Pertemuan Pak Jokowi Dengan Elon Musk, India Melarang Ekspor Gandum Ke Luar Negeri, Korea Utara Mengumumkan Kasus Covid-19 Pertama Kali, BI Mewanti-wanti Resiko Investasi Kripto

105

Good morning
Hello you. Hope you got a much needed rest during your long weekend, so now you are all motivated and ready to start the day again. Crazy that it’s already mid May, right? This is the time when the weather changes as fast as your ex’s mood, so take care and take your vitamins. Have a good one.

Who’s bringing the Zoom meeting vibes into work?

Elon Musk
Yang sans aja abis ketemuan sama Pak Jokowi dengan pake kaos. Yoi guys. Orang nomor satu di Indonesia sama orang paling tajir sejagat raya itu hari Sabtu kemarin akhirnya meet up juga. Terus, dari pertemuan itu, Mas Elon Musk (We knowww, we knowww) rencananya bakalan balas datang ke Indonesia gengs.
 
Wohoo tell me everything.
Sure. Jadi gini ceritanya. Kamu udah tahu kan kalau Presiden Jokowi dan beberapa jajaran menterinya kayak Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tuh udah semingguan ini melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat? Nah, banyak lah tuh agendanya di sana. Mulai dari ketemu Wapres AS Kamala Harris, ketemu Tim Climate Change, memimpin pertemuan kepala negara ASEAN sama Presiden AS Joe Biden, sampai ketemu CEO perusahaan raksasa yang based on the US.
 
Okay….
Nah salah satu CEO yang ditemui Pak Jokowi nggak lain nggak bukan adalah Elon Musk, founder and CEO Tesla, SpaceX, dan yang terbaru… big boss-nya Twitter. Adapun pertemuan itu diadain setelah sebelumnya Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan ketemu duluan sama Elon Musk di Texas beberapa waktu lalu. Di situ, mereka ngomongin soal kerja sama pemerintah Indonesia sama Tesla di bidang penyediaan nikel buat bahan baku baterai tapi pake prinsip Environmental, Social, and Governance yang baik dan berkelanjutan.
 
Go on…
Nah dari situ, meeting-nya Opung Luhut di-follow up lagi lah sama Presiden langsung yang juga lagi ada di AS. Dari situlah, Pak Jokowi kemudian melakukan kunjungan di markasnya SpaceX di Boca Chica, Amerika Serikat, sambil office tour keliling kantornya SpaceX dan ngeliat proses produksi roket. Terus of course, keduanya juga ngobrol soal beberapa hal, gengs.
 
Apa ajatu yang diomongin?
In a nutshell, Presiden Jokowi sama Elon Musk ngomongin soal peluang Mas Elon untuk investasi di Indonesia dan rencana kerjasama pemerintah Indonesia sama Mas Elon di bidang industri nikel. Secara, salah satu cadangan nikel terbesar tuh kan adanya di Indonesia. Nah nikel ini, dibutuhin banget buat jadi pembangkit baterainya mobil listrik, guys, yang  mana mobil listrik ini adalah salah satu product-nya Tesla. Jadi yha kalau Indonesia bisa masok nikel ke Tesla, industri nikel di Indonesia bisa lebih diuntungkan, karena masuk dalam supply chain-nya kendaraan listrik dunia.
 
I see….
Oya, kamu harus tahu nih guys kalau selama ini, pasarnya atau yang beli nikel dari negara-negara ASEAN itu mayoritas masih berasal dari perusahaan based on Jepang sama Korea Selatan aja. Karena pengen mengembangkan pasarnya lebih luas lagi, makanya negara-negara ASEAN termasuk Indonesia sibuk pitching ke Tesla supaya nikelnya bisa dipake sama kendaraan listrik product-nya Tesla. Buat ngekstrak bahan kimia dijadiin baterai, sampai mau bikin pabrik kendaraan listrik sendiri.
 
Terus Mas Elonnya mau?
Mau dong. Elon Musk bilang Tesla sama SpaceX bisa banget coba kerja sama dengan Indonesia, since Indonesia juga punya banyak potensi. Terus, Mas Elon juga bilang karena dalam pengembangan ke depan bakalan butuh banyak orang, jadi Indonesia bisa jadi partner yang cucok karena Indonesia populasinya banyak dan terus berkembang kan. Doi juga bilang mau ke Indonesia November nanti dan berangkat bareng sama Dubes RI untuk AS, Rosan Roeslani.
 
Got it. Anyone saying anything?
Yep. LSM Lingkungan yang namanya Walhi keberatan kalau Tesla mau investasi di Indonesia, guys. Karena tata kelola nikel di Indonesia aja tuh masih amburadul banget. Sekarang aja, banyak banget dampak ekologis yang bermunculan dari tata kelola 7.000 hektar lahannya nikel di Indonesia. Nah kalau ditambah project-nya Tesla, takutnya malah makin chaos. Sementara anggota DPR dari Fraksi PKB, Faisol Riza, bilangnya yha gapapa kalau Elon mau investasi di Indonesia. Siapa tahu bisa buka lapangan kerja baru katanya.
 
I see. Anything else I should know?
Fyi ada satu hal yang rame diomongin netizen adalah style Elon Musk waktu ketemuan meeting sama presiden dan rombongan. Kan Presiden dan rombongan well dressed gitu yah, pake kemeja, blazer, rapih lah. Nah sedangkan Mas Elonnya santuy kaosan doang. Kaosnya juga yang down to earth gitu guys, dengan profil Elon Musk yang orang paling tajir sejagat raya, kaos yang dipakai tuh kaos oblong hitam dengan gambar bumi dan astronot seharga US$23 aja yang bisa dibeli dari marketplace Australia, Redbubble.

Who seems to follow Indonesia’s step?

India.
Iya. Kondisi pangan dunia yang makin ga menentu bikin banyak negara makin mengetatkan ikat pinggang ni guys. Setelah beberapa waktu lalu pemerintah Indonesia mengumumkan kalau untuk sekarang kita nggak dulu ekspor bahan baku minyak goreng dan produk turunannya ke luar negeri, baru aja kemarin, effective immediately, India juga ikut melarang ekspor gandum dan turunannya ke luar negeri. Puyeng ga tuh.
 
What???
Yoi. Kamu masih ingat kan kalau di kawasan Asia Selatan kayak India, Pakistan, dan negara-negara tetangganya tuh sekarang lagi dilanda heatwave aka gelombang panas yang tinggi banget. Hal ini bikin banyak tanaman gandum yang gagal panen, jadi pemerintah memutuskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dulu, sebelum ngirimin bahan gandumnya ke luar negeri. Nah, the combination of gagal panen dan supply tipis tentunya bikin produksi pangan berbahan gandum juga jadi merosot tajam, dan kini udah mencapai 25 ribu Rupee per tonnya.
 
Oh noooo….
Terus, pemerintah India langsung gercep bikin kebijakan dong. Gimana caranya ketahanan pangan di negaranya tetap sustained dan masyarakat sana tetap bisa makan di tengah krisis kayak gini. Dan keputusan yang diambil adalah larangan ekspor gandum ke negara-negara lain. Jadi sama kasusnya kayak Indonesia, di mana minyak goreng disimpen buat masyarakat kita aja. Jadi harganya juga nggak tinggi-tinggi banget.
 
Respon negara lain gimana dong tuh?
Yha bete gengs, karena hal ini tentu bakal mengganggu global supply  yang udah super ga menentu. Nah merespons kebijakan ini, para menteri pertanian dari negara G7 (Kanada, Jerman, Perancis, Jepang, Inggris, AS, dan Italy) dengan gercep mengecam kebijakannya PM Modi. Bahkan Menteri Pertanian Jerman, Cem Ozdemir bilangnya kalau semua negara udah saling larang ekspor kayak gini, yang ada masalahnya nggak kelar-kelar. Instead, krisisnya malah jadi makin parah.
 
Kenapa India ga mau ngimpor terus jadi krisis deh?
Well, karena India tuh negara penghasil gandum terbesar kedua di dunia gengs, setelah China posisinya. Jadi, kalau India ngelarang ekspor gandum, negara yang biasanya beli gandum ke mereka kemudian beli ke mana lagi dong? Nah guys, adapun gandum dari India ini kebanyakan diekspor ke Afrika, Eropa, Asia, termasuk juga ke kita di Indonesia.
 
I believe India has a say…
Ada. Dari keterangan Commerce Secretary India, BVR Subrahmanyam, bilangnya mereka mau bikin proses pembelian gandum dari negara mereka tuh jadi lebih teratur. Biar nggak ada penimbunan katanya. Terus, ekspor gandum India tuh bukannya bener-bener dilarang 100% gitu, guys. Pemerintah sana masih ngizinin ekspor asal ada letter of credit yang udah dikeluarkan dari negara-negara calon importir buat minta pasokan untuk ketahanan pangan di negara mereka.
 
I see. Anything else?
Fyi, ya gimana ya guys, jadi emang India sendiri sikonnya lagi rumit karena supply gandumnya udah menipis sejak dibagikan secara gratis selama pandemi kepada sekitar 800juta warganya. Nah supaya supply dan demand-nya berimbang lagi, pemerintah India butuh sekitar 25juta ton gandum tambahan setiap tahunnya, untuk dibagikan kepada sekitar 80juta warga.

There is always the first time in everything…

Including Covid-19 case in North Korea.
Yoi guys. Jadi setelah dua tahun pandemi Covid-19 menyebar dan menyerang hampir seluruh penjuru dunia, hari Kamis minggu lalu, pemerintah Korea Utara mengumumkan untuk pertama kali kalau masyarakat mereka ada yang terjangkit sama Coronavirus.
 
Tell me everything.
Sure. Jadi dua tahun hampir seluruh negara di dunia bergulat dengan kasus Covid-19, mulai dari yang meninggal, yang sembuh, terus vaksinasi, dll, ternyata ada nih satu negara yang diem-diem bae soal kasus Covid-19 ini. Yes, you got it right. Korea Utara. Sejak virus mulai ditemukan dan menyebar di tahun 2019 kemarin, Korut tuh langsung nutup semua akses buat masuk atau keluar dari negaranya dan bikin masyarakatnya jadi terisolasi di situ. Makanya kalo kata pemerintahnya sih selama dua tahun itu, kasus Covid-19 konsisten nggak ditemukan di sana.
 
Okay….
Nah tapi Korut pecah telor juga, setelah pada Kamis minggu lalu pemerintahan yang dipimpin Kim Jong-un mengumumkan kalau ada kasus demam tinggi yang ditemukan di negaranya. Secara spesifik, Jumat kemarin tuh pemerintahan mereka mengumumkan kalau ada 296 ribu kasus demam dan 15 diantaranya meninggal. Tapi mereka nggak bisa pastiin itu Covid-19 atau bukan karena alat PCR atau alat buat tes di sana juga nggak ada. Terus, selang berapa hari, kasusnya jadi meningkat tajam jadi 820 ribu dan yang meninggal bertambah jadi 42 orang. Dari situ pemerintah sana jadi yakin, “It is Covid-19.
 
Terus gimana dong tuh?
Ini juga yang jadi concern masyarakat dunia, guys. Karena negara Korea Utara tuh kan emang terisolasi banget dari dunia luar, jadinya susah buat cari tahu keadaan di lapangan kayak gimana. Terus, sistem kesehatan masyarakat mereka bener-bener terbatas, hampir gaada healthcare malah. Terus ditambah para warganya juga pada ngga divaksin. Yep, padahal tahun lalu, Korut tuh udah ditawarin sama dunia internasional sumbangan vaksin Sinovac sama AstraZeneca, tapi mereka nolak gengs, dengan alasan, “Maap gadulu, kasih ke yang lebih butuh aja”.
 
OMG…
Yoi, saking daruratnya kondisi di sana, saat ini pemerintah langsung menetapkan status “darurat nasional utama”. Terus, pemimpin Kim Jong-un langsung bikin kebijakan buat nge-lockdown semua kota dan orang-orang yang demam atau yang punya symptoms lain langsung diarahin ke tempat karantina. Terus, karena di-lockdown, segala medical kit juga disiapkan buat didistribusikan ke masyarakat. Bersamaan dengan itu, pemerintahan Kim Jong Un juga lagi nyiapin skenario biar ekonomi nasional mereka tetap jalan dan kehidupan masyarakat bisa tetap stabil meskipun lagi darurat nasional kayak gini.
 
I see. Anything else I should know?
Fyi sampai sekarang tuh penyebab Virus Corona bisa nyampe ke Korea Utara tuh masih jadi misteri, guys. Secara mereka tuh kan terisolasi banget yah. Ikutan Olimpiade either itu yang Summer di Tokyo atau yang di Winter di Beijing aja mereka tuh nolak karena takut Covid-19. Ditambah mereka udah nge-cut segala hubungan perdagangan sama China, padahal China tuh partner dagang terbesarnya Korut. Jadi yha tinggal nunggu penjelasan dari pemerintah aja darimana itu Covid-19 bisa nembus ke Korea Utara, guys.

Who’s telling you to be careful?

Bank Indonesia, on Cryptocurrency.

Iya ni guys, minggu lalu, Bank Indonesia lewat Buku Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 38 Maret 2022 yang baru aja dirilis mewanti-wanti kita atas resiko dari investasi kripto. Yoi, bitcoin-bitcoinan yang bikin kamu fomo, ehehehe. Jadi gini guys, Menurut BI, emang sih tingkat imbal hasil bitcoin sangat tinggi, makanya banyak masyarakat yang makin luv sama instrumen investasi ini. Selanjutnya BI bilang, imbal hasil kripto jenis bitcoin yang dibeli di akhir tahun 2018 dan dijual pada akhir 2021 itu bisa mencapai 1.116,73 persen. GEDE banget kan? Tapiii emang resikonya juga gede guys. Adapun beberapa resiko yang disebutkan dalam kajiannya BI adalah asetnya yang so far masih belum diakui sebagai legal tender yang sah. Selain itu, likuiditasnya terbatas dan ada risiko penggunaan utang dalam berinvestasi. Terus yang kamu juga tentunya udah tahu banget, harga kripto yang naik turun gajlug-gajlugan bisa bikin jantungan Dan sangat beresiko, and finally, keamanan siber yang bisa di-hack orang sewaktu-waktu.
 
Makanya, dengan segala resiko yang mungkin bakalan terjadi, BI menekankan pentingnya koordinasi sama otoritas terkait dan meminimalisir resiko yang muncul.

“Bald”

Is now considered as sexual harassment in the UK. Beneran guys, jadi baru aja Jumat lalu nih, sebuah pengadilan tenaga kerja di Inggris memutuskan bahwa ngatain orang botak di lingkungan kerja adalah sebuah tindakan pelecehan seksual. Hal ini karena menurut para hakim, kondisi kebotakan merupakan kondisi yang identik sama satu jenis kelamin, yaitu cowok, jadi menggunakan kata “botak” buat ngatain cowok merupakan suatu tindakan pelecehan seksual.
 
Uhm… we’re immediately showing this news to our dad…

Announcement


Thanks to Anak weekend, Fuji, Anisa Nabila, DartKh KNightmare, anakdancxw, & Abang molotov for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Think you are healthy by doing these good habits? Think again.