Perubahan Iklim Semakin Mengkhawatirkan

59

When you wish you could turn back the time…

On climate change.
Haduuuh kondisi perubahan iklim ini makin mengkhawatirkan deh guys. Secara baru aja kemarin nih, hasil penelitian yang dilakukan oleh ratusan peneliti dari seluruh dunia menemukan bahwa kalo ngga ada perubahan drastis dalam cara kita menghadapi krisis iklim, maka bakal ada miliaran orang dan spesies yang terpengaruh dan udah ngga bisa beradaptasi lagi dengan kondisi yang ada.
 
Hah maksudnya gimana?
Jadi dalam penelitian yang didukung oleh PBB itu, ditemukan bahwa climate crisis yang terjadi sekarang ternyata berkembang lebih pesat dan lebih cepat dan lebih mengkhawatirkan dari prediksi para peneliti sebelumnya sekitar 20 tahun lalu. Terus, key message dari penelitian tersebut adalah: Jangan sampe pemanasan global meningkat sampe melebihi 1,5 derajat Celsius, otherwise, kelar kita.
 
What?
Iya, jadi dalam penelitiannya itu disebutkan bahwa kalo lebih dikit aja, maka kerusakan alam yang terjadi bakal parah banget, dan gabisa diperbaiki lagi. Adapun salah satu kerusakan yang akan terjadi adalah kerusakan bawah laut, di mana habitat ikan-ikan di sana bakal rusak, terumbu karang hancur, dan airnya bakal terlalu hangat buat kehidupan beberapa jenis organisme. Terus nih ya, misalnya naiknya 2 derajat Celsius aja, maka bakal ada 18% spesies bumi yang beresiko tinggi mengalami kepunahan, dan kalo nyampe 4 derajat Celsius, maka jumlahnya naik jadi 50%.
 
🙁
Kedua, kita juga bakal mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan kerusakan yang parah ini. Ya kan gengs, kalo rumah kita yang rusaknya udah parah banget sampe gabisa dibenerin lagi, ya tinggal beli rumah baru. Tapi kalo bumi, mo pindah ke mana kita?
 
Maksud adaptasinya tuh gimana sih?
Well, contohnya ya, dengan terjadinya kenaikan permukaan laut, maka kita jadi harus bikin tanggul, naikin permukaan rumah, sampe masang tembok air. Tentu selain rempong, ini juga bukan solusi jangka panjang. Terus juga seiring dengan makin naiknya temperatur bumi, opsi-opsi adaptasi tadi juga makin berkurang dan terbatas sampe bingung ni gimana benerinnya? Dan back to poin pertama tadi, “Some changes may irreversible.” 🙁
 
Terus-terus…
Nah terus key point ketiga adalah… diprediksi bakal ada sekitar 3 miliar orang di seluruh dunia yang mengalami kesulitan air. Yep, kalo sampe suhu di bumi naik sebesar 2 derajat, maka bakal ada miliaran orang yang memiliki kesulitan atas akses air bersih. Hal ini paling parah terjadi di Timur Tengah, walaupun ga menutup kemungkinan bakal segera menyebar juga ke benua Amerika dan Asia. Terus guys, kalo udah kekurangan air, maka efeknya ga cuma ke air minum kamu aja, tapi juga ke sektor pertanian, peternakan, dll.
 
Sedih banget…
Well finally, kamu juga harus tahu guys bahwa orang-orang yang paling ter-efek oleh global warming ini sebenernya adalah orang-orang yang paling kecil tanggung jawabnya, aka masyarakat miskin. Iya kan guys, warga miskin itu ngga menghasilkan emisi yang besar kayak orang-orang kaya (karena mereka gapake private jets, misalnya), tapi mereka bakal jadi yang pertama mengalami kekurangan air, bencana alam, banjir, dll. Hal ini juga mengerikan banget, karena tentunya bakal memperlebar jurang ketidaksetaraan antara si kaya dan si miskin.
 
Hiks.. I feel like my future is bleak…
Nah tenang guys. Masih ada harapan. Kata report itu, solusinya ga lain ga bukan adalah mengurangi efek gas rumah kaca. Yep, supaya suhu bumi ga makin panas dan bisa stay di bawah 1,5 derajat Celsius. Caranya, ya butuh komitmen tinggi dari pemerintah masing-masing negara supaya tujuan ini bisa tercapai.
 
OK. Did anyone say anything?
Well, Sekjen PBB António Guterres menyebut laporannya sebagai “sebuah atlas atas penderitaan manusia dan bentuk kegagalan dari kepemimpinan atas lingkungan.” Beliau juga ngingetin, “Menunda-nunda berarti kematian, dan ini faktanya udah clear banget. Kalo pemerintah ngga melakukan apa-apa, maka mereka udah melakukan tindakan kriminal,” gitu katanya.