Finlandia & Swedia Ingin Bergabung Dengan NATO

34

When you want to join the cool kids gang at the lunch table…

Finland and Sweden can relate.
Because they’re just like, “Pleaseeee NATO lemme in!”
 
NATO?
Yep, bukan No Action Talk Only (Itumah kamu pas disuruh emak beliin terigu ke warung depan, xixixi) tapi North Atlantic Treaty Organization, yang merupakan organisasi kerja sama keamanan antara negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat. Kamu pasti udah paham banget nih bahwa NATO lagi under the spotlight karena head to head sama Rusia di konflik Ukraina. Nah baru aja Minggu kemarin waktu setempat, Finlandia dan Swedia akhirnya bilang bahwa, “Plz w mau join NATO juga…”
 
Gimana emang katanya?
Dalam konferensi persnya, Presiden Finlandia Sauli Niinisto menyebut bahwa kebijakan ini adalah momen bersejarah, dan merupakan awal dari dimulainya sebuah era baru. Sedangkan di awal minggu ini, Swedia juga udah resmi mendaftar sebagai anggota NATO dan menlunya Ann Linde bilang bahwa ini adalah keputusan yang terbaik buat negaranya.
 

Kok baru join sekarang sih?
Ya sebenernya karena emang selama ini, kedua negara punya prinsip non-alliance. Jadi emang sejak Perang Dingin berakhir, kedua negara menghindari untuk ikutan kerja sama militer gitu. Terus khususon soal Finlandia, opini publik sebelum invasi menunjukkan bahwa masyarakatnya menolak join NATO, karena takut bikin Rusia marah. Secara, mereka berbatasan langsung sepanjang 830 mil sama Rusia. Tapi sikon terbaru di Ukraina menunjukkan bahwa emang keamanan di Europe itu fragile banget, jadi kalo enam bulan lalu, cuma 20% warga Finlandia yang mau join NATO, angka ini lompat sampe 80% saat ini.

Whoaaa…
Makanya momentum ini dibilang sangat bersejarah, karena negara-negara yang awalnya traditionally passive juga bisa beraliansi militer saat ini. Terus, pengumuman ini juga tentunya sending message ke Rusia bahwa kini, lawan mereka di aliansi NATO makin banyak. Terkait hal ini, Presiden Rusia Vladimir Putin bilang bahwa yhaa adanya perluasan NATO ini ga ngaruh dan ga akan menyebabkan ancaman langsung terhadap negaranya. Jadi sans aje gitu.

Jadi lanjut join ni?
Ya lanjut, tapi sebenernya join NATO tuh gabisa yang langsung keterima gitu loh guys. Ada proses approval-nya yang harus di-acc oleh seluruh negara NATO yang berjumlah 30 negara, dan saat ini ada satu negara yang menunjukkan ketidaksetujuannya untuk membership Finlandia dan Swedia. Eng ing eeeeng meet: Turki.

HAH kenapa?
Karena kata Presiden Erdogan, dia ga mau ah nerima negara yang pernah menjatuhkan sanksi ke Turki. Iya guys, beliau itu referring ke sanksi yang dijatuhkan Swedia ke Turki di tahun 2019 yang menghentikan penjualan senjatanya ke Turki karena keterlibatan mereka dalam operasi militer ke Suriah. Terkait hal ini, sebenernya Kemenlu dari dua negara udah mau cusss ke Ankara buat lobi-lobi sama timnya Pak Erdogan, tapi kata Erdogan, “Don’t bother.” Jadi, so far Turki sih udah tegas bakal menolak keanggotaan kedua negara tadi.
 

Rumit yha. Anything else I should know?
Btw, keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO sendiri bakalan dibantu sama Amerika Serikatguys. Menlu-nya AS, Anthony Blinken bakalan ngomong sama Menlu Turki dan doi yakin bakal ada kesepakatan lah yang bisa tercapai. NATO sendiri juga antusias menyambut keanggotaan Finlandia dan Swedia dan keputusan final mereka di-acc atau nggak tuh bakalan ditetapkan di Madrid bulan Juni besok.