Gempa Bumi 6,1 SR di Afghanistan

62

When people are grieving….

In Afghanistan.
Hiks, the misery faced by the Afghans seems endless. Belum selesai dengan kemiskinan ekstrim yang disebabkan oleh dibekukannya aset negara karena dipimpin Taliban, kini warga Afghanistan harus menghadapi cobaan lain: gempa bumi.
 
🙁 Tell me.
Well, gempanya terjadi pada Rabu minggu lalu, dengan kekuatan 6,1 SR dan menewaskan lebih dari seribu orang di sana. Belum selesai evakuasi dan pemulihan akibat gempa, Afghanistan juga dilanda banjir, dan rentetan bencana ini disebut sebagai bencana paling mematikan Afghanistan dalam dua dekade terakhir.
 
Go on.
Let’s talk about the earthquake first. Jadi gempanya sendiri berpusat di sekitaran Kota Khost, bagian southwest Afghanistan, yang berbatasan langsung sama Pakistan. Adapun gempa yang terjadi cukup parah  dengan kedalaman 51 km. Berdasarkan data yang dikelola BMKG-nya Amerika Serikat, yang namanya United States Geological Survey (USGS), gempanya udah diindikasikan sebagai yellow alert aka kuning, dan getarannya juga dirasakan sampe Pakistan dan India. Sejauh ini, jumlah korban udah mencapai lebih dari seribu yang tewas dan ada sekitar 1.500 orang yang luka-luka. Itu pun belum semuanya, karena masih ada banyak korban yang belum dievakuasi dan masih terjebak di puing-puing rumah.
 
:((((
Di hari yang sama, hujan lebat juga nggak berhenti mengguyur beberapa provinsi di Afghanistan, hingga menyebabkan banjir bandang. Akibatnya, ada 400 orang yang tewas akibat bencana banjir ini. Disampaikan oleh juru bicara Palang Merah Internasional di Afghanistan Lucien Christen, kedua bencana ini sangat challenging banget karena bikin distribusi bantuan makin sulit dikirim ke daerah-daerah yang paling parah kerusakannya.
 
Speaking of bantuan…
Yep, perlahan tapi pasti, bantuan buat warga Afghanistan mulai datang dari Pakistan, India, China, hingga Qatar. Mereka rata-rata mengirimkan makanan, tenda, air bersih hingga obat-obatan, karena musim hujan juga mulai dikhawatirkan bisa menyebabkan munculnya wabah kolera. Nah to talk about it further, kamu juga pastinya udah tahu bahwa sampai saat ini, aset negaranya Afghanistan senilai US$7miliar masih beku di Federal Reserve-nya Amerika Serikat. Yep, jadi karena Taliban masih belum diakui sebagai pemerintahan legit oleh AS, maka AS mem-freeze aset yang dimiliki Afghanistan di negaranya.
 
Go on…
Bencana ini menyebabkan seruan biar AS segera meng-unfreeze dana ini semakin menggema. Salah satu seruan datang dari juru bicara Kemenlu China Hua Chunying yang nge-tweet: “Saw US officials claim that the US ‘stands with the people of Afghanistan’. Then why not give the $7 billion back to the Afghans?” Beijing sendiri bakal ngasih dana bantuan kemanusiaan ke Afghanistan senilai US$7,5juta dalam bentuk tenda, handuk, kasur, hingga makanan dan obat-obatan.
 
Sad 🙁 anything else I should know?
Fyi, letak geografis Taliban yang berada di lempengan tektonik emang memungkinkan negara itu prone to earthquake. Dalam 10 tahun terakhir, PBB melaporkan bahwa udah ada 7.000 orang di Afghanistan yang tewas gara-gara gempa, dan rata-rata tiap tahunnya adalah 560 kematian. Hal ini tentunya jadi satu lagi cobaan hidup buat warga Afghanistan yang udah lama hidup dalam peperangan, kemiskinan, dan instabilitas politik 🙁