PPKM Berlanjut Sampai Waktu Yang Belum Ditentukan

17

When you think PPKM is finally done…

Belum guys. Sabar ya, karena faktanya, PPKM bakalan masih berlanjut sampai waktu yang belum bisa ditentukan.
 
Tell me everything.
Sure. Jadi as we all know, dua tahunan ke belakang ini dunia lagi mengalami pandemi Covid-19 yang udah pasti nih, bikin banyak plans kamu ke-cancel. Nah untuk menangani pandemi ini, pemerintah kemudian memberlakukan yang namanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat aka PPKM pake level-levelan dari 1-4. Mulai dari level 4 kalo kondisinya parah banget, sampe level 1 kalo wabahnya udah ter-contained dengan lebih baik. Nah luckily, kondisinya sekarang pelan-pelan udah mulai improving, guys.
 
Improving gimana?
Disampaikan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, kasus Covid di Indonesia, khususnya wilayah Jawa dan Bali tuh menunjukkan tren yang positif dari 360 derajat view aka semua aspek, guys. Kasus terkonfirmasi, jumlah orang yang dirawat inap di rumah sakit, sampai tingkat kematian di berbagai wilayah semuanya udah menurun. Makanya nggak heran kalau belakangan ini, everything is starting to go back to normal kan. Dari situ, masyarakat pada penasaran dong, “Ini udah kayak gini does this mean that PPKM is over?”
 
It is, kan?
No, guys. Despite the fact that everything is going back to normal: Kamu bisa nongkrong sampai malam nggak ada curfew, kamu bisa WFO ngerjain lemburan sampai tengah malem (EHE), kamu bisa pergi ke sana-sini nggak perlu antigen/PCR (Asal udah booster sih). Faktanya, pemerintah tetap mengantisipasi adanya lonjakan kasus. Makanya, kalo Senin kemarin kamu udah sempet suka cita karena mengira PPKM selesai dan ngga diperpanjang, hate to break the news to you, PPKM-nya tetap diterapkan. Dan kata Opung Luhut, sampai waktu yang belum bisa ditentukan.
 
Ohh gitu 🙁
Meskipun begitu, pemerintah juga tetap bakalan evaluasi kok sama keadaan di lapangan dan bakalan adjust kebijakannya dari situ juga. Adapun salah satu bentuk adjustment yang udah dilakukan meliputi PPKM yang dilonggarkan dan dipermudah. Nah, detail pelonggaran PPKM ini, kata Opung bakalan dijelaskan crystal clear nanti menyusul Instruksi yang dikeluarkan sama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Satgas Covid-19 yang bertugas.
 
Berarti harus tetap pakai masker ya?
Yes. Harus. Wajib hukumnya, guys. Masih dari keterangan Opung Luhut, standar protokol kesehatan harus tetap dijalankan, termasuk penggunaan masker di tempat umum. Cuci tangan secara berkala jangan sampai lupa, terus kalau bisa sih kerumunan-kerumunan yang banyak orangnya tuh dihindari dulu.
 
Terus abis lebaran gini tuh ngaruh ga sih?
On that, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 pasca lebaran, Opung Luhut juga mengimbau mereka yang abis mudik mending WFH dulu aja. Sekalian isoman kan. WFH ini juga sebelumnya udah disaranin sama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingat arus balik kemarin yang gila-gilaan banget, jadi mending WFH dulu aja, demi mengurai kemacetan.
 
Got it. Is anyone else saying anything?
Yep. Konfirmasi PPKM yang masih lanjut ini juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Dalam Sidang Paripurna Kabinet hari Senin kemarin, In his words, Pakde bilangnya gini: “Tolong diteruskan kalau PPKM tetap berlanjut sampai betul-betul kita yakin bahwa pandemi Covid-19 ini 100 persen bisa kita kendalikan.” Di situ, Jokowi juga nge-highlight, “Yha emang sih penambahan kasus barunya udah rendah, tapi kalau kasus aktifnya masih di ribuan orang. Artinya belum terkendali 100% dong tuh.” Gitu yekan.
 
Siap Mr. President. Anything else?
For context, per kemarin, kasus Covid-19di Indonesia udah terkonfirmasi sebanyak 6.048.685 kasus, dengan kasus aktif sebanyak 6.078 kasus. Adapun kasus terbanyak ada di DKI Jakarta dengan 1.248.178 kasus, terus diikuti Jawa Barat dengan 1.105.566 kasus, dan Jawa Tengah dengan 627.147 kasus. Nah jadi kalo PPKM udah berakhir kamu jangan seneng dulu ya, guys! Karena mungkin banget, PPKM-nya dilanjut lagi. Iya, kayak sinetron kesukaan kamu. Xixixixi