Kondisi Afghanistan Dibawah Kekuasaan Taliban, Korea Utara Dilanda Krisis Pangan, PPKM Jakarta Ada di Level Satu, Pak SBY Didiagnosis Kanker Prostat

160

Hello

Good morning, you. It’s Wednesday, so as always, for those of you who are more into audio, we have our cool podcast here. Today we have good news, and bad news. Good news: we can now watch concert again in Jakarta, offline. Bad news: our sixth president, Pak SBY, got cancer. Get well soon, sir….


Who’s just giving some grim updates?

Afghanistan under Taliban.
 
What is the update?
Well, sejak Taliban kembali memimpin di Afghanistan pada Agustus lalu, kondisi di sana makin suram guys. Rakyat di negara tersebut mengalami kemiskinan dan kelaparan akut, sampe anak-anak di sana dijual oleh keluarganya supaya bisa makan.
 
Nooooo 🙁
Sadly ini kenyataan. Jadi tuh emang Afghanistan merupakan salah satu negara miskin di Asia Selatan karena berbagai instabilitas politik dan keamanan yang dialaminya secara berkepanjangan. Terus tahun ini, Afghanistan yang tadinya dikuasai oleh Amerika serikat selama 20 tahun akhirnya kembali ke tangan Taliban setelah para tentara AS cabs dari sana (find out why, here). Nah, fast forward to now, sikon di Afghanistan udah parah banget, bahkan bulan lalu, Swedia dan Pakistan ngingetin bahwa Afghanistan bakal kolaps bentar lagi, kalo organisasi internasional enggak mengambil tindakan.
 
Lho kenapa?
Karena ekonominya ancur-ancuran gengs. Jadi sejak AS angkat kaki dari Afghanistan, banyak lembaga donor yang stop dulu nih, mengucurkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan sebagai bentuk ketidaksetujuan mereka atas kekuasaan Taliban yang dinilai banyak melanggar HAM. Hal ini of course jadi pukulan buat Taliban, secara ekonomi mereka tuh tergantung banget sama bantuan kemanusiaan.
 
Terus gimana 🙁
Well, ya mereka ada duit sih, tapi duitnya juga ada di luar negeri. Jadi sebelum dikuasain Taliban, Afghanistan emang punya aset negara yang diperkirakan jumlahnya hampir 100 triliun rupiah. Tapi duit ini disimpennya di beberapa tempat overseas, kayak di bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve AS, dan beberapa bank sentral di Eropa.
 
Terus kenapa gak dipake asetnya?
Karena aset-aset tersebut dibekukan sejak Taliban berkuasa. Apalagi negara-negara tempat penyimpanan aset Afghanistan ini kan menentang kekuasaan Taliban, jadi pembekuannya itu juga jadi instrumen negosiasi  supaya kelompok tersebut mau lebih menghargai HAM dan hak-hak perempuan.
 
Well, does Taliban say anything?
Ya iya donk. Bulan lalu, Juru Bicara Kementerian Keuangan Afghanistan Ahmad Wali Haqmal udah minta supaya pemerintah negara-negara yang megang duitnya untuk enggak membekukan dana yang mereka punya. Haqmal bilang bahwa aset itu punya Afghanistan, so balikin ke kita sekarang juga titik gapake lama, gitu katanya. Tapi yhaa so far sih US masih belom ada tanda-tanda mau nge-unfreeze duitnya Afghanistan tu gengs.
 
OMG… Tell me more about the children 🙁
Nah belakangan ini, berita tentang penjualan anak oleh orang tuanya sendiri lagi jadi perhatian dunia internasional karena ya ini miris banget. Jadi di berbagai kamp pengungsian yang ada di Afghanistan, diketahui bahwa ada banyak anak-anak perempuan yang dijual oleh ortunya sendiri. Alasannya macem-macem gengs, mulai dari gak bisa beli bahan makanan sama sekali, sampe harus membayar utang. Contohnya adalah Pawarna, anak berusia 9 tahun dari Abdul Malik yang dijual sang ayah agar bisa beli bahan makanan dan bertahan melewati musim dingin yang udah tinggal bentar lagi. Beberapa bulan sebelumnya, kakak Pawarna yang berusia 12 tahun udah dijual ke orang lain juga. Pawarna dan kakaknya dijadikan pengantin anak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Bahkan kalo keadaannya gak membaik, Abdul kemungkinan harus menjual lagi anaknya yang berusia 2 tahun. 🙁
 
Gosh…. Anyone saying anything? The UN, probably?
Yep. Kepala kantor Humanitarian Affairs at UN (UNOCHA) Isabelle Moussard Carlsen bilang kalo PBB dan para relawan udah berusaha sekuat tenaga buat ngasih program reliefs ke para penduduk Afghanistan. Beberapa waktu lalu, negara anggota PBB sempet pada patungan buat bantuin situasi di Afghanistan dan hasilnya sampe lebih dari 1 miliar dolar AS. Baru beberapa minggu aja tapi dananya udah hampir abis setengahnya gengs. Makanya Carlsen juga bilang kalo gak ada lagi yang bisa ngebantuin situasi di sana, pernikahan anak bakal terus meningkat.
 
Geez…
Kepala UNOCHA di Afghanistan Ramiz Alakbarov juga ngewanti-wanti ni, kalo stok pangan dari PBB buat Afghanistan udah mulai menipis sejak September lalu. Akibatnya, PBB can no longer provide food supply buat penduduk Afghanistan. Akhirnya, Taliban bilang kalo mereka bakal melakukan sistem barter kayak jaman dulu. Jadi dibayarnya gak pake uang, tapi misalkan pake gandum atau makanan pokok lainnya.
 
OK. Anything else?
Duh, kamu harus tahu banget nih bahwa lebih dari setengahnya populasi Afghanistan saat ini tengah mengalami krisis pangan akut, dan lebih dari tiga juta anak di bawah umur lima tahun juga menderita malnutrisi. Ga cuma soal makanan doang guys, tapi juga jumlah pengungsi di sana banyak banget, di mana ada sekitar 677 ribu warga yang displaced karena konflik berkepanjangan, dan warga-warga itu pada tinggal di tenda pengungsian.

When you’re talking about black swan, but it’s not Mila Kunis…

Jadi maksudnya Bella Swan? Edward Cullen?
Bukan beb. Kita lagi mau bahas soal Korea Utara yang lagi dilanda krisis pangan besar-besaran sejak awal tahun ini.
 
Ouch, terus apa hubungannya sama black swan?
Well, karena saking parahnya bencana kelaparan kali ini, pemerintah Korea Utara melalui the Supreme Leader Kim Jong-un kemudian mengimbau pada warganya untuk mengkonsumsi angsa hitam yang “enak”. Media setempat juga turut mempromosikan mam black swan ini karena selain enak, dagingnya juga punya manfaat kesehatan dan bakal meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 
Random sih. Kenapa black swan ya?
Well, yea that’s why banyak media internasional juga yang menilai kebijakan ini bizarre. Tapi emang pemerintah Korut terkenal suka milih alternatif yang aneh-aneh untuk menyelesaikan masalah ekonomi dalam negerinya dibanding membuka diri dan melakukan mekanisme market yang lebih bebas like the rest of the world. Jadi, sebelumnya juga pas ada krisis pangan di tahun 1990, papanya Kim Jong-un aka Kim Jong-il justru mempromosikan makan kelinci atau burung unta, yha daripada membuka diri atau import makanan dari luar gitu.
 
Geez…
Yoi, tapi yang jelas sih Kim Jong-un ga main-main sama planning-nya ini guys. Doi bahkan udah mendirikan dan meresmikan peternakan angsa hitam bernama Kwangpho Duck Farm minggu lalu, yang emang ditujukan untuk mengembangbiakkan angsa hitam. Selain itu, pada kesempatan yang sama, pemerintahannya Jong-un juga ngasih kabar gaenak nih buat warganya: Kekurangan makanan aka krisis pangan kemungkinan bakal berlangsung sampe tiga setengah tahun lagi yaitu tahun 2025.
 
Whattt? Cinca?
Iya beneran guys. Hal ini terjadi karena Korea Utara menutup perbatasannya sama China sejak pandemi covid-19 terjadi di tahun 2020. Padahal, sebagai sama-sama negara komunis China merupakan partner dagang paling penting buat Korut. Terus juga AS masih meng-sanksi Korut, jadi mereka juga susah dapet bantuan dari dunia internasional, dan pada tahun 2019 lalu, banjir bandang juga menghantam Korut hingga bikin warga gagal panen. Jadi yha rumit banget situasinya di sana.
 

I see, go on.
Terus, di tahun 2020 bencana alam yang parah terjadi lagi dan merusak lahan warga yang menyediakan supply makanan. Jadi di tahun 2020 aja, ada tiga badai topan yang melanda Korut dan hal ini of course bikin persediaan makanan di sana jadi menipis. Terus, thanks to global warming, berbagai bencana alam terus terjadi di sana, kayak misalnya tahun ini, Korea Utara mengalami kekeringan akibat suhu yang tinggi banget dibanding tahun-tahun sebelumnya. Akhirnya di bulan Juli 2021 kemaren, Kim Jong-un yang sempet kurusan mengakui situasi krisis pangan di Korea Utara.

 
Jadi efek global warming juga nih?
Ya iya banget lah, sampe-sampe pas September kemarin, Jong-un ngadain meeting besar sama para jajaran partai komunisnya karena kondisi panen yang gagal terus akibat banjir dan tanah longsor. Jong-un bilang cuaca lagi abnormal banget neh, dan dia memerintahkan supaya jajarannya memperbaiki land management dan pemanfaatan sungai supaya bencana-bencana ini enggak terjadi lagi.
 
Hmmm. Anyone saying anything?
Yes. Ada pelapor khusus PBB untuk Korea Utara Tomas Ojea Quintana yang minta supaya sanksi internasional buat Korut dicabut aja demi mengatasi krisis tersebut. Quintana minta buat UN Security Council buat ngasih bantuan kemanusiaan ke Korea Utara, karena dari laporan terakhirnya di awal Oktober kemaren, warga-warga negara tersebut terancam gabisa makan banget, terutama anak-anak dan orang tua. Terus juga ada Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang bilang kalo dia mau negosiasi sama Kim Jong-un kalo doi mau menghentikan program nuklirnya.

 

🙁
Selain AS, China juga bilang bahwa mereka bakal ngebantu Korea Utara sebisa mereka. Contohnya dengan ngirimin pasokan makanan ke negara tersebut. Menurut Menteri Luar Negeri Wang Yi, fokus utama China saat ini adalah menjaga kestabilan wilayah Korea Utara, termasuk dari ancaman krisis pangan. Makanya, China bersama Rusia bilang kalo mereka bakal berusaha buat mencabut sanksi Korea Utara dengan menulis draft resolusi.

 

Got it. Anything else?
Selain nyaranin buat makan angsa hitam, Kim Jong-un juga nyaranin hal lain buat para warganya dalam menghadapi krisis makanan berkepanjangan ini. Warga Korea Utara diminta buat tighten the belt, alias ngurangin makan. Pemerintah Korea Utara bakal mulai melakukan pembatasan stok beras untuk warganya supaya cukup dalam menghadapi krisis sampe 2025. FYI guys, sebenernya kondisi di Korut ini menyedihkan banget, karena dalam laporannya pada 2019 lalu, Food and Agriculture Organization (FAO) memprediksi bahwa ada sekitar 10juta (atau 40% dari populasi) warga Korut yang kelaparan setelah negaranya gagal panen. Dengan makin parahnya global warming yang bikin bencana alam lebih sering terjadi, diyakini kondisinya bakal makin berat nih, buat rakyatnya Jong-un.


When you want to start your day with good news…

PPKM Jakarta ada di level satu.
Yeay! Iya nih guys, buat kamu-kamu yang tinggal di ibu kota, kamu tentunya udah mulai nyadar kalo jalanan Jakarta kini udah kembali macet. Terus, tempat-tempat publik kayak mall, kafe, restoran dll juga udah mulai padat sama pengunjung. Nah, siap-siap deh, karena most likely suasana Jakarta bakal lebih macet dan rame lagi, karena kemarin PPKM Level 1 baru aja berlaku, dan bakal berlangsung sampe tanggal 15 November 2021 mendatang.

 

Right. Anything new?
Of course ada beberapa aturan yang mulai dilonggarkan gengs. Pertama, mall dan pasar dibuka dengan kapasitas 100%. Terus, supermarket dan kios lainnya juga udah boleh diisi 100%. Selanjutnya, mall diijinin buka sampe jam 22.00, tapi kalo dine-in kapasitasnya cuma 75% aja. Bioskop juga udah mulai beroperasi dengan kapasitas maksimal 70%. Kayak sebelumnya, anak-anak 12 tahun kalo mau datang ke tempat-tempat tadi harus didampingi orang tua dan screening tetep harus dilakukan dengan PeduliLindungi.

 

Go on.
Terus tempat ibadah, fasilitas umum, dan tempat wisata juga udah boleh buka sampe kapasitas 75%, dan nak-anak di bawah 12 tahun wajib didampingi orang tua ketika mengunjungi tempat-tempat tersebut. Adapun jalanan menuju kawasan wisata bakal diberlakukan ganjil genap mulai hari Jumat pukul 12.00 sampe Minggu 18.00.

 
How about the transportation?
We’re just about to get there. Kapasitas moda transportasi umum sekarang udah boleh sampe 100%. Untuk perjalanan jarak jauh masih perlu menunjukkan hasil tes covid-19. Buat yang naik pesawat, untuk wilayah Jawa-Bali cukup menunjukkan hasil tes antigen 1 x 24 jam. Terus kalo di luar itu, untuk yang baru divaksin sekali perlu melakukan PCR yang hasilnya berlaku 3 x 24 jam. Tapi kalo yang udah vaksin dua kali, bisa cukup pake antigen aja. Buat yang menggunakan kendaraan pribadi tapi bepergian jauh, wajib pake tes antigen.

 

Got it. Ada lagi?
Terus, wilayah PPKM level 1 juga udah bisa menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 50%. Kecuali buat SLB yang boleh menggelar PTM sampe 62-100%, dan PAUD 33%. Selain itu, WFO untuk sektor non-esensial dan non-kritikal udah boleh sampe kapasitas 75%, sedangkan untuk sektor esensial dan kritikal, udah boleh WFO 100%. Kabar gembira juga buat kamu yang lagi persiapan nikah, sekarang kapasitas resepsi udah boleh 75% dari wedding venue. Finally, konser juga udah bisa digelar dengan kapasitas 75%.

 

Whoaaaa. Anything else?
FYI gengs, gak cuma DKI Jakarta aja ni yang sekarang PPKM Level 1 di Jawa Bali. Di Provinsi Banten, ada dua daerah berstatus level 1, yaitu Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Sementara di Jawa Barat, empat daerah dikategorikan ke level 1, yakni Kota Bogor, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, dan Kabupaten Bekasi. Di Jawa Tengah, ada empat daerah yang berstatus level 1, yaitu Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Magelang, dan Kabupaten Demak. Sedangkan di Jawa Timur, ada lima daerah berstatus level 1, yakni Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Blitar, dan Kota Pasuruan.


Now, let’s talk about: The health update from our sixth president, Pak SBY.

Beliau baru aja didiagnosis kanker prostat.

Iya sedih deh guys, karena kemaren ni baru dikabarkan bahwa Pak Susilo Bambang Yudhoyono diketahui mengidap kanker prostat stadium awal. Pak SBY diperiksa oleh tim dokter di Indonesia, dan hasil diagnosis ini disampein sama staf pribadi beliau Ossy Darmawan. Info ini juga udah disampein ke Pak Jokowi yang udah bilang bahwa pihaknya bakal langsung ngirimin tim dokter kepresidenan.

 

Terkait penyakitnya ini, Pak SBY direncanakan untuk menjalani perawatan di luar negeri, dan doi minta ijin ke Pak Jokowi. Maklum, soalnya kita masih in the middle of the pandemic dan perjalanan keluar negeri ketentuannya masih ketat. Pak Jokowi sendiri menyambut baik rencana tersebut, makanya nanti satu atau dua dokter dari tim dokter kepresidenan bakal join tim dokter luar negeri yang bakal ngerawat Pak SBY.

 

FYI, Ossy juga bilang kalo selama ini Pak SBY tetap menjalankan kegiatan sehari-harinya kayak menunggu klub bola voli Lavani berlatih, melukis, membaca dan menulis, berolahraga serta kegiatan-kegiatan lain. Kalian juga pasti udah sering liat ni lukisan beliau yang berseliweran di medsos dan bagus-bagus banget.GWS, Pepo…


“Bikin bingung rakyat,” 

 
Gitu guys kata Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi pas ngomentarin soal aturan tes PCR untuk perjalanan dari pemerintah yang gonta-ganti. Menurutnya, sikap pemerintah yang berubah-ubah dalam membuat syarat perjalanan terbang dengan PCR itu bikin rakyat bingung, apalagi PCR ini lumayan berat kan, dari aspek harga…

Pretty much sums up our mood on PCR…

Announcement


Thanks to Seseorang dan Bima for buying us coffee yesterday!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

If you read this email first thing in the morning, you might wanna continue with these stretches. Yep, bye tension and salah bantal…

Angel’s Stories

1. Aku lagi low motivation belakangan ini karena udah berbulan-bulan lulus tapi belum juga dapet kerja. Rasanya tiap hari di rumah tuh enggak enak banget, apalagi keluarga aku nanyain terus, udah sejauh mana aplikasi kerjaan aku dan udah ada interview dulu belum, dll. Aku yang udah bosen banget ditanyain terus akhirnya curhat ke seorang sahabatku di kampus dulu yang udah mulai kerja. Awalnya dia nyemangatin aku untuk terus berjuang dan enggak nyerah, tapi yang aku terharu, dia pesenin aku tiket nginep dong! Kata dia, mungkin aku butuh staycation yang jauh dari orang rumah biar aku enggak terus-terusan merasa tertekan. Ya ampun rasanya bersyukur banget punya sahabat kayak dia.
-RS-
 
2. Simple sih, kemarin aku lagi ke cafe langganan yang letaknya di ruko-ruko gitu. Niatku emang cuma buat beli kue cemilan aja, dan nggak akan nongkrong lama. Pas mau keluar parkir aku baru nyadar bahwa aku enggak punya uang cash, dan aku liat bapaknya udah semangat banget bantu ngeluarin motor aku dari parkiran. Aku langsung bilang aja, “Pak maaf saya lagi ga ada uang cash”. Tapi bapaknya bilang enggak apa-apa dan tetep bantuin motorku keluar dengan semangat. Padahal biasanya tukang parkir kan kalo dibilangin kita lagi nggak punya duit suka langsung pergi gitu aja. Makasih ya pak!
-Tiara-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)