Rusia – Ukraina Updates 21 Maret 2022

52

When everybody’s eyes are on China…

On Russia-Ukraine.
Iya ni guys, kamu pasti udah tahu kan at this point bahwa dunia lagi fokus banget sama invasi Rusia ke Ukraina yang udah jalan selama dua minggu. Kamu juga tentu udah tahu, bahwa alasan invasi-nya Putin ini, in a nutshell adalah karena dia gedeg sama “the west”, aka NATO, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan para sekutunya. Pokoknya dia musuhan deh sama semuanya.
 
Ga punya temen banget ni Rusia?
Engga juga. Nah ini yang kita mau bahas nih. Karena sejauh ini kamu juga pasti udah ngeh bahwa geng-gengan negara-negara ni masih ada guys. Kalo “The West” diisi oleh negara-negara Barat tadi, nah Rusia sendiri bestie-annya sama China. Yep, selain faktor historis, sebenernya China juga punya baaaanyak persaingan sama the west, terutama Amerika Serikat. Terus Februari lalu, Putin bilang bahwa persahabatannya sama Xi itu “no limit”. Dan keduanya juga sepakat menolak perluasan NATO di Barat.
 
OK terus….
Nah terus, secara sekarang Rusia lagi kenceng-kencengnya nyerang Ukraina, tentunya banyak negara mengecam Rusia dong. Sampe diboikot dan disanksi ekonomi yang macem-macem deh, Rusia sama negara-negara Barat. However, so far China masih…diem-diem aja. Yep, di saat negara-negara lain udah mengutuk serangan Rusia, China so far masih belum menyampaikan kecamannya guysInstead, China menegaskan bahwa emang kedaulatan negara itu penting dan Rusia punya alesan legit terkait keamanan wilayahnya yang harusnya justru concern itu di-address sama barat.
 
Berarti dukung ni?
Ya ngga juga, karena sikapnya dinilai banyak pengamat politik rada gajels guys. Dukung engga, namun mengecam juga engga, dan hal kayak gini tentunya bikin pusing negara-negara Barat tadi. Iya, kamu aja kalo dikasih mixed signals sama gebetan pusing, apalagi ini…
 
Iya terus gimana?
Nah makanya nih Jumat kemarin, Presiden Amerika Serikat Joe Biden nelepon Presiden China Xi Jinping. Teleponannya itu lama guys, sampe sekitar dua jam-an, dan dalam percakapannya itu, Biden bilang bahwa kalo sampai China kasih bantuan militer atau bantuan apa pun ke Rusia, bakalan ada konsekuensinya, tapi nggak dijelaskan juga secara detail konsekuensinya apaan.
 
Emang Rusia minta bantuan ke China?
Yep, jadi sejak beberapa hari lalu, emang beredar informasi dari kelompok intelejen Amerika Serikat bahwa Putin meminta bantuan pada presiden Xi. Mintanya sih bantuan militer dan ekonomi juga, secara Rusia lagi diboikot abis-abisan yang bikin kondisi ekonominya turun banget. Nah makanya untuk menghindari China yang bantuin Rusia, Presiden Biden udah lebih dulu ngancem Xi untuk jangan bantu-bantu Putin, gitu.
 
Terus, sekarang posisi China gimana dong?
Well, disampaikan oleh Menlu-nya China, Wang Yi, China tetap bakalan ada di right side of history atas konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina ini. Dalam keterangannya, Wang Yi bilang kalau pihaknya bakal teteup bikin independent judgment dari manfaat buat China atas masalah ini. Mereka juga bakalan teteup objektif dan adil ngeliat masalah ini, dan nggak bakalan terima kalau ada yang ngomong macem-macem terhadap negara mereka. Mereka juga nggak bakal terima kalau ada  pihak eksternal yang nekan dan maksa mereka buat take side dan condong ke salah satu pihak.
 
Okay….
Masih dari keterangannya Wang Yi, doi menegaskan bahwa China enggak mau disangkutpautin dan terdampak dari sanksi-sanksi yang dikasih negara-negara barat ke Rusia. Beliau menegaskan bahwa negaranya bukan bagian dari krisis ini, jadi yha jangan nyeret-nyeret kita dong. China juga bilang mereka bakalan sekuat tenaga buat melindungi hak dan kepentingan warga mereka yang sah dan nggak mau ikut-ikutan sama security conflict-nya Eropa yang udah ada bertahun-tahun itu.
 
Now tell me the condition in Ukraine…
Sure. Jadi di hari ke-24 ini, kondisi Ukraina masih chaos, guys. Di kota-kota kayak Kharkiv, Chernihiv, Sumy, sama di Mariupol, semuanya masih dikepung sama tentara Rusia. Masih ada tembak-tembakan, masih ada gedung yang dihancur-hancurkan. Itu sebabnya Ukraina minta China buat gabung sama negara-negara Barat pendukung mereka buat bantuin. Adviser presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, bilangnya China bisa jadi elemen penting buat sistem keamanan global kalau bikin keputusan yang bener dengan ngebantu mereka.
 
OK. Anything else?
FYI guys, sejauh ini emang China belum nge-iyain permintaan dari Putin. Selain itu, banyak pihak memprediksi bahwa Presiden Xi lagi puyeng nih, secara di satu sisi bestie-nya lagi minta bantuan, di sisi lain, dia juga ngga mau hubungannya sama negara-negara Barat makin panas, secara AS dan Uni Eropa merupakan partner dagang yang penting banget buat China. Hm….