Final Piala AFF Leg 2 Indonesia vs Thailand

93

When you see #IndonesiaTetapBangga everywhere

Because of the AFF Final Result.
 
What happened?
So, we have a good news and not so good news. The good news is di leg kedua Final AFF Sabtu kemarin, Indonesia berhasil imbang melawan Thailand dengan skor 2-2. But,Timnas Indonesia tetap nggak bisa merebut gelar juara AFF kali ini, and that’s not so good news-nya.
 
Hah kok gitu?
Iya guys, since ini udah leg kedua dan hasil penentuan juara adalah hasil kumulatif dari leg pertama yang mana Thailand menang 4-0, jadi total skor akhirnya adalah 2-6. Karena itulah, Indonesia gagal jadi juara Piala AFF dan keluar sebagai runner up buat keenam kalinya. Same thing sama Thailand yang juga berhasil membawa piala AFF ke negaranya enam kali.
 
Tell me about the game.
Sure. bertempat di Stadion Nasional Singapura, Indonesia bermain dengan formasi 4-2-3-1. Tim Garuda tuh sempat unggul lho di babak pertama, di mana gelandang andalan kita, Ricky Kambuaya berhasil meloloskan tendangannya sampai gol ke gawang Thailand di menit ke-7 pertandingan dimulai.
 
Oh wow, terus terus….
Nah dinamika yang terjadi setelah gol itu sempat seru tuh. Thailand mau balas tapi nggak gol, tendangan berikutnya yang mau dilancarkan ke gawang tapi masih juga bisa ditepis sama kiper tangguh kita Nadeo Argawinata. Nah, mulai ke-pressure tuh di situ tim Thailand sampai Bordin Phala harus dapat kartu kuning gara-gara melanggar Ricky Kambuaya. Terus ya udah, nggak lama setelah itu babak pertama selesai dengan hasil 1-0 untuk tim Indonesia, atau 4-1 kalau dikumulasikan.
 
Babak kedua gimana?
Di awal babak ini, Thailand kemudian merombak tiga pemainnya dan bermain lebih agresif. Kemudian di menit ke-54, Thailand berhasil meluncurkan serangannya lagi ke gawang Indonesia sehingga menghasilkan gol, dan skor kali ini adalah imbang 1-1. Abis itu, pemain Indonesia Asnawi Mangkualam melakukan gol bunuh diri yang bikin kondisi berbalik jadi 2-1 buat Thailand. Lalu di menit 80, Egy Maulana Vikri sukses mencetak gol penyeimbang untuk Timnas Indonesia dan skor berubah jadi 2-2 sampe pluit tanda permainan berakhir bertiup.
 
So, we lost?
Yep, karena agregat akhirnya jadi 6-2, dan Thailand keluar sebagai juara Piala AFF 2020. Terkait kemenangannya ini, pelatih Thailand Alexandre Polking tetap memandang bahwa tim Indonesia keren banget, karena tetap gigih berjuang. Polking juga bilang bahwa Indonesia punya talenta muda yang menjanjikan, dan masa depan yang cerah.
 
Terus, did Coach STY say anything?
Of course, dalam konferensi pers setelah pertandingannya selesai kemarin, pelatih Indonesia Shin Tae Yong  tetap memuji para pemainnya karena udah bermain dengan baik, khususnya di babak kedua. Beliau juga bilang bahwa sekarang sih dia mau ngasih libur dulu buat para pemain, sebelum memulai lagi kompetisi di tahun 2022. FYI guys, kompetisi terdekat yang akan dihadapi STY dan anak asuhnya adalah Piala AFF U-23.
 
Cool! I am ready with my jersey then.
Great! Nah sekarang, ngomongin bola gabisa nih kalo kita ngga bahas Kemenpora dan PSSI, wqwqwqw. Terkait final kemarin, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali menyampaikan apresiasinya terhadap pemain-pemain Timnas yang notabene masih muda tapi udah berhasil melawan Vietnam, Malaysia, dan Singapura yang mana di FIFA aja tiga negara itu di atas Indonesia. Selain itu, PSSI juga ngirim sinyal bahwa mereka bakal mempertahankan Coach STY, secara dalam keterangan resminya, Ketua PSSI Kang Iwan Bule percaya sama pelatih asal Korsel tersebut. In his words: “Saya percaya akan masa depan tim ini, khususnya para pemain muda. Di tangan Shin Tae-yong, tim akan semakin matang. Percaya dengan proses dan kita tinggal tunggu hasilnya,” gitu guys.
 
OK then. Anything else?
Nah guys, meski menjadi runner-up, tapi Indonesia berhasil membawa pulang tiga penghargaan pada ajang dua tahunan ini. Jadi sebagai keluar sebagai runner-up, Tim Garuda juga mendapatkan penghargaan Pemain Muda Terbaik yang diberikan kepada Pratama Arhan serta Tim Fair Play.