Pertumbuhan Energi Terbarukan Meningkat Pesat

57

What’s having a positive growth this year?

Definitely not… my savings.
Got it. But this is rather a good news: Renewable energy.
 
Tell me.
OK jadi dalam laporannya kemarin, International Energy Agency (IEA) mengumumkan bahwa pertumbuhan energi terbarukan di tahun ini meningkat pesat despite the pandemic dan bahan baku yang mahal. IEA juga bilang bahwa dengan kemajuan ini, maka energi terbarukan diprediksi bakal menyediakan hingga 95% dari sumber energi global hingga akhir tahun 2026.
 
Tell me again what renewable energy is…
Well, in a nutshell, renewable energy adalah sumber energi (kayak sumber listrik atau bensin) yang bisa dimanfaatkan secara terus menerus dan enggak akan habis karena tersedia di alam. Kayak sekarang kan guys, banyakan sumber listrik itu berasal dari batu bara yang tentunya merusak alam dan someday bakal habis. Nah, seiring dengan makin munculnya kesadaran dunia internasional atas perlunya sumber listrik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, maka mulai digalakkan pula lah jenis-jenis energi terbarukan ini.
 
Kayak apatu contohnya…
Yha kayak pembangkit listrik tenaga surya, angin, air, hingga ombak. Sumber energi ini dinilai lebih ramah lingkungan karena nggak berasal dari sumber yang ekstraktif kayak batu bara atau minyak bumi. Nah balik lagi ke IEA guys, hasil itung-itungan mereka menunjukkan bahwa penggunaan energi terbarukan ini meningkat pesat, jadi yha of course this is a good news…
 
Ada bad news-nya emang?
Ada, yaitu… it’s not “pesat” enough, lol. Aka ya masih kurang kalo tujuannya untuk mencapai target nol emisi di tahun 2050 mendatang. Padahal ini penting banget guys buat menghindari pemanasan global yang efeknya makin kerasa ama kita tuh.
 
🙁
Nah balik lagi ke IEA, disebutkan bahwa sepanjang tahun ini aja, terjadi penambahan kapasitas energi dari sumber terbarukan sebanyak 290 GigaWatt (itung-itungannya cukup lhaa untuk menerangi 200 juta rumah), yang kebanyakan bersumber dari turbin angin dan panel surya. Jumlah ini mengalahkan record sebelumnya di tahun lalu, dan kalo gini terus guys, maka by 2026, jumlah energi yang dihasilkan dari sumber terbarukan bakal lebih banyak daripada yang dihasilkan dari fossil fuel aka batu bara, minyak bumi, dll.
 
Nice…
Yoi. And in case you’re wondering, ranking pertama yang paling banyak meng-install energi terbarukan tahun ini adalah China. Yep, sebagai negara penghasil energi karbon terbanyak, China diprediksi bakal mencapai kapasitas 1.200 GigaWatt yang berasal dari PLTA dan PLTS-nya by 2026. Ini adalah lebih cepat dari target awal di tahun 2030. Selain China, India juga termasuk yang paling banyak ni guys meng-install energi terbarukan.
 
What about Indonesia?
Indonesia sendiri sebenernya dengan banyaknya sungai dll itu punya potensi yang tinggi banget guys untuk bertransformasi ke energi terbarukan. Tapi kata Pak Jokowi minggu lalu, skenario transisi dari fossil fuel ke renewable energy ini harus bener-bener diperhitungkan, jadi harus jelas itung-itungannya. Meski begitu, Pak Jokowi juga minta supaya PLN maupun Pertamina segera bikin target transisi energi yang jelas, jangan ditunda-tunda lagi. Iya, kayak kalo kamu mau menyatakan perasaan gitu, suka ditunda-tunda. Wkkwkw