BI Mewanti-wanti Resiko Investasi Kripto

77

Who’s telling you to be careful?

Bank Indonesia, on Cryptocurrency.

Iya ni guys, minggu lalu, Bank Indonesia lewat Buku Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 38 Maret 2022 yang baru aja dirilis mewanti-wanti kita atas resiko dari investasi kripto. Yoi, bitcoin-bitcoinan yang bikin kamu fomo, ehehehe. Jadi gini guys, Menurut BI, emang sih tingkat imbal hasil bitcoin sangat tinggi, makanya banyak masyarakat yang makin luv sama instrumen investasi ini. Selanjutnya BI bilang, imbal hasil kripto jenis bitcoin yang dibeli di akhir tahun 2018 dan dijual pada akhir 2021 itu bisa mencapai 1.116,73 persen. GEDE banget kan? Tapiii emang resikonya juga gede guys. Adapun beberapa resiko yang disebutkan dalam kajiannya BI adalah asetnya yang so far masih belum diakui sebagai legal tender yang sah. Selain itu, likuiditasnya terbatas dan ada risiko penggunaan utang dalam berinvestasi. Terus yang kamu juga tentunya udah tahu banget, harga kripto yang naik turun gajlug-gajlugan bisa bikin jantungan Dan sangat beresiko, and finally, keamanan siber yang bisa di-hack orang sewaktu-waktu.
 
Makanya, dengan segala resiko yang mungkin bakalan terjadi, BI menekankan pentingnya koordinasi sama otoritas terkait dan meminimalisir resiko yang muncul.