Friday Pause: Summer sunshine I miss you ☀️☀️

62

Good morning!

Hello again, Friday! We’re finally here, right? Now, hang in there because we’re just a few hours away from sleeping late after sahur or just binge watching some shows on your couch. Whatever your plan for the weekend is, don’t forget to start it right. With our podcast here, and our fun things down there. Go!

For the love of Meme: Uhmm not today. Just not today. 


When your first stop on everything is….

Google.

Yes honey, we’re talking about you yang pusing kepala dikit, langsung tanya ke Google “Pusing gejala dari apa?” We’re also talking about you yang kalau batuk dikit, langsung Google “Penyebab batuk apa?”. Pokoknya kalo sakit tuh, Google dulu deh sebelum yang lain. Yep, beneran ini guys, karena ada surveinya lho, di mana 90% masyarakat tuh Googling dulu kalau ada rasa sakit sebelum beneran visit ke dokter. Kamu pasti salah satunya. Iya kan? Ya kan?
Tapi nih guys, kalau kamu Google your symptomsfirst step yang harus kamu lakukan adalah hati-hati dan teliti. Bukan apa-apa, tapi ya bisa jadi self-diagnosis kamu tuh salah banget. Belakangan ini, komunitas kedokteran juga memperkenalkan istilah “cyberchondria”, yaitu perasaan ketakutan dan panik yang berlebihan atas suatu penyakit karena kebanyakan meng-Google gejalanya di internat. Hayooo kamu kayak gitu juga gaa? Nah ini juga nih kondisi yang sering dihadapi para dokter, di mana mereka jadi harus meluruskan informasi dari Google yang bisa jadi menyesatkan sebenernya. Tapi yhaa kalo emang kamu harus banget banget banget nih, to Google your symptoms, sambil nunggu janjian sama dokter, yaudah gpp *Pssst… don’t tell your doctor friends!* tapi tetep harus hati-hati, dan ini nih, ikutin tips cara pake dr. Google yang bener. Leggooo…
  • Pastiin website reference-nya legitTrust us, bikin website tuh gampang banget, gengs. Orang bisa dengan mudah bikin website, masukin konten mengenai informasi kesehatan yang belum tentu kebenarannya, dan kamu buka terus ikutin. Apalagi ini menyangkut isu kesehatan kan, yang mana itu vital banget. Nah untuk menghindari hal itu, coba cari website yang emang beneran trustworthy. Kayak misalnya website-nya Kemenkes, WHO, Harvard Medical Journal, atau situs-situsnya rumah sakit atau kampus yang kredibilitasnya bisa kamu pegang dan percaya. Iya, jangan asal ngambil informasi dari website yang ga jelas, apalagi yang bentuknya blog. Dah, buru-buru tutup aja.
  • Cari juga studi kasusnya. Setelah kamu dapat informasi dari websites yang trustworthy, kamu juga bisa nambahin referensi dari berbagai studi kasus yang udah dilakukan dan available di Google Scholar. Atau bisa juga dari berbagai liputan yang udah dilakukan di media-media besar di Indonesia dan luar negeri, karena most likely, mereka udah crosscheck secara menyeluruh terkait isu kesehatan itu dan pastinya bisa kamu percaya. Terus, kamu juga bisa cari informasinya dari jurnal-jurnal kedokteran aja yang banyak beredar di internet, tapi pastikan juga jurnalnya legit. Misalnya, peer-reviewed apa engga, terus sample size untuk penelitiannya berapa? Terus mereka transparan ga soal data-data penelitiannya? Gitu-gitu… Jadi again, jangan ambil kesimpulan dari opini satu orang-satu orang, apalagi yang ngga scientific, guys.
  • Save website yang udah kamu baca. Ini penting banget buat kamu biar nggak kehilangan jejak dari websites yang udah kamu baca itu. Biar nanti waktu kamu visit ke dokter, kamu bisa diskusi sama dia, “Aku baca di website A tuh katanya gini, dok.” Tunjukin aja ke dokternya artikel atau jurnal yang udah kamu baca, biar proses diskusi sama dokternya juga bisa lebih komprehensif dan menyeluruh.
  • Visit ke dokter langsung. Nih yah, kalau kamu udah panic attack duluan waktu baca-baca artikel atau jurnal di Google, udah stop right there. Segera visit ke dokter. Mereka yang bisa jawab segala pertanyaan kamu dan menenangkan segala kerisauan dan kegundahan kamu. Terus, kalau kamu coba baca-baca dari artikel Google, pasti di akhir tulisannya mereka bakalan bilang, “Coba kunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan.” Jadi, yaudah plz ke dokter aja bun. In that sense, artikel dan jurnal yang ada di Google tuh cuma pengantarnya aja, karena at the end of the day, kamu tetap butuh dokter.

Guys, please please pleaseeeeee use Google very wisely. And never EVER self-diagnose. Sip?



Say goodbye to your weekend plan because we got… weekend recs!


Yep, if this weekend is one of those weekends where you just wanna stay at home and make no plan, you’re in the right email. Because we got you so many fun recommendations! Yep, it’s down there…
 
But before…
Rekomendasikan hal-hal yang seru menurut kamu (Bisa buku, podcast, video YouTube, apa pun itu, dengan cara mengisi form ini). Nanti, rekomendasimu bakal kita share di weekly tips aka below and let other people know how cool you are! Remember, sharing is caring!
  • Our podcast! Hari ini kita ngebahas soal Pak Jokowi yang bete sama isu tiga periode, A-Z Sri Lanka yang lagi menghadapi krisis ekonomi, dan Elon Musk yang baru aja jadi bos Twitter. Leggo!
  • Some recommendation from me is to watch “Forrest Gump” ada di Netflix. Film nya bagus banget and one of my fav and best movie I’ve ever watched… sama engga bisa tenang liat kegantengan Tom Hanks. Sama jangan lupa for listen Rex Orange County new album called ‘WHO CARES?‘ Ada banyak lagu, my fav is KEEP IT UP, AMAZING, and MAKING TIME (From fe).
  • I will recommend a movie that won The Oscars as Best Picture called CODA aka Child of Deaf Adults. Film ini menceritakan seorang anak perempuan yang lahir dari pasangan tuna rungu. Sebagai satu-satunya anggota keluarga yang bisa mendengar, dia bekerja membantu keluarganya menerjemahkan dengan bahasa isyarat yang menjalani bisnis di bidang perikanan. Dia punya mimpi jadi seorang penyanyi dan direkomendasikan oleh gurunya untuk kuliah di Berklee. Apakah dia berhasil meraih mimpinya atau dia harus bekerja sebagai tulang punggung mengurus bisnis keluarga selamanya? Streaming now on Apple TV! (@ranaindahp)
  • Gue mau rekomendasiin lagu yang cocok banget dijadiin pembuka dan penutup hari-hari kalian: The One by Kodaline. Terlepas you have (the one) or not, dengerin lagu ini tu bikin beban-beban pikiran jadi hilang dan peaceful banget! Feel-nya tu kayak dipuk-pukin sambil disemangatin, “It’s okay, I’m here.” For a better experience, dengerin pake headset, volume kerasin, tutup mata. Selamat mencoba! – Stella
  • Please for the love of God please, please, please, go watch The Watcher on YouTube, deh! apalagi buat kalian yang familiar dengan chaotic duo eks Buzzfeed Unsolved/Supernatural, Shane & Ryan, guess what, The Watcher is their own company so they are even more chaotic here! Bukan cuma menghibur, tapi banyak banget konten mereka yang educational (shout out to Mr. Professor @ The Puppet History), terus jokes-nya juga beneran lucu dan ga red flags samsek. Ini channel juga serba ada deh, mau horor, kuliner, history, ampe ngeranking The Hottest Disney Characters juga ada mereka mah. Cek ya, sumpah, viralin kalau perlu! (Anonymous)
  • Mau rekomendasiin lagu R.I.P, Love punya Faouzia. This song just released 30 March. Lagunya pas buat didengerin sambil nunggu waktu buka puasa nih. Vibes arabic bagian reff nya nagih di telinga. Liriknya juga ga kalah ciamik deh. So go listen it guyss! (Anonymous)
  • Aku mau rekomendasiin buku The Joy of Missing Out karya Tanya Dalton. Dari buku ini aku belajar buat ngebedain “produktif” sama “sibuk.” Kalau kalian seorang people-pleaser, yes-man, menderita saviour complex dan sering ngerasa nggak punya waktu buat istirahat, kalian harus banget baca ini sih.
  • Hai haii kamu bisa deh baca buku terbarunya Matt Haig yaitu The Comfort Book. Buku yang bagus untuk kamu yang sering anxious, depresi atau butuh me-time sambil baca buku. This is a self-development book. Very recommended! (Anonymous)
  • Aku mau kasih rekomendasi lagu ciptaan Sunwoo di Soundcloud judulnya Berry. Buat yang suka RnB kayanya bisa langsung jatuh hati di detik kelima. Lagunya tentang naksir cewe berasa digombalin Sunwoo
  • Yuk guys, jangan lupa kasih rekomendasimu ya! Caranya gampang, klik aja di sini!

Quote of the day
 
“We just need to be kinder to ourselves. If we treated ourselves the way we treated our best friend, can you imagine how much better off we would be?”
 
-Meghan Markle

Thank you note


Thanks to Amalia, Stella, & Niken for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here. Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kami kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)