerjaan rancangan dan revisi undang-undang harus dilakukan secara terbuka, sesuai sama amanat Undang-Undang No. 12 Pasal 5 Tahun 2011. That being said,  proses pembentukan undang-undang mulai dari perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan, sampai pengundangannya harus dilakukan secara transparan dan terbuka. Biar publik juga bisa mengawal sama memantau permasalahan yang ada di draf yang lagi dikerjain.
 
Tapi berarti sebelumnya udah ada draftnya?
Ya udah banget. Jadi Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana aka RKUHP itu udah bertahun-tahun mau direvisi (iya, lebih lama dari skripsi kamu), dan versi terakhirnya yang dibuka ke publik adalah versi September 2019. Nah karena banyaknya kontroversi sekitar RUU ini, aturannya kemudian ngga jadi disahkan. Presiden Jokowi juga minta ada 14 aturan yang harus diperbaiki dan harus dikaji ulang. Nah, sejak saat itu, sampai sekarang Juni 2022, jejak RKUHP yang lagi dikerjain nggak pernah keliatan lagi. Tapi terus ujug-ujug pemerintah bilang bahwa RKUHP bakal disahkan di Bulan Juli aka bulan depan.
 
Mencurigakan banget jujyurrrr…
Yes, apalagi kita ada trust issue nih guys sama RKUHP ini. Pasalnya pas yang draft terakhir dibuka di publik aja tuh, masih banyak pasal bermasalah. Misalnya, masih soal penghinaan presiden yang bisa berujung penjara, dan diproses hukumnya sama polisi yang justru merupakan bawahan presiden. Terus ada juga soal gelandangan yang bisa dipenjara, sampe kriminalisasi aborsi yang bertabrakan dengan UU Kesehatan dan UU Perlindungan Anak.
 
Hiks…
Makanya masyarakat  be like: Buka! Buka! Buka! “Apa yang disembunyiin sih Pak/Bu?” gitu kan. Menurut Peneliti Imparsial Hussein Ahmad, pemerintah nggak seharusnya main ‘kucing-kucingan’ sama rakyat gini. Karena yang namanya undang-undang yha menyangkut hajat hidup orang banyak, jadi segala prosesnya harus transparan dong. Kalau kayak gini, Pak Hussein bilangnya fix ini undang-undang bermasalah. Desakan untuk dibukanya RKUHP ke publik ini juga datang dari Aliansi Nasional Reformasi KUHP yang diikuti oleh 82 lembaga, mulai dari YLBHI, LBH Jakarta, Greenpeace, hingga KontraS. Menurut aliansi ini, pokoknya RUU-nya jangan disahkan dulu karena masyarakat harus memastikan dulu substansinya udah berubah, aka ga bermasalah lagi.
 
Yaudah tinggal dibuka aja kan…

Yeaa so far sih belum ada yang dibuka guys. Tapi tenang aja, kalo kata anggota DPR RI Arteria Dahlan sih, draftnya ga banyak berubah kok. Masih sama ama draft yang terakhir itu, cuma ada perubahan pada pasal-pasal yang kontroversialnya aja. Meanwhile dari pihak pemerintah, Kemenkumham bilangnya draft revisi KUHP ini emang nggak di-publish dulu karena masih digodok sama tim mereka. Alasannya emang karena sifatnya yang dinamis dan terus berubah-ubah, jadi baru bisa di-publish setelah ada kesepakatan antara DPR dan Kemenkumham.

 
Geez….
Fyi sesuai jadwal, draf Revisi KUHP ini bakalan dibawa ke Sidang Paripurna DPR Juli nanti. Nah makanya hal ini makin urgent karena udah H-sebulan tapi rancangannya belum di-publish juga. Terus, peneliti dari Institute of Criminal Justice Reform aka ICJR menyampaikan draf revisi KUHP tuh nggak harus fokus ke 14 poin yang diduga bermasalah itu aja, tapi secara keseluruhan dan dibahasnya secara hati-hati serta substantif.
 
Anything else?
Nah, untuk mendesak supaya pemerintah membuka draft RKUHP ini, mahasiswa berencana untuk melakukan aksi protes turun ke jalan pada awal Juli mendatang. Menurut Juru Bicara Blok Politik Pelajar, Delpedro Marhaen, aksi protes akan diikuti oleh sekitar 30-an kampus dengan sejumlah massa yang terdiri dari mahasiswa dan LSM.

Who’s saying “Bro, you can’t be the center of attention all the time…”?

Presiden Rusia, Vladimir Putin, to the US.
Iya guys, bete ga kalo punya temen yang terus-terusan caper dan merasa pusat dari segala-galanya? Males ga kalo ada temen yang make everything is about him/her, and everyone else’s is secondary? Nah, mungkin itu yang dirasakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin terhadap Amerika Serikat, yang baru aja doi called out: Lo tuh bukan satu-satunya kekuatan di dunia ini broooow…
 
Hah beneran doi ngomong gitu?
Yep, more or less. Jadi dalam pidato berapi-apinya di dalam International Economic Forum yang digelar di St. Petersburg Jumat lalu, Putin bilang bahwa ketika US memenangkan Perang Dingin, mereka langsung deh mendeklarasikan diri sendiri sebagai satu-satunya perwakilan Tuhan di bumi. Padahal mereka ngga punya tanggung jawab, dan cuma punya kepentingan aja. Tapi ini adalah kepentingan tunggal, dan mereka bersikap seolah mereka yang paling utama, dan warga dunia lainnya tuh second-class citizens. Ini bikin dunia ini jadi ngga stabil.
 
Whaaaaat?
Yep, dan as if kata-kata tadi belum cukup bikin dunia terkedjoet, Putin juga bilang bahwa mau gamau kita harus menerima bahwa dunia yang unipolar tuh udah berakhir. US tuh harus menerima bahwa kekuatan baru udah muncul, dan kekuatan baru ini juga punya sistem politik dan institusinya sendiri. Mereka juga punya hak untuk membela diri dan menjaga kedaulatan negaranya.
 
Wait, tapi unipolar tuh… naon?
Sebenernya ini balik ke sikon di era Perang Dingin sih guys, di mana pada waktu itu geopolitik global terbagi jadi dua polarisasi besar (bipolar) yakni Uni Soviet yang memimpin Blok Timur dan Amerika Serikat yang memimpin Blok Barat, dengan sekutunya masing-masing. Masa akhir dari Perang Dingin ini diawali dengan runtuhnya Tembok Berlin pada 1989-1990 dan puncaknya adalah di 1991 saat terjadi disintegrasi Uni Soviet menjadi beberapa negara, salah satunya Rusia. Sejak itu, ya dunia jadi unipolar, yakni kekuatan geopolitik yang didominasi Blok Barat, yaitu Amerika Serikat dan para sekutunya. Nah, momentum inilah yang dimaksud Putin.
 
I see…
Nah lebih lanjut, Putin juga bilangnya kalau unipolar world ini sistemnya nggak sehat sama sekali, Secara sistem kayak gini tuh cuma satu arah doang, di mana perdagangan dan hubungan internasional ditentuin sama si satu kelompok ini aja. Lebih lanjut, Putin juga bilang bahwa AS dan sekutunya si Western Block tuh hidup di masa lalu, dengan fantasi mereka sendiri, mereka pikir mereka yang menang, gitu-gitu.
 
…..
Nah yang menarik, pidatonya Putin ini delayed sampe 90 menit karena ada sistem IT yang di-hack dan bikin pidatonya jadi ngga bisa ditayangkan online. Hingga berita ini diturunkan, belum ketauan cyberattack-nya dari siapa, cuma banyak yang menduga bahwa serangannya itu dilakukan oleh kelompok hackers dari Ukraina.
 
OK. Anything else?
Meanwhile, Ukraina yang udah tiga bulan under attack by Rusia baru aja diumumkan bahwa mereka udah selangkah lagi jadi anggota Uni Eropa. Hal ini disampaikan langsung oleh pemimpin Komisi Eropa Ursula von der Leyen minggu lalu, yang bilang bahwa lembaganya itu merekomendasikan Ukraina dan negara tetangganya Moldova sebagai negara kandidat anggota EU. Nah kalo soal ini, Putin bilang doi ngga ada masalah karena EU adalah kerjasama ekonomi. Yang masalah tuh kalo Ukraina join NATO loooh, secara itu kerja sama militer yang tentunya kehadiran militer NATO di Ukraina mengancam kedaulatan Rusia yang tetanggaan banget sama Ukraina. Yep, rumit ye.

Who’s just had an “ooouch” weekend?

Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
 
Yang baru aja jatuh dari sepeda. Yep, weekend kemarin viral ni guys, soal Presiden Joe Biden yang tertangkap kamera jatuh dari sepeda pas lagi sepedaan sama istrinya, Dr. Jill Biden. Jadi on that bright Saturday morning, Mr. Biden sepedaan sama Bu Jill dari rumah pribadinya di Pantai Rehoboth, Delaware untuk merayakan ulang tahun pernikahan keduanya yang udah mencapai 45 tahun. Nah, jadi ceritanya pas deket sebuah belokan Pak Biden mengerem sepedanya sebentar untuk menyapa para reporter dan warga, tapi pas mau berhenti sepatunya malah nyangkut di toe cages di pedal sepedanya, yang akhirnya bikin beliau jatuh. Bu Jill sendiri udah lewat belokan tadi, jadi dia ngga liat pas suaminya jatoh. Ketika insiden itu terjadi, para anggota Secret Service yang ada langsung bantuin Biden untuk mengecek kondisinya, dan Biden langsung bilang bahwa doi baik-baik aja. Ga lama kemudian, White House juga merilis keterangan resmi yang menyebutkan bahwa their commander in chief is in a good condition dan ngga membutuhkan intervensi medis apa pun. Setelah kejadian ini, Biden yang berusia 79 tahun ini kemudian lanjut aja menjalani hari libur bareng keluarganya di kampung halaman.

“Kita kesulitan minyak goreng berbulan-bulan, apa yang salah?”

Gitu guys isi pertanyaan dari Ketua Umum partai Nasdem Surya Paloh yang menyindir soal langkanya minyak goreng beberapa waktu belakangan ini. Pertanyaan ini disampaikan Pak Paloh pas bicara di depan para kader partainya di momentum Rakernas 2022 yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta. Beliau bilang, kita kan penghasil minyak sawit terbesar, tapi kok bisa justru mengalami kelangkaan minyak goreng?
 
Pertanyaan yang sama, Pak. Sama….

Announcement


No one bought us coffee today 🙁

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

If you’re trying to lose some weight, avoid these diets.