Penyakit Mulut & Kuku Yang Menjangkiti Hewan Ternak Muncul Lagi

21

What seems to come back?

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku di hewan ternak.
Yoi guys. Nggak abis-abis deh penyakit bermunculan. Nggak cuma ke manusia, tapi ke hewan juga. Baru-baru ini, penyakit mulut dan kuku yang udah lama gone menjangkiti hewan ternak itu muncul lagi.
 
Waduh. Background pls. 
You got it. Jadi, wabah penyakit mulut dan kuku (Let’s call them PMK from now on) yang terjadi sama hewan ternak sebenarnya bukan penyakit yang baru lagi, guys. Wabah ini sebelumnya pernah muncul puluhan tahun lalu, terus Indonesia sendiri udah dinyatakan bebas dari penyakit ini sejak tahun 1986 dan udah diakui juga secara internasional di tahun 1990.
 
Nah terus, kok ada lagi?
Nah ini yang bikin heboh, guys. hari Selasa kemarin, Satgas Pangan Polda Jawa Timur mengkonfirmasi kalau ada ribuan hewan ternak di Jawa Timur, mulai dari Gresik, Lamongan, Mojokerto, dan Sidoarjo yang udah terjangkit sama virus ini. Adapun menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bilangnya hewan-hewan itu bisa terjangkit wabah gara-gara tertular sama hewan impor yang dibawa ke Jawa Timur secara ilegal.
 
Gejalanya apa aja emang?
Oke, gejala yang dialami sama hewan-hewan itu adalah demam tinggi 39-41 derajat Celsius, terus adanya lendir yang berbusa dengan jumlah banyak keluar dari mulut. Terus, ditemukan juga sariawan di rongga mulut dan lidah, mereka juga nggak mau makan, kaki pincang, kaki mereka juga luka-luka dan end up kukunya pada lepas, terus mau berdiri juga susah, nafas nggak beraturan, gemetar, produksi susu jadi turun drastis dan jadi kurus :(.
 
Waduh. Nular ke manusia nggak sih?
Nah soal itu, dikonfirmasi oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan kalau wabah penyakit mulut dan kuku ini nggak bakal nular ke manusia. Jadi cuma nularnya ke antar hewan aja gitu. Hal ini berani dibilang sama Pak Menkes juga setelah diskusi sama WHO dan badan kesehatan hewan, guys. Pak Menkes menyebut, penyakit mulut dan kuku yang diderita sama hewan sekarang tuh karakteristiknya beda sama yang biasa diderita sama manusia.
 
Kasian dong para peternak 🙁 Langkah dari pemerintah apa neh?
Terkait penemuan yang sampai ribuan hewan di Jawa Timur itu, Satgas Pangan Polda Jawa Timur sendiri udah koordinasi sama Dinas Peternakan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bea Cukai, Balai Karantina, sampai Pusat Veterania Farma. Terus, secara nasional. Presiden Jokowi juga udah kasih instruksi ke Menteri Pertanian Syaiful Yasin Limpo buat melakukan lockdown zonasi, biar wabahnya nggak mencar kemana-mana dan pergerakan hewan ternak dari satu wilayah ke wilayah lain tuh bisa dicegah.
 
Got it. Anything else I should know?
Fyi buat ke depannya, Presiden Jokowi juga bilang bakalan bentuk Satgas sendiri buat ngurusin wabah ini. Biar kalau ada apa-apa, jadi tahu siapa yang harus bertanggung jawab. Selain itu, Menteri Pertahanan juga bakalan segera melakukan program vaksinasi buat hewan ternak ini. Sekalian juga distribusiin obat-obatan, vitamin, dan antibiotik buat meningkatkan imunnya si hewan-hewan ini. Biar nggak mudah kena penyakit.