IMF Turun Tangan Untuk Krisis Ekonomi Sri Lanka, Jakarta Hajatan ke 495, Bank Belum Bebas Dari Emisi, Panas Ekstrim Berbahaya Bagi Kesehatan

138

Good morning

Today, we want to give a shoutout to everyone who is surviving the week so far. We know, deadlines can be overwhelming, and your coworker could be a little annoying. Somehow, you feel like no matter how much you try, you’re never good enough. But, remember: You’ve been doing great, and your future-self will be proud of you. Keep holding on.

What’s falling apart?

Sri Lanka.
Yoi. Parah banget deh. Krisis ekonomi yang terjadi di Sri Lanka makin bergerak menuju klimaksnya aja nih, guys. Sampai IMF pun turun tangan langsung.
 
Remind me again. What happened?
Well, to freshen you up, Sri Lanka ni beneran bangkruttt banget karena gabisa bayar utang luar negerinya, dan di dalam negeri juga mereka udah ga punya duit dana cadangan buat menghidupi rakyat. Akibatnya, pemerintah terpaksa membatasi berbagai kegiatan masyarakatnya supaya ngga pergi-pergi dulu karena pemerintah Sri Lanka udah ga bisa provide bensin lagi buat warganya. Gitu juga dengan sekolah dan kantor pemerintahan yang non esensial pokoknya gausah masuk dulu deh, demi hemat bensin.
 
OMG kok bisa segitunya??
Well for starters, Sri Lanka is such a beautiful country. Makanya kebanyakan pemasukan negara mereka tuh datang dari sektor pariwisata, dan karena itulah kejadian pandemi Covid-19 tuh lumayan bikin turun banget pemasukan buat Sri Lanka. Nah belum kelar pandemi, muncul lagi konflik Ukraina Rusia yang bikin ekonomi negara-negara melemah, ditambah dengan kebijakan pemerintahnya yang ngasih potongan pajak di berbagai sektor. Jadi bayangin aja guys udah mah pemasukan kurang, pajak juga dikit, dan kondisi ekonomi dunia lagi suram. Makin hadong hepeng kan tu.
 
Paham…
Nah, karena krisis ekonomi yang parah inilah, akhirnya banyak warga yang  protes turun ke jalan. Mereka menuntut Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa pokoknya harus turun dari jabatannya karena udah mismanagement dan melakukan tindakan korupsi. Terus, dengan gaadanya uang tadi, pemerintah juga ngga bisa provide berbagai kebutuhan pokok kayak makanan, bensin, hingga listrik.
 
Ya ampun…
Yep, makanya presiden dkk buru-buru puter otak untuk gimana caranya bisa hemat, dan salah satunya adalah mendorong warganya biar gausah ke mana-mana, karena bensin gaada. Serius guys, di sana bahan bakarnya lagi langka banget, sampe warga harus ngantri dua harian buat bisa dapetin BBM. Terus selama tanggal 20-23 Juni, pemerintah udah ngumumin bahwa ga akan ada bensin, jadi better warga stay at home aja dan gausah ke mana-mana unless it’s emergency.
 
Sedih banget 🙁 emang nggak ada opsi lain?
Engga guys, karena emang se-affected itu. Misalnya aja pemerintah juga udah mengatur bahwa bis cuma bisa beroperasi 20% dari operasional normalnya. Hal ini kemudian bikin harga tiket bis atau kendaraan berbasis bensin lainnya jadi naik berkali-kali lipat, dan malah bikin makin puyeng para warga yang udah cukup stres dengan krisis ekonomi yang dialaminya.
 
I see….
Balik lagi ke krisis finansial yang dihadapi. Karena ga punya duit, pemerintah Sri Lanka kemudian segera usaha nyari-nyari pinjeman, salah satunya adalah ke International Monetary Fund aka IMF. Terkait permintaan ini, IMF menegaskan bahwa pihaknya emang berkomitmen untuk membantu Sri Lanka dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
 
Got it. Did anyone say anything?

Well, para ekonom sih bilangnya pertemuan IMF sama pemerintah Sri lanka jadi the moment of truth buat kelangsungan negara Sri Lanka. secara mereka lagi diambang kebangkrutan kan. Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe juga menyampaikan kalau diitung-itung nih, pemerintahan mereka butuh US$5 Miliar untuk mencukupi sisa impor di tahun ini.


Anything else?
Selain untuk kelangsungan negara, pertemuan IMF dan Sri Lanka jadi the sangat penting karena kalau IMF aja udah punya trust sama negara ini, maka investor-investor lain juga bakal tertarik. At the end of the day, World Bank juga bakal minjemin dana ke mereka deh. Mereka pun bisa balik lagi ke jalur pemulihan ekonomi.

Who’s having a birthday bash?Our capital city, Jakarta.

Yep. Kota yang dari dulu udah jadi love-hate relationship sama kamu ini kemarin banget baru aja merayakan ulang tahunnya yang ke 495. Udah tua juga yee ni yang lagi hajatan. Wkwkwk.

 
Tell. Me. Everything.
OK. First of all, kalo kamu tinggal di Jakarta, kamu pasti ngeh bahwa di mana-mana, spanduk ultahnya si engkong kita semua ini udah bukan lagi HUT Jakarta, tapi jadi Jakarta Hajatan. Nah kata Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan, pemerintahannya memang memutuskan untuk ganti nama HUT dengan hajatan, karena sesuai dengan istilah Betawi. Pak Anies juga menjelaskan bahwa hajatan itu dilakukan beramai-ramai, artinya menunjukkan karakteristik masyarakat Jakarta yang emang suka tolong menolong dan bekerja sama. Ini sejalan juga dengan tagline ibu kota yang sering kita liat di mana-mana: Jakarta Kota Kolaborasi.
 
OOH….
Nah terus, kemarin tuh jajaran Pemprov DKI Jakarta dengan dipimpin oleh Pak Anies Baswedan menggelar upacara Jakarta Hajatan di Monas. Pada kesempatan itu Pak Anies bilang bahwa Jakarta ni umurnya udah hampir 500 tahun, dan kotanya akan terus berbenah. Beliau juga meng-highlight soal revitalisasi berbagai infrastruktur di Jakarta, termasuk juga di antaranya Plaza Monas, yang merupakan bagian selatan Monas dan setelah melalui revitalisasi, akhirnya bisa digunakan untuk upacara kemarin.
 
Terus terus?
Nah, abis upacara, Pak Anies langsung lanjut ikutan Sidang Paripurna dan Rapat bareng DPRD DKI Jakarta. Dua agenda ini, selain jadi agenda tahunannya pemprov, juga jadi ajang silaturahmi antara Pemprov dengan kepala-kepala daerah Jakarta dan daerah penopangnya. Kayak Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur. And yes, setelah acara seremonial selesai, it’s time for party aka pesta rakyat!
 
Sounds good…
Nah terus di hari spesial kemarin itu juga, Pemprov DKI kerja sama dengan berbagai instansi untuk ngasih promo-promo menarik. Misalnya aja, naik MRT yang jadi cuma Rp 1 aja, hingga masuk museum gratis. Selain itu, of course yang ga pernah ketinggalan tiap ultah Jakarta, apa lagi kalo bukan… Jakarta Fair. Jadi Jakarta Fair ini adalah pameran terlama, terbesar, dan terlengkap se-Asia Tenggara, yang setelah ditunda selama dua tahun gara-gara  pandemi, akhirnya tahun ini fair-nya jadi juga digelar secara offline. Nah buat kamu yang penasaran, kamu bisa banget nih cusss karena Jakarta Fair mulai dibuka sejak 9 Juni sampai 17 Juli mendatang.
 
Nice…
Nah tapi… ada yang rada ganjel ni guys soal hajatan kali ini. Pasalnya cuma selang beberapa hari sebelumnya, Jakarta mengalami polusi parah banget, sampe didaulat sebagai kota dengan status polusi terburuk di dunia. Terkait hal ini, Pak Anies kemudian buka suara. In his words: Bila kondisinya itu terburuk selama 2 bulan setiap hari, berarti ada yang salah di kota kita ini. Tetapi bila ada satu hari di situ buruk sekali, kemudian hari-hari berikutnya kembali seperti normalnya Jakarta, mesti ada sebuah peristiwa yang terjadi di hari itu.” Selain itu, Pak Anies juga juga menekankan penilaian kualitas udara tidak bisa dilakukan berdasarkan satu wilayah saja. Sebab, udara mengalami pergerakan ke berbagai wilayah.
 
Alrite. Anything else?
Oooh iya guys balik lagi ke Jakarta Fair. Ada berbagai macam agenda kayak bazaar, pameran kuliner, mulai dari makanan Betawi sampai nasional, dan pameran Replika Mobil Formula E. Puncak Jakarta Fair sendiri akan digelar dalam rangkaian Jakarta Award yang digelar 25 Juni nanti. Acaranya sendiri bakalan digelar di Jakarta International Stadium dan dimeriahkan oleh berbagai penyanyi kecintaan kita semua, kayak Raisa, Isyana Sarasvati, Rizky Febian, Niki, sampai Rich Brian.

When you should be more aware…

Of where you put your money at. 
Alias bank.
Yoi guys. Sekarang kita mau ngomongin tentang rahasia (Probably one of the biggest secrets) Yang mungkin kamu belum tahu dari tempat kita nabung ini. Yep, this is the untold story of…. banks.
 
Hah gimana?
Iya. Gini lo guys, secara usia-usia kita sekarang tuh kan udah fase adulting yah. Kamu pasti sering banget dong berurusan sama bank. Berkali-kali keluar masuk bank, sampe ketagihan dilayanin sama satpam di situ EHEHEHEHEH. Terus, kamu pasti udah tahu juga kan kalau kamu tuh bisa banget minjem duit ke bank untuk berbagai kebutuhan, guys. Termasuklah juga si para pengusaha yang mau mengembangkan bisnisnya.
 
I see….
Sebenernya yha nggak ada masalah kalau bank mau minjemin dan mendanakan berbagai bisnis tadi. Nah, masalahnya ada di jenis bisnisnya itu lo, gengs. Di Indonesia, masih banyak bank-bank yang ternyata melakukan pendanaan ke bisnis-bisnis yang sifatnya merusak lingkungan, hiks. Kayak bisnis batu bara misalnya. Meaning, Bank-bank itu ternyata juga nggak menerapkan sustainable banking dan green financing.
 
Apatu?
Nah dua hal ini yang kemaren rame kita bahas di Twitter, guys. Barengan sama Dian Paramita dan Hans Nicholas Jong. Kita ngebahas soal konsep sustainable banking dan green financing yang diterapkan di bank-bank di Indonesia. Dan dari pembicaraan ini, baik Hans dan Dian udah setuju kalau bank di Indonesia tuh sebenarnya udah most likely mendukung green financing. TETAPIIII, mereka masih belum bebas dari emisi, guys. Emiisi ini yang kemudian bikin suhu bumi jadi panas dan gas efek rumah kaca juga makin parah.
 
And it all starts from….
The money aka banks, yang kasih pinjaman ke pengusaha itu. Kalau dibandingin sama bank-bank di beberapa negara, mereka tuh udah nggak lagi kasih kredit aka pinjaman or whatsoever ke pengusaha yang propose bisnis dengan industri fosil ini, guys. Beda sama bank-bank di Indonesia mau itu yang milik negara atau yang swasta yang kebanyakan masih mendukung industri fosil dan merusak lingkungan ini. Parah banget kan.
 
Terus gimana dong?
Nah kalau kata Mbak Dian, yang bisa menghentikan bank-bank di dalam negeri buat menghentikan pendanaan ke industri fosil itu salah satunya adalah dengan mereka yang peka sama tren bank-bank di negara lain, guys. Dengan mereka yang peka sama tren di luar negeri itu, ini bisa jadi trick marketing yang ampuh banget, lo. Brand image bank mereka pun nggak lagi dicap buruk deh. Selain itu, once bank di Indonesia udah berhenti melakukan pendanaan ke industri kotor itu tuh, nilai mereka dalam pasar kompetisi industri juga makin naik dong.
 
Makes sense…
Selain itu, penghentian pendanaan ke industri fosil ini juga bisa dilakukan dari diri kita sendiri, guys. kalau kata Hans yang basic-nya emang seorang jurnalis sih, dengan masyarakat tahu fakta ini, masyarakat kemudian bisa mikir apa nih yang salah, di mana salahnya, yang bener harusnya gimana, gitu-gitu. Yang penting masyarakat aware dulu, dengan disampaikan secara hati-hati ke masyarakat. While masyarakat juga mikir yang bener harusnya gimana, at the same time media juga punya peran di mana bisa kasih solusi, yang ketika dibaca sama orang, jadi kayak, “Oh iya yaa.. Gitu ya? bener juga sih,” gitu kira-kira, gengs.
 
That’s it? Anything else?

Mbak Dian juga menuturkan spreading awareness ke orang-orang tuh bisa dilakukan dengan nge-approach dulu orang-orang yang terdekat sama kita kayak mama papa, kakak, sodara, dan bestie yang 24/7 ketemu. Itu dulu yang dikejar. Kasih tau deh ke mereka tentang keadaan sekarang gimana, urgensinya gimana, bilangin, “Climate crisis tuh lagi happening lo. Kita nggak bisa tinggal diem!” Nah dari situ, baru deh disebarin lagi dengan skala yang lebih luas. Dengan begitu, the real sustainable banking dan green financing bisa kita achieve, deh. Emisi karbon juga jadi zero carbon.

And it will start from… you.

When the whether has been too hot lately…

Take care of your health.
Karena ternyata, extreme heat atau panas ekstrim yang disebabkan oleh global warming itu bener-bener bahaya guys buat kesehatan kita. Yep, jadi dalam penelitian yang dilakukan oleh US Environmental Protection Agency, diketahui bahwa gelombang panas adalah jenis natural disaster yang paling banyak menyebabkan kematian, seiring dengan suhunya yang makin meningkat dan cakupannya yang makin luas. Masih menurut lembaga tadi, disebutkan bahwa heatwave juga makin sering terjadi, dari yang sebelumnya dua kali setahun di tahun 1960, jadi enam kali setahun di tahun 2010. Nah terus, efek negatif apa aja sih yang dirasakan tubuh kita kalo kita kena heatwave? Macem-macem guys, misalnya, ketika temperatur naik secara cepat, mekanisme pendinginan tubuh kita, yakni berkeringat itu jadi ngga bisa beroperasi secara maksimal. Akibatnya, suhu tubuh bisa naik sangat tinggi hanya dalam 10-15 menit dan bisa mengakibatkan kematian. Selain itu, panas ekstrim juga menimbulkan kesulitan bernapas yang bikin jantung kita jadi harus bekerja lebih keras. Terus, heatwave ini specifically dangerous buat ibu hamil karena bisa menyebabkan kelelahan ekstrim yang berefek negatif terhadap janin yang dikandungnya.
 
When you need more reasons to ditch fossil fuel…

“Mengapa kita belum serahkan? Itu masih banyak typo.”

Hmmmm ya ya percaya pak. Gitu kata Wakil Menteri Hukum dan HAM Eddy OS Hiariej pas ditanya kenapa sampe sekarang draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) belum diserahkan juga sama pemerintah ke DPR RI. Kata Pak Eddy, ya belom karena masih dalam tahap penyempurnaan, di mana drafnya itu masih banyak typo-nya.

 
You, when your dosen pembimbing keeps asking for your revisian skripsi…

Announcement


Thank you Phycnt, Sukin, Alffiii & Osy for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

We know that you must have heard of dad jokes, but have you heard about kids jokes? Find out here.