Corona Updates 31 Januari 2022, Pemilu 2024 Dilaksanakan 14 Februari 2024, 50% Anak Kelas 1 SD Belum Bisa Baca & Tulis, Willow Kucing Baru Presiden AS Joe Biden

119


Hi!

Good morning! It’s Monday, but you’ll probably feel less blue because we’ll have a national holiday tomorrow! So, no newsletter as you deserve to enjoy the day off doing all the things you love. And for those of you who are celebrating, Happy Chinese New Year! Wishing all of us health, wealth, and all the greatest things in life! See you again on Wednesday.


Now, let’s start the new month of love with COVID-19 updates.

Yep, just like your laundries, COVID-19 cases also keep adding up. Let’s catch up! with some updates, starting from…
 
Home.
  • Per kemarin, total kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 4.330.763 kasus, dengan kasus aktif 52.555 angka sembuh 4.133.923 dan kasus meninggal 144.285.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (901.471 kasus), Jawa Barat (722.164 kasus), Jawa Tengah (488.045 kasus), Jawa Timur (402.239 kasus), dan Kalimantan Timur (158.659 kasus).
  • Penduduk Indonesia yang udah menjalani vaksinasi pertama ada sebanyak 184.187.038 dan vaksinasi kedua 127.727.473 dari target vaksinasi Indonesia sebanyak 208,2 juta penduduk.
  • Sabtu kemarin, Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi bilang bahwa meski jumlah kasus di tanah air terus meningkat, tapi jumlah kematian masih terkendali. Jadi guys, kata Bu Nadia, dua minggu terakhir ini tingkat kematian di tanah air masih terkendali yakni kurang dari 10 korban per hari, adapun kasus hariannya melonjak jadi 9.000an kasus baru di Jumat lalu.
  • Baru aja minggu lalu, ada sebanyak 18 karyawan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terkonfirmasi positif COVID-19. Adapun saat ini, para karyawan itu lagi isoman di rumah masing-masing dan gedung KPK-nya langsung disemprotin disinfektan. Terus, Plt Jubir KPK Ali Fikri bilang bahwa pihaknya lagi merivew lagi aturan WFO-nya, demi menghindari penularan.
  • Weekend kemarin, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru aja merilis sertifikat vaksin yang bisa diakui secara Internasional dan sesuai sama standar WHO. Adapun upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi isu sertifikat vaksin Indonesia yang enggak diakui sejumlah negara lain.
  • Menjelang perayaan Hari Imlek besok, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kemarin mengeluarkan surat edaran (SE) tentang panduan protokol kesehatan bagi umat Konghucu yang bakal melaksanakan ibadah Imlek. Adapun beberapa panduannya adalah gausah mudik, terus ibadah Imlek di Klenteng dibatasi jadi maksimal 10 persen aja dari total kapasitas.

  • Minggu lalu, Pak Presiden Jokowi baru aja menyampaikan anjurannya yang bilang bahwa kalau kamu positif COVID-19 (Amit-amit) tapi nggak bergejala, maka kamu nggak perlu datang ke rumah sakit tau. Cukup isoman aja di rumah selama di hari. Dengan begitu, beban para nakes di rumah sakit juga bakalan berkurang dan bisa fokus menangani pasien dengan gejala sedang ke berat dan penyakit lainnya.
Meanwhile, internationally…
  • Per kemarin, total kasus positif COVID-19 di dunia udah mencapai 372.753.313 kasus dan 5.659.334 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (74.236.114 kasus), India (41.092.522 kasus), Brazil (25.256.198 kasus), Prancis (18.928.572 kasus), dan Inggris (16.519.768 kasus).
  • Perusahaan farmasi Moderna minggu lalu baru aja ni guys, memulai percobaan atas vaksin buatannya yang bakal spesifik menarget varian Omicron. Dalam keterangannya, ya emang sih vaksin yang biasa itu efektif mencegah penyebaran Omicron kalo digunakan sebagai booster, namun efektivitasnya berkurang setelah enam bulan. Makanya, mereka mau menemukan vaksin yang emang khusus buat varian tersebut.
  • Minggu lalu, Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach menyampaikan pada warganya bahwa: sekarang udah bisa nih, kita lihat COVID-19 dengan cara yang baru. Artinya, kehidupan bisa mulai balik ke normal lagi, dan berbagai kebijakan pembatasan sosial udah bisa dihentikan. Hal ini karena setelah melihat data yang ada, ternyata walaupun jumlah kasus yang muncul karena varian Omicron meningkat pesat, namun jumlah pasien yang masuk RS dan meninggalnya sangat rendah. Jadi yhaa udah bisa back to normal katanya di sana.
  • Ibu kota India yaitu Delhi juga baru aja ni guys menyudahi aturan jam malam weekend-nya dan udah kembali membolehkan berbagai restoran dan mal untuk kembali beroperasi. Kebijakan ini diambil oleh pemerintah setempat setelah jumlah kasus menurun drastis dari 28ribuan kasus di 13 Januari lalu, jadi 4.291 pada 27 Januari.
  • Peningkatan kasus terjadi di Iran yang kini jadi hotspot lagi di Timur Tengah. Penyebabnya adalah varian Omicron yang jumlah kasusnya meningkat pesat, dari 700 kasus harian di awal Januari kemarin, sekarang udah ada di angka 9.000 kasus per akhir minggu lalu. Fyi Iran masih jadi negara dengan COVID-19 terparah di kawasan Timur Tengah, dengan 132.000 kematian sejauh ini.
  • Minggu lalu, negara tetangga Singapura baru aja mengumumkan bahwa mereka bakal membuka kembali penerbangan komersil yang direct dari Singapura ke Bali, mulai dari 16 Februari mendatang. Menurut keterangan dari GM Singapore Airlines Alvin Seah, dimulainya penerbangan kembali ini adalah sebagai bentuk komitmen atas pertumbuhan pariwisata Indonesia. Adapun statement ini muncul setelah kedua negara setuju untuk membolehkan warga yang udah divaksin lengkap untuk melakukan perjalanan antara dua negara.

When February 14th is not always about love…

Yep, forget all your Valentine’s Day party plan, because us as a nation will have the biggest party ever…
 
What party?
”Democracy party” aka pesta politik. Wwkwkwk iya guys, karena minggu lalu, pemerintah dan DPR udah ketok palu, bahwa pemilu 2024 bakal dilaksanakan pada 14 Februari 2024.
 
OH 2024?
Iya, bukan tahun ini. So don’t cancel your dinner reservation yet. Anyway, tanggal ini udah disetujui sama seluruh pemegang kepentingan terkait pemilu guys, mulai dari DPR, pemerintah, terus para penyelenggara yang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Nah seiring udah diketoknya tanggal ini, maka bisa dibilang, berakhir juga nih berbagai spekulasi terkait kemungkinan tiga periode atau perpanjangan masa jabatan Pak Jokowi.
 
I see…
Nah guys, abis tanggalnya ditentukan, saatnya para stakeholders tadi cari vendor, fitting baju, cek-cek gedung…. ehehehe ga deng, itumah kondangan. Kalo dalam pemilu, persiapannya tuh kayak menentukan timeline kayak kapan ni para calon bisa daftar, deadline-nya kapan, terus kampanyenya gimana, terus secara lagi pandemi, gimana nih plan B- plan B-nya. Gitu-gitu guys.
 
Rempong ugha.
Ya memang. Jadi, pemilu nanti juga bakal lebih ribet karena untuk pertama kalinya, kamu bakal nyoblos sampe lima surat suara, yakni buat jadi presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD RI. Karenanya, prosesnya juga bakal panjang dan udah dimulai dari tahun ini. Yup, pada 22 Agustus 2022 nanti, partai-partai yang minat ikutan pemilu di  2024 udah bisa mulai daftar ke KPU, abis itu ada penetapan daerah pemilihan, sampeeee rangkaian acara terakhir adalah pelantikan presiden baru pada 20 Oktober 2024. Widiiiw kalah deh resepsi kawinan Puteri Brunei.
 
Xixixixi tapi sebenernya w kepo juga, kenapa 14 Februari ya?
Bukan, bukan biar kamu-kamu yang jomblo ga galau karena nggak Valentine-an guys, tapi karena kata Ketua KPU Pak Ilham Saputra, di Bulan Maret dan April itu udah masuk Bulan Puasa dan Lebaran. Jadinya yha part yang padet-padetnya kayak kampanye dll tu mendingan diduluin aja, jadi abis Lebaran tuh udah tinggal part gugatan ke Mahkamah Konstitusi dan konsolidasi partai aja. Kitu ceunah.
 
Kampanye.. isn’t it a part yang… banyak berantemnya itu ya?
Ahahaha sebenernya lebih ke pengenalan dan campaign gitu guys, dan yep, kalo kamu males banget liat temen-temen kamu mendadak jadi jurkam di sosmed, tenang aja. Karena KPU lagi mempertimbangkan nih, untuk memperpendek masa kampanye. Iya, jadi kalo di pemilu 2014 kampanyenya selama 15 bulan, 2019 selama 6 bulan 3 minggu, maka pada tahun ini, KPU berencana cukup 3 bulan aja. However, sebelumnya Kemendagri Pak Tito Karnavian bilang bahwa yha kalo bisa si 90 hari cukup karena cape cui masyarakat kita terbelah dengan adanya kampanye di sosmed dll jadi kata KPU okehh ditampung, bos…
 
I’m wondering though, are there any new kids on the block?
New political parties, you mean? Banyak. Tahun 2024 diprediksi bakal banyak partai politik baru yang berusaha mendapat dukungan kamu (secara kamu milenial kan? kan?). Ada Partai Gelora yang pecahannya PKS, ada Partai Ummat yang didirikan oleh Amien Rais mantan pimpinan PAN, ada Partai Kebangkitan Nusantara yang diisi oleh loyalis Anas Urbaningrum mantan Ketum Partai Demokrat, dll. Belum lagi partai-partai yang emang udah bertarung di 2019 lalu.
 
Okehh… anything else?
Nah bursa capres-capresan juga makin seru ni guys. Over the weekend kemarin, Gubernur DKI Jakarta Pak Anies Baswedan baru aja meeting sama Gubernur Jawa Barat Kang Ridwan Kamil. Keduanya diduga bahas rencana soal jadi pasangan buat pilpres nanti. Belum lagi Gubernur Jawa Tengah Mas Ganjar Pranowo yang udah didukung sama tim relawan Sahabat Ganjar. Belum lagi Mbak Kepak Sayap, terus Pak Kerja Untuk Indonesia. Terus Pak Menteri Akhlak yang juga udah mulai dapet dukungan nyapres. Nah, kamu udah kepikiran mau dukung sapa belum?

What’s declining because of the pandemic?

Prestasi anak.
Hiks. Iya ni guys. Sedih banget deh. Jadi baru aja disampaikan oleh Kantor Staf Presiden (KSP) minggu lalu, bahwa ada 50 persen dari anak kelas 1 SD sekarang tuh juga pada belum bisa baca dan tulis, dan beberapa dari mereka juga nilainya juga nggak sesuai standar.

Kok bisa ya?

Ya bisa. Penyebabnya adalah pandemi COVID-19 yang bikin anak-anak jadi harus melakukan Pembelajaran Jarak Jauh aka PJJ aka online learning. Menurut Tenaga ahli utama KSP, Abraham Wirotomo, PJJ ini berdampak banget sama proses pembelajaran anak-anak, yang mana akibatnya, terdapat penurunan kualitas belajar mereka. Prestasi mereka juga menurun kata Pak Abraham.

No…
Yoi guys, beliau melanjutkan bahwa menurut kajian dari Kemendikbud dan Kemenag, hanya 15 persen anak SD kelas 1 yang nilainya sesuai standar. Bahkan, hasil verifikasi lapangan KSP malah menemukan 50 persen anak SD kelas 1 belum bisa baca tulis. Karenanya, Pak Abraham berpendapat bahwa tetep mendingan diadakan pembelajaran tatap muka (PTM) aja meskipun pandemi COVID-19 belum selesai. Beliau juga mendorong seluruh daerah supaya menggelar PTM sesuai ketentuan pada surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri.
 
Is this why PTM masih 100%?
Probably yes. Karena menurut Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek Sri Wahyuningsih, ada banyak alasan guys, kenapa PTM tetap berjalan meski kasus lagi naik. Pertama, anak-anak ni udah ketinggalan banget kualitas dan mutu pembelajarannya. Terus kedua, terjadinya kemunduran dan kesiapan dalam pembelajaran. Ketiga, proses karakter anak merosot. Keempat, anak-anak jadi malas-malasan di rumah, karena biasa belajar online (PJJ). Terus, mereka juga lebih sering pake medsos, which is berdampak negatif. Berangkat dari alasan beberapa alasan inilah pemerintah memutuskan PTM tetap dijalani.
 
Got it. Did anyone say anything?
Terkait Pembelajaran Tatap Muka, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, emang online learning yang terlalu lama tuh bakalan bikin siswa-siswi di negara kita mengalami learning loss. Makanya Bu Hetifah juga mendukung PTM tetap diadain dengan mengacu sama SKB 4 Menteri tadi. Sepanjang pandemi, angka literasi udah turun 52 % dan angka numerasi juga turun 44%. Kita nggak bisa ambil resiko yang lebih jauh lagi, katanya.
 
Is anyone against it?
Yep, misalnya Ketua Satgas COVID19 PB IDI Profesor Zubairi Djoerba yang minta pemerintah supaya plz banget dipikir-pikir lagi nih kalo mau PTM 100% terus. Pasalnya, saat ini positivity rate alias rasio kasus positif COVID-19 di Indonesia semakin meningkat terutama dampak penyebaran varian Omicron yang udah mencatatkan ribuan kasus.
 
Got it. Anything else?
Nggak cuman PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah aja yang nyiapin metode pembelajaran di tengah pandemi ini gengs, pendidikan tinggi juga. Universitas Brawijaya lagi nyiapin metode pembelajaran hybrid yang bakal berlaku mulai dari Februari besok. Rektor Unibraw, Nuhfil Hanani bilang pihak mereka udah ngedesain metode hybrid ini sejak akhir tahun lalu dan bakalan mulai bulan depan dengan aturan yang ketat. Salah satu aturannya adalah mahasiswa yang berasal dari daerah dengan kasus COVID-19 tinggi yha nggak boleh ikutan offline dulu, online aja gitu.

Who will run the White House?

Willow the cat.
 
Yes guys, say welcome to Willow, kucing barunya Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang baru aja moving in ke rumah barunya di White House. Willow ini diadopsi dari pemiliknya di Pennsylvania, setelah pada tahun 2020, pas lagi kampanye, Willow muncul dan interrupting speech yang lagi dilakukan Biden. Nah pas liat itu, Ibu Negara Jill Biden langsung suka dan ga lama kemudian, Willow diadopsi oleh keduanya. Willow bakal temenan sama seekor anjing German Shepherd yang juga baru aja diadopsi dan dikenalin Desember lalu, namanya Commander.
 
Dalam keterangan resmi dari kantornya Jill Biden, disebutkan bahwa Willow lagi beradaptasi dengan rumah barunya di White House dan punya banyak mainan, makanan, dan banyak ruangan untuk dieksplor. Terus, nama Willow ini diambil dari nama kampung halamannya Jill Biden yakni Willow Grove, di Pennsylvania.
 
Nah guys, diadopsinya Willow ini lumayan bikin excited para cat lovers, secara baru sekarang nih, ada kucing lagi di White House. Sebelum Willow, kucing yang terakhir ada di sana adalah India, punya Presiden George Bush dan first lady Laura Bush.
 
Now, a cat will literally rule the world…

I will eat a happy meal on tv if @McDonalds accepts Dogecoin.”

Wiiiw gitu guys isi twitnya bos Tesla Elon Musk minggu lalu yang bilang bahwa dia mau makan McD di TV kalo perusahaan cepat saja itu menerima pembayaran pake dogecoin. Twit ini kemudian dibalas oleh McDonald’s dengan kata-kata “only if @tesla accepts grimacecoin” yang berlogo Grimace, karakter marketing warna ungu yang kerap digunakan McDonalds. Nah, banter ini langsung deh, bikin coin berlogo Shiba Inu itu langsung naik 20%, dari sebelumnya di US$0.126 jadi $0.151. Yep, jadi emang twit-nya Musk ini terkenal sakti dalam menaik-turunkan harga koin crypto, di mana sblmnya doi juga pernah ngetwit bahwa Tesla bakal uji coba menerima pembayaran merchandise pake Doge, yang bikin harga koin itu naik sampe 43% dalam waktu dua jam aja.
 
Seriously.. Enough, Elon…

Announcement


Thanks to Song Mingi, Marsa Pradipta & Adeees for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

The month of love is just tomorrow, so let’s start the week right, with these beautiful quotes of love.

Angel’s Stories

1. Aku tu kan ga bisa ya kalau kerja itu berisik. Bahkan suara keyboard pun kadang menggangguku. Lha ini ada temen satu kantorku yang suka ngomong orangnya. Keras dan berisik rasanya. Otakku berasa ambyar kalau denger dia lagi ngomong. Setiap satu jam dia ga bersuara, rasanya aku merasakan kedamaian yang luar biasa. Terima kasih untuk satu jam ketenangannya. Aku bisa bekerja dengan baik.
-An introvert-
 
2. Sebagai pejuang semester akhir, bolak-balik dan kejar-kejaran sama dosen jadi hal yang biasa tapi juga bikin capek. Kemaren, setelah chatku dianggurin padahal udah janjian jam 12. Akhirnya, aku dikasih kotak jajan punya dosbimku, hasil beliau jadi pemimpin rapat. Katanya, “Ini buat kamu.” Terus disemangatin buat skripsian lagi. Terima kasih Pak dosbim. Bapak menyelamatkan akhir bulanku! Semoga sehat selalu.
-qi, 22-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)