Eksekusi Massal di Saudi Arabia

139

When we’re gonna talk about Saudi Arabia but not about the Hajj…

Terus soal apa dong?
Soal eksekusi massal yang dilakukan oleh Saudi Arabia hari Sabtu minggu lalu. Eksekusi ini mengejutkan banyak pihak karena jumlah orang yang dieksekusinya banyak banget, yakni mencapai 81 orang. Ini juga disebut sebagai ‘the largest mass execution of Saudi Arabia in modern history’.

Background pls.
Ok. Jadi emang sebagai negara konservatif, hukuman mati atau eksekusi ini masih jamak di lakukan di Saudi Arabia. Nah Sabtu lalu, negara gurun ini baru aja mengeksekusi mati 81 orang guys. Angka ini bahkan melebihi eksekusi massal terbesar sebelumnya yang dilakukan pada tahun 1980 dengan jumlah korban 63 orang. Adapun eksekusinya ngga dibilangin berlokasi di mana, namun dalam pengumumannya di tv minggu lalu, media pemerintah bilang bahwa para terdakwa ini udah mengikuti langkah setan, makanya dieksekusi.
 
Whaaat? Emang mereka pada ngapain si?
Well, ada beberapa alasan sih kenapa para terpidana ini bisa dihukum sampe dieksekusi mati. Jadi kalau dalam hukum yang berlaku di sana, pelaku pembunuhan maka hukumannya dibunuh juga. Jadi mereka yang dieksekusi Sabtu kemarin itu ada pelaku pembunuhan pada warga Saudi baik perempuan, laki-laki maupun anak-anak, terus ada juga orang-orang yang termasuk kelompok teroris Al-Qaeda, ISIS, hingga pendukung kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Terus, secara spesifik yang dieksekusi itu ada 73 orang Saudi, 7 orang Yaman, dan 1 orang Suriah. Totalnya 81.
 
I see. Did anyone say anything?
Yep, tentunya banyak pihak yang mengecam eksekusi massal ini, salah satunya datang dari European Saudi Organization for Human Rights. Menurut direkturnya, Ali Adubisi, eksekusi ini bener-bener melanggar HAM karena ke-81 orang itu udah disiksa dulu sebelumnya. Terus, pengadilannya juga dilakukan rahasia banget, yang abis itu ditarik kesimpulan kalau eksekusi ini  adalah bentuk kebalikannya dari justice aka keadilan.
 
Terus siapa lagi yang komen?
Komisioner PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet juga mengecam aksi ini, dan meminta supaya Saudi Arabia udah please stop dulu deh hukuman mati kayak gini, karena ngga sejalan dengan prinsip HAM dan harkat martabat manusia. Terus Bu Michelle juga bilang bahwa di antara yang dieksekusi mati itu, 41 di antaranya adalah Muslim Syiah yang merupakan kelompok minoritas di Saudi Arabia, dan sebelumnya pernah melakukan aksi protes terhadap pemerintah. Selain itu, ada warga Yaman yang ga sejalan dengan kebijakan Saudi di negaranya, dan satu orang warga Suriah. Menurut Bu Michelle, orang-orang ini tidak mendapatkan proses peradilan yang adil dan ngga melakukan aksi kriminal yang serius banget gitu, menurut hukum internasional. Karenanya plz Arab Saudi jangan eksekusi-eksekusian dulu.
 
I see. Anything else I should know?
Kejadian ini tentunya bikin shock warga internasional guys, karena bisa dibilang kita kecele lah. Secara kan belakangan ini Putra Mahkota Mohammed bin Salman melakukan banyak modernisasi di negaranya, kayak cewek udah boleh nyetir, boleh keluar sendiri, hingga dibukanya bioskop buat hiburan warga. Terus selama pandemi kemarin, angka eksekusi mati di sana juga hampir ga ada, makanya kirain udah beneran jadi modern gitu lo guys, ternyata masih aja ni eksekusi-eksekusian. About that, Prince Salman emang sempat bilang kalau ada satu tindak kejahatan yang harus dihukum mati dan itu dasar aturannya udah jelas, yaitu Al-Quran yang otomatis nggak bisa kita langgar. Tindak kejahatan itu berupa pembunuhan, atau ancaman pembuhan.