Protes Mahasiswa 11.4 Updates, Memperingati Hubungan Diplomatik Indonesia & Kanada, Pilpres Perancis, Masjid Istiqlal Jadi Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia

45

Hello

Good morning everyone. Today we will talk again about the protest that dominates the headline yesterday. Crazy how one issue can really mobilize that huge demonstration, right? Now, before we scroll down, go find a comfortable seat and let’s start catching up!


Here’s your updates on: Protes Mahasiswa 11.4

From A to Z. Dive in.
Yes guys, kemarin banget nih, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia menggelar aksi di berbagai wilayah di tanah air. Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan aspirasi mereka ke para pejabat, dari orang-orang di DPR RI sampai ke Presiden.
 
Tell me more.
Ok. Kayak yang udah kita bahas kemarin, ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia aka BEM SI tuh kemarin bergerak buat melakukan aksi unjuk rasa atas berbagai isu, khususnya terkait wacana perpanjangan masa jabatan, namun tiga periode. Nah, cuma setelah diliat kemarin, ternyata ada sedikit perubahan nih geng dari rencana awal di mana sebelumnya protes bakalan dilangsungkan di Istana Negara, jadinya dipindah ke Gedung DPR/MPR.
 
Loh kenapa?
Dikonfirmasi oleh Koordinator BEM SI, Kaharuddin, pemindahan lokasi protes ini emang hasil dari konsolidasi internal mereka. Dari analisa mereka, kalau aksinya diadain di Istana Negara, goal-nya adalah biar presiden turun dan ketemu langsung sama mereka, which means itu hal yang susahhhhh banget buat dicapai. Nyaris impossible malah. Terus yang ada malah kemungkinan kelompok tertentu bakalan memanfaatkan gerakan mahasiswa kalo Pak Jokowi yang turun langsung.
 
Makanya dipindahin ke Senayan?
Yess. Secara core dari perpanjangan masa jabatan dan tuntutan lain tuh adanya di Undang-Undang, dan law makers kita adalah para anggota dewan di Senayan. Karenanya, para mahasiswa ini kemudian perlu make sure ke para anggota DPR supaya enggak mengamandemen Undang-Undang soal masa jabatan karena itu sama aja dengan pengkhianatan konstitusi negara. Makanya aksi protesnya juga dipindahin ke Senayan, supaya pesannya nyampe ke para legislator.
 
Terus yang ikutan siapa-siapa aja?
Rame guys, dari berbagai kampus di Indonesia. Tapi yang menarik adalah, BEM Universitas Indonesia aka BEM UI kali ini absen alias they’re like, “Maaf nggak dulu.” Dikonfirmasi oleh Kepala Biro Humas BEM UI, Navio, meskipun mereka nggak ikutan turun, tapi mereka juga nggak membatasi anak-anak UI di luar BEM yang mau ikutan, ya silakan. Nggak dilarang, katanya. Tapi meskipun nggak ikutan aksi, itu nggak berarti BEM UI nggak satu suara sama temen-temennya yang lain di BEM SI. Mereka tetap bakal menyuarakan soal penolakan perpanjangan masa jabatan dan penundaan pemilu dengan berbagai gerakan.
 
Kalau di daerah lain gimana?
Macem-macem. Salah satunya para mahasiswa di Makassar yang menggelar aksi di 19 titik. Mulai dari kampus, kantor pemerintahan, sampai ke jalan-jalan protokol di Makassar, Sulawesi Selatan. Menyikapi aksi itu, sebanyak 2.700 personel pun diturunkan buat mengawal dan mengawasi aksi itu dan disebar ke sejumlah titik. Terus di Maluku juga para mahasiswa dari Universitas Pattimura melakukan aksi protes di depan DPRD Maluku dengan tuntutan yang sama.
 
Emang bikin prahara ya, tiga periode nih…
Makanya. Padahal sehari sebelumnya, Presiden Jokowi udah meminta jajarannya memastikan supaya nggak ada lagi muncul spekulasi di masyarakat soal wacana penundaan Pemilu, maupun perpanjangan masa jabatan. Pokoknya kata Pak Jokowi, pemilu jadi nih, digelar pada tanggal 14 Februari 2024, dan Pilkada serentak pada November 2024.
 
And mahasiswa be lyke…
“Udah telat, protesnya udah keburu jalan!” Nah balik lagi ke protes mahasiswa, di Palembang, banyak massa yang meminta Pak Jokowi supaya plz pak pecat aja menteri-menteri yang minta tiga periode tuh. Selain itu, mahasiswa di Sumenep, Madura, Jawa Timur juga merubuhkan pagar gedung DPRD Sumenep, secara ketua DPRD-nya ngga mau keluar. Padahal mahasiswa udah nungguin supaya bisa diskusi soal tiga periode ini. Finally guys, ada yang menarik nih, di mana para mahasiswa yang demo di Jakarta menyanyikan lagu potong bebek angsa yang liriknya diubah menjadi “Potong bebek angsa masak di kuali, gagal urus bangsa minta tiga kali.” You sing, you lose!
 
Got it. Did anyone say anything?
Yep. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid bilangnya emang perlu ada ketegasan one more time dari Jokowi yang menyatakan kalau emang presiden menolak both pemilu diundur dan masa jabatan tiga periode. Karena kalau diliat lagi track record-nya, Pak Hidayat bilangnya yang kemarin-kemarin tuh kesannya kayak nggak tegas gitu, sebelum akhirnya presiden bilang Pemilu tetap bakal diadain 14 Februari 2024.
 
I see. Anything else?
Fyi aksi kemarin itu ternyata nggak cuma diikuti oleh mahasiswa doang, tapi juga ada elemen massa yang lain. Kapolri Jenderal Listyo menyebut bahwa ada anak-anak SMA, yang pas diciduk di dalam tasnya masih bawa buku pelajaran. Dari situ, polisi langsung bergerak menyisir kawasan sekitar buat mengamankan anak-anak SMA yang mau ikutan aksi protes.

Who’s celebrating their anniversary?

Indonesia and Canada’s relationship.
Yoi guys, did you know bahwa Indonesia dan Kanada udah menjalin hubungan diplomatik selama 70 tahun? Nah untuk memperingati momentum tersebut, kemarin banget nih, Menteri Luar Negeri Kanada datang deh ke Indonesia dan ketemu langsung sama orang-orang di pemerintahan kita, termasuk Bu Menlu Retno Marsudi dan Presiden Jokowi.
 
Tell me.
Yoi guys, Menteri Luar negeri Kanada, Melanie Joly tuh sekarang lagi ada di Jakarta, Indonesia dalam kunjungan kerja pertamanya ke sini. Adapun agenda-agenda Bu Melanie di Indonesia tuh meliputi rapat sama Menlu Bu Retno, terus juga of course menandatangani berbagai dokumen kerja sama diplomatik, kayak Perangko Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Canada, sama Indonesia-Canada Plan of Action aka PoA 2022-2025.
 
I’m not anak HI. What is PoA?
Itu loo semacam guidance yang bisa dipakai buat jadi acuan dua negara dalam menjalin kerja samanya selama empat tahun ke depan. Disampaikan oleh Menlu Bu Retno Marsudi, hubungan bilateral yang ada dalam PoA itu sekarang difokuskan ke kerja sama ekonomi. Langkah-langkahnya juga udah jelas, mulai dari perdagangan yang bakal dikuatkan, terus negosiasi atas berbagai hal yang bakal dilakukan lebih intensif, dan investasi yang bakalan terus ditingkatkan.
 
I see.. Terus terus?
Nah, selain ketemu sama Bu Retno, Bu Melanie ini juga menggelar meeting sama Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan itu kemudian dibahas berbagai upaya peningkatan kerja sama perdagangan, secara Kanada merupakan salah satu mitra dagang dan investasi yang penting buat Indonesia kalo di Kawasan Amerika Utara. Adapun nilai perdagangan Kanada-Indonesia pada tahun 2021 kemarin juga udah meningkat hingga hampir 30% dan total investasi yang meningkat jadi hampir 4%.
 
Okay, ngomongin apa lagi mereka?
Nah, secara lagi rame-rame G20, ga mungkin dong acara kumpul-kumpul negara tajir dan hampir tajir ini ga dibahas. Jadi dalam pertemuan itu, Bu Melanie juga menyampaikan dukungan negaranya atas presidensi Indonesia di G20 tahun ini. Kanada dan Indonesia juga siap untuk melakukan komunikasi terbuka demi menyukseskan G20, terutama dalam sikon lagi serba menantang kayak sekarang. Selain itu, kedua pihak juga membahas soal isu lingkungan, di mana both are committed buat mempercepat transisi ke sumber energi yang lebih bersih, termasuk yang bener-bener 0 emisi. Yep, kayak penggunaan bahan bakar hidrogen, gitu-gitu.
 
Ada ngomongin Ukraine-Russia nggak?
Ada dong. Nah kalau ngomongin Russia-Ukraina, kedua negara sepakat bahwa menghormati prinsip, menjunjung integritas dan menjaga kedaulatan wilayah merupakan hal-hal yang vital banget dan semua negara harus konsisten menghormatinya. Meskipun nggak secara obvious nyebut nama Rusia, tapi Bu Retno bilangnya perang tuh harus segera dihentikan, dan semua pihak harus berperan aktif demi mengakhiri perang.
 
Couldn’t agree more. Anything else?
Fyi dari kunjungan Menlu Kanada Melanie Joly ke Indonesia, diperkirakan investasi Kanada ke Indonesia bakalan makin mulus ni guys, khususnya untuk beberapa proyek infrastruktur kayak pengembangan jalan tol Cikopo-Palimanan aka Cipali, hingga pembangunan Pelabuhan Gresik. Bu Melanie sendiri bilang, pihaknya akan terus mengeksplor berbagai opportunities investasi di Indonesia.

Who’s casting their ballot?

French people.
Oui, oui. Jadi hari Minggu kemarin, sekitar 47.8 juta penduduk Perancis yang eligible to vote pada berangkat ke Tempat Pemungutan Suara aka TPS buat memilih presiden yang bakal memimpin mereka selama lima tahun ke depan.
 
Tell me. 
Sure. Jadi nggak kayak di Pemilu di Indonesia yang tiga capres tuh udah banyak banget, nah di Perancis, tahun ini ada 12 calon presiden, termasuk presiden petahana yang lagi usaha seeking reelection, Emmanuel Macron. Nah dari 12 capres, bakal diitung siapa yang bisa memperoleh total suara lebih dari 50%. Kalau ada, dialah pemenangnya, kalau nggak ada, dua capres dengan perolehan suara tertinggi bakalan diadu lagi lewat putaran kedua -pada 24 April besok.
 
Okay….
Nah dalam pilpres kali ini, muncul beberapa nama yang diperhitungkan bakalan jadi saingan beratnya Macron. Dan nama yang paling sering disebut adalah Marine Le Pen, politisi sayap kanan yang waktu pemilu sebelumnya di tahun 2017 kemarin juga jadi lawannya Macron. Banyak pihak yang ngadain quick count memperkirakan kalau Macron sama Le Pen bakalan duel lagi di putaran kedua Pilpres Perancis, sama kayak 2017 kemarin. So French people be like, “Is it deja vu?”
 
Now skim me a little bit about the program.
Ok. Kita mulai dari Marine Le Pen yang emang orangnya sayap kanan banget. If she were the president, salah satu janji kampanyenya adalah nggak bakalan ada lagi muslim yang pakai jilbab berkeliaran di tempat umum, karena itu nggak boleh. Terus aturan soal imigran juga bakal lebih ketat, dan Madame Le Pen juga punya tujuan untuk jaga jarak dari Rusia di bawah Vladimir Putin dan mau cabs aja dari keanggotaan NATO. Terus, doi juga punya kebijakan yang fokus pada kesejahteraan warga Perancis, kayak perumahan dan layanan sosial, terus tambahan 25.000 penjara baru plus jumlah polisi juga bakalan ditambah. Dana pensiun juga bakalan ditambah dan pajak yang dipangkas dari 20 persen jadi 5,5 persen aja.
 
Lanjut..
Nah di kubu satunya tentu ada wajah yang ngga asing yakni Emanuel Macron. Macron adalah presiden petahana yang udah mengalami berbagai cobaan, mulai dari pandemi, inflasi, sampai urusan Ukraine-Russia. Macron ini posisinya sentris gengs, aka nggak di sayap kiri, nggak juga sayap kanan jadi kebijakan yang diambil juga merupakan kombinasi. Kayak dari sayap kanan yang kebijakannya kurang lebih sama Le Pen, terus dari sayap kiri yang sifatnya lebih ke gender equality, pencegahan kekerasan seksual, sampai ke umur pensiunan yang dinaikin dari 62 ke 65 dan penambahan jumlah nakes.
 
Any results so far?
Ada ni gengs baru aja masuk tadi malem. Jadi udah fix, Macron dan Le Pen bakal head to head lagi pada pilpres putaran kedua, dan ini persis kayak rematch pemilu sebelumnya. However, sikonnya udah berubah, di mana banyak pengamat memandang kali ini Macron bakal lebih susah mempertahankan posisinya, seiring dengan approval rating yang menurun, due to pandemic. Meanwhile, dukungan terhadap Le Pen naik cukup steady. Jadi yhaa kita tunggu aja hasilnya April nanti yah.
 
Got it. Anything else?
Nggak kayak kita yang ribut-ribut soal 3 periode, di Perancis tuh presiden menjabat 2 periode aja jarang banget, gengs. Presiden terakhir yang menjabat 2 periode tuh Jacques Chirac di tahun 2002. That being said, sekarang Macron lagi ambi banget buat mecahin rekor itu dan jadi presiden 2 periode di Perancis.

Who’s getting some green awards?

Masjid Istiqlal.
 
Yoi guys, keren banget nih karena masjid terbesar di Asia Tenggara yang juga kebanggaan kita semua itu baru aja dinobatkan sebagai masjid ramah lingkungan pertama di dunia. Adapun penghargaan ini diberikan oleh International Finance Cooperation (IFC) melalui perwakilannya yaitu Country Manager IFC untuk Indonesia dan Timor-Leste Azam Khan. Terus, penghargaannya juga diterima langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar di Jakarta minggu lalu. Dalam keterangannya, IFC menyebut bahwa masjid Istiqlal meraih sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) sebagai rumah ibadah dengan konsep bangunan ramah lingkungan atau green building. Adapun sertifikat EDGE ini merupakan sistem sertifikasi untuk mewujudkan bangunan hijau. Nah guys, dalam keterangan resminya, IFC bilang bahwa Masjid Istiqlal ini sepanjang perjalanannya telah direnovasi di beberapa bagian dengan konsep ramah lingkungan, sehingga terbukti bisa mengurangi jejak karbon yang dihasilkannya secara signifikan. Azzam juga menyebut bahwa dengan teknologi yang digunakan oleh Masjid Istiqlal sekarang, maka penghematan energi saat ini udah mencapai 23 persen, terus serta efisiensi lainnya dengan konsumsi air secara keseluruhan juga berkurang hingga 36 persen.
 

Ditemui di tempat yang sama, Imam Besar Istiqlal Pak Nazaruddin Umar menyebut bahwa pihaknya terhormat banget karena udah meraih penghargaan ini. Selain itu, diharapkan konsep ramah lingkungan yang ada bisa meningkatkan kualitas ibadah serta sejalan dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW yang peduli terhadap alam. Pak Nazar juga bilang bahwa sertifikasi EDGE ini merupakan komitmen dari Masjid Istiqlal untuk mendukung kelestarian lingkungan di kawasan masjid maupun di Indonesia.

 
Yuk bisa yuk semua gedung di Indonesia juga kayak gini yuk…

“Perusahaan wajib bayar penuh THR karyawan, h-7 lebaran.”

Yep, namanya kalo lagi bulan puasa gini, biasanya yang ditunggu-tunggu bukan cuma azan maghrib, tapi juga Tunjangan Hari Raya (THR). Nah guys, buat kamu yang masih bertanya-tanya soal kejelasan status THR kamu dari kantor, kamu harus tahu bahwa kalo kata Ketua DPR RI Mbak Puan Maharani sih, pengusaha tahun ini wajib memenuhi hak THR karyawan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni h-7 sebelum lebaran. Beliau menyebut, selama dua tahun terakhir tuh pengusaha udah mendapat keringanan THR karena pandemi, tapi tahun ini udah harusnya THR dibayar penuh, sesuai aturan.
 
Go on, show this email to your boss…

Announcement


Thanks to Ipongita and Gerry for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Want to live longer? Avoid these habits.