Indonesia Bersiap Untuk Covid-19 Beralih Dari Pandemi Ke Endemi, Presiden Petahana Emmanuel Macron Menang Lagi, Aturan Ganjil Genap Arus Mudik 2022, 3 Ekor Harimau Sumatera Tewas di Provinsi Aceh

67

Hello
Yep, we’re getting closer and closer to the end of two things: The Ramadan and the pandemic. Hopefully, we’ll conclude these two major momentums by becoming a better and more resilient individual. See? You are stronger and better than you think.

Who’s getting closer to the endemic stage?

Us, Indonesians.
Iya guys, Indonesia sekarang lagi siap-siap dan beres-beres buat prepare buat beralih dari pandemi ke endemi dalam hal Covid-19. Meski begitu, Pak Presiden tetep ngingetin kita supaya plz banget jangan buru-buru.
 
Woho tell me everything. 
Sure. Jadi again and again, give a round of applause to all medical workers as well as berbagai pihak yang terlibat (including youbecause tahun ini, kondisi Covid-19 di Indonesia is much much better than the last two yearsguys. Nah dengan kondisi kayak gitu, di mana kasus harian udah jauh berkurang, rumah sakit udah ga kewalahan lagi, dan penularannya yang semakin sedikit bikin kita semua jadi bersiap buat beralih dari status pandemi ke endemi. Artinya, saat ini kita lagi ada dalam masa transisi gengs.
 
Nice…
Yep. Kata Pak Jokowi, masa transisi ini bakalan berlangsung selama enam bulan. Nah setelah enam bulan, baru bisa dipastiin tuh bisa nggak Covid-19 di Indonesia berubah status dari pandemi jadi endemi. Terus, Pak Jokowi juga bilang kalau dalam masa transisi, dia nggak mau ada perubahan yang signifikan dari yang sebelumnya karena masa transisi ini juga harus dilakukan secara hati-hati. Pak Jokowi bilang kalo di indoor, masker harus tetep dipake, dan berbagai tahapan lainnya. Jadi intinya nggak usah buru-buru lah.
 
Tapi emang yakin bakalan works itu?
Nah soal itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia aka PB IDI, Muhammad Adib Khumaidi bilangnya sebenarnya bisa aja itu masa transisi bahkan dimulai setelah Lebaran. TAPIIII, jangan ada lonjakan kasus Covid-19 lagi dong, pasca libur Lebaran, katanya gitu. Ngeliat banyak warga +62 yang udah divaksinasi lengkap bahkan sampai tahap lanjutan aka booster, sampai akhirnya pemerintah juga ngebolehin mudik tahun ini, maka transisi road to endemi ini bakal diliat dari gimana keadaan abis Lebaran nanti ketika masyarakat udah balik Mudik.
 
I see….
Masih dari keterangan dr. Adib, beliau menegaskan bahwa pihaknya nggak bisa memastikan kalau penularan Covid-19 ini bisa benar-benar beres. Karena potensi kenaikan kasus tuh masih ada banget, gengs. Makanya dari IDI sendiri juga udah prepare antisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan nyediain berbagai alat kesehatan, fasilitas kesehatan aka faskes dan tenaga-tenaga kesehatan aka nakes yang siaga. Sing penting taat prokes aja, guys.
 
Okay noted. Anyone else saying anything?
Hal yang sama juga disampaikan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Momentum mudik lebaran tuh jadi kayak taruhan ini Indonesia udah bisa belum masuk ke tahap endemi atau nggak. Kalau udah dibolehin mudik dan kasus nggak naik, yha kitanya juga lebih pede mau jadiin Covid-19 sebagai endemi, gitu kata Pak Muh. Terus, bukan cuman itu, kalau nggak ada kasus yang naik, Indonesia bisa lebih pede dan siap buat jadi tuan rumahnya G20 yang bakal mendatangkan pemimpin-pemimpin 20 negara tajir dan otw tajir itu November besok.
 
Got it. Anything else?
Fyi kalau dari WHO sendiri bilangnya Covid-19 ini masih jauh banget dari endemi, gengs. Bahkan, Direktur Program Kedaruratan Kesehatan WHO Michael Ryan bilangnya bahwa walaupun kasusnya udah melandai jauh, bukan berarti bisa langsung berubah jadi endemi. Gitu katanya.

Who’s got an “Oui!” from French people?

Emmanuel Macron.
Yang udah fix memenangkan pemilu presiden Perancis kemaren. Iya guys, dari hasil Pilpres putaran keduanya yang digelar pada dua hari lalu, presiden petahana Emmanuel Macron berhasil menang lagi. Meaning, masyarakat Perancis bakal dipimpin sama Macron for five more years.
 
Background pls. 
You got it. Jadi setelah melalui proses panjang pencalonan, kan keluar 12 capres dengan dukungan terbanyak buat dipilih dalam Pilpres putaran pertama yang digelar 10 April kemarin. Aturannya, buat menang di putaran pertama, calon presiden harus mengumpulkan suara lebih dari 50%. In fact emang nggak ada tuh capres yang berhasil mengumpulkan suara sebanyak itu out of 12 kandidat yang ada. Maka digelarlah Pilpres putaran kedua yang mempertemukan dua capres dengan perolehan suara terbanyak, yaitu si presiden petahana Emmanuel Macron dengan 27,6% duel sama Marine Le Pen dengan suara 23%.
 
Okay….
Dari situ, Macron sama Le Pen kampanye lagi dong. Di mana Macron harus putar otak gimana caranya warga Perancis tetap memilih dia sebagai presiden buat kedua kalinya, di tengah banyaknya catatan kepemimpinan dia lima tahun terakhir yang semuanya berpusat pada masalah dalam negeri. Yep, kayak manajemen protes, naiknya harga barang, sampai penanganan Covid-19. Sementara Le Pen, yha banyak memaksimalkan kondisi yang kurang menguntungkan tadi, khususnya feeling para warga yang udah gerah banget sama inflasi dan tekanan biaya hidup yang tinggi di Perancis. “Perancis mahal kan, I know. Makanya pilih saya aja ya, kita ubah sikon,” gitu guys kira-kira.
 
AHAHAHA boleh ugha.
We know, rite. Dalam kampanyenya, Le Pen tuh udah lebih kalem, gengs. Di kampanye putaran pertama kemarin, Le Pen nge-propose berbagai kebijakan yang bisa dibilang kontroversial, kayak mau bikin Perancis cabs dari keanggotaan EU dan NATO, atau mau ganti mata uang Perancis jadi enggak Euro lagi. Nah tapi itu semua udah di-cancel sama beliau. Sampai akhirnya 24 April pun tiba, putaran kedua Pilpres Perancis.
 
Terus hasilnya gimana?
Ternyata warga Perancis ga sold dan tetep Macron menang lagi, guys. Yes, head to head Macron sama Le Pen tuh actually bukan kali pertama 2017 kemarin, gini juga, Sama persis. Terus yang menang Macron kan. Nah tahun ini, gini juga. Dari hasil perhitungan suara Pilpres putaran kedua yang digelar dua hari lalu, Macron berhasil unggul dengan perolehan suara 58,55% dari Le Pen yang hanya mengumpulkan 41% aja. That being said, Macron berhasil memenangkan Pilpres buat kedua kali, dan presiden petahana pertama yang memenangkan pemilu after 20 years.
 
Congrats Monsieur…
Yey, congrats. Dalam pidato kemenangannya di depan supporters yang pada kumpul di Champ de Mars dekat Menara Eiffel, Pak Macron bilang dia bakalan jadi presiden for each and everyone of you. Macron bilang masa jabatannya yang kedua ini nggak akan jadi lanjutan dari yang pertama, dan bakalan mengatasi semua masalah Perancis saat ini katanya. Lebih jauh, Macron juga bilang kalau dia bakalan bertanggung jawab sama kekeselan dan ketidaksepakatannya masyarakat Perancis, yang bikin banyak warga jadi mendukung sayap kanan, aka kelompoknya Le Pen.
 
Le Pen sendiri gimana?
The game is not quite over,” katanya. Bu Le Pen yang udah kalah tiga kali ini juga bilangnya gerakan sayap kanan tuh emang never performed so well kalau di Pilpres, makanya dia bilang hasil Pilpres kali ini tuh bersejarah banget dan bakalan jadi modal yang oke banget buat partai politiknya, National Rally, di pemilihan anggota parlemen Juni besok karena posisinya lagi oke banget nih dari hasil pilpres.
 
I see. Anything else I should know?
Btw dalam pilpres Perancis di putaran kedua ini, banyak juga yang ikutan golput, gengs. Kementerian Dalam Negeri sana mencatat angka golputnya sebanyak 28%, dan jadi yang tertinggi dalam 50 tahun terakhir. Kenapa bisa banyak yang golput, media sana banyak yang bilang kalau masyarakat sana mending golput daripada harus milih Le Pen, tapi udah gerah juga sama Macron. So yes, it’s basically the lesser of two evils. Memilih mana yang lebih ‘mendingan’ gitu yekan.

Here comes to you: Another Mudik 101

What’s new?
Aturan ganjil genap yang bakal diterapkan tiga hari dalam mengantisipasi arus mudik 2022. Nah adapun kebijakan ini udah dimulai dari kemarin, hari ini, sampai besok, dan berlaku selama dua hari di titik-titik tertentu. Jadi kalau kamu yang mau mudik lewat jalur darat, you better read this.
 
Okay, what is it?
Jadi gini, buat menghindari kepadatan yang bakal terjadi di arus mudik Lebaran yang bakal terjadi minggu-minggu ini, Polri, barengan sama Kementerian Perhubungan dan pihak-pihak terkait menerapkan berbagai kebijakan nih, gengs. Khususnya buat kamu yang mau mudik lewat jalur darat pakai mobil pribadi. Adapun salah satu kebijakannya adalah penerapan ganjil genap.
 
I don’t live in Ibu kota. Ganjil genap tuh maksudnya piye?
Jadi, penerapan aturan ganjil genap tuh diliat dari pelat mobil yang kamu pakai buat melintas di kawasan tertentu, disesuaikan sama tanggal di hari itu, gengs. Misal nih, hari ini tanggal 26, angka genap tuh kan, nah berarti kendaraan yang bisa melintas cuma boleh yang pelat terakhirnya angka genap, 2,4,6,8, gitu-gitu. Nah, ganjil juga sama. Lusa tanggal 27, berarti kendaraan yang boleh melintas cuman yang pelat terakhirnya angka ganjil, 1,3,5,7, dst.
 
Di mana aja emang berlakunya?
OK. Take note. Jadi aturan ini berlaku di Tol Cikampek KM 47, sampai ke Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, guys. Disampaikan oleh Kabag OPS Korlantas Polri Kombes Edy Djunaedi, aturan ganjil genap ini dilakukan di area di waktu yang juga udah ditentukan. Hari ini, tanggal 26, bakalan ada ganjil genap mulai dari Tol Cikampek KM 47 sampai ke Gerbang Tol Palimanan KM 188 dari jam 11 sampai 1 siang. Terus buat besok tanggal 27, mulai jam 10 pagi sampai 5 sore, ada ganjil genap dari Cikampek sampai ke Gerbang Tol Kalikangkung KM 144.
 
Thank you for the information…
You’re welcome. Adapun Pak Edy juga bilang selain aturan ganjil genap, ada juga rekayasa lalu lintas lain yang bakal diterapkan kalau masih juga ada kepadatan. Kayak contraflow aka lawan arus dari arus lalu lintas normal, sama one way aka jalan satu arah. Rekayasa lalu lintas ini sendiri udah di-approve sama Kementerian Perhubungan, gengs.  Dan udah mulai disosialisasikan ke masyarakat lewat media sosial dan dynamic message sign aka DMS.
 
Semoga lancar deh yha…
Amen. Oya,  jangan coba-coba buat bandel alias nggak menaati peraturan ini, guys. Karena kalau kamu masih bandel, bakalan langsung di-stop sama petugas yang jaga di sana dan langsung diarahin buat puter balik ke Jakarta. Terus, ngomong-ngomong soal penjagaan, di Jawa Barat sendiri pihak kepolisian udah menyiapkan 239 pos jaga dan 74 pos pelayanan buat make sure pelaksanaan mudik dan arus lalu lintas berjalan lancar.
 
Got it. Anything else I should know?
Btw siapa yang udah nggak sabar mau mudik cungggg??!! Iya yah, udah dua tahun nggak mudik, nggak kumpul sama keluarga, pasti mixed feelings banget tahun ini akhirnya bisa balik lagi kumpul bareng keluarga pas lebaran. Pokoknya buat kamu yang mau Mudik, hati-hati di jalan, ya. Enjoy the moment dan tetap taat prokes. Biar nggak ada lagi gelombang-gelombang Covid-19 setelah Lebaran kayak yang pernah dibilang Presiden Jokowi tempo hari.

When there’s just another sad story about our nature…

Three Sumatran tigers just got killed 🙁

Iya guys, kenapa ga abis-abis ya, kisah soal kematian hewan dilindungi ini gara-gara ulah manusia. Kali ini, berita duka datang dari Provinsi Aceh, di mana aparat setempat baru aja menemukan tiga ekor harimau Sumatera yang tewas karena terkena jerat yang dipasang oleh manusia. Mayat ketiganya ditemukan di salah satu area perkebunan punyanya PT Aloer Timur, Desa Dri Mulya, Kabupaten Peunaron, Aceh Timur. Yang bikin miris, dua dari tiga harimau itu ditemukan berdempatan dan berjenis kelamin jantan dan betina. Lalu satu ekor lagi ditemukan di lokasi yang ga jauh dari mayat sebelumnya, dan karena kena jerat juga. Menurut tim Forum Konservasi Lauser (FKL) Hendra, hewan-hewan malang itu meninggal karena terjerat kawat yang dipasang untuk menjerat babi. Selanjutnya, pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan terkait temuan ini, dan bakal dicari tahu juga apakah ada unsur kesengajaan atau nggak dalam pemasangan jebakan ini. Kalau ternyata ketahuan itu sengaja ulah manusia, BKSDA Aceh bakalan usut tuntas tas tas sampai ke akarnya siapa yang udah pasang jerat ke harimau-harimau itu. Bakal dipastikan juga kalau itu pelaku bakalan dapat hukuman yang setimpal sesuai hukum dan Undang-Undang yang berlaku.
 
Nah guys, secara udah musim mudik nih, terus kalo kebetulan kamu mudik ke Sumatera, plz plz plz kasih tahu keluargamu bahwa harimau Sumatera itu udah critically endangered, dan tersisa kurang dari 600 ekor di alam liar. Menurut IUCN, setidaknya ada 50 harimau Sumatera yang dibunuh di Indonesia setiap tahun antara tahun 1998 dan 2002, dan kalo aksi perburuan kayak gini ga segera dihentikan, maka populasi mereka juga bakal segera punah. Sedih banget kan guys 🙁

Pekerjaan kami akan lebih ringan.

Gitu guys kata Kabagops Korlantas Polri, Kombes Eddy Djunaedi yang meminta supaya masyarakat plz aja mudik duluan, aka lebih awal sebelum puncak arus mudik yang diprediksi berlangsung pada 28 April sampai 1 Mei mendatang. Kata Pak Eddy, pergerakan masyarakat lebih awal bakal mengurangi potensi kemacetan di berbagai jalur mudik, dan hal ini bakal meringankan kerja-kerja kepolisian.

Somebody, please tell our boss

Announcement


Thanks to Nanda for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Your smile is the window to the world, so… take care of your teeth.