Perdana Menteri Irak Mustafa Al Khadimi Selamat Dari Serangan Bom

80

Who just escaped death?

Perdana Menteri Irak Mustafa Al Kadhimi.
 
Is this a “Final Destination” situation?
Considering how it didn’t end well for most of the characters, hopefully not…
 
Right. What happened to him?
Jadi, Perdana Menteri Irak Mustafa Al Khadimi dikabarkan baru aja selamat dari serangan bom yang diluncurkan oleh sebuah drone pada hari Minggu tanggal 7 November 2021 lalu. Menurut pihak militer Irak, drone tersebut apparently memang ditargetkan di kediaman Khadimi di Baghdad hari Minggu pagi.
 
Whaat? Was he injured?
Yep tapi gak terlalu parah guys untungnya, tapi para penjaganya dilaporkan luka-luka akibat serangan ini. Sampe sekarang, pihak militer Irak masih menyelidiki kasus ini dan belom punya tersangka. Menurut Khadimi, serangan ini merupakan penghianatan dan pengekangan.
 
Any suspects though?
Still unclear. Tapi yang pasti, kejadian ini pas banget terjadi sebulan setelah pemilu di Irak berlangsung dan Khadimi kembali terpilih. Makanya ni gengs, kondisi di sana lagi fragile banget, karena berbagai partai politik termasuk partainya Khadimi lagi membahas koalisi buat membentuk kabinet pemerintahan. Terus, beberapa kelompok politik juga menilai bahwa Khadimi terlalu pro Amerika, dan mereka enggak mau menerima hasil pemilu tersebut. Salah satu kelompok yang menolak adalah Fatah Alliance yang pada hari Jumat sebelumnya para pendukungnya mencoba menerobos Green Zone, pusat pemerintahan di Baghdad. Meskipun sus, tapi pemimpin kelompok Fatah yaitu Hadi al-Amiri juga mengecam aksi yang menimpa Khadimi dan meminta hal tersebut segera diinvestigasi.
 
Hmmm…
Gak cuma kelompok Fatah, tapi ketua kelompok Asa’ib Ahl al-Haq yang sama-sama bekingan Iran dan juga militan Syiah yaitu Qais al-Khazali juga mengecam aksi hari Minggu tersebut. Tapiii, sus-nya adalah Khazali diketahui ngancem Khadimi hari Sabtu kemaren dengan bilang, “The blood of our martyrs shall avenge you.” Tapi yhaa kayak yang udah disebutin tadi, sampe sekarang belom ada tersangka dari serangan ini gengs.
 
Anyone saying anything?
Yep, ada Uni Emirat Arab (UAE) yang bilang kalo mereka sangat mengecam percobaan pembunuhan tersebut. Melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, UAE bilang kalo mereka bakal ngebantuin Irak dalam menghadapi serangan terorisme yang baru aja dialami perdana menterinya. Di hari yang sama dengan serangan tersebut, UAE menegaskan bahwa pihaknya bakal memperbarui kerjasama di antara keduanya untuk menjaga keamanan dan stabilitas di Irak.
 
I see. Anything else?
Yha seperti yang udah diduga juga, Amerika Serikat of course juga ikutan mengecam aksi tersebut gengs. Departemen Luar negeri AS menyebut serangan ini sebagai aksi terorisme yang obvious dan terarah langsung ke pusat negara Irak. AS juga nawarin bantuan dalam investigasi atas serangan ini. FYI juga gengs, banyak militan Syiah garis keras yang percaya kalo Khadimi memiliki peran dalam pembunuhan terhadap kepala militer asing Iran Qassem Soleimani dan letnan berkebangsaan Irak Abi Mahdi al-Mohandis di tahun 2020 silam. Militer AS menggunakan drone untuk menyerang lokasi keduanya di sebelah bandara internasional Baghdad.