US Boikot Olimpiade Musim Dingin di China, Pak Jokowi Kunjungan ke Kabupaten Sintang, Kal-Bar, Pengungsi Rohingya asal Myanmar Menuntut Facebook, Bilioner Jepang Yusaku Maezawa Trip ke Luar Angkasa

141


Good morning

Hello there. It’s crazy to realize that 2022 is just three weeks away. Did you meet all of your resolutions? Or did you read as much as you’ve planned this year? Did you learn anything new? Well, wherever you are in the process, always remember that you don’t need to be better than someone else, you just need to be better than you were yesterday. Happy reading.


Another episode of drama to anticipate….

Between US VS China.
 
Lah, kenapa lagi mereka? 
Jadi gengs, hari Senin kemarin, Pemerintahan Biden secara resmi mengumumkan bahwa mereka nggak akan mengirimkan perwakilan resmi dari negaranya untuk mengikuti perhelatan Winter Olympic Games, sekalian Paralympic Games-nya juga yang bakal sama-sama diadain di Beijing pada 2022 nanti.
 
What? Kok bisa gitu? Background please. 
OK. Jadi dalam keterangan resmi yang disampaikan Juru Bicara White House Jen Psaki, dijelaskan bahwa US bakal memboikot Olimpiade musim dingin di China dan nggak akan berpartisipasi dalam ajang multievent itu. Gara-garanya, China dianggap telah melakukan aksi genosida dan crimes against humanity terhadap warga etnis minoritas Uighur di Xinjiang.
 
What’s that?
Well, kamu pasti udah familiar ni gengs sama isu Muslim Uighur di Xinjiang, China yang disebut jadi korban pelanggaran HAM oleh pemerintah komunis China. Pasalnya, para warga Uighur ini kerap mengalami berbagai tekanan dan diskriminasi terkait latar belakang mereka yang disebut berbeda dengan warga etnis China kebanyakan (hence the minority). Pemerintah China bahkan disebut punya camp re-education yang kalo kata mereka sih, merupakan tempat buat mendidik para etnis Uighur ini supaya bisa bekerja dan berintegrasi di masyarakat. Namun menurut negara-negara barat dan aktivis HAM (serta kesaksian para mantan penghuni tentunya), kamp ini adalah kamp penyiksaan di mana para Muslim Xinjiang dipaksa harus ikutan dan gatau kapan boleh keluarnya.
 
Ouch, go on…
Terus di dalam kamp itu juga banyak terjadi penyiksaan dan pemerkosaan, serta mereka di-brainwash supaya loyal ke partai komunis. Jadi brainwash-nya itu including berjam-jam dengerin lagu-lagu dan mempelajari serta indoktrinasi value-value Chinese communist gitu gengs. Sebaliknya, terjadi juga pembatasan, pengawasan hingga pelarangan berlebihan atas praktek-praktek keagamaan maupun kebudayaan yang dijalankan oleh para Muslim Uighur. Nah terkait hal ini, pemerintah China udah berkali-kali bilang, “Bohong, enggak, tuduhan absurd, jangan percaya!” Yha tapiiii Amerika dan beberapa negara barat tetap dengan pendiriannya.
 
Dan ini ngaruh ke Olimpiade Musim Dingin tadi?
Iya. Kata Jen, soal isu pelanggaran HAM oleh China ini nggak boleh dianggap business as usual, tapi harus dinyatakan dengan tegas bahwa AS menolak. Selain itu, keputusan ini juga udah didukung sama para anggota DPR di sana yang pada kompakan ni guys, antara Partai Demokrat dan Republik.
 
Yha tapi kalo atletnya tetep pengen tanding gimana?
Ya sok aja, tapi pemerintah AS enggak akan mengirim utusan dan berkontribusi apa pun dalam acara ini. Jadi kata Jen, para atlet tetep kok bisa terbang ke Beijing and competing for the medals, pemerintah juga tetap bakal fully support 100% meskipun dari rumah dan nggak memeriahkan event kayak tahun-tahun sebelumnya. Tapi intinya kalo secara diplomatik dan pemerintahan, mereka gamau ikutan, titik.
 
China ada komentar nggak?
Ada. “Awas lu, gue bales lu,” gitu katanya. Jadi dalam keterangannya sehari setelah pengumuman White House, Kemenlu China menerbitkan keterangan bahwa mereka bakal membalas apa yang dilakukan US soal isu Olimpiade tadi. Terus mereka juga bilang bahwa keputusannya AS itu diambil berdasarkan kebohongan dan rumor supaya mengganggu jalannya Olimpiade aja. Selain itu, disebutkan bahwa langkah yang diambil AS itu udah salah banget, udah menembak kaki sendiri, dan bakal ada konsekuensinya.
 
Got it. Anything else I should know? 
FYI, AS tuh nggak biasanya kayak gini. Wakil presiden atau first lady normally bakalan datang buat memimpin tim USA waktu opening ceremony, closing ceremony, and in between. Waktu Olympic Games kemarin aja, First Lady Jill Biden datang langsung ke Tokyo buat dukung atlet-atlet yang tanding.

Who’s finally making the looong awaited visit?

Pak Presiden Jokowi.
Ke Sintang, Kalimantan Barat.
 
Tell me. 
Jadi kemarin guys, Pakde Jokowi Bersama rombongan terbatas berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Supadio di Pontianak, untuk terus lanjut lagi cuss ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. FYI, Sintang ini adalah daerah yang baru aja kemarin kena banjir dan nggak surut sampe sebulan lebih. Nah tapi pas Pak Jokowi kemaren nyampe sih udah surut. EHEHEE.
 
Ya telat dong.
Yhaa gitude kalo kata wargaAnyway jadi ada beberapa agenda kedatangan Pak Jokowi ni gengs, di antaranya adalah meninjau fasilitas dan meresmikan bandara baru yang ada di Sintang, namanya Bandar Udara Tebelian. Terus Pak Pres juga bakalan menengok keadaan masyarakat setelah musibah banjir dan menyalurkan bantuan buat mereka, and finally, Pak Jokowi juga bakal mengecek proses pembangunan tanggul banjir yang ada di sana.
 
OK.
Nah terus di akhir kunjungan kerjanya, beliau juga akan melakukan penanaman pohon Bersama masyarakat di Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kelurahan Kedabang, Sintang. Pak Jokowi sih berharapnya dengan menanam pohon kayak gitu bisa segera memulihkan lingkungan. Terutama di daerah tangkapan air dan tangkapan hujan di wilayah aliran Sungai Kapuas dan Sungai Melawi.
 
Does he say anything about the flood?
Of course. Kata Pak Jokowi, banjir di Sintang itu disebabkan oleh dua faktor, yakni kerusakan lingkungan dan hujan ekstrim. Beliau juga menyebut bahwa daerah aliran sungai dan wilayah tangkapan air hujan di sana udah rusak, dan karenanya pemerintah bakal melakukan penghijauan di sekitar sungai. Intinya, pemerintah bakal melakukan penghijauan dan penghutanan kembali.
 
Bener ya paaak…
Iya gitu sih katanya guys. Adapun untuk jangka pendeknya, beliau udah meminta Pak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk membangun tanggul demi mencegah air meluap dan menyebabkan banjir lagi di kemudian hari.
 
Got it. Anything else?
Sebenernya sikap Pak Jokowi terhadap bencana banjir di Sintang ini emang lumayan bikin warga +62 bingung sih guys, secara banjirnya itu berlangsung lama banget, yakni sebulan lebih, dengan listrik mati, tapi Pak Jokowi nggak berkunjung dan malah ke Mandalika untuk menjajal sirkuit di sana. Sedangkan sekarang, pas airnya udah surut, baru deh beliau hadir. Makanya banyak netijen maupun warga yang bilang bahwa kunjungan ini sebenernya yhaa agak telat sih, atau mungkin emang tujuannya untuk meresmikan bandara aja?
 
Hmmm….

When you’re a lawyer working for Facebook…

You’ve probably been working overtime…
Asli guys, karena Facebook lagi menghadapi mayan banyak tuntutan hukum. Yang terbaru dateng dari pengungsi Rohingya asal Myanmar yang menuntut Facebook dengan meminta kompensasi sebesar 150 miliar USD atau setara dengan 2.165 triliun Rupiah. Ga tanggung-tanggung, gugatannya didaftarkan oleh para pengungsi di dua pengadilan, yaitu di Amerika Serikat dan di Inggris.
 
Whoaaa what happened?
Jadi dalam gugatannya itu disebutkan bahwa Facebook digugat karena dinilai gagal membendung penyebaran ujaran kebencian di platformnya. Kegagalan inilah yang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan meletusnya aksi pembantaian terhadap etnis minoritas di Myanmar di tahun 2018 lalu. Pembantaian oleh kelompok militer Myanmar ini kemudian menyebabkan puluhan ribu etnis Rohingya meninggal, diperkosa, dan terluka. Selain itu, ada juga hampir satu juta pengungsi Rohingya yang jadi pengungsi di negara lain dan nasibnya terlunta-lunta. Menurut PBB, aksi pembantaian ini cocok banget kayak genosida yang sering dicontohin di buku-buku.
 
Ya ampuuun…
Nah terus, para pengungsi ini juga menggugat Facebook yang dinilai mempromosikan disinformasi dan pola pikir ekstremis yang berujung pada kekerasan di dunia nyata. Selanjutnya, Facebook dibilang mau menukar kehidupan orang-orang Rohingya demi penetrasi market di negara yang kecil aja di Asia Tenggara. Para pengungsi ini juga mengeluhkan sikap Facebook yang disebut enggak bereaksi apa-apa terkait isu ini, padahal sekitar tahun 2013 dan 2017, mereka udah sering diperingatkan soal menjamurnya konten kebencian terhadap Rohingya di platformnya.
 
Emang postingan kebenciannya kayak apa sih?
Well, cautions ya, karena kata-katanya sadis banget. Kayak: “Kita harus membantai mereka kayak apa yang Hitler lakukan pada kelompok Yahudi.” Post lain bilang bahwa mereka harus menyiram bensin ke api supaya para pengungsi bisa bertemu Allah lebih cepat.
 
Iewwww.
Yes, dan terkait hal ini, di tahun 2018 PBB juga udah bilang bahwa Facebook emang punya andil nih, dalam pembantaian warga di Myanmar. Menurut perwakilan dari PBB Yanghee Lee, berbagai hal di Myanmar emang dilakukan via Facebook, mulai dari membantu orang miskin, hingga menyebarkan ujaran kebencian. However, beliau khawatir kalo Facebook udah berubah jadi “monster” dan enggak digunakan dengan semestinya.
 
Well, I believe Facebook has a say…
Oh iya, dalam keterangannya beberapa saat setelah pembantaian itu terjadi, pemimpin FB Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandberg mengeluarkan pengumuman yang bilang bahwa menurut komisi HAM internalnya, emang ni FB kurang melakukan aksi yang cukup untuk menghindari terjadinya kekerasan di sana. Selain itu, keduanya juga setuju bahwa harusnya mereka mengambil tindakan lebih.
 
Yhaa ngaku ugha. Anything else now?
Well sejauh ini, Facebook yang sekarang udah ganti nama jadi META belum ada komentar apa-apa soal gugatan ini. Namun gugatan ini jadi menarik guys, secara Facebook udah ngaku tadi tuh, bahwa mereka harusnya emang bisa berbuat lebih banyak dalam mencegah pembantaian tadi.

Who’s having an unusual year-end trip?

Bilioner Jepang, namanya Yusaku Maezawa.
Lupakan PPKM dan swab test, karena enggak kayak kamu yang mau jalan-jalan akhir tahun ke Puncak, Maezawa justru mau ke luar angkasa. Yoi guys, jadi bilioner yang tajir dari website e-commerce ini kemarin baru aja melakukan perjalanannya ke luar angkasa. Maezawa berangkat pakai roket yang took off dari Kazakhtan dan sampai di dock-nya International Space Station (ISS) di luar angkasa pada pukul 8.41 Eastern Time. Terus rencananya, perjalanan ini bakal berlangsung selama 12 hari, dan ini jadi perjalanan pariwisata ke luar angkasa pertama yang bayar sendiri dalam satu dekade terakhir.
 
FYI, dalam melakukan perjalanan ini Maezawa enggak sendirian, namun dia juga ditemenin sama Alexanderf Misurkin, Cosmonaut veteran Rusia yang sekaligus jadi leader di perjalanan ini. Ada juga Yozo Hirano yang bertugas jadi videographer dan assistant production yang bakalan jadi seksi dokumentasi waktu Maezawa gelantungan di luar angkasa. Nah guys, ternyata emang perjalanan wisata ke luar angkasa ini lagi hype banget di antara kalangan para crazy rich. Sebelumnya, bos Amazon Jeff Bezos dan bosnya Virgin Richard Branson juga udah pernah ke luar angkasa di tahun ini. Balik lagi ke Maezawa, jadi emang pada dasarnya doi penasaran aja hidup di outer space tuh gimana, makanya doi pengen cari tahu sendiri dan nanti pengalaman tersebut bakal di-share di YouTube channel-nya.

Turning on our notif button…

“Pemilu masih lama.”

 
Gitu guys kata Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno pas ditanya soal dorongan terkait partai politik yang diminta untuk segera mendeklarasikan koalisi dan capres yang bakal diusung di Pilpres 2024 nanti. Menurut Pak Hendrawan, yha kan pemilu masih lama, lagian juga periode kedua Pak Presiden Jokowi baru memasuki tahun ketiga saat ini.
 
Exactly our thoughts when we see those politician banners…

Announcement


Thanks to Dania, seseorang, and someone special for buying us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Workplace could be a stressful space for anyone, so here’s some tips you can do to create joy at work. 

Angel’s Stories

1. Ini kejadian udah beberapa hari yang lalu. Dan aku gak tau layak dibagikan di Angel’s Stories-nya Catch Me Up! atau enggak. Aku orangnya sentimentil alias baperan. Gampang tersentuh sama kebaikan orang. (Tapi juga gampang tersinggung karena hal-hal kecil, wkkk~ 😅) Hari itu aku di-chat temen lamaku. Dia nanyain kabar. Dia kira aku masih di Malang (kota tempatku merantau dulu) dan tempat tinggalku kena dampak erupsi juga. Temenku ini nge-chat gak ada keperluan lain selain pengin tau keadaanku. Sesimpel itu tapi aku bahagia banget. Perasaan kesepian–apalagi di usia-usia ketika lingkar pertemanan makin mengecil ini–tbtb berkurang. Bersyukur sekali masih dikaruniai rezeki berupa teman baik. Terima kasih, mas!
-Yogs-
 
2. Aku kebetulan udah mulai WFO, dan kemarin aku pulang dari kantor naik ojol. Sepanjang perjalanan, sebenernya aku sama abangnya nggak banyak ngobrol, tapi pas udah turun, aku bayar cash dan bilang sama dia ngga usah dikembalian, karena sebenernya kembaliannya nggak banyak. Taunya abangnya seneeeng banget dan berulang-ulang bilang makasih ke aku. Rasanya aku jadi seneng banget ngeliat orang lain juga seneng. Aku jadi inget kata papa, kita harus selalu berbagi walaupun sedikit, karena kita nggak tau, sedikit buat kita itu bisa jadi banyak buat orang lain. Thanks, papa!
-M-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)