Pemerintah Perpanjang PPKM Di Luar Jawa-Bali, Elon Musk Resmi Beli Twitter Seharga US$44 M / Rp 634 T, Erupsi Gunung Anak Krakatau Berstatus Level 3 & Berpotensi Tsunami, Orang Tertua Di Dunia Meninggal

41

Hello, hello!

Are you packing and getting ready for mudik lately? Well, we are soooo excited for you because despite all the personally-attacking questions, it’s always good to see your family and extended ones being all healthy and happy. Now, a pro tip: Tell all your relatives to subscribe to us here, and to listen to our podcast here so they can always keep up with the news. They’ll thank you later. We promise.

When you’re soooo ready to celebrate Lebaran…

Say hello to: PPKM.
Iya guys. Kemarin, pemerintah baru aja memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat aka PPKM buat wilayah-wilayah di luar Jawa-Bali. As always, kebijakan ini diambil demi makin mengurangi penyebaran pandemi Covid-19 di masyarakat.
 
Background pls. 
Well, jadi kebijakan perpanjangan PPKM ini diambil setelah pemerintah menggelar rapat evaluasi nih, untuk bahas kira-kira PPKM ni efektif ga? Gitu. Adapun jangka waktunya tuh kalau PPKM di Jawa-Bali diadain seminggu sekali, nah kalau buat di luar Jawa-Bali itu diadainnya dua minggu sekali. Adapun untuk daerah di luar Jawa-Bali, keputusannya adalah PPKM fix, resmi, diperpanjang.
 
I see…
Nah adapun keputusan ini diambil berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 23 Tahun 2022 yang mengatur bahwa mulai dari kemarin sampai 9 Mei nanti, PPKM tetap bakalan berlaku di wilayah luar Jawa-Bali. Nah kamu harus tahu nih guys, sistem PPKM di Indonesia tuh kan pakai level-levelan yah, nah dalam perpanjangan PPKM kali ini, banyak wilayah yang udah berubah levelnya.
 
Oh iya?
Iya. Jumlah PPKM Level 1 tuh sekarang nambah dari yang sebelumnya 84 wilayah sekarang jadi 131. Terus, karena yang level 1 udah nambah, otomatis yang level 2 berkurang dari yang sebelumnya 259 wilayah sekarang jadi 216 aja. Level 3 juga gitu, berkurang jadi 39 wilayah setelah sebelumnya terdapat 43 wilayah di level ini.
 
Remind me again, aturannya gimana sih?
Well, secara garis besar sih nggak ada perubahan terkait aturannya gengs. Cuma ya itu tadi, kamu harus aware sama perkembangan status PPKM di daerah kamu, karena aturannya kan menyesuaikan dari situ. Misalnya, kalau kamu pegawai di sektor non-esensial dan daerah kamu masuk PPKM Level 1, kamu udah bisa WFO 100%, sementara kalau level 2 nya 75% dan level 3 yha 50%. Terus, masuknya juga harus pakai PeduliLindungi. Tempat ibadah juga ketentuannya sama.
 
Kalau ngemall gimana?
Sama juga kayak ke kantor atau ke tempat ibadah tadi, guys. Cuma bedanya kalau di daerah yang masih level 3, jam 9 itu mall udah harus tutup. Kalau level 2 sama level 1 mah sampai jam 10 juga boleh. Restoran, cafe, bioskop, dan area publik lainnya  juga sama kayak gitu. Tapi penerapan prokes yang lebih ketat bakalan diatur lagi sama ketentuannya Pemerintah Daerah masing-masing sih.
 
I see. Any words?
Ada dong. Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Safrizal bilangnya kondisi Covid-19 di wilayah luar Jawa-Bali tuh udah semakin membaik katanya. Thus, pihaknya berterima kasih sama semua pihak yang udah membantu mengendalikan pandemi, khususnya when it comes to vaksinasi. Yang penting tetap jaga prokes aja guys, biar kejadian naiknya kasus Covid-19 abis Lebaran kayak tahun lalu nggak terulang lagi.
 
Sip. Anything else?
Fyi kenapa selalu dibilang jangan ada lonjakan kasus abis Lebaran, itu karena di Indonesia tuh tercatat udah tiga kali mengalami lonjakan kenaikan kasus setelah libur panjang, guys. Gelombang pertama ada di Libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 kan, naiknya nggak tanggung-tanggung pula sampai tiga kali lipat. Terus gelombang kedua ada di Lebaran tahun lalu, di mana lagi happening banget varian Delta dan kasus hariannya mencapai 57 ribu sehari. Nah periode Natal dan tahun baru kemarin juga sama, lagi happening Omicron, naik mulu sampai empat bulan kemudian baru menunjukkan adanya penurunan kasus. Nah kan nggak lucu yah kalau kita jatuh ke lubang yang sama…. Empat kali.

Who’s singing “I want it, I got it”?

Elon Musk.
Yoi guys, gabutnya orang kaya mah beda yah. Dari yang awalnya cuma sambat di Twitter, “Twitter kok gini banget ya. Kita butuh platform baru gasi?” Eh, kemarin banget nih, Elon Musk, orang paling tajir di dunia itu baru aja mengumumkan kalau dia udah resmi beli Twitter seharga US$44miliar, atau setara Rp 634 Triliun.
 
Ngapain beli deh? Kan bikin Twitter gratis…
…. baiqla. Anyway guys, kayak kamu beli takjil buat buka puasa, kalo Elon Musk belinya Twitter. Yha secara doi orang paling tajir sedunia ya kan… Jadi emang awalnya tuh Elon sempat ngumumin bahwa dia udah beli saham Twitter seharga US$ 3 Miliar dan dapatlah itu saham sebesar 9,2%. Dari situ, jadilah Elon Musk sebagai pemegang saham terbesar di Twitter guys, yang basically udah legit jadi bos barunya Twitter. Doi juga di-invite untuk masuk ke Board of Directors-nya Twitter, tapi tawaran itu ditolak. Ternyata eh ternyataa…..
 
Ternyata apa?
Ternyata jadi pemegang saham terbesar aja nggak cukup nih buat Elon. Dia mau memiliki Twitter seutuhnya guys, dan gamau berbagi dengan shareholders yang lain. In his words ke para pemegang saham: Gue beli ajani semua saham Twitter dengan harga satuan US$54,20, karena gue adalah orang yang paling tepat untuk meng-unlock potensinya Twitter. Tapi kalo ditolak, gue akan mempertimbangkan ulang posisi gue sebagai pemegang saham di sini…
 
WOW. 
Iya makanya. Akhirnya Senin kemarin, Twitter setuju untuk “jual diri” ke Elon Musk dengan harga sekitar US$44 miliar, dan langsung deal. Sah! Dengan keputusan ini, maka Twitter yang sebelumnya public company kini berubah jadi private company, secara owner-nya cuma si Mr. Elon aja. Terus saat ini, perusahaan lagi dalam masa transisi dan kesepakatan tadi bakalan mulai berlaku by the end of the year.
 
I see. Anything would change?
Sejauh ini, masih belum bisa dipastikan apa aja yang bakal berubah dari Twitter di bawah kepemimpinan Elon Musk, guys. Tapi, sejak doi ngode-ngode mau beli saham Twitter waktu itu, udah ada hilalnya juga nih apa aja yang bakal dilakukan sama Elon sebagai big boss-nya Twitter. Yang paling kentara adalah terkait freedom of speech yang dia permasalahin juga tempo hari, di mana menurutnya, Twitter couldn’t do enough buat kasih jaminan freedom of speech ke netizen.
 
Lanjut…
Lanjut, dia juga mau balikin trust netizen ke Twitter dengan bikin algoritma baru pakai open source. Terus juga dia bakal memunculkan fitur authentication ke setiap pengguna, dan bikin fitur-fitur baru yang bikin Twitter jadi lebih bagus. Salah satunya yang paling heboh adalah fitur “edit button”, di mana kalo kamu nge-tweet terus ada typo maka kamu tinggal edit aja twitnya. Gausah diapus terus bikin tweet ulang. Nah, Elon rencananya mau nyediain fitur edit biar lebih sat set sat set dan nggak ribet, gengs. Hal ini juga udah di-request sama netizen di mana 74% dari mereka pengen banget ada tombol edit itu.
 
OK. Anything else?
Well, sejak diluncurkan pada Maret 2006 dengan 217 juta pengguna harian, kondisi finansialnya Twitter tuh jauh di bawah temen-temennya sesama media sosial kayak TikTok atau Facebook, guys. Bahkan, sejak 2017 kemarin, Twitter udah ada di fase “financial darkness” dengan total kerugian US$221 juta di tahun 2021. Salah satu alasannya adalah karena nggak ada investor yang mau masuk ke Twitter sebelum saham perusahaan tersebut dibeli sama Elon Musk. Now, let’s see apakah Elon bisa putarbalikin keadaan atau nggak yah.

What’s getting more concerning?

Gunung Anak Krakatau.
Iya guys, be careful. Hari Minggu kemarin, Gunung Anak Krakatau yang ada di Selat Sunda tuh baru aja mengalami erupsi. Seiring berjalannya waktu, statusnya juga udah berubah dari yang sebelumnya level 2, udah jadi level 3 dan ada potensi tsunami.
 
Hold on. Tell me everything
Sure. Jadi buat kesekian kalinya, di hari Minggu pukul 2 pagi, Gunung Anak Krakatau tuh mengalami erupsi guys, yang mana berdasarkan data visual dan instrumental potensi bahaya yang dikeluarkan BMKG, gunung berapi tersebut mengeluarkan material lava pijar di radius 2 KM dari pusat erupsinya. Dari data itu, BMKG menyebut bahwa ada kemungkinan erupsinya bisa lebih parah. Lalu di hari yang sama, BMKG menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari yang sebelumnya level 2 jadi level 3 karena aktivitas gunungnya meningkat tajam.
 
Tajam gimana?
Ada letupan-letupan dan aktivitas terus gitu guys gunungnya. Well, BMKG sama Badan Geologi tuh kan emang udah memantau aktivitas dari gunung anak Krakatau selama sebulanan terakhir ini. Nah dari pantauan mereka, tercatat udah ada 21 kali gempa letusan, 155 kali gempa hembusan, dan beberapa gempa-gempa lain mulai dari gempa vulkanik dangkal sampai ke yang dalam. Terus, abu vulkanik hitam juga banyak keluar dan bergerak ke wilayah Pandeglang, Jawa Barat. Bahkan, saking parahnya aktivitas Anak Krakatau ini, tsunami bisa banget kejadian, guys.
 
OMG…
Yep. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Dalam keterangannya, Bu Rita bilang bahwa potensi gelombang tinggi tuh ada banget karena aktivitas gunung ini yang makin aktif, apalagi di malam hari. Karenanya, Bu Rita meminta masyarakat untuk terus waspada. Lebih lanjut, Bu Rita juga menyebut bahwa BMKG bersama lembaga terkait bakalan terus memantau aktivitas gunungnya dan perkembangan air laut di Selat Sunda.
 
Noted bu. Any newest updates?
Masih dari keterangan Bu Rita, sampai sekarang status anak gunung Krakatau ini masih siaga, guys, jadi masyarakat sekitar belum sampai di tahap evakuasiHowever, seiring dengan perkembangan aktivitas gunung yang masih naik turun, maka warga tetap diminta untuk waspada dan mempersiapkan evakuasi untuk menghadapi kemungkinan terburuk dari kondisi tersebut. So far, warga juga udah diimbau buat nggak dekat-dekat dulu ke area gunung.
 
I see. Anything else?
Anyways, Pelabuhan Merak, di mana lagi padat-padatnya sama orang yang mau Mudik dan posisinya nggak jauh dari Gunung Anak Krakatau sampai kemarin belum menunjukkan adanya gangguan yang disebabkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau ini. Pihak dari Kementerian Perhubungan yang visit langsung ke sana bilangnya Kemenhub bakalan terus koordinasi sama BMKG dan Badan Geologi buat langkah antisipasi lah, jangan sampai ada gangguan mudik. Makanya, jangan panik guys. Jangan mudah kemakan hoax juga. Pastiin informasi yang kamu dapat adalah informasi resmi yang dikeluarkan sama BMKG atau berita yang legit (kayak kita, uhuk).
 
Take care kalian yang mau mudik.

Who’s just ended a world record?

Kane Tanaka.
 
Orang tertua di dunia asal Jepang ini baru aja meninggal pada 19 April lalu. Adapun nenek Tanaka ini menutup usia pada umur 119 tahun, dan hal ini udah di-confirmed oleh Menteri Kesehatannya Jepang. Iya guys, jadi Nenek Tanaka sendiri lahir pada 2 Januari 1903. Beliau kemudian menikah dengan pemilik toko beras di usia 19 tahun, dan lanjut aja kerja di sana hingga berusia 103. Sepanjang hidupnya, beliau udah dua kali sembuh dari kanker, dan udah pernah mengalami berbagai momentum bersejarah, kayak Perang Dunia, 1918 Spanish Flu, hingga pandemi Covid-19. Di penghujung usianya, nenek Tanaka tinggal di panti jompo dan berusaha untuk tetap beraktivitas dengan banyak menyelesaikan soal matematika dan selalu updated dengan berbagai isu di sekelilingnya. Terus, penyebab kematiannya Nenek Tanaka juga adalah karena sakit, di mana dalam beberapa waktu belakangan, beliau emang lagi sering bolak-balik RS.
 
FYI guys, Jepang memang terkenal dengan penduduknya yang berumur panjang, thanks to kualitas hidup yang baik, lingkungan yang lestari, dan pola makan yang sehat. Pada tahun 2020, pemerintah Jepang merilis informasi bahwa satu dari 1.565 orang di negaranya udah berusia lebih dari 100 tahun, dan lebih dari 88% di antaranya adalah perempuan.

“Saya sebelumnya tak tahu ‘Pak Bobby’. Jadi dalam benak saya, mungkin bosnya tukang parkir. Preman, pak.”

Gitu guys kata seorang cowok di Medan, Sumatera Utara berinisial RP yang baru aja ditetapkan tersangka gara-gara terlibat pertengkaran sama seorang juru parkir yang sampe viral beberapa waktu lalu. Jadi awalnya, RP ini ga mau bayar parkir pake e-Toll dan maunya pake cash aja, tapi kata juru parkirnya, harus pake e-Toll karena udah aturan dari “Pak Bobby”. Nah, Pak Bobby di sini yang dimaksud tentunya Bobby Nasution selaku Walikota Medan, tapi si RP malah ngegas dan bilang bahwa yaudah sini w patahin aja lehernya tu Bobby. Akibat ucapannya itu, video RP marah-marah jadi viral dan berujung doi diamankan polisi.
 
When you reallllly need to read news…

Announcement


Thanks to Nanda for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Preparing for mudik but still got leftover food on your fridge? Here’s how to make them last longer.