Konflik Rusia & Ukraina, Herry Wirawan Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup, PM Kanada Memberlakukan UU Darurat Untuk Hentikan Aksi Demonstrasi, Korea Selatan Tuding China Melakukan Cultural Appropriation

155

Hello !

Morning, morning! It’s Wednesday, so you might wanna start the day by listening to something cool, like our podcast here. But if you insist… you can also scroll down and catch up! with everything from Russia-Ukraine tension, Herry Wirawan, to another tension in Canada. Yep, everybody really needs to listen to Taylor Swift: You need to calm down…


Now, let’s catch you up! on Ukraine-Russia crisis…

Yep, it feels like today we will talk about: Tetangga, and tetangga only.
 
Starting from Russia, yang dalam beberapa hari terakhir ini lagi panasss sama mantannya yang juga tetangganya, Ukraina.
 
Tell me everything.
OK. Jadi semua ini berawal dari tahun 1990 guys, ketika Uni Sovyet pecah. Yep, waktu itu Uni Sovyet pecah jadi 15 negara, di mana mereka berubah nama jadi Rusia, terus negara lainnya juga jadi negara yang beda-beda, salah satunya Ukraina ini yang berbatasan langsung sama Rusia.
 
OK…
Nah, yang perlu kamu tahu, Ukraina ini punya cadangan nuklir yang besar banget, di mana pas tahun 90’an, mereka merupakan pemilik cadangan nuklir terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Rusia. Hal ini diliat Rusia beresiko banget dong buat keamanan di kawasan, secara mereka deketan banget. Makanya, Rusia yang berbatasan langsung sama Ukraina pengen negara itu ga punya nuklir lagi. Fast forward setelah nego-nego dan lobi-lobi bertahun-tahun, akhirnya Ukraina mau menyerahkan semua senjata yang pernah mereka miliki itu ke Rusia, untuk dimusnahkan.
 
Terus…
Nah, dalam proses lobi-lobi itu, meet: Amerika Serikat. Si Paman Sam yang ada ajatu ke mana aja mata memandang. Nah jadi AS ini juga turut berkontribusi dalam memusnahkan senjata dari Ukraina, dan keikutsertaannya juga disambut baik-baik ajatu sama Rusia dan Ukraina. Buat Rusia, ya jadinya bagus ni, karena tujuannya sama yaitu untuk menghilangkan nuklir dari Ukraina. Buat Amerika? Haduu udah puyeng lah kebanyakan negara punya nuklir, udah Ukraina gausah punya. Sedangkan buat Ukraina ya bagus juga, secara AS kan negara gede, jadi mereka punya partner yang lebih legit kalo ada apa-apa ke depannya. So Ukraina was like: OK dealll gue serahkan nii semua senjata gue balik ke Rusia…
 
Udah, gitu doang?
Yha engga dong. Dalam penyerahannya itu, Ukraina juga punya condition. Bunyinya kira-kira: Gue serahkan ni senjata semuanya, asal kalo ada apa-apa, negara-negara yang tandatangan ini nggak akan menyerang gue, dan akan menghormati batas-batas dan kedaulatan negara. Terus kalo ada agresi militer apapun, maka negara-negara yang ttd bakal segera meminta bantuan UN Security Council untuk menolong Ukraina. Deal yhaa? deal… di-ttd deh tu perjanjiannya sama ketiga negara tadi di tahun 1994.
 
Bagus dong berarti?
Well, pernah ga guys kamu minjemin duit ke temenmu, dibilang mau diganti minggu depan, dan ternyata ngga balik duitnya? Nah sama, Ukraina juga lagi mengalami itu. Jadi as soon as Presiden Vladimir Putin menjabat di tahun 1999, kepotong bentar, terus ruling lagi sampe sekarang, doi nih punya pandangan super nasionalis guys. Dia ngeliat bahwa ya Rusia itu sebenernya kurleb adalah Uni Soviet, dan maunya semua negara-negara yang udah pecah tetap berada di bawah pengaruh Rusia in some sort, termasuk juga Ukraina. Jadi yha doi nih bawaannya pengen bawa balik Ukraina (or at least some part of it) jadi bagiannya Rusia. Gabisa move on juga ni doi orangnya.
 
Terus kenapa yang rame cuma sama Ukraina?
Nah, di sinilah kita kenalan sama: NATOThe North Atlantic Treaty Organization, atau kerja sama militer negara-negara barat kayak US dan Eropa aka negara-negara yang Putin benci banget. Nah jadi Putin ni males banget sama NATO karena dianggapnya mengancam kekuatan Rusia yang dulunya adalah salah satu superpower. Tapi tu sejak Uni Soviet runtuh tadi, NATO memperluas pengaruhnya sampe mepet-mepet Rusia, di mana negara-negara ex-Soviet kayak Lithuania, Latvia dan Estonia udah gabung NATO. Hal ini tentunya bikin kekuatan militer dari negara-negara Barat tadi makin deket dong ke Rusia, so Putin was like, “We gotta stop ’em.”
 
How?
By… yha jangan sampe Ukraina juga jadi anggota NATO. Tapi Ukraina-nya mah mau banget masuk NATO, secara ada satu perjanjian di kelompok itu yang bilang bahwa satu aja serangan ke negara NATO bakal berarti serangan ke seluruh negara. Jadi kebayang kan guys, abis trauma diserang Rusia di tahun 2014, mereka tentunya pengen gabung aja sama NATO biar lebih aman tentram hidupnya. At the same time, sikap pubilk Ukraina juga makin ke sini makin pro-Barat dan anti-Rusia.
 
Kalo dari NATO-nya sendiri?
Yhaa engga sih sejauh ini. Secara kan supaya jadi bagian NATO, negara juga harus demokrasinya bagus, menghargai HAM, gitu-gitu. Sedangkan yha Ukraina masih jauh lah. HOWEVER, Ukraina jadi negara yang menerima bantuan militer dari Amerika Serikat terbesar keempat. terus Putin juga menuding bahwa NATO banyak ngasih senjata dan pelatihan militer ke Ukraina, Jadi meskipun Presiden Biden udah bilang bahwa Ukraina ngga akan join NATO dalam waktu deket-deket ini, tapi Putin tetep memobilisasi tentaranya.
 
Ooooh itulah kenapa sekarang Ukraina lagi siap-siap perang ya?
Yes. Sampe minggu ini, diprediksi Putin udah menempatkan 130ribu personelnya di perbatasan Ukraina, dan banyak senjata, sampe personil medis. Kata Rusia, negara-negara Barat ni udah banyak ngasih bantuan militer dan senjata ke Ukraina, makanya gpp dong kalo kita bergerak demi menjaga keamanan di perbatasan. Terus, AS dan negara-negara Europe juga udah mengancam bahwa mereka bakal ngasih sanksi ekonomi kalo sampe Rusia nyerang Ukraina, tapi kalo ngeliat tentara Rusia yang bergerak terus sih, kayaknya Putin ngga bergeming guys. 
 
Now I got it.
Yep, gitu. Anw jadi sebenernya beberapa waktu lalu, Putin udah menyerukan supaya ada diskusi legal soal urusan Ukraina dan NATO ini, di mana salah satu isinya adalah Ukraina ngga akan diterima sebagai anggota NATO. Hal ini of course ditolak AS dan sekutunya, makanya Putin bete dan bersiap-siap menyerang Ukraina. Di awal minggu lalu, Joe Biden bilang bahwa Rusia udah bisa nyerang Ukraine kapan aja nih, dan no matter how much NATO bantuin militer Ukraina, kekuatan militer Rusia ini terlalu besar. Jadi mending warga AS yang ada di Ukraina buruan cabuttttt.
 
OK. So now what?
Well, the world is holding their breath. Kalo jadi, serangan Rusia ke Ukraina ini bakal jadi serangan terbesar di Eropa dalam beberapa dekade terakhir, dan ini bakal bikin Eropa jadi chaos dan riweuh banget. Secara mereka masih menghadapi COVID-19, terus kalo ada perang, most likely bakal ada jutaan pengungsi, padahal sekarang aja Europe lagi mengalami surplus refugees dari negara-negara Middle East. Belum lagi supply gas alam Uni Eropa yang masih tergantung sama Rusia dan Ukraina. Kalo perang bisa-bisa kelar listrik di Yurop guys. Nah, ketidakpastian ini juga bikin bursa saham di mana-mana anjlok dan harga minyak justru melonjak. Rumit yha.

Who’s giving some updates?

Herry Wirawan, the sex predator case.
Yes, we’re still going to talk about him, guys. Dari perjalanan panjang atas kasusnya Herry Wirawan, si pelaku pemerkosaan 21 santriwati di Bandung itu, akhirnya kemaren banget nih, doi akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Negeri Bandung.
 
Wait, who is he again?
Oke, jadi kamu masih ingat kan di Oktober lalu, viral kasus pemerkosaan atas 21 santriwati di Bandung, yang mana santriwatinya adalah anak korban di bawah umur dan pelakunya itu nggak lain adalah gurunya sendiri, ya si Herry ini. Yang makin gedeg, kasusnya ini udah terjadi sejak 2016 dan baru terungkap pada Juni 2021, ketika seorang korbannya pulkam dalam keadaan hamil. Berangkat dari laporan ini, polisi kemudian mengejar pelaku, menangkapnya, dan berproseslah kan tu di pengadilan…
 
OK terus…
Nah terus, di persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum aka JPU kan menuntut supaya si Herry ini dihukum mati, dikebiri kimia, bayar restitusi, sampai dicabut izin dan djual berbagai aset miliknya untuk diberikan kepada anak-anak yang lahir dari hasil kebejatan Herry yang jumlahnya mencapai sembilan orang. Dalam tuntutannya, Jaksa bilang bahwa kejahatan Herry emang serius banget, udah di luar nalar, dan efeknya sama korban pun juga nggak main-main.
 
I agree…
Yha tapi hakim apparently ga agree guys, karena tuntutan itu ditolak. Dalam putusannya kemarin, Herry dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Selain itu, anak-anaknya Herry tadi selanjutnya bakal diserahkan perawatannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan akan dikembalikan kepada ibunya yang merupakan korban kalo situasinya memungkinkan.
 
Kok bisa si jadinya seumur hidup aja hukumannya?
Well, di persidangan itu, majelis hakim yang dipimpin oleh Yohanes Purnomo Suryo Adi menyampaikan alasan soal kenapa akhirnya hukuman seumur hidup yang dijatuhkan sama si Herry ini. Yaitu tindakannya Herry dinilai udah merusak korban serusak-rusaknya, khususnya di perkembangan dan fungsi otak. Terus dari sisi psikologis, korban juga terganggu banget, mereka jadi nggak bisa menentukan mana yang salah dan mana yang benar.
 
Terus…
Terus, kelakuan Herry ini juga dinilai udah merusak nama lembaga pesantren dan membuat para orang tua jadi trust issue buat masukin anaknya ke pesantren. Dan yang paling parahnya, apa yang dilakuin sama Herry ini udah bikin korban dan keluarga korban jadi trauma, guys. That being said, hakim menyatakan nggak ada yang bisa meringankan dia dari hukuman ini. Penjara seumur hidup lah jawabannya, tanpa hukum kebiri.
 
Terus kenapa nggak dikebiri?
Iya hukum kebiri nggak bisa dilakukan dalam kasus ini karena mengingat hukum kebiri tuh bisa dilakukan dalam jangka waktu dua tahun dan kalau hukuman pidana pokoknya udah kelar. Nah, kalau dalam kasus ini, hukuman pidana pokoknya kan penjara seumur hidup tuh, ya bakalan kelar kalau terdakwa udah metong dong. Pertanyaannya, gimana bisa dikebiri kalau udah jadi mayat. Makanya hakim nggak bisa ngabulin tuntutan yang itu, guys.
 
Terus kenapa ga hukuman mati?
Well, masih kata hakim, hukuman penjara seumur hidup udah cukup untuk menjauhkan si Herry dengan para korban. Terus, according the judge’s words: “Menimbang bahwa hidup manusia adalah adalah suci, maka majelis hakim berpendapat akan baik memberikan pidana kepada terdakwa yang demikian, namun tidak memungkinkan lagi terdakwa bertemu dengan para anak korban.” Gitu katanya guys.
 
Got it. Did anyone say anything?
Ada. Yudi Kurnia, kuasa hukum dari korban pemerkosaan ini bilangnya keluarga korban kecewa banget sama putusan hakim. padahal, mereka udah berharap si Herry ini dihukum mati aja. Toh, syarat buat terpidana dihukum mati juga udah terpenuhi katanya. Yudi juga bilang hukuman yang dijatuhkan ke Herry nggak sebanding sama penderitaan yang harus korban alami dari dulu, even sampai sekarang dan nanti alias seumur hidup bakalan ingat terus.
 
I see. Anything else?
Nah, masih menyangkut kasus ini, banyak pihak yang mendukung jaksa untuk banding, supaya Herry dapet hukuman maksimal. Dari jaksanya sendiri sih bilang bahwa mereka bakalan pelajari dulu putusan hakim dalam jangka waktu 7 hari, dan ngeliat apakah mereka mau ngajuin banding atau nggak terkait sama tuntutan yang belum dikabulin ini.

When things got pretty messy….

In Canada.
Iya nih guys, jadi hari Senin kemarin, for the first time in forever Perdana Menterinya Kanada Justin Trudeau memberlakukan Undang-Undang Darurat buat menghentikan aksi demonstrasi besar-besaran yang sampai sekarang masih happening di sana. Di Undang-Undang ini, dijelaskan orang-orang bakalan dibatasi kebebasannnya berkumpul, sampai yang ngedanain aksi protes ini rekeningnya bakalan dibekukan, guys.
 
Waduh.. Tell me more.
Oke. Jadi, kan di Kanada, emang lagi ada demo yang udah berlangsung selama beberapa minggu ke belakang. Demonya lumayan chaos, secara para pendemo ini banyak yang menduduki jalan sampe nutupin akses penghubung antara Amerika Serikat dan Kanada. Kebanyakan dari pendemo ini adalah supir truk, yang later on joined by masyarakat biasa dengan tuntutan yang sama, yakni: jangan ada lagi tu wajib vaksin buat mereka-mereka yang mau nyebrang dari Kanada ke AS dan sebaliknya.
 
HAH gimana si?
Iya, jadi dalam aturannya sekarang, orang-orang yang mau nyebrang dari Kanada ke AS dan sebaliknya tuh harus menunjukkan sertifikat udah fully vaccinated. Otherwise, mereka bakal harus isoman selama 12 hari. Nah para sopir yang emang kerjanya bolak-balik US-Canada ga mau dong, dan kebijakan ini dinilai membatasi kebebasan banget. Makanya mereka protes, dan akhirnya protes ini menyebar ke banyak kota-kota di Kanada dengan tuntutan yang makin luas: Sudahi semua aturan pembatasan, sampe Trudeau plz lo mundur aja.
 
Ya ampuun…
Nah karena kondisi di sana yang makin ngga terkontrol, sampe-sampe jalanan ditutup pendemo dan bikin kerugian ekonomi yang makin besar, makanya Trudeau memberlakukan undang-undang darurat itu guys. Sebenernya sih UU-nya itu bisa banget sampe menurunkan militer untuk menghadapi pendemo, tapi Trudeau udah memastikan bahwa hal itu ngga akan terjadi. Cuma aturannya bakal membatasi kebebasan orang-orang buat bergerak dan berkumpul, terus bakal ada pembekuan rekening buat orang-orang yang ngemodalin demo ini.
 
Hah tujuannya apa sampe harus begitu?
Well, dalam keterangannya kemarin, Trudeau bilang bahwa ini semua tuh semata-mata buat bikin Kanada aman. Soalnya, aksi para demonstran yang nutup jalan bener-bener ngerusak ekonomi dan membahayakan masyarakat, jadi aksi begini ga boleh dibiarin. Terus juga pemerintah sama sekali ngga melanggar aturan dengan membatasi kebebasan berekspresi dan protes secara legal.
 
Ok. Anything else?
Well, untuk bisa memberlakukan undang-undang darurat ini, proposalnya juga harus di-acc parlemen guys, jadi gabisa ujug-ujug disahkan sama Trudeau doang. Selain itu, pemerintah setempat juga tengah menggodok aturan yang bakal menghentikan berbagai pembatasan terkait pandemi COVID-19, misalnya aja di Ottawa yang wajib vaksinnya bakal dihentikan per Maret mendatang. Jadi yhaaa maybe sebentar lagi para pemrotes itu udah bisa pulang guys.

Who’s having some cultural clash?

South Korea and China.
 
Iya ni guys, Korea Selatan lagi bete banget sama China yang ditudingnya melakukan “cultural appropriation” sama kebudayaannya Korsel. Iyaa, mirip-mirip sama masalah batik antara Indonesia sama negeri jiran Malaysia, kalau dalam hal ini, yang jadi masalah adalah hanbok aka baju tradisional Korea. Jadi dalam upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Beijing beberapa waktu lalu, pihak tuan rumah menampilkan berbagai baju tradisional China kan ya guys, termasuk di dalamnya baju tradisional yang kalo sekilas sih emang mirip banget modelnya sama Hanbok. Hal ini langsung menuai backlash dari publik Korsel yang kzl dan bilang bahwa China udah melakukan cultural appropriation dengan meng-klaim hanbok sebagai pakaian tradisional China. Terkait hal ini, pihak kedutaan besar China di Seoul kemudian membela diri. Mereka bilang bahwa China itu kan negara multietnis, dan mereka punya 56 etnis, termasuk di antaranya etnis grup yang berasal dari Korea, baik Korea Utara maupun Korea Selatan. Jadi yha wajar aja kalo emang mereka punya simbol kebudayaan yang sama, termasuk pakaian. Karenanya, pihak China juga menolak ni guys, kalo dibilang melakukan cultural appropriation.
 
FYI, ini bukan pertama kalinya Korsel dan China panas gara-gara masalah klaim-klaiman begini. Sebelumnya, Korsel juga pernah dibikin bete sama China yang disebut mengklaim kimchi sebagai makanan khas negaranya dengan nama Xin-xi, hingga menyebabkan perang antar netijen.

“Merasa kesal dan terganggu. Dan tidak nyaman dengan suara berisik yang ditimbulkan oleh korban yang merupakan tukang yang sedang bekerja salah satu rumah yang kebetulan posisinya ini bersebelahan.”
 
Haduuu emang bete banget ya guys kalo kita lagi Zoom meeting di rumah, terus tetangga ada yang motong keramik. Apalagi kalo sampe lagi bangun rumah. Nah hal inilah yang dialami oleh bapak-bapak namanya RPB (54), yang menodongkan pistol ke kuli bangunan di Pondok Indah, Jakarta Selatan minggu lalu. Alasannya, dia kzl banget gara-gara lagi Zoom meeting tapi tetangga depan rumahnya super berisik merenovasi rumah. Akibat hal ini, si bapak terancam dijerat dengan Pasal 335 KUHAP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman pidana paling lama 1 tahun penjara.
 
OK. We have had enough “tetangga drama” for today.

Announcement


Thanks to YM and Daryl for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Need some #WednesdayInspirations? Look no more…

Angel’s Stories

1. Beberapa waktu lalu, aku ikut nebeng pulang di mobil temenku dari kantor karena kebetulan emang rumah kita juga searah. Nah terus pas aku lagi naro tas di jok belakang, aku liat ada makanan kucing yang udah di kantong-kantongin kecil-kecil. Aku tanya dong, itu buat apa? Terus dia bilang itu untuk ngasih makan stray cats yang emang banyak banget ada di jalan. Dia juga nawarin aku kalo aku pengen ngasih makan kucing juga, aku boleh banget ngambil beberapa stok dari makanan punyanya dia. Ngeliat itu aku jadi terharu dan yakin bahwa orang baik itu masih banyak guys! Kita perlu banget berbuat baik ngga cuma ke sesama, tapi ke sesama makhluk Tuhan.
-Anonymous-
 
2. Entah udah berapa lamaran yang aku masukin sejak lulus kuliah tahun lalu, tapi sampe sekarang aku belum dapet rejeki alias masih nganggur. Aku sedih dan kadang merasa kalo aku tuh nggak mampu, apalagi kalo abis liat di sosmed temen-temenku lainnya yang udah berhasil punya kerjaan. Pas gitu, aku curhat ke kakakku dan kakakku ngasih aku saran satu aja: Jangan buka sosmed dulu. Fokus ke tugas aku untuk nyari kerja dan take care of my mental health karena liat temen-temen lain udah berhasil juga bikin galau kan :’) Akhirnya aku melakukan itu dan I can say, I feel much better now! Thank you, kak.
-Seseorang di ibu kota-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)