WHO : Jumlah Kematian Akibat Covid-19 Lebih Banyak Dari Yang Dilaporkan

82

What’s likely miscalculated?

My THR? No.
Yep, no But Covid-19 deaths.
 
Gimana?
Yep, jadi more than two years into the pandemic, dan berbagai data terkait wabah ini udah mulai banyak terkumpul. Adapun salah satu data yang banyak menarik perhatian adalah jumlah korban meninggal akibat Covid-19 yang sejauh ini jumlahnya adalah sekitar 6,25 juta orang globally. However, meskipun udah sebanyak itu, menurut WHO jumlah kematian sebenarnya tuh jauh lebih banyak dari yang dilaporkan gengs, yaitu bisa mencapai hampir 15 juta korban meninggal.
 
Whoaaa that’s a lot.
Rite. Karena emang banyak negara-negara yang emang sengaja atau ngga sengaja underreporting, atau ngga ngitung jumlah warga yang meninggal karena penyakit lain, tapi jadi ngga tertangani karena nakesnya kewalahan menangani Covid-19. Nah karena itulah, WHO kemudian ngitung ulang angka kematian di berbagai negara pakai metodologi mereka sendiri, yakni dengan menggabungkan data nasional sama model statistik yang bisa aja missed dari data nasional masing-masing negara. Nah hasilnya ini yang bikin heboh karena rupanya, datanya WHO menunjukkan kematian di berbagai negara tuh rupanya jauhhh lebih tinggi daripada yang dilaporkan negara-negara, gengs.
 
Oh iya?
Yep. Di Meksiko misalnya, kalo kata itung-itungan WHO sih, jumlah kasus kematiannya sebenernya lebih banyak dua kali lipat dibanding yang dilaporkan. Begitu juga dengan Mesir yang ternyata setelah di-recheck lagi jumlah kematiannya 12 kali lebih banyak daripada yang dilaporkan, dan kalo Pakistan jumlahnya adalah delapan kali dari data nasional yang mereka laporkan ke WHO.
 
Indonesia gimana?
Di Indonesia sendiri, kondisinya kurang lebih sama kayak negara lain di mana kasus kematiannya setelah dihitung sama WHO tuh rupanya tujuh kali lebih banyak dari yang dilaporkan sama Kemenkes. Nah, merespons hal ini, Jubir Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi bilangnya hal ini yha makes sense aja karena ada kasus kematian yang nggak dilaporkan sama daerah dan akhirnya nggak terjamah sama pemerintah pusat eh terus kebaca sama WHO. Hal ini salah satunya karena stigma masyarakat juga kalau ada yang meninggal karena Covid-19 bisa kena sanksi sosial, dll. Gitu.
 
I see. Anything else?
Nah tapi ternyata, ga semua negara underreporting kok, guys. WHO menyebutkan bahwa Inggris adalah salah satu negara yang melaporkan jumlah kematian yang hampir sama dengan itung-itungannya WHO. Jadi dalam analisanya, WHO menyebut bahwa 149ribu orang lebih dari biasanya telah meninggal gara-gara pandemi, dan jumlah tersebut sama dengan yang dilaporkan pemerintah di negara Ratu Elizabeth itu.