Lembaga Eijkman Digabung Berada di Bawah BRIN, Seseorang Tak Dikenal Menyebrang Perbatasan Korea Selatan & Utara, Flu Burung Terdeteksi di Israel, Kata & Frase di Lembaga Riset Linguistik AS yang Harus Ditiadakan

161


Morning, morning !

Today we want to shed a highlight on: Research. You know, research has been proven to have a lot of benefits for humans, from Covid vaccine to fixing the climate change, we should thank research for that. So, of course what happened to Eijkman is so disheartening, and in case you want to know more about that, we got everything skimmed, here. Just scroll down. 


When you want to know everything about Eijkman…

Here’s your catch up.
Yoi guys, pada kesempatan kali ini, ini kita mau bahas soal keberadaan  Lembaga Eijkman atau Eijkman Institute yang lagi rame. Pasalnya, lembaga penelitian biologi molekuler dan kedokteran itu lagi mengalami kondisi di mana institusi mereka digabung jadi berada di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional aka BRIN. Hal ini kemudian bikin banyak peneliti yang udah berkarya di Eijkman diberhentikan tanpa pesangon.
 
Hiks… here we go again… 
Yep, sedih kan 🙁 Jadi awalnya guys, kamu perlu tahu bahwa Lembaga Biologi Molekuler Eijkman ini adalah lembaga penelitian dalam bidang biologi dan kedokteran yang pertama kali berdiri pada 1888 oleh peneliti terkemuka Belanda, Christian Eijkman. Beliau adalah seorang dokter dan ahli patologi yang pernah meraih penghargaan Nobel di tahun 1929 karena penemuannya terhadap vitamin. Nah di tahun 1888, ia juga menjadi direktur pertama untuk lembaga risetnya yang dikasih nama pakai nama belakangnya which is Eijkman Institute. Dari awal sampai sekarang, udah banyak banget sumbangsih penelitian-penelitian yang lembaga ini lakukan, kayak penelitian asal-usul DNA manusia Indonesia, menemukan obat penyakit beri-beri, sampai ke menentukan sekuens Coronavirus.
 
OK…
Nah baru-baru ini, ketenangan riset para peneliti Eijkman jadi terganggu, setelah lembaganya resmi dilebur sama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan jadi punya nama baru yakni Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman. Nah guys, sebelum gabung sama BRIN, Eijkman ini berada di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). FYI, sebenernya bukan Eijkman aja yang dilebur ke BRIN, namun juga empat lembaga penelitian lain yakni BATAN, LAPAN, BPPT, dan LIPI.
 
And what seems to be the problem?
Nah jadikan aturan soal peleburan ini tertuang dalam PERPRES aka Peraturan Presiden aka Peraturan Pak Jokowi Nomor 78 Tahun 2021 tentang BRIN yang diterbitkan Agustus kemarin. Terus dijelaskan di Bab X Pasal 70 Poin 1 bahwa setahun sejak Perpres itu diterbitkan, segala tugas, fungsi dan wewenang lembaga-lembaga itu tadi dialihkan sepenuhnya ke BRIN.
 
I see…
Nah dengan peralihan ini, jadinya ada 113 tenaga honorer yang kontraknya enggak diperpanjang aka diberhentikan. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala PRBM Eijkman Wien Kusharyoto, 113 orang itu diberhentikan karena dampak adanya integrasi Lembaga Eijkman ke BRIN tadi. Hal ini karena menurut Pak Wien, ada sejumlah perubahan mekanisme yang perlu diikuti sesuai ketentuan berlaku, setelah terintegrasinya Lembaga Eijkman ke tubuh BRIN.
 
Terus…
Dalam keterangan resminya, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko bilang bahwa Eijkman selama ini bukan lembaga resmi pemerintah, dan berstatus unit proyek di Kemenristek. Karena status inilah, selama ini para PNS Periset di Eijkman enggak bisa diangkat sebagai peneliti penuh, dan berstatus seperti tenaga administrasi. Terus juga, Pak Laksana bilang bahwa Eijkman ini udah melakukan perekrutan tenaga honorer yang nggak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
Terus gimana?
Ya terus, BRIN udah menyiapkan beberapa opsi nih, untuk perekrutan para pegawai Eijkman ke BRIN. Kelimanya adalah:
1. PNS Periset dilanjutkan menjadi PNS BRIN sekaligus diangkat sebagai Peneliti.
2. Honorer Periset yang berusia di atas 40 tahun dan S3, dapat mengikuti penerimaan ASN jalur PPPK 2021.
3. Honorer Periset usia kurang dari 40 tahun dan S3 dapat mengikuti penerimaan ASN jalur PNS 2021.
4. Honorer Periset non-S3 dapat melanjutkan studi dengan skema by-research dan research assistantship (RA), atau sebagian ada yang melanjutkan sebagai operator lab di Cibinong, bagi yang tidak tertarik lanjut studi.
5. Opsi kelima, honorer non-periset diambil alih RSCM sekaligus mengikuti rencana pengalihan gedung LBM Eijkman ke RSCM sesuai permintaan Kemenkes yang memang memiliki aset tersebut sejak awal.
Yep, you read it right guys, jadi selain lembaganya disatukan di bawah BRIN, gedung Eijkman yang tadinya ada di RSCM bakal pindah ke Cibinong, Bogor.
 
Well, it looks like they got so many options…
Hold that thought. Karena emang iya sih, keliatannya macem-macem opsinya, tapi menurut Ketua Eijkman tahun 2014-2021 Amin Soebandrio, misalnya nih, salah satu opsi para peneliti adalah dengan ikut seleksi ASN, tapi kan belum tentu semuanya keterima kan. Ditambah lagi kata PLT Kepala BKN Bima Arya, tahun 2022 enggak akan dibuka seleksi ASN Jadi otomatis peneliti muda yang belum menjadi ASN menganggur. Meanwhile untuk S3, diketahui bahwa kebanyakan peneliti Eijkman yang diberhentikan adalah mereka yang belum mengambil S3, meski bertahun-tahun telah melakukan berbagai penelitian. Kata Bima, yha ambil S3 itukan ga gampang…
 
Iya juga.
Nah terkait polemik ini, udah banyak yang speak up, guys. Salah satunya adalah Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno yang bilang kalau peneliti-peneliti dari Eijkman itu jangan sampai di-PHK dan bisa ditampung di unit yang baru. Apalagi peneliti-peneliti yang masih bisa produktif. Selain Pak Eddy, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga janji bakal mengawasi proses peleburan Lembaga Eijkman ke BRIN. Beliau bakal meminta Komisi VII untuk melakukan pengawasan tersebut.
 
I see. Anything else I should know?
Nah guys, now let’s talk a little bit about… BRIN. Jadi, Perpres tentang BRIN ini udah dittd sama Pak Jokowi pada 28 April 2021. Terus di awal pembentukannya, lembaga ini juga sempet menuai kontroversi karena nama Ketua Umum PDIP sekaligus presiden ke-5 Indonesia Ibu Megawati Soekarnoputri masuk sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN. Beliau kemudian dilantik sama Pak Jokowi pada 13 Oktober lalu. Yha tapi gpp sih guys, karena kata Kepala BRIN Pak Laksana tadi, politisi yang paling concern dengan riset dan science adalah Megawati. Karena itu, sangat wajar jika mantan Presiden RI itu dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengarah BRIN 😇😇😇.

When you’re seeing “Crash Landing on You” in real life…

Yep, we’re not joking.
Jadi hari minggu kemarin, tentara penjaga perbatasan di Korea Utara dan Korea Selatan dikezoetkan dengan munculnya seseorang yang nyebrang dari Korea Selatan ke Korea Utara.
 
EH?
Yep, pergerakan ini berhasil ditangkap oleh sensor thermal-nya militer Korsel, meski sampe sekarang belum diketahui identitas asli dari si penyebrang. However, dalam keterangan resminya, militer Korsel bilang bahwa most likely sih orang itu adalah warga Korut yang nyebrang ke Korsel tahun lalu. Terus tahun ini, doi balik lagi ke negaranya. Tapi yha masih diduga ya gengs.
 
Ini gimana kejadiannya sih.
Well, jadi dalam tangkapan CCTV-nya tentara Korsel, ditemukan bahwa orang tersebut memanjat kawat berduri yang terletak di area buffer zone, yang memisahkan kedua Korea. Sebenernya pergerakan ini udah terekam sejak jam 6:40 sore, tapi para tentara tadi baru ngeh ada kejadian tersebut pada jam 9:20 malam. Jadinya yha most likely si penyebrang udah nyampe di Korut. Menemukan hal ini, militer Korsel langsung menuju lokasi kejadian, dan ditemukan, guys, bekas-bekas pemanjatannya tadi.
 
Ya ampuuun…
Nah hal ini tentu bikin geger Korsel, secara penyebrangan di wilayah buffer zone ini jarang terjadi dan bahaya banget. Hal ini adalah karena zona yang juga disebut Demilitarized Zone (DMZ) ini merupakan area perbatasan yang pengawasannya paling ketat di dunia. Yoi guys, ga kayak di film Crush Landing on You yang bisa nyangkut di pohon gitu, aslinya DMZ ini dikelilingi oleh pagar berduri, sensor, ranjau ledakan, pos militer, hingga patroli tentara yang ketat banget. Ga tanggung-tanggung, setiap harinya ada 2jutaan tentara dari kedua negara yang udah siap perang kalo ada apa-apa di perbatasan tersebut. Terus kalo malem juga pencahayaannya terang banget, sampe ya sebenernya ga memungkinkan deh, orang bisa lolos gitu.
 
Tapi kira-kira siapa ya tu orang?
Yang pasti bukan Captain Ri gengs, xixixixi. Masih menurut keterangan resmi dari militer Korsel, bisa aja ni orang adalah warga Korsel yang mau ke Korut, atau mata-mata Korut yang mau balik ke negaranya, atau bisa jadi juga, warga Korut yang kabur ke Korsel, tapi enggak bahagia jadi mau pulkam aja? Nah yang pasti sih, Korsel udah meng-confirmed bahwa ngga ada satupun dari tentaranya yang berjaga di wilayah DMZ tadi yang ilang pas malam kejadian.
 
Terus, pihak Korut udah dikabarin?
Udah guys, kata pihak Korsel, abis kejadian mereka langsung nginfoin ke tentara Korut untuk meminta perlindungan, in case orang yang nyebrang itu adalah warga Korsel. Namun, so far belum ada ada respons dari Korut dan media di sana juga belum ada laporan apa-apa.
 
Emang sering kejadian nggak sih nyebrang-nyebarang gini?
Sering guys, secara pembangunan ekonomi yang jomplang banget antara kedua negara bikin banyak warga Korut yang berusaha pindah ke Korsel. However, status perang antara kedua negara yang belum berakhir bikin hal itu hampir mustahil, sehingga mayoritas warga Korut yang berhasil pindah ke Korsel itu terbangnya ke China dulu, terus ke Asia Tenggara, baru deh ke Korsel. On the other hand, penyeberangan dari Korsel ke Korut lebih jarang lagi, walaupun tahun lalu warga Korut sempet dihebohkan dengan warganya yang berenang dari Korsel lewat sungai untuk bisa pulkam. Hal ini kemudian bikin Kim Jong-un me-lockdown kota di tempat orang itu nyampe, karena takut tu orang bawa virus corona.
 
Ampun deh. Anything else?
Well, in a totally unrelated news, kamu harus tahu guys bahwa dalam pesan tahun barunya kemarin, pemimpin Korut Kim Jong-un meng-address soal kelangkaan makanan di negaranya yang berat banget. Beliau juga meminta jajarannya supaya terus meningkatkan produksi pertaniannya. Hal ini of course menarik perhatian publik global, secara Korut super tertutup banget soal kondisi dalam negerinya. Ditambah lagi pas pandemi COVID-19 menyebar, Korut me-lockdown negaranya dan sampe sekarang mereka belum meng-klaim satu pun kasus positif.

When you’ve had enough Covid….

Meet your old friend, Flu Burung.
 
Lah masih ada aja itu flu burung?
Iya gengs. Belum selesai dengan pandemi COVID-19, kini dunia kembali dikejutkan dengan flu burung yang baru aja terdeteksi di Israel. Akibatnya, puluhan ribu unggas dari mulai bangau, ayam, hingga kalkun harus dimusnahkan.
 
Waduh….
Iya nih guys, wabah flu burung yang terjadi ini udah menewaskan 5.000 bangau di sebuah cagar alam nasional bernama Hula Nature Reserves. Dari situ, pemerintah langsung gercep ambil tindakan dengan menutup berbagai cagar alam populer di sana untuk umum. FYI guys, saking devastating-nya wabah ini, Kementerian Pertanian Israel bilang bahwa ini adalah tragedi penularan virus yang parah banget, dan enggak pernah terjadi sebelumnya.
 
Terus gimana 🙁
Saat ini, pemerintah Israel lagi gercep memunsnahkan unggas-unggas yang ada di sana demi membendung penularan vuris flu burungnya. Selain itu, Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett juga lagi open discussion sama pihak-pihak terkait buat mengatasi wabah ini, dan gimana caranya biar wabah ini nggak menular ke manusia. Meskipun sampai sekarang, belum ada laporan yang masuk terkait infeksi ke manusia karena flu burung ini.
 
I see…
Nah so far, di Cagar Alam Hula Reserve sendiri, terdapat 30 bangau yang keliatan sakit dan lagi diobservasi di tempat lain. Dari ribuan bangau yang ada di situ, setelah wabah ini merebak, setidaknya cuma ada 250an ekor yang masih kelihatan di sana. Itu pun udah diamankan sama pihak berwenang biar nggak terkontaminasi sama virus yang mungkin masih menyebar.
 
Tapi ada kemungkinan menular ke manusia nggak sih?
Tetap ada dong. Meskipun emang sejauh ini belum ada kasus transmisi ke manusia, tapi Kementerian Lingkungan Israel mengkhawatirkan para pemburu bangau yang bisa banget terkontaminasi, kayak dari sepatu, maupun media lainnya. Terus guys, walaupun penularan dari unggas ke manusia emang jarang banget terjadi, namun sejak tahun 2003 lalu, WHO udah melaporkan sekitar 456 kematian akibat flu burung ini. Makanya buat para rangers yang menangani langsung para unggas, pemerintah Israel juga mewajibkan mereka pake hazmat guys, biar aman.
 
I see. Did anyone say anything?
Ada. Dari Menteri Pertanian dan Pembangunan Desa Israel Oded Forer bilang kalau mereka kekurangan sekitar 15 juta telur karena unggas di sana udah pada dimusnahkan. Untuk itu, mereka lagi berupaya untuk mengimpor telur dari negara lain. Lebih jauh, Oded juga menilai bahwa kandang-kandang unggas yang ada sekarang emang udah outdated banget, kayak masih di tahun 50an atau 60an, terus sesak juga. Hal ini tentunya bisa dengan mudah membuat penularan virus dari satu unggas ke unggas lain.
 

Ok. Anything else I should know?

Fyi meskipun udah terdeteksi dari 2 bulan yang lalu, wabah flu burung ini makin gila sejak pertengahan Desember kemarin. Wabah ini muncul waktu Perdana Menteri mereka bilang Israel lagi bersiap buat “Badai Infeksi” related to Covid dan Omicron.

When you’re tired of hearing some “drama”…

People also tired of hearing “no worries”, “you’re on mute”, etc.
 
Yoi guys, menarik banget deh, karena suatu lembaga riset linguistik, namanya Lake Superior State University di Michigan, Amerika Serikat setiap tahunnya bikin list soal kata dan frase yang udah keseringan dipake dan harusnya ditiadakan aja menurut masyarakat global. Nah kalo di tahun 2020 isinya masih yang berhubungan sama covid-19, kayak the word “COVID-19” itself, “online”, dll, maka di tahun ini, kata dan frase yang paling banyak muncul adalah yang menggambarkan bahwa kita udah beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan pandemi ini. Nah, adapun frase yang masuk ke daftar LSSU tahun ini adalah: “New Normal”, “You’re on mute”, “No worries”, “CIRCLE BACK” (we personally hate it too! LOL), terus ada juga “deep dive”“At the end of the day,”, hingga “That being said”.
 
Nah guys, penasaran ga kenapa banyak orang yang mikir bahwa frase-frase ini harusnya ditiadakan aja? Well, ini karena frasenya terlalu sering digunakan sampe malah jadi meaningless.
 
Jadi, menurut presiden LSSU Rodney S. Hanley, sebenernya solusi dari penggunaan kata-kata ini simple aja, yaitu sampaikan apa yang kamu maksud dan gausah muter-muter. Yep, kalo kita liat, misalnya frase “that being said” adalah frase yang berulang, karena orang itu udah menyampaikan pandangannya di awal. Begitu juga dengan “at the end of the day”. Terus juga kalimat “new normal” yang dianggap banyak orang udah ga relevan lagi, secara COVID-19 udah hampir dua tahun neh muncul di bumi. Jadi yha gausah disebut-sebut lagi lah. Gitu guysss kira-kira.
 
Can we add “My dream, not HERS” to the list?? wqwqwq

“Bahagia itu diciptakan, bukan ditunggu.”

Gitu guys kata Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil pas menanggapi hasil riset Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa Jawa Barat masuk ke dalam provinsi dengan kebahagiaan terendah di tanah air. Kata Kang Emil, memberikan kebahagiaan adalah tugas kemanusiaan, jadi emang baiknya kita memberi kebahagiaan pada sekeliling kita.

Announcement


Thanks to Maulandiki, seseorang, Rahmia, CMU admirer & Dande for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

If you’re planning on hitting the gym again this year, remember these simple rules.

Angel’s Stories

1. Haii, aku mau kembali buat ceritain sedikit tentang kejadian tadi di sekolah pas pembagian tempat PKL atau praktek kerja lapangan. Di hari ini aku bener-bener kepikiran banget kan, alhamdulillah uang untuk bayar nya udah ada, aku gatau ortu aku dapat darimana:( tapi yang pasti nya ortu aku kerja keras untuk itu. Terima kasih banget buat Allah yang selalu bantu aku. Di hari hari sebelum pembagian tempat PKL aku sempetin untuk selalu berdoa, selalu berusaha ga ninggalin shalat. Aku ingetin juga untuk kalian yang muslim tetep shalat yaa, meskipun kita semua masih sering ngelakuin dosa. Singkat cerita, tadi aku udah selesain pembayaran dan sampai giliran aku dipanggil. Di situ beneran gemeteran banget aku sambil doa terus sampai guru aku bilang kalau aku di tempatin di dinas pendidikan (deket dari rumah gitu) karena aku kalau misal jauh pasti gaada yang nganter, aku tinggal nya ga sama ortu gitu, melainkan sama saudara yang pasti nya aku sungkan untuk minta anter nanti nya. Bersyukur banget banget, semua yang aku lakuin selama ini ga sia sia. Allah ngabulin doa aku. Terima kasih juga buat temen temen aku yang doain, ibu, nenek, semua yang pas itu aku minta doain<33
-3, astronaucty-
 
2. Beberapa minggu lalu aku masak donat kebanyakan, terus aku bagi ke temen-temen yang ngekos di deket kampus (sepi karena covid). Kemarin ada cowo yang ngembaliin wadahnya ternyata diisi balik dengan martabak yang masih anget. I can assure you it’s not a romantic attempt, jadi menurutku itu tulus karena dia baik. Ngasih aku harapan kepada dunia ternyata masih ada cowo baik (maklum terlalu sering ketemu yang toksik hahah). Makasih 🙏
-Tangsel-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)