PPKM Level 3 Nataru 2021 Resmi Dibatalkan, Jaksa Menuntut Koruptor Kasus Asabri Dengan Hukuman Mati, Kunjungan Paus Fransiskus Ke Cyprus, Instagram Luncurkan Fitur “Take a Break”

115


Hello

We are always excited about Wednesday because it means… podcast day! A little introduction here, our Listen Up! podcast has been around for almost a year and we’ve been very giggly to see how some of you mentioned us as your podcast of the year on Spotify. Thank you so much and keeep… listening!


What’s just being cancelled?

No worries, it’s definitely not your date this weekend.
Tapi PPKM level tiga yang tadinya bakal diberlakukan di libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
 
Oh, I heard about it. Tell me. 
Yoi gengs. Jadi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat aka PPKM Level 3 yang awalnya bakal diberlakukan di musim libur Natal dan Tahun Baru 2021 ini akhirnya resmi dibatalkan. Ga tanggung-tanggung, dibatalkannya secara nasional aka di seluruh Indonesia.
 
Reaaaallly?
Yep. Kebijakan ini disampaikan oleh Menko Marves Opung Luhut B. Pandjaitan dalam keterangan tertulisnya kemarin. Menurut Opung Luhut,
keputusan tersebut diambil karena Indonesia dinilai udah lebih siap dalam menghadapi musim libur akhir tahun. Hal itu tercermin dari jumlah tes dan telusur yang lebih tinggi dari tahun lalu.
 
Tell me more.
OK. Jadi ada beberapa alasan ni guys kenapa PPKM level 3 nya dibatalkan, mulai dari jumlah kasus aktif yang udah makin turun, terus angka terkonfirmasi hariannya juga stabil di bawah 400 kasus. Selain itu, tingkat vaksinasi juga udah makin tinggi, di mana untuk Jawa-Bali, masyarakat yang udah divaksin dosis satu udah mencapai 76 persen, lalu untuk dosis dua juga udah mendekati angka 56 persen. It means antibodinya rang-orang terhadap covid ini udah jauh lebih tinggi dibandingkan Nataru tahun lalu.
 
I see…
Nah, meskipun PPKM level 3-nya dibatalkan, bukan berarti kamu bisa ngumpul-ngumpul tanpa aturan ya gengs. Karena Opung Luhut bilang bahwa pemerintah bakal tetap menerapkan sejumlah pembatasan. Adapun beberapa pembatasannya adalah larangan kegiatan perayaan tahun baru di seluruh pusat keramaian dan pusat perbelanjaan. Terus untuk bioskop dan restoran boleh buka maksimal 75 persen. Selanjutnya untuk acara sosial budaya, kerumunan masyarakat yang diizinkan berjumlah maksimal 50 orang. Dan wajib harus kudu tetap pake PeduliLindungi.
 
But like… I’m kinda worried about this omicron thingy…
We’re lowkey worried, too. Terkait hal ini, Opung Luhut mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terutama mengingat munculnya varian Omicron tersebut. Meski begitu, temuan awal soal varian ini menunjukkan tingkat keparahan dan tingkat kematian akibat varian Omicron relatif terkendali, meski masih butuh waktu dan tambahan data untuk mendapatkan informasi yang lebih valid.
 
Terus antisipasinya gimana?
Nah soal langkah konkritnya, pemerintah udah menyiapkan skenario jaga-jaga gimana caranya supaya varian omicron ini enggak sampe ke Indonesia dan nggak ada pelonjakan kasus selama libur Nataru nanti. Pertama, perbatasan Indonesia yang diperketat terutama kalau ada penumpang yang baru datang dari luar negeri. Penumpang dari luar negeri juga harus menunjukkan hasil tes PCR negatif 2 x 24 jam, plus setibanya di Indonesia mereka-mereka itu harus karantina dulu 10 hari.
 
Go on….
Adapun untuk perjalanan dalam negeri, para travelers harus udah menerima vaksin kedua atau lengkap, dan hasil tes antigen negatif sehari sebelum keberangkatan. Adapun buat penumpang yang enggak atau belum vaksin atau udah vaksin tapi baru dosis pertama, mereka juga wajib nunjukkin hasil PCR negatif 3×24 jam. Begitu juga dengan anak-anak di bawah usia 12 tahun yang tetap bisa ikutan traveling dengan nunjukin hasil tes PCR negatif 3 x 24 jam buat perjalanan udara, atau hasil tes antigen negatif 1 x 24 jam buat perjalanan laut dan darat.
 
Got it. Anything else?
Nah terkait pembatalan ini, sebenernya ada pihak yang pro dan kontra sih gengs. Misalnya, para pengusaha of course mendukung banget kebijakan ini karena tentunya bakal membantu menaikkan pemasukan mereka yang udah berkurang banget gara-gara pandemi. Para pengusaha juga berjanji bahwa mereka bakal ngikutin aturan PPKM dari pemerintah. Meanwhile, Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah mengkritik keputusan ini, karena berarti pemerintah ni masih gamang banget dalam membuat kebijakan pada Nataru.

Now, here’s everything you need to know about MEGA KORUPSI ASABRI.

Trigger warning! This is a mega-scandal corruption case that’s unbelievably evil, and could make you furious. Proceed with cautions! 
 
Whoaaa apa itu?
Well, jadi kemarin, jagad dunia perhukuman Indonesia lagi rame banget guys, seiring dengan tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut seorang koruptor di kasus Asabri, namanya Heru Hidayat dengan hukuman mati.
 
Whaaaat? Kenapa rame?
Iya karena jujur ini baru pertama kalinya guys, jaksa menuntut hukuman mati dalam kasus korupsi yang terkait sama transaksi dan manipulasi di pasar modal. Sebelumnya, cuma ada satu narapidana lain yang pernah dituntut pidana mati atas kasus korupsi dan itu terjadi di lembaga keuangan. Yhaa jadi intinya sama-sama terkait duit dalam jumlah gede lah.
 
How “gede” are we talking about?
Take a deep breath, close your eyes… open… aaaand: 12,6 triliun guys. Itu yang masuk ke Heru doang yah. Jadi kata jaksa, Heru ini dinilai terbukti korupsi bersama-sama mantan Direktur Utama ASABRI Adam Damiri dan Sonny Widjaja, serta beberapa pihak lain hingga merugikan negara sebesar total Rp 23,7 Triliun.
 
Dude, itu BANYAK BANGET. Tell me more about this ASABRI thing dong.
OKEH. Jadi guys, ASABRI ini adalah perusahaan plat merah yang mengelola dana asuransi sosial dan pembayaran pensiun khusus untuk Prajurit TNI, anggota Polri, PNS Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan POLRI. Namanya perusahaan pasti punya saham dong, dan saham inilah yang jadi acuan nilai atas perusahaan tersebut. Jadi makin gede dan baik kinerja perusahaannya, maka makin mahal harga sahamnya, biasanya gitu guys.
 
OK, terus…
Nah jadi awalnya, beberapa direktur di ASABRI dari tahun 2012 hingga 2019 (yang juga udah pada jadi tersangka) sepakat untuk membeli atau menukar saham yang dimiliki ASABRI ke saham yang dimiliki oleh beberapa pihak, yakni Si Heru tadi, terus ada lagi orang namanya Benny Tjokrosaputro dan Lukman Purnomosidi. Note bahwa orang-orang ini bukan konsultan investasi ataupun manajer investasi jadi yha fishy banget kan. Ngapain u ngelepas saham perusahaan ke orang-orang ini.
 
Go on…
Nah terus, biar nggak fishy-fishy banget, saham-saham yang udah dimiliki ASABRI dari si Heru itu diputer lagi nih sama ASABRI biar keliatannya liquid dan performanya bagus, padahal ya bodong, karena yang ngontrol ya masih Heru dkk yang udah sekongkol sama para direksi ASABRI tadi. Nah ini of course merugikan ASABRI dong guys, karena dengan membeli/menukar saham mereka ke Heru dkk, berarti saham mereka dilepas dengan harga murah, bahkan di bawah harga perolehan.
 
OMG…
Nah terus nih, biar keliatan investasinya ASABRI sehat, sahamnya terus dimanipulasi dan diputer-puter aka jadi saham gorengan dan ujung-ujungnya dibeli lagi sama ASABRI melalui manajer investasi perusahaannya yang juga dikendalikan oleh Heru dkk. Terus nih, disimpulkan juga bahwa seluruh kegiatan investasi ASABRI pada 2012 sampai 2019 enggak dikendalikan oleh ASABRI, namun seluruhnya dikendalikan sama Si Heru, Benny dan Lukman.
 
Gile…
Yoi, dan sejak kasus ini terungkap, kejaksaan agung aktif melakukan sita aset milik para koruptor tadi, dan nggak tanggung-tanggung guys, kapal  mewahnya Si Heru aja ada 20 biji, belum lagi tanah, hotel, area tambang, mobil mewah, jam tangan mewah, kapal tanker, hingga perusahaan ikan arwana. Belum lagi punyanya si Benny dll. Akibat tindakannya ini, maka ASABRI merugi dan yang paling rugi of course, para nasabahnya aka TNI Polri. Hiks.
 
Ruginya gimana 🙁
Menurut senator DPD RI Abdul Rachman Thaha, sebenernya ada kemungkinan para anggota TNI Polri ini terancam enggak bisa menerima dana pensiun, akibat dananya ditilep di kasus korupsi ASABRI ini. Padahal, setiap bulannya mereka harus merelakan sekitar 400ribu hingga 500ribu dari gajinya dipotong buat dana pensiun hari tua. Tapi guys, Menko Polhukam Prof Mahfud MD sih udah bilang, nitip nih ke Kejagung, supaya hak para pensiunan itu teteup dibayarkan dan enggak boleh hilang. Makanya, Kejagung juga getol banget melakukan penyitaan terus pelelangan atas aset-aset tadi. Soal lebih kurangnya yhaa nanti dibahas kemudian. Gitu kata Prof Mahfud.
 
Kasian banget si jujur 🙁
Ya itulah kenapa akhirnya kejaksaan menuntut supaya Si Heru ini dihukum mati aja gengs. Dalam tuntutannya, kejaksaan bilang bahwa korupsinya Heru ini udah bener-bener di luar nalar manusia dan menyebabkan rasa ketidakadilan di masyarakat. Aksinya juga merupakan extraordinary crime yang menghancurkan wibawa negara, dan doi juga tidak menunjukkan rasa bersalah padahal udah terlibat di dua kasus mega korupsi, yakni ASABRI dan Jiwasraya. Yoi guys dia korupsi juga di kasus Jiwasraya. Gokil kan.
 
I literally have no words.
Same. Terus juga selain menuntut hukuman mati, jaksa juga menuntut Heru buat balikin seluruh aset yang udah dikorupsi sejumlah 12 triliunan tadi paling lambat satu bulan sejak putusan dibacakan. Kalau nggak, harta-harta yang dia punya bakalan disita buat nutupin kerugian yang ada.
 
OK, anything else?
Nah terkait tuntutan ini, lawyernya Heru memprotes jaksa. Menurut mereka, dalam aturan soal korupsi, hukuman mati buat koruptor cuma bisa digunakan dalam keadaan tertentu, yaitu kalo negara dalam keadaan bencana alam, krisis moneter dan pengulangan tindak pidana. Karenanya menurut sang pengacara, namanya Kresna Hutauruk, tuntutan itu jelas enggak sesuai aturan, berlebihan, dan di luar wewenang JPU atau bisa dianggap abuse of power.

Who’s just showing some solidarity?

Pope Francis.
Yoi guys, minggu lalu, Vatikan baru aja mengumumkan bahwa mereka bakal membantu merelokasi at least 12 orang pencari suaka dari Cyprus ke Italia untuk kemudian re-settle di sana. Pengumuman ini disampaikan pada hari kedua kunjungan Paus Fransiskus ke Cyprus, dan merupakan salah satu bentuk solidaritasnya kepada negara kecil itu yang harus menampung banyak banget pencari suaka dari negara-negara konflik.
 
Tell me more.
OK. Jadi dalam kunjungannya ke Cyprus selama lima hari itu, Paus Fransiskus emang udah diagendakan untuk meng-address isu krisis imigran di Eropa yang kian parah. Nah, dalam pidatonya di istana kepresidenan, Paus Fransiskus bilang bahwa beliau tengah berkunjung ke sebuah negara yang kecil, tapi sejarahnya besar. Terus juga negaranya telah menghubungkan banyak orang, bukan justru mengisolasi mereka. Selain itu, Cyprus juga disebut sebagai pintu gerbang antara Timur Tengah dan Eropa.
 
Go on…
Adapun terkait refugee ini, Paus Fransiskus juga menegaskan bahwa tiap negara punya tanggung jawab moral buat menerima para pengungsi yang melarikan diri dari peperangan, kebencian dan penindasan. Menurutnya, negara-negara ini nggak bisa memalingkan wajah dari isu ini. Beliau juga menyampaikan kecamannya atas negara-negara “Barat” yang menolak menerima para migran dan memilih untuk mengembalikan para migran ini ke negaranya di mana mereka bakal disiksa dan dipenjara.
 
What is this migrant crisis thing?
Well, ini adalah masalah yang lumayan pelik yang tengah dihadapi Eropa saat ini, terkait makin banyaknya imigran dari negara-negara konflik di Timur Tengah yang menjadi pengungsi di berbagai negara Uni Eropa. Yang paling baru adalah datangnya puluhan ribu imigran asal Suriah, Irak, Iran, dll ke perbatasan Belarus dan berharap bisa re-settle di Eropa (Catch Up! on the issue here) dan ini menyebabkan krisis refugee yang parah di sana guys. Kalo Cyprus sendiri, secara letaknya yang berbatasan sama negara-negara kayak Suriah, Israel dan Turki, maka mereka jadi negara dengan populasi imigran terbanyak di Uni Eropa. Hal inilah yang dicoba di-address dalam kunjungannya Paus Fransiskus kali ini.
 
OK, anything else?
Nah, keputusan relokasi yang diambil oleh Paus Fransiskus ini kemudian mengingatkan publik sama aksi serupa yang dilakukannya di tahun 2016, di mana waktu itu beliau membawa 12 orang pengungsi asal Suriah di pesawat yang ditumpanginya setelah berkunjung ke lokasi pengungsi di Yunani. Adapun para pengungsi ini kemudian direlokasi di Italia dan dibina oleh komunitas sosial di sana untuk dibantu nyari kerja dan memulai hidupnya kembali.

When you’re scrolling too much on Instagram…

They will tell you to take a breeeeak.

Yep, baru aja kemarin ni guysInstagram me-launch “Take a Break” tool yang bakal meminta penggunanya untuk nggak pake IG dulu kalo mereka udah kelamaan scrolling. Adapun fitur ini pertama kali diumumkan pada bulan September lalu, dan akan mulai bisa digunakan oleh para pengguna di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, baru deh buat jemaah IG semuanya. Adapun cara makenya, pengguna IG bisa menyalakan fitur ini di “setting” dan ada pilihan untuk diingetin kalo udah main IG selama 10 menit, 20 menit, atau 30 menit. Jadi kalo udah mencapai waktu itu, para pengguna bakal diminta untuk menutup aplikasi, menarik napas dalam, journaling, mengecek to-do list, sampe ngedengerin musik. Menurut head of safety and well-being-nya Instagram Vaishnavi J, fitur ini masih awal banget dan akan terus ditingkatkan fiturnya di tahun depan. Instagram juga bakal memperketat aturan mengenai konten-konten yang dialamatkan pada penggunanya yang masih remaja. Peluncuran fitur ini dinilai banyak pihak wajar banget si gengs, mengingat sepanjang tahun ini Instagram maupun parent company-nya Meta aka Facebook menghadapi banyak banget kritikan terkait platformnya yang berpengaruh negatif terhadap self-image penggunanya. Nah jadi sekarang, no more mindless scrolling ya guys…


“If you’re on this call you are part of the unlucky group that is being laid off. Your employment here is terminated. Effective immediately.”

Ouch, nyelekit banget ya guys, bacanya, apalagi kalo kamu tahu bahwa ini emang kejadian beneran pada 900 karyawan di website mortgage asal Amerika Serikat, better.com. Jadi dalam Zoom call-nya kemarin, CEO dari Better.com Vishal Garg mengumumkan bahwa doi memecat 900 karyawannya itu dengan alasan performance dan kondisi pasar. Namun, Zoom call ini jadi viral banget karena pemecatannya dinilai masyarakat jahat dan dingin banget, terutama karena dilakukannya pas menjelang Natal.

Now your boss suddenly sounds 10,000 times better…


Announcement


Thanks to Ninal Navi, yaya, Agnes, fa, seseorang for buying us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations


Headache is… annoying, we got it. That’s why you should try these natural remedies to tackle it.


Angel’s Stories

1. Setelah adanya pandemi aku jarang banget meet up sama temen lama bahkan yang aku anggep sahabat aja masih susah ketemu. Terus akhirnya aku sepakat ketemu sama sahabatku sesama nomaden untuk pergi hunting foto, cuman aku agak kesel karena hasil ambil fotonya dia kurang bagus sementara kalo aku yang ambil foto dia selalu berusaha yang terbaik. Selama perjalanan itu aku bete banget sih, udah minta difotoin banyak juga hasilnya kurang memuaskan. Namun pas ketika sampe rumah dan lagi edit-edit, akhirnya aku menemukan beberapa foto yang aku sukai karena diambil dengan angle unik. Ternyata dia juga udah berusaha ambil foto yang menurut dia bagus, tapi karena point of view berbeda aku jadi mudah terbawa emosi. Aku sangat menghargai effortnya, dan above all pengen mengucapkan terima kasih banget karena selama ini dia juga sudah menjadi bestie pendengar baik atas segala random thoughts-ku. Always stay healthy ya bestie biar kita bisa keliling dunia dan hunting foto-foto bareng! <3
-The rainy days-
 
2. Aku punya pengalaman buruk sewaktu kecil. Buatku, penolakan adalah afirmasi bahwa aku memang tidak layak, tidak diinginkan, dan aku takut akan rejection. Jadi sebagai lulusan awal 2020, job hunting untuk bidang yang sangat terdampak COVID benar-benar berat secara mental. Aku mau berterima kasih pada HR di salah satu perusahaan tempatku interview. Meski ditolak, beliau mengajak bicara lebih lama dan menekankan, “Kamu sudah sampai di tahap ini, jadi bukan berarti kamu tidak punya kemampuan. Ingat itu ya. Penolakan ini bukan berarti kamu tidak bagus, hanya saja kami harus memilih dari yang bagus-bagus mana yang best fit bagi posisi ini, sangat sulit. Saya yakin ada tempat yang cocok untuk kamu meskipun bukan di sini.” And he was right, enam bulan kemudian (Maret 2021). Aku benar-benar merasa dihargai di posisiku sekarang. Untuk yang sedang berjuang untuk kesempatan masing-masing, good luck. You can show your worth or make your own place. You got this!
-Anonymous-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)