Pertemuan Pak Jokowi Dengan MenLu US

68

When you started Monday with meetings…

Pak Jokowi said, same.
Karena kemarin, beliau juga abis meeting sama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang lagi berkunjung ke Indonesia, Anthony J. Blinken.
 
Who?
Menlu-nya AS yang sekarang guys. Jadi doi memang lagi mengadakan Tour de ASEAN yang meliputi beberapa negara di kawasan Asia Tenggara kayak Malaysia dan Thailand, termasuk Indonesia. Indonesia sendiri merupakan negara pertama yang dikunjunginya.
 
Tell me more about the visit.
OK. Jadi dalam kunjungannya itu, Blinken langsung ketemu Pak Jokowi di Istana Merdeka untuk membahas berbagai isu strategis terkait hubungan kedua negara. Disebutkan Menlu Indonesia Bu Retno Marsudi, Indonesia mengharapkan Amerika Serikat bisa menjadi salah satu mitra di bidang ekonomi, termasuk di bidang investasi.
 
Terus…
Terus enggak lupa juga Pak Jokowi berterima kasih atas vaksin yang dikirimkan AS ke Indonesia dalam upaya kita membendung penyebaran pandemi covid19. Kata Bu Retno, Pak Jokowi juga sempet nyebutin soal rencana Indonesia untuk turut berkontribusi di bidang supply chain kesehatan, dan hal itu didukung sama Mr. Blinken.
 
Nice…
Di akhir keterangannya, Bu Retno juga bilang bahwa Amerika Serikat adalah mitra baik Indonesia, dan kita bakal terus mengembangkan strategic trust dengan semua negara dan semua mitra. Kata Bu Retno, strategic trust ini penting banget sebagai fondasi untuk membangun sebuah kerja sama yang saling menguntungkan dan saling menghormati, dan membangun dunia yang damai, stabil, dan sejahtera.
 
Anyone says anything though?
Yep, kerja sama is one thing, tapi banyak pengamat isu internasional yang melihat kunjungan ini politis banget guys, secara China lagi agresif berusaha menanamkan pengaruhnya di Asia Tenggara aka kita. Karenanya, AS yang saingan terus sama China berusaha membendung pengaruh ini dengan mengirimkan Blinken tadi. Menurut Daniel Kritenbrink, yang merupakan assistant secretary of state for East Asian and Pacific affairs di Kemenlu AS, pertemuan dengan negara-negara ASEAN ini bakal fokus dalam memperkuat keamanan kawasan dan infrastruktur, untuk membendung China yang “mem-bully” area Laut China Selatan.
 
Laut China Selatan?
Itu loh guys, perairan yang membentang antara China sampe ke perbatasan kita yang lagi terus-terusan jadi sengketa internasional. Hal ini karena China mengklaim seluruh wilayah perairan tersebut sebagai wilayahnya, padahal Filipina, Brunei, Malaysia, Taiwan, hingga Indonesia juga punya klaim bahwa sebagian dari perairan itu merupakan wilayah mereka. Nah sengketa inilah yang dinilai AS bikin kondisi keamanan di Asia Tenggara nggak stabil, makanya penting banget pengaruh China ini dibendung.
 
Got it. Anything else?
Well, perlu diingat guys bahwa letak geografis yang berdekatan sama China ini bikin Asia Tenggara punya pengaruh yang cukup besar dalam percaturan politik global. Karena itulah, Amerika Serikat di bawah Presiden Biden punya strategi supaya area ini bebas dari pengaruh China, dan tetap netral. However, setelah tahun-tahun penuh drama dan guncangan di era Trump, Presiden Biden jadi berupaya makin mempertegas posisinya dengan mengirim high officers-nya ke Asia Tenggara. Inget kan guys, sebelum Mr. Blinken, Bu wapres Kamala Harris sempet ke sini, meski nggak mampir ke JKT.