Hepatitis Misterius Menyerang Anak-anak

28

When you think you’re done with diseases….

Everybody meet, mysterious hepatitis. 
Iya nih guys, serem banget. We’re not so over yet with Coronavirus pandemic, ada lagi nih penyakit baru yang patut kita waspadai, yaitu Hepatitis misterius yang menyerang anak-anak.
 
Heard of it a lot. What is hepatitis anyway? 
Jadi, hepatitis itu adalah adanya radang di hati atau liver. Penyebabnya macem-macem, bisa karena infeksi, alkohol, obat-obatan, autoimun, atau infeksi cacing hati, dll. Dengan berbagai penyebab tadi, maka sebenernya jarang banget guys, hepatitis itu menginfeksi anak-anak yang sehat, which happened just now. 
 
Ouch. Tell me more.
Lebih jauh, hepatitis sendiri ada 5 tipe, yakni hepatitis A, B, C, D, sama E. Nah, kelima jenis tadi tuh ngga ditemukan pada kasus yang ditemukan sekarang-sekarang ini terjadi, guys. Selanjutnya, para scientists udah banyak yang memprediksi bahwa jangan-jangan ni penyakit disebabkan oleh adenovirus, yakni virus yang emang bisa menyebabkan berbagai gejala hepatitis misterius tadi. Tapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
 
What are the symptoms?
Alrite parentstake notes: Beberapa gejala untuk penyakit misterius ini adalah muntah-muntah, diare, sakit perut, terus kadang diikuti juga oleh menguningnya kulit atau mata. Terus biasanya, anak-anak juga bakal memiliki kandungan enzim hati yang tinggi, yang menunjukkan adanya kerusakan pada liver.
 
Terus, udah nyebar ke mana aja penyakitnya?
So far, WHO mengumumkan bahwa udah ada 228 kasus yang ditemukan di 20 negara di Eropa Amerika, dan Asia, termasuk Indonesia. Adapun semua kasus yang ditemukan adalah pada anak-anak berusia di bawah enam tahun, dengan rata-rata penderita berusia 2 tahun 11 bulan. Terus, negara yang pertama kali melaporkan penemuan kasus ini ke WHO adalah Inggris, dan saat ini, mereka udah mendeteksi sebanyak 145 kasus.
 
Di Indonesia udah ada?
Sadly, udah ada guys. Di Jakarta, udah ada tiga pasien anak yang diduga mengidap hepatitis jenis ini dirawat di RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta. Adapun tiga pasien ini mengalami gejala yang kurang lebih kayak hepatitis pada umumnya, kayak mual, muntah, diare berat, demam, dan kejang. Tiga pasien ini diketahui udah meninggal dunia, gengs. Ini juga yang bikin Kementerian Kesehatan (and all of us) langsung fasten the seatbelt and get ready for the worst case.
 
Haduhhh…. 
Terus, right after ditemukannya hepatitis mencurigakan ini, Kementerian Kesehatan juga langsung nurunin tim melakukan investigasi. Disampaikan oleh Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi, selama masa investigasi orang-orang diminta untuk tetap hati-hati, tenang, dan melakukan tindakan pencegahan. Yep, kayak cuci tangan, make sure makanannya bersih dan matang, alat makan nggak boleh dipakai barengan, dan protokol Kesehatan lain.
 
Got it. Anything else?
Btw setelah adanya penemuan kasus ini, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes kemudian segera menerbitkan Surat Edaran aka SE tentang Kewaspadaan Terhadap Penemuan kasus Hepatitis Akut. Dalam suratnya ini, pemerintah pusat meminta dinas provinsi dan kota mantau kondisi masyarakat, terus sosialisasi ke masyarakat kalau ada gejala, agar segera menuju ke faskes terdekat.
 
Lord have mercy….