Produsen Tempe Tahu Mogok Produksi & Jualan

110

When you looove tempe and tahu so much…

Here’s a not so good news for you.
 
Kemungkinannya ni guys, dalam beberapa hari ke depan, kedua makanan kesukaan kita semua itu bakal menghilang dulu dari pasaran. Hal ini karena banyak produsen tempe tahu yang memutuskan untuk mogok produksi dan jualan, sebagai bentuk protes atas kenaikan harga kedelai yang merupakan bahan baku dari tempe tahu. Menurut Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu (Gakoptindo) Aip Syarifuddin kemarin, mogok produksi ini akan berlangsung pada 21-23 Februari mendatang. Adapun kenaikan harga kedelai yang terjadi adalah dari Rp9 ribu jadi Rp11 ribu per kg pada Desember 2021 dan Januari 2022. Meski udah berlangsung sejak Desember, para pengrajin tahu ini baru dapet keterangan dari pemerintah, yaitu Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Pak Oke Nurwan pada minggu lalu. Jadi intinya guys, harga kedelai ini emang naik karena emang kedelai kita impor, dan harga kedelai internasional lagi melambung banget. Namun karena udah terjadi dari Desember, produsen udah banyak yang kolaps, makanya sebagai bentuk solidaritas, para pengrajin tempe tahu ini bakal berhenti produksi dulu. Adapun sejauh ini, daerah yang udah confirm bakal melaksanakan mogok produksi dan dagang tahu-tempe adalah DKI Jakarta, Jabodetabek, dan sebagian dari Jawa Barat serta Jawa Tengah. Terkait rencana mogok ini, Pak Aip juga minta maaf ni sama kita-kita warga +62 kalo pada waktu yang udah disebutkan tadi, tempe tahu beneran raib dari pasaran.
 
Now singing: What about ussss???