Rayan Jatuh ke Sumur 32 M Selama 5 Hari Dinyatakan Meninggal

82

Now, let’s speed you up on: Rayan Oram

Rayan Oram who?
Jadi over the weekend kemarin, Maroko baru aja dibuat sedih dengan tragedi terjebaknya anak berusia lima tahun, namanya Rayan Oram yang jatuh ke sebuah sumur sedalam 32 meter. Karena sumurnya yang sempit, Rayan terjebak di situ hingga enggak bisa keluar selama 5 hari dan kemarin, dia akhirnya dinyatakan meninggal dunia :(.
 
How did that happen?
Ok. Jadi gini ceritanya guys. Selasa minggu lalu, di kota kecil di Maroko utara, ada bapak-bapak yang lagi perbaikin sumur. Nah si bapak ini bawa anaknya, Rayan Oram ini. Kejadiannya waktu si bapak lagi fokus kerja dan nggak merhatiin Rayan, tiba-tiba situasinya sepi diem gitu hening. Kalau ada anak kecil main kan situasinya pasti heboh yah, nah ini hening bapaknya heran dong ke mana ini anak. Dicari-cari barulah si bapak bareng ibunya dan keluarga lain notice kalau Rayan emang jatuh di sumur sempit sedalam 32 meter itu, gengs.
 
Noooo….
Dari situ mereka langsung cari bala bantuan professional. Tim rescue akhirnya datang dan berusaha mengeluarkan Rayan dari sumur itu dengan cara ngegali tanahnya secara horisontal. Dari pantauan kamera yang diturunkan ke sumur di hari Kamis, Rayan masih hidup dan nafas. Walaupun ada dugaan cedera kepala dan cedera tulang belakang, plus beberapa bagian tubuhnya juga ada yang patah.
 
Tell me more about the evacuation process….
Sure. setelah tahu keberadaan pastinya Rayan ada di mana di sumur itu dan mastiin bahwa dia emang masih hidup, tim rescue setempat yang diketuai oleh Abdelhadi Temrani ini lalu nurunin masker oksigen, makanan, dan air minum ke dalam sumur biar Rayan survive. Mereka juga bawa buldozer buat ngegali tanah bukit di samping sumur itu dan bikin jalan sejajar sama posisinya Rayan supaya posisinya memungkinkan untuk mengeluarkan tubuh Rayan nantinya. Namun memang medannya berat guys, di mana dalam proses evakuasi ini ada kendala karena ada batu besar dan keras yang butuh waktu lima jam sendiri buat diberesin, ditambah mereka harus hati-hati ngegali tanahnya jangan sampai malah jadi longsor.
 
Pls tell me they succeeded in rescuing him…
Yes they did…. manage to recover his body from the well. Tubuhnya langsung dievakuasi dan dibawa pake helikopter ke rumah sakit terdekat, namun ga lama kemudian, pihak Istana Kerajaan Maroko mengumumkan bahwa Rayan sudah meninggal. It is unclear apakah Rayan meninggalnya pas masih di dalam sumur atau pas udah keluar, namun yang pasti, info ini menyedihkan banget buat keluarga dan masyarakat yang ngikutin perkembangan kejadiannya selama berhari-hari.
 
I bet they are… 🙁
Yes, terus guys, saking sempitnya lubang tempat Rayan terperangkap, ga diketahui juga, apakah selama lima hari itu Rayan berhasil mengkonsumsi makanan dan minuman yang dikirimkan tim rescue. Yang pasti, dari tangkapan kamera yang diturunkan ke lubang tersebut beberapa hari sebelumnya, Rayan terlihat ketakutan sambil menutupi muka dengan tangannya yang berdarah 🙁
 
Hiks :((
Dalam keterangan dari kerajaan, kematian Rayan disebut sebagai ‘tragic accident’. Raja Mohammed VI juga udah manggil kedua orang tua Rayan dan menyampaikan secara langsung rasa duka dan belasungkawanya. Ucapan duka juga datang dari Presiden Perancis, Emmanuel Macron yang bikin status di Facebook-nya. “We share the pain”, buat keluarga Rayan dan seluruh warga Maroko.
 
Got it. Anything else?
Btw kejadian ini tuh bikin deja vu akan kejadian yang sama terjadi di Januari 2019 lalu, di Spanyol, ada juga bocah laki-laki usia dua tahun bernama Julen Rosello yang jatuh ke sebuah lobang bor sedalam 100 meter. Julen tidak berhasil diselamatkan dan jasadnya baru bisa dievakuasi 13 hari kemudian. Atas tragedi ini, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan bahwa seluruh Spanyol berduka buat kematian Julen dan mengapresiasi tim rescue yang bekerja buat mengeluarkan Julen dari lubang itu.