Arus Balik 2022 Updates, Status Darurat Nasional Sri Lanka, Papua Barat Terbitkan Aturan Tata Cara Pengakuan Kelompok & Wilayah Adat, Gangguan Mental Saat Muda Beresiko Menderita Penyakit Kronis di Masa Tua

29

Hello!
For all of you dreamers and fighters who are still hangover from the long trip back to perantauan, welcome. We hope you got your energy fully recharged after spending sometime with your loved ones. Now, get ready to welcome another day closer to your dreams and hopes, and remember, you already made everyone back home proud. Happy Monday.

Now, your 360 updates on: Arus balik 2022

Here. We. Go.

Buat kamu yang kemarin mudik, posisi sekarang di mana? Udah balik ke perantauan kah? Atau masih enjoy the moment di kampung halaman bareng ibu bapak dan sanak saudara? Well, since everything starts today, why don’t we catch up on orang-orang yang kemarin pada sibuk di jalanan otw balik dari mudik?

 
Yes please.
Leggo. As we all know, pemerintah kita tuh menetapkan Libur Lebaran dan cutinya dimulai dari 29 April sampai 6 Mei kemarin. Meaning, hari ini banget nih, kamu udah harus buka laptop dan mulai beqerja dong. Correct? Nah, karena hari ini udah masuk, berarti weekend kemarin adalah waktunya kamu dan orang lain buat balik dari Mudik nih. Dan sesuai prediksi, kepadatan penumpang terjadi di berbagai jalur baik darat, laut, maupun udara.
 
Tell me.
Jadi menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, per kemarin, udah ada 170 ribu kendaraan yang masuk ke wilayah Jabodetabek dari arah Jawa. And yes, 170 ribu ini adalah record-breaking since Mudik Lebaran 2019 lalu, jumlahnya nggak sebanyak ini. Beda tipis di 166 ribu kendaraan. Selain dari arah Jawa, ada juga yang masuk dari arah Lampung di Pelabuhan Bakeuheni, di mana udah ada 34 ribu kendaraan yang melintas.
 
Padet banget tuh kayaknya…
Emang iya. Disampaikan juga oleh Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, puncak arus balik Lebaran tuh emang terjadi kemarin, guys. Tepatnya setelah jam 7 malam. Di mana emang ada kepadatan dan kemacetan di jalur tol. Makanya Pak Subakti bilang udah paling bener tunda dulu balik mudiknya sampai dua tiga hari ke depan. Kalau kondisi di jalanan udah mulai lancar, baru deh bisa lanjut jalan balik.
 
T-tapi kasian anak sekolah udah masuk..
Nah soal ini juga. Pemerintah tuh udah aware kan kalau bakal ada kepadatan dan kemacetan seiring puncak arus balik lebaran ini. Nah, dari situ, akhirnya Kemendikbud Ristek koordinasi deh sama pemerintah di tiga provinsi: DKI Jakarta, Jawa Barat, sama Banten buat kasih fleksibilitas dan nambahin waktu libur selama tiga hari. jadinya anak sekolah di tiga provinsi itu masuknya hari Kamis besok di tanggal 12 Mei.
 
Serius???
Iya. Serius. Dari pemerintah provinsi, lalu kan diturunin lagi tuh ke pemerintah di kabupaten/kota. Nah dari kemarin sampai hari ini, pemerintah kabupaten/kota lagi sibuk proses sosialisasi biar bisa diterapkan sebagaimana mestinya. Selain anaknya, ayah bunda yang of course ikut barengan mudik juga disarankan buat work from home aja selama seminggu ke depan. Hal ini disampaikan langsung sama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kata Pak Kapolri, hal ini penting banget biar kemacetan yang ada di jalan bisa terurai gitu guys, nggak semuanya numpuk di satu atau dua hari cuman karena ngejar kantor yang udah harus masuk.
 
Got it. Terus terus?
Nggak cuma di darat yang rame guys, di udara juga sama. Kemarin, di Bandara Soekarno-Hatta, yang datang aja udah ada 500 penerbangan, yang membawa orang-orang dari berbagai penjuru Indonesia. Spesifiknya, diketahui ada 150 ribu penumpang yang ada di Soetta kemarin. Angka segitu emang udah sesuai sama prediksiannya Kementerian Perhubungan guys, secara kemarin kan emang puncak arus balik yah. Dan Kemenhub bilangnya dari jumlah penumpang yang sebamyak itu, pelayanan di bandara emang sebisa mungkin dimaksimalin, dari pelayanan di counter bagasi misalnya. Terus dari kondisi pesawat, awak kabin, dan pihak-pihak lain.
 
Rame ugha ya.
Eits, belum bahas kereta kita guys. Jadi kemarin, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mencatat jumlah keberangkatan kereta jarak jauh itu mengalami peningkatan pada H+4 atau 7 Mei 2022 lalu, dengan penumpang yang mencapai 157.070 orang. Meski begitu, kamu tenang aja guys karena tiket buat balik ke perantauan masih tersedia kok, sejak besok sampe Jumat mendatang.
 
OK. Anything else?
Nah, dari tadi kita bahas yang mudik, yang balik, terus gimana nih buat kamu-kamu tim ga mudik? Well, kamu udah harus siap-siap guys karena most likely, mulai besok jalanan Jakarta bakal udah macet lagi, dan aturan ganjil genap bakal mulai berlaku. Yep, setelah sempat ngga diberlakukan sejak 29 April hingga 6 Mei, maka mulai besok, aturan ini mulai back to normal. Yep, just like your routines…

What’s getting worse?

Economic crisis in Sri Lanka.
Iya, krisis ekonomi yang sekarang masih happening di Sri Lanka bener-bener bikin warganya makin chaos nih. Setelah sejak Maret lalu warga melakukan aksi demonstrasi karena kondisi ekonomi yang ngga juga membaik, pemerintah Sri Lanka pada Jumat kemarin akhirnya memberlakukan status darurat nasional aka state emergency untuk yang kedua kalinya.
 
Waduh. Background pls.
You got it. Kamu masih ingatkan kalau di Sri Lanka itu ekonominya lagi ancur-ancuran banget guys. Gara-gara pandemi, invasi Rusia ke Ukraina, sampai ke utang nasional mereka yang guedeeee banget. Hal ini diperparah dengan produktivitas yang rendah (aka banyak impor, kurang ekspor), terus pemerintahnya juga banyak ngasih keringanan pajak buat berbagai sektor dalam negeri. Jadinya pemasukan makin kurang. Jatohnya besar pasak daripada tiang kan tu…
 
I see go on…
Nah ditambah lagi, sektor pariwisata yang mati suri selama pandemi, padahal salah satu sumber penghasilan mereka dari sana. Hal ini akhirnya menyebabkan krisis ekonomi parah di mana harga-harga bahan pokok semua pada naik, pengangguran melonjak, sampe listrik juga dibatasi penggunaannya karena makin mahal. Warga kemudian menyebut bahwa Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dan jajarannya nggak bisa men-tackle masalah ini, makanya mereka pada menggelar aksi protes ke jalan.
 
I see…
Nah sebenernya, lima minggu yang lalu juga presiden tuh udah men-declare emergency status, guys. Tapi bukannya makin membaik, keadaan di sana malah makin chaos karena seiring dengan emergency status yang ditetapkan, internal pemerintah juga dalam situasi yang complicated. Pada emergency status pertama, menteri-menteri pada resign berjamaah, keadaan ekonomi juga nggak kunjung ada titik terangnya. Sampai warga pada mikirnya kayak, “Wah, beneran udah nggak beres nih.” Lanjutlah mereka unjuk rasa di berbagai wilayah.
 
Rumit yha…
Banget. Nah, karena kondisi makin ngga terkendali, pemerintah akhirnya come with another solution buat kembali men-declare status emergency aka keadaan darurat yang kedua, yang diberlakukan Jumat kemarin itu. Bedanya, peraturan buat orang-orang yang masih protes ini dibikin lebih tegas lagi, alias barang siapa yang masih coba-coba protes sampai nge-block jalan, ngerusak fasilitas umum dan mengganggu jalur transportasi, maka mereka bakal ditangkap.
 
For reall??
Yes. Status emergency yang kemudian diajukan lagi jadi undang-undang darurat ini juga akan memberi wewenang buat pihak berwajib buat menahan warga yang masih rebel protes di jalanan meskipun tanpa ada surat perintah. Pihak berwajib juga dapat akses buat masuk dan menggeledah semua tempat, and… pejabat yang menerbitkan perintah tertentu terkait kerusuhan jadinya kebal hukum. HMMMMM
 
Emang nggak bisa pakai cara yang biasa-biasa aja ya?
Bisa aja sebenernya. Cuma menurut pemerintah nih, mereka udah ngelakuin everything they could’ve done at the maximum level biar masyarakat jadi ngerasa nggak ‘dilawan’ sama pemerintah mereka sendiri, tapi yha ngga works. Makanya harus sampai ada undang-undang darurat ini.
 
Now where are going we from here?
Well, proposal untuk status ini harus di-acc dulu dalam jangka waktu 14 hari sejak diajukan oleh parlemen, dan kalo udah di-acc maka aturannya bakal segera berlaku deh.
 
Got it. Anything else I should know?
Fyi sampai sekarang keuangan negara Sri Lanka tuh masih ada di stage yang memprihatinkan banget, gengs. Menkeu mereka, Ali Sabry ngaku sendiri kalau cadangan keuangan mereka tuh udah hampir kosong alias dikit lagi 0. Makanya mereka lagi coba proses mintain bantuan ke International Monetary Fund aka IMF buat cairin pembiayaan darurat mereka, biar negara juga nggak jatuh bangkrut dan collapse. Hiiiii

When things are getting easier…

For people in Papua Barat.
Yang masyarakatnya nggak pakai ribet bakal bisa lebih mudah diakui jadi masyarakat adat, dan daerah tempat mereka tinggal juga bisa sat set sat set jadi wilayah adat.
 
Apatu masyarakat adat dan wilayah adat?
Jadi kayak yang kamu tahu guys, Indonesia ini kan sebenernya majemuk banget yah. Kita terbagi dari ratusan suku dan etnis, dan salah satu kelompok yang jarang banget making into the headlines aka terpinggirkan adalah masyarakat adat. Padahal, menurut data dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) tuh jumlah masyarakat adat di Indonesia mencapai 70 juta jiwa dan ada di hampir seluruh wilayah di Indonesia.
 
Go on…
Nah in case you need a reminder, jadi masyarakat adat sendiri adalah kelompok “indigenous” yang memegang teguh warisan dan tradisi nenek moyangnya, dan biasanya mereka menempati satu tempat aja gitu secara turun temurun. Beberapa contoh dari masyarakat adat yang mungkin kamu pernah dengar adalah masyarakat adat Dayak, Sunda Wiwitan, Anak Dalam, dan banyak banget lagi, termasuk mereka yang tinggal di wilayah Timur, seperti Papua dan Papua Barat. Di Papua sana masyarakat adatnya juga ada macem-macem, kayak masyarakat adat Asmat, Ayamaru, Biak, Dani, dsb. Sadly, hak-hak dan kehidupan mereka makin terpinggirkan guys due to modernization. Terus yang paling sering kita denger di berita nih, wilayah tempat tinggal kelompok adat yang biasanya di wilayah hijau atau deket-deket hutan gitu tergusur dan tergerus sama industrialisasi.
 
Heard that a lot.
Iya kan, padahal di Indonesia sendiri ada aturan bahwa masyarakat adat itu bisa banget pake hukum adatnya sendiri untuk ngatur cara mereka menjalani hidup, yang penting ngga bertentangan sama hukum nasional kita. Makanya, status sebagai “masyarakat adat” atau “wilayah adat” itu jadi penting banget guys, supaya mereka bisa tetap menjalankan kehidupan sesuai dengan warisan leluhur dan budayanya, dan tetap dilindungi negara. Selain itu, status sebagai “wilayah adat” juga penting banget, supaya tanah mereka bisa terjaga, lestari dan ga seenaknya bisa diserobot sama… *Sebagian teks hilang*.
 
HAHAHA I know. Terus?
Nah berangkat dari kesadaran akan pentingnya pengakuan status tadi, pemerintah Papua Barat kemudian menerbitkan aturan yang nge-simplify tata cara pengakuan bahwa suatu kelompok masyarakat atau wilayah itu adalah masyarakat adat dan wilayah adat. Jadi kalo sebelumnya biar bisa diakui sebagai masyarakat adat tuh birokrasinya panjang dan ribet banget, kini prosedurnya udah jauh lebih mudah, guys. Tujuanya of course, supaya bisa melindungi hak-hak masyarakat adat dan wilayahnya supaya engga makin tergerus pembangunan.
 
I believe that’s the whole point….
Exactly. Karena biar gimana pun juga, masyarakat Papua dan hutan tuh emang udah satu kesatuan gitu yang nggak bisa dipisahin lagi. Mereka udah hidup berdampingan sama hutan since…. forever. Di situ mereka dapat makanan, sumber mata air juga dari situ, bahan baku bangunan diambilnya di situ, sampailah ke obat-obatan semuanya bersumber dari hutan. Makanya mereka jaga banget nih hutan jangan sampai ada yang ngerusak. Caranya, dengan memanfaatkan kearifan lokal yang ada.
 
Like….
Contoh, di Kaimana, Papua Barat misalnya. Kalau mereka mau bikin rumah nih, kayu dan bahan-bahan lainnya kan diambil dari hutan. Nah sebelum rumahnya dibikin, masyarakat situ biasanya melakukan ritual sebagai simbol minta izin ke para leluhur untuk mengambil bahan dari hutan. Selain itu, ada juga beberapa spot yang dikenal sebagai ‘daerah terlarang’, meaning apa pun yang terjadi, cuma orang-orang tertentu yang boleh masuk ke area itu. Biar hutan yang ada di daerah terlarang itu juga bisa terjaga, untouchable, dan tetap lestari sampai nanti-nanti deh.
 
That sounds good.
Yep. Disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat yang namanya Pak Raymond mewakili Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pemprov Papua Barat tuh emang lagi making an effort gimana caranya bikin pembangunan berkelanjutan di daerah mereka tapi basisnya wilayah adat. Jadi, lahan-lahan konsesi yang biasanya ditebang untuk pembukaan tambang dan lainnya itu akan dikembalikan ke masyarakat adat untuk dikelola secara lebih sustain dengan kearifan lokal tadi. Untuk menggolkan aturan ini, Pemprov Papua Barat ngga sendirian guys, tapi mereka juga collaborate sama berbagai LSM, salah satunya EcoNusa, sebuah LSM yang fokus pada kelestarian lingkungan di wilayah Timur Indonesia. Nah, EcoNusa ini berkomitmen untuk membantu mewujudkan Deklarasi Manokwari pada 2018 yang berisi komitmen untuk mempertahankan minimal 70 persen luas daratan sebagai kawasan lindung termasuk salah satu di antaranya.
 
Ya itu penting sih.
Penting banget guys, soalnya with this climate crisis going on, kita harus bener-bener memastikan bahwa wilayah hutan yang masih ada di Indonesia ini terjaga, ga ujug-ujug ilang dan berubah jadi apaaa gitu *prok prok prok* wkwkwk. Nah namun faktanya saat ini, our forests are shrinking. Di Kalimantan, Sebagian besar hutannya udah berubah either jadi lahan tambang atau sawit. With that being said, one of our last hopes adalah hutan di bagian timur Indonesia kayak Papua maupun Maluku karena that’s where hutan tropis terakhir di Indonesia berada. Tapi yha gitu, keberadaannya juga udah makin terancam setelah area hutannya ditebangin sana sini aka deforestasi. So, udah clear ya guys hutan Papua tuh harus kita jagain. Jangan kasi kendor.
 
*Ini adalah konten bersponsor

When you really need to take a breath and relax…

Especially if you’re a woman.
 
Iya guys, soalnya hasil penelitian terbaru yang di-publish oleh JAMA Network minggu lalu menemukan bahwa perempuan, regardless of the age, dan laki-laki muda yang menderita kondisi mental, kayak anxiety maupun depresi memiliki resiko lebih besar untuk menderita penyakit kronis di masa tuanya. Hal ini diketahui dari hasil analisa data atas lebih dari 40ribu pasien di Rochester Epidemiology Project yang berusia 20, 40 dan 60 tahun. Terus dalam melakukan penelitian ini, para pasiennya juga dibagi lagi sama kelompok yang menderita anxiety, depresi, anxiety dan depresi, serta engga dua-duanya. Hasilnya, perempuan di semua kelompok umur dan laki-laki muda yang memiliki gangguan kecemasan maupun depresi (or both!) ternyata memiliki resiko kena penyakit kronis dibanding yang ga menderita keduanya sama sekali. Adapun penyakit kronis yang paling banyak ditemukan di antaranya adalah darah tinggi, asma, chronic obstructive pulmonary disease (COPD) dan kanker.
 
Penemuan ini juga membuktikan guys, bahwa meskipun usia muda itu identik dengan kondisi fisik yang masih sehat, namun kalo kesehatan mental kita terganggu, maka fisik kita juga akan terganggu. Furthermore, diketahui bahwa resiko perempuan untuk mengalami penyakit kronis meningkat sampai lebih dari 61% kalo mereka memiliki anxiety or depression, dibandingin sama mereka yang ngga menderita keduanya.
Nah sebenernya, to fight both, ada hal-hal yang bisa kamu lakukan. Misalnya meningkatkan aktivitas fisik (olahraga), makan sehat, tidur cukup, dan kalau mulai terasa mengganggu rutinitas, try to see a psychiatrist.
 
Repeat after us: Mental health is just as important as physical health.

“Terus terang, agak aneh.” 

Gitu guys komentar dari Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman pas ngomentarin soal perusahaan pemenang tender pengadaan gorden dan blind rumah dinas anggota DPR yang sempet rame beberapa waktu lalu. Pasalnya, harga yang ditawarin sama PT PT Bertiga Mitra Solusi justru paling mahal yakni sebesar Rp 43,5 miliar. Sedangkan tawaran dari dua kandidat lainnya adalah Rp 37,7 miliar dan Rp 42,1 miliar.
 
You, to adulting.

Announcement


Thanks to Josinta, seseorang, Rizka, & Noms for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

It’s Monday, so everybody needs some positivity to brighten the day…