Kebakaran Hutan & Lahan di Benua Eropa

24

When Karhutla is not only happening in negara +62...Today, in Europe.
Yoi guys. Karhutla aka Kebakaran Hutan dan Lahan yang sering banget kejadian di Indonesia ternyata juga terjadi di Benua Biru aka Eropa, guys. Tepatnya di Spanyol, dan berimbas ke negara-negara sekitar. Dan salah satu penyebabnya, yha… climate crisis.

Wait, emang ada hutan di Eropa?
Ada dong. Di balik pesona Benua Eropa yang cantik dan padat sama bangunan-bangunan klasik itu, ternyata di sana juga of course ada ratusan ribu hektar hutan, terutama di wilayah Eropa Barat dan Selatan kayak Perancis, Jerman, Yunani, Italia, sampai Spanyol. Nah, sama kayak di kita, namanya ada hutan, it comes with the risk of disaster berupa kebakaran hutan dan lahan aka karhutla itu.
 
Remind me again. Penyebab karhutla tuh sebenarnya apasi?
Well, penyebab karhutla sendiri tuh bisa macem-macem banget, gengs. Bisa dari erupsi gunung berapi yang lahar panasnya bisa lewat ke hutan-hutan dan kemudian menimbulkan api, terus bisa juga dari sambaran petir yang kemudian bikin percikan api dan ngenain benda-benda kayak pohon dan tiang listrik dan kemudian nyebar lagi ke sekitarnya. Ada juga yang emang sengaja dibakar *uhuk Indonesia uhuk* sampai yang terakhir… yaitu climate crisis. Pemanasan global bikin suhu jadi panas, dan hujan juga minim, makanya api mudah muncul. Hiks.
 
No….
Yep, hal inilah yang lagi terjadi di hutan-hutan di Eropa itu, guys. Kejadiannya dimulai di hari Minggu kemarin, di mana ada api yang muncul di salah satu hutan yang terletak di Pegunungan Sierra de la Culebra, di Provinsi Zamora, Spanyol. Kebakarannya sendiri udah mengakibatkan lebih dari 30 ribu hektar hutan kena dampaknya.
 
🙁
Adapun kebakarannya dipicu oleh fenomena heatwave aka gelombang panas yang belakangan ini lagi terjadi di berbagai belahan dunia, kayak India dan Pakistan. Seiring dengan musim yang makin masuk ke summer time ni guys, heatwave juga udah melanda Eropa, termasuk di antaranya Spanyol tadi. Belakangan ini, suhu di sana bisa mencapai 40 derajat Celsius, thanks to climate crisis. Selain itu, curah hujan yang juga rendah dan angin kencang turut jadi penyebab kebakaran ini terjadi. Apalagi di hari Rabu minggu lalu itu, terjadi sambaran petir yang bikin apinya cepat menyebar sampai bikin moda transportasi di sana jadi terhambat.
 
Ya ampun….
Nggak cuma di Spanyol, kebakaran hutan ini juga berdampak sampai ke negara-negara tetangganya kayak Jerman dan Yunani. Di beberapa wilayah di Jerman, ada juga kebakaran hutan yang kemudian bikin warga-warga di sana harus dievakuasi. Keadaan yang sama juga terjadi di Yunani, di mana terjadi karhutla juga di Pulau Evia. Bahkan api ada yang tinggal 800 meter saja dari rumah warga di sana, sehingga pemerintah setempat meminta satu desa setempat untuk dievakuasi.
 
I see. Any words?
Well, pemerintah di negara-negara itu pun struggling dalam menangani masalah ini. Hal ini disampaikan oleh otoritas pemerintah di Spanyol yang nurunin sejumlah regu fire fighters buat meredam kobaran api. Lebih jauh, otoritas setempat juga bilang kondisi angin yang nggak menentu bikin para petugas makin kesusahan deh. Meskipun demikian, memang belum ada korban jiwa yang dilaporkan dalam karhutla ini.
 
Anything else I should know?
Here at home, di pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction yang diadain di Bali bulan lalu, Presiden Joko Widodo bilangnya Indonesia udah jadi negara yang siap siaga sama situasi kebencanaan yang bisa terjadi kapan saja, termasuk karhutla ini. Lebih jauh, Indonesia udah menerapkan konsep “Resiliensi Berkelanjutan” biar bisa siap sama situasi bencana, guys. Dari konsep itu, angka Karhutla di Indonesia pun berhasil ditekan dari awalnya 2,6 juta hektar jadi 358 ribu hektar aja tahun lalu.