Rekap Natal 2021

132

Now, here’s your recap on Christmas 2021

Tell me the updates.
OK. Jadi guys, di perayaan Natal tahun ini, things are pretty much 11-12 sama tahun lalu, due to COVID-19. Yep, kayak misalnya, perayaan Natal di Gereja Katedral Jakarta yang digelar secara hybrid, online dan offline. Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2021 Jerry Sambuaga yang bilang bahwa demi mengantisipasi penularan COVID-19, perayaan Natal Nasional Tahun 2021 diselenggarakan dari hasil videotaping.
 
Ok…
Nah lanjut, menurut keterangan Ketum Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom, emang pihaknya udah mendorong panitia penyelenggara Natal di seluruh Indonesia buat ibadahnya hybrid aja, dengan kapasitas maksimal 40%, dari kapasitas 50% yang dibolehin pemerintah. Hal ini dilakukan biar nggak ada klaster Natal yang muncul akibat jumlah umat yang membludak di Gereja. Pak Gomar juga udah kasih arahan buat anak-anak, lansia, dan umat yang belum divaksin buat ibadah virtual aja. Selain PGI, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Kardinal Ignatius Suharyo juga menyampaikan bahwa dalam menjalankan ibadah Natal, seluruh gereja udah membentuk tim khusus yang bernama Tim Gugus Kendali Paroki (TGKP). Tim ini akan mengatur kegiatan ibadah dan memastikan keamanan protokol kesehatan pas lagi beribadah.
 
Ketat yha.
Yoi. Terus kemarin, misa Natal di Gereja Katedral juga dijaga ketat oleh TGKP yang terdiri dari Polisi, TNI, dan Satpol PP. Jadi setelah masuk gerbang gereja, jemaat diperiksa dulu barang bawaannya pakai mesin X-Ray, terus sebelum masuk ke bagian dalam gereja mereka juga check in pakai aplikasi PeduliLindungi. Pokoknya, make sure kalau prokesnya dijaga ketat banget deh. Fyi di Katedral Jakarta sendiri tuh misanya dibagi ke tiga sesi dalam sehari, dua dilakukan secara hybrid dengan kapasitas maksimal 650 umat dan satu sesinya lagi dilakukan full online.
 
Now tell me about the vacations…
Of course. Selama libur Natal kemarin, berbagai tempat wisata di ibu kota rame dipadati pengunjung. Misalnya aja TMII dan Taman Ragunan Jakarta, yang penuh puollll oleh warga. Tercatat ada lebih dari 17 ribu orang yang datang ke sana, jauh lebih banyak dibandingkan libur Natal di tahun 2020 kemarin. Staf Humas Ragunan, Wahyudi, emang udah memprediksi jumlah pengunjung yang ada sekarang. Meski yha jauh lebih sedikit kalau dibandingkan sama sebelum pandemi.
 
They were practicing health protocols, right?
Iya dong. Pak Wahyudi bilangnya mereka tuh nggak kejar target harus berapa pengunjung gitu lho, toh kapasitas kawasan situ emang udah dibatasi 50% kan, jadi yang terpenting tuh emang pengetatan prokesnya yang tepat gimana biar ini pandemi cepetan kelar dan orang-orang jadi lebih leluasa berpergian dan bertamasya, termasuk ke TMII dan Ragunan.
 
How about those leaving Jakarta…
Banyak. Dari mulai minggu lalu sampai H-1 Natal kemarin, sebanyak 1.27 juta kendaraan udah bergerak keluar Jakarta lewat 4 gerbang tol utama, dari ke arah Merak, arah Puncak, sampe ke arah Bandung dan Trans Jawa. Sementara puncak arus balik bakalan terjadi di Minggu 2 Januari 2022. Pihak Jasa Marga sih bilangnya sing penting nyetir dalam keadaan prima, isi saldo e-wallet kamu, dan patuhi prokes, guys. Kalau capek ya istirahat.
 
Seems like everybody’s taking a break…
True. Bahkan arus lalu lintas yang terjadi sekarang ini tuh rupanya meningkat 7.6% dari lalu lintas yang normal terjadi di November tahun ini.  Terus, di perayaan Natal kali ini pemerintah memberikan Remisi Khusus (RK) Natal 2021 bagi 12.641 narapidana pemeluk agama Kristen dan Katolik. Dari jumlah tersebut, 12.562 orang mendapatkan RK I atau pengurangan sebagian, sedangkan 79 orang mendapatkan RK II atau langsung bebas.
 
Anything else now?
Well, dalam perayaan Natal kali ini, Pak Presiden Jokowi menyampaikan harapannya supaya pandemi enggak mengurangi kegembiraan dan keceriaan masyarakat dalam merayakan Natal bersama orang-orang tersayang. Hal ini disampaikan Pak Jokowi dalam posting-an sosmednya weekend kemarin.