MK Tetapkan UU Ciptaker Sebagai Inkonstitusional Bersyarat, Covid-19 Varian Omicron, Buruh Indonesia Dengan Kenaikan UMP 2022, Krisis Iklim Bisa Menyebabkan Perceraian

151


Good morning

Hope this email finds you well, and by well we mean, still all motivated and  going strong to finish up all your work deadlines despite the holiday szn is already around the corner. Today, we’re gonna catch you up! on news from UU Ciptaker, Omicron (yep, full version of it), to the high divorce rate of…burung albatros. Yep, let’s scroll down…


What’s looking a loooot like your skripsi?

UU Cipta Kerja.
 
Kenapa tu?
Karena banyak revisiannya gengs, wkwkwkw. Jadi as you guys probably know, Undang-undang Cipta Kerja ini emang udah menuai pro dan kontra dari sejak pertama kali disahkan tahun lalu. Terus ga lama abis disahkan, UU-nya langsung digugat ke Mahkamah Konstitusi buat dibatalkan guys. Nah minggu lalu, akhirnya UU Ciptaker ini ditetapkan sebagai inkonstitusional bersyarat sama Mahkamah Konstitusi daaan… harus direvisi.
 
Hol’ up, I need a bit of refresher pls.
Oh right. So, RUU Ciptaker ini dari awal emang menuai banyak protes dari masyarakat hingga bikin banyak warga yang turun ke jalan. Hal ini karena banyaknya poin-poin dalam UU tersebut yang dinilai enggak adil buat masyarakat kecil dan cuma mentingin kekuasaan aja dengan alasan mendorong investasi. Meski begitu, RUU ini tetep disahkan dan setelah disahkan malah teteup masih banyak revisi. Adapun beberapa pasal yang dinilai bermasalah sih paling banyak soal tenaga kerja ya, terus juga soal aturan investasi asing, aturan AMDAL, kedaulatan pangan, dll. Contohnya aja nih ya contohnya, UU Ciptaker menghapus batas waktu kontrak karyawan yang ada pada UU tentang ketenagakerjaan. Artinya, perusahaan bisa mengontrak karyawannya berulang-ulang tanpa batas waktu. Nih, kalo kamu mau tau lebih detail soal aturan bermasalahnya apa aja, cek di sini nih.
 
OK go on…
Nah karena banyak aturannya yang bermasalah dan merugikan inilah, khususnya dalam hal tenaga kerja, akhirnya aturan ini digugat ke MK. Gugatan dilayangkan oleh banyak kelompok buruh, salah satunya adalah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Adapun tuntutannya adalah supaya UU ini dibatalkan seluruhnya, secara aturannya dinilai inkonstitusional aka berlawanan dengan UUD 45.
 
I see. What happened recently?
What happened is akhirnya MK memutuskan bahwa yhaa emang UU Cipataker ini inkonstitusional….. bersyarat. Dengan adanya putusan ini, maka UU Ciptaker enggak dibatalkan seluruhnya, tapi MK memerintahkan supaya pemerintah sama DPR plz revisi ni aturan. Kalo dalam dua tahun revisiannya enggak kelar (kayak skripsi kamu), maka aturannya baru deh fix inkonstitusinal seluruhnya dan dibatalkan.
 
Bisa ya begitu?
Yha bisa. Menurut banyak ahli hukum ni guys, kayak misalnya Prof Hamdan Zoelva, kalo UU Ciptaker ini dibatalin maka yang terjadi justru kekosongan hukum. Hal ini karena pembatalan enggak serta merta bikin aturan hukum kita balik ke aturan sebelumnya. Dengan begitu, dampak dari kekosongan ini bakal lebih luas lagi. Hal senada disampaikan sama Prof Mahfud MD (Dua-duanya mantan Ketua MK btw) yang bilang bahwa investasi yang udah masuk dari luar negeri udah nggak bisa dibatalin. Jadi plz u guyz tenang aja, while the govt and DPR are fixing the UU…
 
Jadi aturannya enggak banyak berubah ni?
Yha tydac. Bahkan Pak Jokowi udah menegaskan ni gengs, bahwa enggak ada satu pasalpun dalam RUU Ciptaker yang dibatalkan sama MK. Jadi seluruh aturan di RUU tersebut teteup berlaku. However, dalam putusannya MK mengatur supaya segala tindakan atau kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas terkait aturan ini harus ditangguhkan. Terus juga para pembuat kebijakan enggak dibenarkan untuk menerbitkan peraturan pelaksana baru yang berkaitan dengan UU Cipta Kerja.
 
Kok kayak….
We know what you’re thinking. But anyway, abis terbitnya putusan ini, para buruh kemudian meminta aturan turunan dari UU ini juga turut dibatalkan. Yhaa misalnya soal aturan TKA, kerja kontrak, sampe aturan pengupahan. Menurut Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat, pemerintah harus menghormati putusan MK dan ngebatalin turunannya yang udah berdampak langsung ke kehidupan para buruh yang dinilai udah gak terjamin lagi karena adanya UU ini. Tapi, dari pemerintah malah berkata lain gengs.
 
Bilang apa tu pemerintah?
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan aturan pelaksana dan turunan dari UU Ciptaker ini bakal tetap berlaku. Soalnya, Pak Airlangga bilang kalo UU ini inkonstitusional “bersyarat”, meaning gak sepenuhnya inkonstitusional dan masih bisa diperbaiki. Makanya, turunan-turunannya masih bisa berlaku karena pemerintah emang berencana memperbaiki UU ini sesuai arahan Presiden Jokowi.
 
Lah gimana… Anyone else saying anything?
Yoi. Terkait yang dibilang Pak Airlangga, ada kritik dari Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Arif Maulana. Arif bilang kalo Pak Airlangga “gak tau malu” ni udah tau sama MK dibilang cacat formil malah masih pengen dijalanin turunannya. Kalo aturan dasarnya ditetapkan cacat, yha harusnya otomatis turunannya juga dong. Arif juga bilang kayak, “kok u ngotot banget sih cuyyy” gitu.
 
Pak Airlangga ini yang banyak balihonya tulisannya “Kerja Untuk Indonesia 2024” ya? Terus, anything else?
Iya beb. Nah terus, alesan dari MK menetapkan UU Ciptaker sebagai cacat formil dan inkonstitusional ini adalah karena banyaknya temuan janggal dari UU ini. Mulai dari pasal yang ilang dari versi revisi akhir buat disahkan dan setelah resmi, terus kata-kata yang berubah yang otomatis bikin makna juga berubah, dan lain-lain. Walaaah, banyak juga.

Now, here’s everything you need to know about Covid-19 Omicron variant.

Geez, not again…
Iya, sedih deh gengs. Kirain udah bisa jalan-jalan ya tahun depan karena kondisi pandemi yang makin membaik di berbagai belahan dunia, eeeeh taunya malah muncul ni varian baru si omicron yang bikin deg-degan. Varian ini juga bikin banyak negara di dunia mulai mengetatkan lagi pembatasan sosial di negaranya dan menutup akses masuk buat turis asing.
 
Hadeh… Coba ceritain awalnya si Omicron ni bisa muncul.
Jadi tanggal 23 November 2021 kemaren, varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan. Sampel yang terdeteksi ini diambil tanggal 11 November 2021 lalu. Terus, varian B.1.1.529 ini kemudian dinyatakan sebagai variant of concern (VOC) sama WHO hari Senin kemaren. Bukan, bukan perusahaan Belanda yang ngejajah Indonesia waktu itu, tapi dinamain ini karena WHO bilang variannya bener-bener concerning banget dan terbukti dari preliminary test bahwa variannya bisa ngeinfeksi lagi orang-orang yang udah pernah terinfeksi aka bisa menyebabkan reinfection.
 
OMG…
Gak cuma itu, Omicron ini mutasinya cepet banget juga. Bayangin aja baru seminggu ini virus muncul, tapi udah nyebar cepet banget di banyak negara. Sampe-sampe, Kementerian Kesehatan Inggris bilang ini kasus terparah yang pernah ada saking tingginya mutasi Omicron.
 
What are the symptoms?
Nah guys, adapun gejala dari omicron ini di antaranya adalah capeeee banget (kayak kamu kalo lagi ga punya duit gitu, wkwkwk) dan kepala pusing. Terus, badan juga sakit-sakit dan tenggorokanmu gatel. Meski begitu, sejauh ini para pasien yang terdeteksi kena varian omicorn belum ada yang melaporkan penurunan saturasi oksigen atau kehilangan indra perasa dan pencium. Terus, mayoritas dari para pasien omicorn bisa sembuh sendiri tanpa harus dirawat di rumah sakit, apalagi kalo kamu udah vaksin.
 
But what about the reinfection?
Oh iya, karena tingginya mutasi ini, dikhawatirkan Omicron masih bisa menular ke orang-orang yang udah fully vaccinated juga. Menurut para peneliti, Omicron punya spike protein alias kunci buat nembus sel tubuh kita lebih banyak dua kali lipat dari varian Delta. Terus juga otomatis dikhawatirkan virus ini lebih cepat menular ke siapa pun. FYI, di Afrika Selatan sendiri ni, terjadi peningkatan kasus yang tinggi banget dari tanggal 16 November 2021 kemaren sampe awal minggu ini. Tadinya, angka kasus di sana adalah 273 dan awal minggu ini jadi lebih dari 1.200.
 
That’s scary…
Yep. Nah tapi, para peneliti berharap supaya obat konsumsi yang ditujukan untuk pasien covid kayak pil Mercks yang baru aja di-approve bisa efektif ngelawan varian ini. Hal ini karena pil-pil antiviral ini bekerja dengan menghentikan virus berreplikasi, bukan ngincer spike protein dari virus tersebut. Another tapi, para peneliti juga belom mastiin ni gengs kalo varian ini akibatnya ke tubuh manusia bakal lebih parah atau ringan. Jadi yha, vaksin masih teteup jadi koentji karena vaksin diketahui bisa melemahkan virus covid yang masuk ke tubuh kita.
 
I see… Anyone saying anything?
Hari Senin kemaren, Director of the National Institute of Allergy and Infectious Diseases Amerika Serikat Dr. Anthony Fauci bilang kalo sampe saat ini sih belom ada bukti kalo Omicron udah sampe ke Amerika Serikat. Terus, Fauci juga bilang kalo menurutnya pengetatan pembatasan sosial belom diperlukan buat diterapin saat ini buat mencegah Omicron di AS.
 
What about Indonesia?
Di Indonesia juga sejauh ini belom terdeteksi ni kasusnya *amit-amit jangan sampe terdeteksi sih*. Tapi, Menteri Keuangan Sri Mulyani hari Senin kemaren bilang kalo varian Omicron ini bisa berdampak ke APBN 2022 kalo sampe variannya masuk sini. Bahkan sebelum masuk ke Indonesia, Omicron juga punya potensi buat menggerogoti keuangan negara karena dampak yang diakibatkan secara global juga otomatis bisa mempengaruhi keuangan negara dari segi perdagangan, hubungan bilateral, dan lain-lain.
 
Oh yeah, the economy…
Yoi, belum juga ekonomi negara-negara pulih sepenuhnya dari efek pandemi sejak tahun lalu, kini varian omicron kembali bikin banyak negara khawatir. Yep, secara kemaren banget ni gengs, pasar-pasar saham di Asia Pasifik kompak melemah seiring dengan munculnya Omicron. Dimulai dengan Nikkei di Jepang yang melemah sekitar 1,6%, terus ada juga Hong Kong Hang Seng Index yang melemah sekitar 1,2%, Kospi Korsel yang menurun 0,9% hingga S&P/ASX 200 yang melemah sekitar 0,5%.
 
Nooo 🙁
Nah balik lagi ke omicron, sejauh ini udah ada seenggaknya 44 negara yang memberlakukan larangan perjalanan dari dan ke negara-negara di bagian Selatan Afrika sebagai efek atas menyebarnya varian ini. Terus, beberapa negara kayak Japan, Rwanda, Hong Kong and Taiwan juga baru aja memberlakukan kebijakan pembatasan yang ketat bagi pengunjung dari at least enam negara di Afrika.
 
Hmm… Anything else?
Nah, Indonesia juga udah mulai memberlakukan larangan masuk buat pendatang dari negara-negara Afrika sejak kemaren untuk menghalangi masuknya Omicron ke Indonesia. Langkah yang sama juga dilakuin banyak negara gengs, kayak Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara lainnya. Menanggapi hal ini, Presiden Malawi Lazarus Chakwera bilang kalo kebijakan travel bans buat negara-negara Afrika ini adalah Afrofobia, alias ketakutan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan benua Afrika, dan jadinya gak berbasis sains. 🙁

Who’s feeling unsatisfied?

Buruh Indonesia, dengan kenaikan UMP 2022.

Yep, kemaren banget ni guys, buruh-buruh dari berbagai wilayah  Indonesia berkumpul di beberapa titik dalam rangka aksi protes buruh terhadap kebijakan UMP 2022. Mulai dari Jakarta sampe Jawa Timur, buruh-buruh dari berbagai serikat dan kelompok berkumpul menyurakan untuk menolak UMP 2022 yang dinilai naiknya terlalu kecil. Here’s the round up.

Tell me.
Di ibukota sendiri, ada sekitar 1.499 personel kepolisian dan TNI yang dikerahkan buat menjaga jalannya protes buruh yang berpusat di Balai Kota, Jakarta Pusat kemarin. Aksi ini digelar oleh Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) dan Perwakilan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) yang menolak penetapan upah minimum provinsi (UMP) oleh Pemprov DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tanggal 20 November 2021 kemaren bilang kalo UMP Jakarta 2022 adalah Rp 4.453.935, naik sekitar Rp 37.749 atau 0,85 persen dibandingkan tahun ini.

Go on.
Diketahui juga bahwa aksi kemaren di Jakarta ini memanas karena terjadi dorong-dorongan antara massa protes dan personel pengamanan. Juru bicara GEBRAK Nining Elitos menyatakan bahwa ada dua tuntutan dalam aksi demo kali ini, yaitu menolak kebijakan upah murah secara nasional dan terkait putusan MK soal UU Cipta Kerja. Menanggapi aksi ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut bahwa regulasi yang menjadi acuan penetapan UMP ini bukan ranah kewenangan Pemprov karena mengacu ke UU Ciptakerja. Otomatis, ini udah ranahnya pemerintah pusat.

Kalo di tempat-tempat lain gimana?
Nah, kalo di Jawa Tengah, Serikat buruh di provinsi tersebut melakukan aksi demo di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang kemarin. Kata salah satu orator di demonya, dengan kebijakan UMP 2022 ini bahkan ada daerah yang naiknya cuma Rp1.400. Bayar parkir aja gak cukup kalo kata para buruh.

Wadoh.
Terus ni masih di Jateng, Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jateng Aulia Hakim kemudian meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk kembali mempertimbangkan kenaikan UMP 2022 ini, apalagi dengan adanya putusan MK yang terbaru. Menurut Aulia, hal ini bisa menentukan apakah Pak Ganjar cocok jadi presiden apa enggak, secara banyak kabar beredar yang menyebut bahwa Pak Ganjar merupakan salah satu jagoan buat pilpres 2024 nanti ni gengs.

Buset udah copras capres aja… Daerah lain gimana?
Kalo di Bandung, Jawa Barat, berbagai kelompok buruh di sana juga turut turun ke jalan untuk melakukan aksi protes di depan Gedung Sate, Bandung. Adapun aksi dilakukan untuk menuntut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil supaya menetapkan upah minimum kabupaten/kota sesuai rekomendasi walikota dan bupati.

Got it.
Sebelumnya juga, udah ada warning ni dari Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto Ferianto minggu lalu soal demo di Bandung selama kemaren dan hari ini, Roy menyatakan selama demo dua hari ini, ribuan buruh bakal mogok kerja. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan UMP Jabar pada 2022 sebesar Rp 1.841.487,31. Angka itu naik 1,72 persen atau sebesar Rp31.135,95 dibandingkan dengan UMP Jabar 2021.

I see. Anything else?
Akhirnya di Jawa Timur ni gengs. Ribuan buruh dari sejumlah daerah di Jawa Timur bakal menggelar aksi protes di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya mulai kemaren sampe hari ini. Jubir Gerakan Serikat Pekerja (Gasper) Jawa Timur Jazuli menyampaikan kalo massa buruh yang dikerahkan bakal berkisar antara 25 ribu  sampe 50ribu. Jazuli juga bilang bahwa hasil keputusan MK emang menyatakan kalo turunan dari UU Ciptaker masih bisa berjalan, tapi bukan untuk turunan yang strategis dan berdampak luas kayak UMP 2022 ini. Jadi sama kayak buruh-buruh daerah lain, buruh di Jawa Timur juga meminta pemerintah buat mengkaji ulang keputusan tersebut.


When you thought cheating and lying were the only reasons for a divorce…

Wrong.
 

Karena ternyata krisis iklim juga bisa menyebabkan perceraian. Serius guys, ini kejadian pada burung-burung albatros yang belakangan ini banyak “putus atau bercerai” thx to krisis iklim. Dalam sebuah riset yang dirilis pada 24 November lalu dan dipublikasikan oleh Jurnal Royal Society, ditemukan bahwa hasil penelitian dari 15.500 pasang burung albatros yang tinggal di Falkland Islands selama 15 tahun terakhir menunjukkan bahwa makin ke sini, semakin banyak pasangan burung albatros yang “bercerai”… 🙁

 

Sebenernya, bercerainya burung albatros tuh sama aja kayak punya pasangan baru aka selingkuh sih gengs. Nah tapi, burung albatros justru dikenal sebagai binatang yang setia, karena mereka “awkward” gitu. Jadinya kalo mereka udah ketemu satu pasangan yang cocok, ya mereka bakal berkembang biak dan stuck for life. Biasanya berpisahnya juga karena selama musim kawin gagal dan akhirnya harus ganti pasangan. Nah, makin ke sini ditemuin banyak pasangan burung albatros yang pisah meskipun sukses pas musim kawin sebelumnya. Alasannya adalah meningkatnya suhu air laut props to climate crisis yang bikin burung albatros harus hunting makanan lebih jauh dan jadinya gak bisa cepet-cepet pulang. Pas udah pulang, eh pasangannya udah sama burung lain… 🙁 Hal inilah yang bikin populasi burung albatros di berbagai belahan dunia jadi terancam.

 

Apparently climate crisis is a homewrecker 🙁 Burung-burung yang baru pulang terus nemu pasangannya sama burung lain langsung pada dengerin album barunya Adele gak ya?


“Sudah ada komunikasi heart to heart.”

 
Awww :3 gitu guys kata Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pak Hasto Kristianto pas ngomentarin soal foto politisi Gerindra Fadli Zon yang duduk sampingan ama Ketua DPR RI Mbak Puan Maharani. Adapun foto ini jadi sorotan karena fotonya beredar enggak lama setelah Pak Fadli mengkritik Mbak Puan soal kegiatan tanam padi. Nah ternyata guys, kata Pak Hasto sih udah nggak ada ketegangan tuh, antara keduanya. Karena udah ada komunikasi yang heart to heart.
 
When your friend is suddenly getting back together with their ex…

Announcement


No one bought us coffee today 🙁

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations


Catch Me Up! is hiring!

Do you enjoy reading us? Can you write like us? If you do, you’re probably the one we’ve been looking for! Yep, we’re opening a vacancy to be our freelance content writer. An ideal candidate would:
– Have a good understanding on national/international affairs.
– Have a strong ability to write in casual style.
– Have a deep interest in pop culture.
– Already be a subscriber.

And your perks would be…
– 100% from home or anywhere.
– Flexible working hours (literally).

Now, if you got what it takes, shoot us an email to [email protected] with the following format:

Subject: Mau jadi content writer dong! – (your name)

And send along your CV and your writing sample (Pro tip: try to make it as similar as our writing style) and that’s it.

PS: We’re kinda in a hurry so… send ’em over, quick!


Angel’s Stories

1.Tanggal 24 November kemarin, gue pergi ke salah satu Polres yang ada di wilayah Jabodetabek untuk melakukan pendampingan atas laporan polisi yang dibuat klien (btw, pekerjaan gue sekarang junior lawyer di salah satu firma hukum). Setelah sampai di Polres itu, kita nunggu di ruang tunggu untuk dipanggil dan di wawancara sama polisi. Ketika ada di ruang tunggu, gue melihat ada 5 anak muda, dan mungkin mereka seumuran dengan gue, dan mereka juga sedang duduk di lobby dan memakai baju warna oranye (read: tahanan). Dan gue liatin mereka terus sambil coba dengerin obrolan mereka karena gue kepo kenapa mereka bisa ditahan. Beberapa waktu kemudian dateng salah satu orang tua dari mereka, dan bawa makanan, snack-snack gitu buat mereka, ya bisa dibilang orang tua nya ngejenguk anaknya yang sedang ditahan di kantor polisi. Ketika ada orangnya tua gue sempet denger kalau mereka itu bakal disidang tanggal 25 November, dan kalau gue ngga salah denger intinya mereka ditahan karena terlibat “Tawuran”. Mungkin beberapa dari kalian (dan gue juga tentunya) yang baca ini punya pikiran bahwa mereka pantas untuk ditahan dan untuk diadili karena terlibat tawuran. Tapi ada pelajaran berharga yang gue dapat ketika gue melihat salah satu orang tua dari mereka datang untuk jenguk anaknya. Di sana orang tuanya langsung meluk dan nanya kabar + keadaan anaknya dan saat itu juga gue hampir netesin air mata karena gue belajar bahwa mau sejahat-jahatnya perbuatan kita, sebesar apa pun kesalahan yang kita lakuin, orang tua kita akan selalu ada buat kita dan nerima kita apa adanya. Bener-bener definisi dari “Kasih Ibu Sepanjang Masa”. So…. Pikirkan setiap perbuatan yang kita lakuin dan jangan sampai bikin orang tua kita sedih/kecewa 😊
-Lrk-
 
2. I want to apply for a job as a producer. Honestly, I still have little experience about this. But at that time I was acting as a drafter for a small project. And after the project ended, I was dubbed as a producer by a friend. That memory (my friend calls me a producer) inspired me to try my luck as a producer. I thanked her, I was touched. :’Wish me luck, guys. 🙏
-L-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)