Formula E 2022 Jakarta Sukses Berat

34

What achieved a big success?

Formula E-Prix Jakarta.
Yoi guysCongratulations to all of us! Event balapan mobil listrik kelas dunia Jakarta E-Prix 2022 aka Formula E yang dari jaman kapan udah diomongin, akhirnya terlaksana juga hari Sabtu kemarin, di Ancol, Jakarta. And yes, acaranya sukses berat!
 
Wohooo tell me. 
Sure.  Jadi event Formula E yang kemarin berlangsung adalah seri balapan yang kesembilan yang diadakan di tahun 2022 ini, dan emang pertama kalinya diadain di Indonesia. Karena pertama kali diadain di sini, antusiasme masyarakat bener-bener… luar biasa! Buktinya, sebanyak 60 ribu penonton hadir nonton langsung para pebalap bertanding. Adapun penontonnya tuh terbagi 20 ribu nontonnya langsung dari dalam sirkuit, sementara 40 ribunya nonton dari layar besar yang disediakan panitia.
 
Bentar, apa sih bedanya Formula E ini sama balapan-balapan lain?
Good question. Nah jadi kayak yang kamu udah tahu, pemerintah global di mana-mana tuh kan lagi berusaha banget menghentikan ketergantungan atas energi fossil (read: bensin) demi mengurangi efek dari global warming. Makanya kan, banyak yang sekarang beralih pada mobil listrik. Nah di Formula E ini, semua mobil balapannya pake listrik, dan mereka punya target zero emission, meaning ga menghasilkan emisi yang makin ngerusak bumi. Diharapkan dengan adanya ajang ini, maka promosi dan kesadaran untuk beralih ke mobil listrik itu makin muncul di masyarakat guys…
 
Seru banget pasti…
Indeed.  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut Formula E kemarin tuh emang hasil dari kerja panjang, kerja kolosal, dan kerja kolaborasi dari seluruh pihak. Terus, dengan adanya event Formula E, DKI 1 itu juga bilangnya ini tuh kayak pembuktian kalau Indonesia emang bisa menggelar event yang skalanya global, terus kerjanya cepat, profesionalismenya tinggi, dan dengan mutu yang mengagumkan. Pak Anies juga bilang bahwa dengan menggelar Formula E di Jakarta, maka ini menjadi salah satu momentum bahwa Indonesia siap masuk ke era kendaraan listrik.
 

Now tell me about the race…
OK. Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Klimatologi aka BMKG tuh udah memprediksi kalau bakal ada hujan dengan intensitas sedang kayak yang terjadi di MotoGP Mandalika kemarin. But luckily, pas hari balapan tuh cuacanya cerahguys. Nggak ada hujan sama sekali. Makanya agendanya juga berjalan lancar. Nah, buat kamu yang nggak familiar sama Formula E and you thought event ini tuh berlangsungnya lama. In fact, acara balapan mobil listrik ini tuh emang diadainnya sehari doang, guys. Jadi di hari Sabtu itu aja. Mulai dari jam 7 pagi sampai jam 4 sore. Agendanya tuh mulai dari free race yang dibagi ke dua sesi, abis itu lanjut kualifikasi sampai ke race round di jam 3 sore. Adapun balapan finalnya sendiri berlangsung selama 45 menit aja.
 
Go on…

Nah pembalapnya sendiri ada 22 orang yang memperebutkan gelar juara. Ke-22 pembalap ini ada yang orang Jerman, AS, Inggris, dan ada satu pembalap yang punya 25% darah Indonesia guys. Yep, meet: Nyck de Vries, pembalap Formula E asal Belanda yang punya kakek asli Malang. Dalam kunjungannya ke Indonesia kemarin, Nick bilang doi hepi banget karena bisa berkunjung ke negara asal kakeknya, dan doi demen makan lemper. Wkwkkw balik lagi ke pertandingan, jadi dalam balapan ini, masing-masing racer pada nge-activate attack mode sama fanboost buat menyalip lawannya. Ini juga yang bikin masyarakat yang nonton either yang di sirkuit atau yang nonton dari layar besar pada excited kegirangan dan kebawa hype dari pebalap-pebalap yang mereka liat deh.

 
Terus yang menang siapa?
Adapun pemenang dari jakarta E-Prix 2022 ini adalah pebalap dari Jaguar TCS asal Selandia Baru, Mitch Evans. Mas Evans mencatatkan waktu tercepat dengan 48’28.424 dengan lap tercepat di 1 menit 9,786 detik. Terus disusul di posisi kedua ada Jean Eric Vergne dari DS Teechetah yang ketinggalan 0,7 detik doang dari Mas Evans, lanjut di posisi ketiga ada Edoardo Mortara dari ROKiT Verturi Racing yang jaraknya kalah 0,9 detik dari Mas Evans.
 
Pesan kesannya apa nih brothers soal Indonesia?
Well,  pebalap-pebalap itu seneng guys balapan di Indonesia. Mas Evans juga bilangnya menyenangkan banget di sini. Kalau lebih dingin bakalan tambah asik nih, kata Mas Evans gitu. Terus disampaikan juga oleh Maximilian Guther dari Jerman yang meskipun nggak dapat poin dan end up di posisi ke-14, tapi Bang Guther bilangnya antusiasme fans yang luar biasa tuh bikin mood banget dan bikin weekend-nya jadi more even special, guys. Terus, Guther juga memuji sirkuit sepanjang 2,4 km itu karena ada sensasi tersendiri katanya. Secara itu sirkuit kan emang fresh from the oven alias baru dibangun banget dan pertama kalinya dipakai kan.
 
Aaa seneng deh. Did anyone say anything?
Yep. Selain Anies Baswedan, masyarakat dan pebalap themselves, pejabat-pejabat lain juga pada excited sama Formula E ini, guys, nggak terkecuali Presiden Joko Widodo yang kemarin hadir langsung dan naik ke podium kasih trophy ke si Juara 1  Dalam kesempatan itu, Pak Jokowi bilang bahwa Formula E adalah event masa depan. Karena nantinya, tentu kita bakal ada pergeseran dari mobil yang sekarang banyak dipakai ke mobil-mobil bertenaga listrik. Jadi, Formula E tuh kayak permulaannya gitu. Sekaligus juga buat membangun ekosistem tenaga listrik jadi lebih oke. Selain Presiden Jokowi, hadir pula pejabat lain kayak Ketua DPR Puan Maharani, Menpora Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Prabowo, sampai Menparekraf Sandiaga Uno.
 
Got it. Anything else I should know?
Nah, it looks like Formula E was a huuuge success karena engga cuma Pak Jokowi yang hepi, tapi juga bos Formula E global, Alberto Longo. Nah jadi dalam keterangannya kemarin, Alberto yang orang Spanyol ini bilang bahwa pihak panitia yang diketuai oleh politisi asal Tanjung Priok Ahmad Sahroni tuh udah berhasil mewujudkan hal yang dianggap mustahil. Kata Alberto, Kesuksesan Formula E ini juga membuktikan bahwa Sahroni bisa melewati semua lika-liku dan drama jelang perhelatan ini. Yoi guys, dari mulai dibilang proyek Roro Jonggrang, kambing, kritisan gaabis-abis dari PDIP dan PSI, sampe yang paling terakhir soal BUMN. Tapi yhaa dengan ramenya penonton yang datang artinya emang agenda ini berjalan sukses. Gitu kata Alberto.