Erupsi Gunung Anak Krakatau Berstatus Level 3 & Berpotensi Tsunami

29

What’s getting more concerning?

Gunung Anak Krakatau.
Iya guys, be careful. Hari Minggu kemarin, Gunung Anak Krakatau yang ada di Selat Sunda tuh baru aja mengalami erupsi. Seiring berjalannya waktu, statusnya juga udah berubah dari yang sebelumnya level 2, udah jadi level 3 dan ada potensi tsunami.
 
Hold on. Tell me everything
Sure. Jadi buat kesekian kalinya, di hari Minggu pukul 2 pagi, Gunung Anak Krakatau tuh mengalami erupsi guys, yang mana berdasarkan data visual dan instrumental potensi bahaya yang dikeluarkan BMKG, gunung berapi tersebut mengeluarkan material lava pijar di radius 2 KM dari pusat erupsinya. Dari data itu, BMKG menyebut bahwa ada kemungkinan erupsinya bisa lebih parah. Lalu di hari yang sama, BMKG menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari yang sebelumnya level 2 jadi level 3 karena aktivitas gunungnya meningkat tajam.
 
Tajam gimana?
Ada letupan-letupan dan aktivitas terus gitu guys gunungnya. Well, BMKG sama Badan Geologi tuh kan emang udah memantau aktivitas dari gunung anak Krakatau selama sebulanan terakhir ini. Nah dari pantauan mereka, tercatat udah ada 21 kali gempa letusan, 155 kali gempa hembusan, dan beberapa gempa-gempa lain mulai dari gempa vulkanik dangkal sampai ke yang dalam. Terus, abu vulkanik hitam juga banyak keluar dan bergerak ke wilayah Pandeglang, Jawa Barat. Bahkan, saking parahnya aktivitas Anak Krakatau ini, tsunami bisa banget kejadian, guys.
 
OMG…
Yep. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Dalam keterangannya, Bu Rita bilang bahwa potensi gelombang tinggi tuh ada banget karena aktivitas gunung ini yang makin aktif, apalagi di malam hari. Karenanya, Bu Rita meminta masyarakat untuk terus waspada. Lebih lanjut, Bu Rita juga menyebut bahwa BMKG bersama lembaga terkait bakalan terus memantau aktivitas gunungnya dan perkembangan air laut di Selat Sunda.
 
Noted bu. Any newest updates?
Masih dari keterangan Bu Rita, sampai sekarang status anak gunung Krakatau ini masih siaga, guys, jadi masyarakat sekitar belum sampai di tahap evakuasiHowever, seiring dengan perkembangan aktivitas gunung yang masih naik turun, maka warga tetap diminta untuk waspada dan mempersiapkan evakuasi untuk menghadapi kemungkinan terburuk dari kondisi tersebut. So far, warga juga udah diimbau buat nggak dekat-dekat dulu ke area gunung.
 
I see. Anything else?
Anyways, Pelabuhan Merak, di mana lagi padat-padatnya sama orang yang mau Mudik dan posisinya nggak jauh dari Gunung Anak Krakatau sampai kemarin belum menunjukkan adanya gangguan yang disebabkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau ini. Pihak dari Kementerian Perhubungan yang visit langsung ke sana bilangnya Kemenhub bakalan terus koordinasi sama BMKG dan Badan Geologi buat langkah antisipasi lah, jangan sampai ada gangguan mudik. Makanya, jangan panik guys. Jangan mudah kemakan hoax juga. Pastiin informasi yang kamu dapat adalah informasi resmi yang dikeluarkan sama BMKG atau berita yang legit (kayak kita, uhuk).
 
Take care kalian yang mau mudik.