Pemerintah Denmark Resmi Mencabut Semua Pembatasan Covid-19

64

Who’s saying “Adios, Covid”?

Who?
Denmark.
 
Kenapa gitu?
Karena kemarin, pemerintah Denmark udah resmi mencabut semua restrictions related to COVID-19. Masker? Buka dong. Batasan pengunjung di tempat umum? Nggak ada lagi. Isolasi mandiri, even if you’re positive? Udah nggak perlu, gengs.
 
Like, SEEEMUA banget nih?
Iya, literally semua. Jadi baru aja disampaikan oleh Menteri Kesehatannya Denmark Magnus Heunicke, bahwa pemerintah Denmark udah nggak menganggap COVID-19 ini sebagai “socially critical sickness” lagi guys, aka ya udah b aja gitu. Meskipun nggak tau juga ke depannya bakalan kayak apa, tapi pihak mereka udah janji kalau segala pembatasan itu diberlakukan kalau diperlukan aja, dan bakalan dicabut lagi secepat mungkin, secepat yang mereka bisa.
 
Kok PEDE banget?
Well, jujur faktor vaksin sih guys. Jadi capaian vaksinasi di Denmark itu  udah tinggi, yaitu ada di angka 81%. Belum lagi booster yang udah diterima oleh kebanyakan warga di sana. Karena hal-hal inilah, angka perawatan di rumah sakit juga menurun drastis, hingga pemerintahnya ya pede-pede aja untuk menghentikan semua aturan pembatasan.
 
Jadi warga di sana wajib vaksin gitu ya?
Nggak juga, guys. Karena warga di sana udah aware juga sama how important vaccine is, jadi pemerintah mereka nggak perlu pakai acara mewajibkan vaksin. Kata Menkesnya, mereka bersyukur banget Denmark udah pada sadar sendiri nih buat vaksin, jadi ga perlu diwajib-wajibin segala.
 
Tapi bukannya kasus COVID-19 di Eropa masih tinggi ya?
Iya masih sih. Soren Brosterm, Dirjen Otoritas Kesehatan di sana juga bilang kasus COVID-19 di negaranya tuh emang masih tinggi, tapi ya itu tadi, kasusnya tinggi, pasien di ICU justru menurun. Perbandingannya tuh yah, saat ini hanya ada 30 orang yang dirawat di ICU due to Covid, out of 6 juta jiwa penduduk se-Denmark.
 
Jadi mereka udah bisa happy-happy dong nih?
Yhaa terep aja nggak kayak pas sebelum COVID-19 menyerang ya. Artinya warga masih perlu nih, tes dulu secara berkala, atau kalau mau ketemu orang terutama lansia dan orang yang punya kondisi bawaan. Terus, buat turis yang nggak divaksin atau yang alumni COVID-19 alias kalau pernah kena sebelumnya, mereka juga masih harus tes dulu kalau mau masuk Denmark. Meanwhile, untuk WNA yang dateng dari negara beresiko tinggi, mereka juga masih harus karantina.
 
Yeaa well, still sounds good…
Rite. FYI guys, Denmark ini jadi negara pertama di Uni Eropa yang udah mencabut Covid restrictions di negara mereka. Nah ga lama kemudian, kebijakan ini juga disusul Perancis.
 
Perancis?
Yep, Perancis juga nggak ketinggalan bergerak perlahan tapi pasti buat mencabut berbagai peraturan Covid, salah satunya adalah mereka mencabut peraturan wajib pakai masker per Selasa kemarin. Mau konser, acara olahraga, atau acara-acara lain juga udah nggak perlu mikirin maksimal kapasitas pengunjung, guys, karena udah bebassss mau berapa juga. Terus, say goodbye to WFH karena Presiden Macron sendiri yang ngomong kalau masyarakat Perancis udah nggak perlu kerja dari rumah lagi.
 
I see….
Tapi nggak kayak Denmark yang nggak mewajibkan vaksin, di sana tuh kalau mau masuk bar, restoran, dan public space yang gitu-gitu kudu nyiapin kartu vaksin dulu. Targetnya, di Februari ini mereka udah bisa keluar dari ini pandemi dan bisa proudly say, “Covid? Oh, yang endemi itu ya”. Gitu guys kira-kira.
 
Got it. Anything else?
Fyi, sebenernya Denmark ini juga lagi dikejar target nih, supaya gimana caranya pas nanti musim panas tuh masyarakat udah bisa menggelar berbagai kegiatan festival dan party. Meski begitu, tetep aja guys, Perdana Menteri Mette Frederiksen ngingetin bahwa di musim-musim abis summer, kayak fall dan winter, bisa jadi angka kasus naik lagi, dan bisa jadi juga, warga perlu suntik booster keempat kalinya. Hmmm…