Kepulangan Jenazah Eril Ke Tanah Air, Jokowi : Gak Usah Tergesa-gesa Bahas 2024, Selesaikan Dulu Masalah Sekarang, Korea Utara Punya Menteri Luar Negeri Baru, Perpisahan Greysia Polii di Istora Senayan

33

Good morning

Hello, Monday. Hope today brings you motivations to start the new week again. If not, remember you can always take it slow. Drink enough water, exercise a little bit, and try meditation. Yep, stay in the present and take it one step at a time. Happy Monday.

Now here’s your full update on: Eril coming home.

Yep, that was the quote from the dad aka Ridwan Kamil. 
 
And here’s your full recap.
Jadi guys, setelah pencarian sekitar 14 hari, pada Rabu minggu lalu kita mendapat info bahwa jenazahnya Emmeril Kahn Mumtadz akhirnya ditemukan di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss. Selanjutnya, over the weekend kemarin juga kita tentunya mengikuti pemberitaan tentang kepulangan jenazah Eril ke tanah air. Nah, dalam caption-nya yang bikin auto cirambay, Kang Emil bilang: It’s a good day to go home. Jadilah pada Sabtu kemarin, jasad Eril diterbangkan kembali dari Bern ke Jakarta, untuk kemudian disemayamkan di kampung halaman di Bandung.
 
🙁 Tell me everything.
Sure. Kamu masih ingat kan dua minggu publik dibuat terkejut dengan kabar hilangnya Eril ketika berenang di Sungai Aare? Nah dari situ, otoritas kepolisian setempat, dengan terus berkoordinasi sama KBRI Swiss langsung melakukan pencarian atas Eril days and nights dengan berbagai metode. Mulai dari drone thermal, teropong, sampai penyelaman semuanya udah dilakukan dan belum mendapatkan hasil yang diharapkan. During the process, Kang Emil dan Bu Cinta ada di Swiss. Kemudian tanggal 4 Juni kemarin balik ke Indonesia karena cutinya udah abis, dan ga selang seminggu, yakni pada 9 Juni, beliau terbang lagi ke Swiss. Hal ini karena ternyata… jenazah Eril udah ditemukan guys 🙁
 
Terus…
Meanwhile di Bern, otoritas kepolisian Swiss sebelumnya udah mengubah status Eril dari missing person jadi drowned person. Nah dari situ, mereka juga menegaskan akan terus commit untuk mencari jasad Eril sampai ketemu. Lalu, that day has finally come. Tubuh Eril akhirnya ditemukan di Gerbang Air Enghalde oleh seorang guru SD bernama Geraldine Beldi di hari Rabu, pukul 7 pagi waktu setempat.
 
Ya ampun gimana ceritanya?
Diceritakan oleh Geraldine, sejak berita ini tersebar di seluruh penjuru Kota Bern, Bu Geraldine bilangnya tiap pagi waktu jalan otw ke sekolah, dia selalu ngeliat ke arah Sungai Aare. Nah akhirnya sampailah di hari Rabu itu di mana dia menemukan ada jasad tergeletak di pintu air tersebut. Bu Geraldine kemudian langsung menghubungi polisi, dan tubuh Eril segera dievakuasi dan dinyatakan sudah tidak bernyawa saat ditemukan. Tubuh Eril kemudian diperiksa lagi sama tim forensik, dan tim pun menyatakan bahwa pria yang meninggal itu adalah Warga Negara Indonesia berusia 22 tahun yang hilang di Sungai Aare sejak 26 Mei lalu.
 
So it’s confirmed? 🙁
Yep. Well, setelah ditemukan dan diteliti lebih jauh oleh pihak kepolisian, penemuan ini langsung dikondisikan dengan pihak KBRI di Swiss. Terus, dilakukan juga penelusuran DNA dan hasilnya cocok dengan DNA-nya Atalia Praratya aka ibunya Eril. So, yes it’s confirmed 🙁. Perwakilan keluarga yang stay di Swiss, Elpi Murazzzaman kemudian segera menerbitkan pernyataan bahwa pihaknya bakalan menyempurnakan hak Eril sebagai Muslim, yaitu diantarkan, disucikan, dikafankan, disholatkan, dan diantarkan untuk dimakamkan sesuai syariat Islam sejauh yang memungkinkan dengan tetap menjaga kehormatan kondisinya.
 
And I heard… the condition’s still good?
Yes.  Meskipun sudah lewat 14 hari, jasad Eril ditemukan masih dalam kondisi baik, nggak ada kekurangan suatu apa pun. Dalam postingan Instagramnya, Kang Emil menyebut, “Sungguh mukjizat kecil yang sangat kami syukuri. Selama 14 hari, Sungai Aare benar-benar melindungi dan mensucikan jasadnya dari mara bahaya.” Lebih lanjut Kang Emil juga menjelaskan penjelasan ilmiah kenapa jasadnya Eril masih utuh, yaitu karena suhu air di Sungai Aare yang sedingin kulkas dan minim fauna, membuat jasadnya terjaga setelah membeku sehingga tetap utuh lengkap walau berada di dasar sungai selama 14 hari.
 
Terus udah sampai Indo nih jenazahnya?
Iya udah guys. Kemarin sore, jasad Eril udah tiba di Human Remains Transit Lounge di Bandara Soekarno Hatta. Nah setelah landing, jenazah Eril langsung disambut oleh Bu Atalia dan adik perempuannya, Zara, dan langsung  melakukan serah terima dari pihak kepolisian ke keluarga. Lalu, mereka dikawal oleh 120 personel gabungan TNI dan Polri buat lanjut pulang ke Bandung. Setibanya di Bandung, jenazah Eril akan dibawa ke rumah dinas Gubernur Jabar, Gedung Pakuan, lalu disalati kembali dengan diimami langsung oleh Kang Emil. Jenazah Eril kemudian  dimakamkan pagi ini di Cimaung, Bandung yang juga merupakan kampung halaman dari Bu Atalia.
 
I see. Anything else I should know?
Adapun tempat peristirahatan terakhir bagi Eril ini sudah di-design langsung oleh ayahnya Kang Ridwan Kamil yang memang seorang arsitek. Dalam desain yang di-post di sosmed, Kang Emil menyebut bahwa Eril akan dimakamkan di masjid yang diberi nama yang sama dengan nama Eril, Al Mumtadz yang berarti ‘Terbaik’. Selain masjid, lokasi pemakaman Eril juga akan terletak di dekat sungai kecil dengan pemandangan gunung dan sawah.
 
Rest in peace, Eril…

Who’s saying “Let’s just slow down…”?

A virgo. To their crush.
HAHAHA could be, but we’re talking about Pak Jokowi.

 
Kenapa Pak Jokowi?
Iyaaa jadi Sabtu kemarin tuh, Pak Jokowi abis hadir dalam Acara Silaturahmi Tim Tujuh Relawan Jokowi’ di Ecovention Ancol, Jakarta. Nah namanya sama tim relawan, ya of course para pendukung dong, dan kepada para pendukungnya ini, Pak Jokowi mengajak supaya gausah tergesa-gesa bahas 2024 dulu. Mendingan selesaikan dulu masalah sekarang. Gitu katanya guys.
 
Tell me more.
Sure. Jadi awalnya tuh, nggak terasa sekarang kan udah masuk pertengahan bulan Juni nih, yang artinya 2022 udah setengah jalan. Berarti tahun baru 2023 udah di depan mata dong. Nah, gitu juga sama tahun 2024 yang udah nggak lama lagi. Di mana tahun 2024 itu bakal jadi tahun politik banget, karena borongan guys, semuanya bakal ganti. Mulai dari kepala daerah, anggota DPR, sampe… presiden. Yep, secara udah menjabat selama dua periode, maka Pak Jokowi udah gabisa maju lagi di tahun 2024. Jadi kita bakal punya presiden baru.
 
WOW.
Iya makanya. Nah lebih jauh, selain soal gamau buru-buru, Pak Presiden Jokowi bilangnya kalau momennya udah pas, pasti para relawan bakal diajak ngobrol kok terkait 2024, secara mereka kan suara ‘akar rumput’ yang sangat penting buat didengarkan. Meski begitu, teteup, buat sekarang sih kata Pak Jokowi mending fokus beresin persoalan besar negara yang harus diselesaikan, kayak pemulihan ekonomi pasca Covid-19, minyak goreng, inflasi, dll.
 
Jadi bahas 2024 aja nih?
Engga. Pak Jokowi juga membahas soal berbagai pencapaian pemerintahannya, kayak harga Pertalite yang engga naik, dan begitu juga dengan harga beras. Padahal, beliau bilang, harga di global tuh lagi naik banget. Menurut Pak Jokowi, kalo sampe naik tentunya bakal ada demonstrasi besar-besaran, makanya pemerintah sekuat tenaga berusaha mempertahankan harga.
 
OK. Anything else?
Well, ini bukan kali pertama Pak Jokowi menampik bahas-bahas soal 2024. Sehari sebelumnya, di acara HUT HIPMI di JCC Senayan, Jakarta, Pak Jokowi juga menegur pengurus HIPMI yang meneriakkan yel-yel “Lanjutkan” pas beliau hadir di JCC. In his words:  “Tadi banyak yang menyampaikan ‘lanjutkan, lanjutkan’. Hati-hati ini tahun politik. Bapak, Ibu yang menyampaikan ‘lanjutkan’, ‘lanjutkan’, saya yang didemo,” gitu katanya.
 
OK.. so no more lanjutkan ya guys…

Who have a new representative?

North Korea.
In global diplomacy. Karena minggu lalu, for the first time in forever, Korea Utara mengumumkan bahwa mereka punya Menteri Luar Negeri baru yang bakal merepresentasikan negaranya di dunia Internasional. Interestingly, this new foreign minister is a woman!

OK…

Nah emang ya reaksi dunia internasional juga rada, “Ya ok terus gmn…” karena emang negaranya sih pretty much ga berubah. Masih super tertutup dan Kim Jong un-sentris. Nowtalking about Jong-un, dengan adanya Menlu baru ini, maka secara resmi Kim Jong-un bakalan punya bawahan cewek untuk pertama kalinya yang bakal mengurus segala urusan diplomasi dengan dunia internasional.

Jadi siapa menlunya?
Everybody, meet Choe Son-hui. Choe Son-hui ini resmi ditunjuk Kim Jong Un untuk jadi Menteri Luar Negeri menggantikan menlu yang lama, Ri Song Gwan. Nah kamu harus tahu nih guys bahwa Choe Son-hui ini sebelumnya menjabat sebagai wakil menlu, dan dengan segala track record yang dia punya, diyakini bahwa doi nggak akan kesulitan buat adaptasi lagi di panggung internasional.

Now skim me her CV…

Sure. Sebelum sampai di posisi puncaknya ditunjuk jadi Menteri Luar Negeri dan wakil menteri, Bu Choe tuh udah sering banget nemenin pemimpinnya, Kim Jong un ketemu sama para pemimpin negara lain. Salah satu di antaranya yang paling penting adalah pertemuan bareng eks Presiden AS Donald Trump soal wacana Korut-AS yang mau kerja sama nuklir 2019 lalu. Di pertemuan itu, Bu Choe juga bertindak sebagai Jubir bagi lembaganya.

Balik lagi ke soal Menlu. Kim Jong-un bilang apa?

Nah soal penunjukan Choe Son-hui sebagai menlu yang baru dan mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat di posisi ini, Kim Jong un sebenernya ga banyak komentar, guys. Namun pada momentum penunjukkan yang bareng sama meeting partai itu, doi menegaskan posisi negaranya yang berprinsip untuk terus mempertahankan kedaulatan negara. Ga dijelasin lebih detail soal maksud dari speech-nya Jong un, tapi banyak pengamat yang menilai bahwa hal ini terkait dengan uji coba nuklir yang lagi getol-getolnya dilakukan Jong-un.
 
I see. Anything else I should know?
Ngomong-ngomong soal nuklir, berbagai indikasi terkait rencana uji coba rudal yang belakangan ini dilakukan Korut tentunya bikin banyak negara deg-degan. Adapun pihak yang paling ketar ketir di sini yha tetangganya, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Ini yang jadi concern-nya kedua negara di mana Menhan Korea Selatan, Lee Jong-sup nggak terima sama tindakan Korut ini. Sementara Jake Sullivan, penasihat otoritas Keamanan AS bilangnya mereka emang merhatiin banget nih si Korea Utara.

Who’s saying goodbye?

Greysia Polii.
 
Yep, another badminton legend’s career has come to an endand now it’s time for our double women playerGreysia Polii. Yep, siapa yang ngga kenal Greysia Polii? Atlet bulu tangkis double berdarah Minahasa yang udah berkarier di tim nasional bulu tangkis Indonesia sejak tahun 2003, aka udah 19 tahun! Nah guys, satu hal yang wajib di-highlight soal Greys ini selain prestasinya yang mentereng *looking at u, medali emas Olimpiade!*, adalah juga karakteristiknya yang versatile, aka solid main siapa aja. Yep, selama berkarier sebagai ganda putri, Greys udah pernah gonta-ganti pasangan selama enam kali, yakni mulai dari Heni Budiman (2003-2004), Jo Novita (2005-2007), Vita Marissa (2007-2008), Nitya Krishinda Maheswari (2008-2009 dan 2013-2016), Meiliana Jauhari (2010-2012), dan terakhir dengan Apriyani Rahayu (2017-2022). Nah, pas sama pasangan-pasangannya ini, Greys selalu menghasilkan berbagai prestasi, kayak misalnya pas berpasangan sama Jo Novita, Greys meraih gelar juara turnamen individu BWF di Phillippines Open 2006. Terus pas sama Nitya Krishinda Maheswari, keduanya juga berhasil mempersembahkan medali emas Asian Games 2014. Terus puncaknya of course, pas kita semua dibikin mengharu biru pas Greys dan Apriyani mempersembahkan emas satu-satunya dari Olimpiade Tokyo 2020.
Finally guys, acara perpisahannya Greys ini baru aja digelar kemarin di Istora Senayan, Jakarta, menjelang final Indonesia Masters 2022. Pada momentum yang bikin terharu banget itu, Greys menggelar laga ekshibisi untuk menggalang dana, sambil mengucapkan perpisahan buat rekan-rekan di dunia bulutangkis dan buat para fansnya serta masyarakat Indonesia.

Thank you, legend.

“Rebutan cowok”
Aduduuuu gitu guys kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto pas ditanya soal penyebab pengeroyokan terhadap perempuan yang terjadi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan weekend kemarin. Nah jadi pas lagi kejadian, ada seorang polisi berinisial Bripka HY yang berusaha melerai. Tapi para pelaku malah masuk mobil, kabur, dan sambil mobilnya jalan, mereka juga menabrak sang polisi. Kini para pihak yang terlibat jadi berperkara di polisi gara-gara dua hal, yakni ngeroyok orang lain dan nabrak polisi. Haduuu
 
Big no sis, repeat after us: sisters before misters!

Announcement


Thanks to Anonim, seseorang, & Syarfina for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Being ghosted sucks… so this is how to prevent it. Yep, it’s possible.