Corona Updates 22 November 2021, Permendikbud PPKS aka Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus, Hilangnya Petenis Asal China, Peng Shuai, Presiden Perempuan Pertama AS

24

Hello

It’s 22/11/2021 today. What a pretty date to mark something, right? Now if you’ve been thinking about “nembak” your gebetan to be your SO, today could be the day. Have a great Monday, everyone!


Now, let’s start with your Covid19 updates…

From home…

  • Per kemarin, 21 November 2021, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 4.253.098 kasus, dengan kasus aktif 8.154 angka sembuh 4.101.216 dan kasus meninggal 143.728.
  • Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta (860.516 kasus), Jawa Barat (705.785 kasus), Jawa Tengah (483.315 kasus), Jawa Timur (398.474 kasus), dan Kalimantan Timur (157.678 kasus).
  • Penduduk Indonesia yang udah menjalani vaksinasi pertama ada sebanyak 134.025.009 dan vaksinasi kedua 88.760.197 dari target vaksinasi Indonesia sebanyak 208,2 juta penduduk.
  • Hari Rabu minggu lalu, pemerintah resmi menetapkan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia selama libur Natal dan Tahun Baru nanti. Kalo kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, kebijakan itu berlaku untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19. FYI guys, kebijakan ini bakal berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Dengan adanya aturan tersebut, maka semua tempat wisata bakal memberlakukan aturan level 3 dan jadinya gak mengijinkan acara pesta kembang api, piawai, atau arak-arakan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
  • Nah kalo kamu udah berencana buat tahun baruan di Bali, masih bisa kok gengs. Hari Sabtu kemaren, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati bilang kalo meskipun gak boleh pesta kembang api, tapi perayaan tahun baru masih diperbolehkan asal dengan prokes yang ketat.
  • Karena kemunculan varian baru covid AY.4.2 di Singapura dan Malaysia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto hari Sabtu kemaren meminta kepada Provinsi Kalimantan Tengah buat hati-hati ni akan potensi penularannya juga ni gengs. Hal ini karena letaknya yang berdekatan sama dua negara tersebut. Apalagi bentar lagi libur Natal dan Tahun Baru, Suharyanto bilang biasanya kasus tinggi di Indonesia menjelang liburan kayak kemaren pas Lebaran ni.
  • Denger-denger katanya Vaksin Nusantara bakal dijadiin suntikan ketiga aka booster buat 2022 nanti ni gengs. Nah menanggapi ini, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi bilang masih menunggu hasil kajian dari Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Kata Bu Nadia hari Sabtu kemaren, penggunaan booster emang belom ada petunjuk teknisnya, termasuk penggunaan Vaksin Nusantara sebagai booster.
  • Ngomong-ngomong vaksin, Pemerintah Indonesia terus berusaha untuk mempercepat vaksinasi dengan memastikan menjaga ketersediaan vaksin. Hari Jumat kemaren, 4.059.290 dosis vaksin jadi Oxford-AstraZeneca dan 800.000 dosis vaksin jadi Moderna tiba di Indonesia gengs. Hal ini demi mencapai target 70% warga Indonesia divaksinasi pada akhir tahun nanti.
From abroad…
  • Per 21 November 2021, total kasus positif Covid-19 di dunia udah mencapai 257.228.299 kasus dan 5.148.134 kasus meninggal.
  • Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Amerika Serikat (47.701.533 kasus), India (34.510.413 kasus), Brazil (22.012.150 kasus), Inggris (9.857.658 kasus), dan Russia (9.170.898 kasus).
  • Hari Jumat kemaren, The U.S. Transportation Security Administration nge-screening 2,24 juta orang yang mau naik pesawat. Angka ini adalah angka tertinggi sejak pandemi dimulai di sana pada Maret 2020. Hal ini karena di US sendiri udah melonggarkan pembatasan sosial dan bentar lagi hari libur nasional AS, Thanksgiving.
  • Ratusan protestan memenuhi jalanan Rotterdam, Belanda pada hari Jumat minggu lalu untuk memprotes kebijakan pemerintah yang menerapkan lockdown buat masyarakat yang belum divaksin. Aksi ini kemudian dikecam oleh wali kota setempat yang bilang kalo ini adalah tindakan kekerasan, karena terjadi perusakan mobil polisi dan setidaknya ada dua korban luka akibat kejadian ini.
  • Balik ke AS lagi, Direktur US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Dr. Rochelle Walensky hari Jumat kemaren merekomendasikan suntikan ketiga atau booster buat orang dewasa atau 18 tahun ke atas di sana. CDC merekomendasikan penggunaan booster dari Pfizer/BioNTech’s atau Moderna untuk eligible adults di US enam bulan setelah menerima vaksin dosis pertama dan kedua.
  • Now onto the EuropeAustria menjadi negara pertama di sana yang bakal mejalankan national lockdown saat ini, di mana biasanya negara-negara lain cuma lockdown buat orang-orang yang belum divaksin. Artinya, para turis gak boleh memasuki negara ini nanti. Hal ini disampein hari Jumat kemaren sama Kanselir Alexander Schallenberg yang bilang kalo lockdown bakal dimulai hari ini sampe sepuluh hari ke depan, dan ada kemungkinan diperpanjang sepuluh hari lagi.
  • Terus ni di negara tetangganya yaitu Jerman, lebih tepatnya di Kota Berlin, pemerintah resmi melarang warganya yang belum divaksin untuk memasuki berbagai lokasi hiburan dan publik kayak bioskop, restoran, bar, dll mulai hari ini. Bahkan sebelumnya, bar-bar di sana udah nerapin peraturan bahwa cuma yang udah fully vaccinated aja yang bisa jadi pengunjung di sana.
  • Balik ke Asia yaitu di India, sejak minggu lalu negara ini udah mulai menerima turis yang fully vaccinated naik pesawat komersial. Setelah hampir dua tahun, ini adalah yang pertama kalinya India membuka negaranya lagi gengs. Hal ini seiring dengan turunnya kasus positif dan meningkatnya angka vaksinasi di sana.

Who’s giving us some updates?

Permendikbud PPKS aka Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus.
Yoi guys, setelah menuai kontroversi sana sini terkait isi peraturannya, Permendikbud PPKS udah resmi nih berlaku di kampus-kampus. Dan ternyata, seiring dengan diberlakukannya aturan ini, jadi makin banyak korban kekerasan seksual yang akhirnya berani muncul dan melapor.
 
Whoaaa sounds good!
Yep, hal ini disampaikan oleh Plt Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Nizam Jumat lalu, yang bilang bahwa pihaknya mulai banyak mendapat laporan terkait tindakan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus. Pak Nizam juga meminta para rektor dan dekan di kampus-kampus untuk segera membentuk aturan turunan yang bisa mencegah kasus kekerasan seksual terjadi.
 
Remind me again, what’s this PPKS thing?
Definitely not… the party. Jadi Permendikbud PPKS ini diterbitkan oleh Mendikbudristek (panjang banget bun) Mas Nadiem Makariem pada tanggal 20 Agustus 2021. Isinya, mengatur soal larangan dan penindakan terhadap kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus, hingga jenis-jenis KS-nya apa aja. Adapun alasan Mas Nadiem menerbitkan PPKS tersebut adalah untuk menangani kekerasan seksual yang selama ini sering banget terjadi dan luput tertangani oleh pihak kampus. Menurut Kemendikbudristek, peraturan ini mengatur hal-hal yang sebelumnya gak diatur secara spesifik sehingga menyebabkan kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi selama ini gak ditangani sebagaimana mestinya.
 
Nothing sounds controversial for me…
Well, wait until you meet meet the controversial keyword: “consent” atau persetujuan korban. Hal inilah yang menyebabkan pro dan kontra guys, karena dianggap sebagian pihak melegalkan zina. Contohnya adalah turunan di aturan PPKS tadi yang berbunyi “Memperlihatkan alat kelaminnya dengan sengaja tanpa persetujuan Korban”. Terus juga “membuka pakaian Korban tanpa persetujuan Korban”. Ada juga “Menyentuh, mengusap, meraba, memegang, memeluk, mencium dan/atau menggosokkan bagian tubuhnya pada tubuh Korban tanpa persetujuan Korban”. Artinya, kalo dengan persetujuan berarti walaupun belum niqa bole dong buka-bukaan? Gitula guys kira-kira. You can catch up more on the issue here!
 
OK I remember. Now catch me up for real.
Terkait frasa kontroversial tersebut, hari Jumat kemaren Mas Nadiem disomasi di kantornya oleh Dewan Pimpinan Nasional Kongres Pemuda Indonesia. Organisasi ini meminta doi untuk meninjau ulang frasa tersebut dalam waktu 7×24 jam terhitung dari saat somasi dilayangkan. Kuasa Hukum Kongres Pemuda Indonesia Pitra Romadoni Nasution bilang kalo frasa tersebut “menjadi dalih generasi muda untuk melakukan kekerasan seksual berdasarkan asas suka sama suka.
 
OK terus…
Nah terus, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy juga bilang hari Jumat kemaren kalo pihaknya yakin bahwa aturan ini bakal segera direvisi kok, sama Mas Nadiem. Hal ini karena emang aturannya masih ambigu, jadi yhaa bakal segera dikoreksi.
 
HhhKalo dari Kemendikbud sendiri gimana?
Kalo tanggapan dari Kemendikbud sendiri sih ya mereka masih teteup bilang kalo peraturan ini sama sekali gak bertujuan untuk melegalisasi zina ataupun meng-encourage mahasiswa buat melakukan seks bebas. Kayak yang udah disebutin sebelumnya, tujuan dari adanya Permendikbud ini yha murni untuk menindaktegas kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus dan melindungi korban. Belom ada keterangan lanjutan soal revisi dari Permendikbud ini.
 
Anything else I should know?
Meski mengalami berbagai pro dan kontra hingga somasi, Kemendikbud teteup berpegang teguh pada aturannya ni guys. Minggu lalu, Mas Nadiem bahkan bilang bahwa akan ada sanksi buat kampus yang enggak menjalankan aturan ini, mulai dari disanksi keuangan, sampe diturunkan akreditasinya. Menurutnya, diberlakukannya sanksi tersebut agar kampus dapat serius menangani kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi.

Who’s saying “I spy with my little eye… something fishy”?

International community.
Soal “hilang”-nya petenis asal china, Peng Shuai.
 
Wait what?
Iya guys, masyarakat internasional, aktivis HAM maupun para penggemar olah raga tenis lagi dibuat bertanya-tanya setelah atlet tenis perempuan asal China, namanya Peng Shuai menghilang tanpa jejak.
 
What happened?
Well, it all started setelah Peng nge-spill hot tea, di mana dia melakukan pengakuan mengejutkan dan bilang bahwa Mantan Ketua Chinese Communist Party dan mantan wakil perdana menteri China Zhang Gaoli pernah melakukan kekerasan seksual terhadapnya tiga tahun silam. Gak lama setelahnya, Peng gak diketahui lagi keberadaannya sampe kemaren banget.
 
SEREM abis.
Makanya. Jadi awalnya, Peng bilang di akun media sosial China Weibo miliknya pada tanggal 2 November 2021 kemaren. Dalam postingannya itu, Peng menyebut bahwa Zhang dan istrinya pernah ngajak dia buat main tenis, dan setelah permainan tersebut, doi diperkosa oleh Zhang. Keduanya kemudian menjalani hubungan secara konsensual, namun ketika kariernya di partai komunis makin menanjak, Zhang memutuskan kontak sama Peng.
 
Go on…
Peng kemudian menceritakan kejadian tersebut dan bilang kalo dia bersedia bersaksi di pengadilan atau melakukan hal apapun untuk membuktikan kebenaran ceritanya. Gak lama setelah itu, postingan Peng dihapus oleh sensor internet pemerintah China karena katanya gak lulus sensor. Tapi telat, karena ceritanya udah keburu viral duluan sampe ke dunia internasional. Setelah itu Peng “menghilang” walaupun akunnya tetep online. Dari sinilah, banyak pihak yang mempertanyakan di mana keberadaan Peng dan gimana keamanannya. Totalnya doi menghilang selama 19 hari.
 
OMG… Anyone saying anything then?
Yep, Ketua Asosiasi Tenis Perempuan atau Women’s Tennis Association (WTA) Steve Simon jadi khawatir banget sama Peng karena gak lama setelah itu, Peng menghilang tanpa jejak. Simon juga menyoroti gimana pemerintah China berusaha menghilangkan jejak internet Peng dengan nge-ban kata kunci “tenis”, dan juga ngilangin beberapa sumber internet yang berhubungan sama Peng. Menurut Simon, perempuan yang jadi korban kekerasan seksual harusnya didenger, bukan disensor. Simon juga bilang bahwa Chinese Tennis Association (CTA) udah menyampaikan kabar bahwa Peng baik-baik aja dan lagi tinggal di kediamannya. Tapi, tim WTA gak bisa nge-reach langsung ke Peng sendiri, hence still concerned.
 
Duh… Terus gimana kondisinya sekarang?
Nah baru aja kemarin ni guys, Peng Shuai kembali muncul di muka publik pada salah satu turnamen tenis di China. Yes, CTA lewat media yang dikelola oleh pemerintah China nge-post video Peng yang jadi tamu di acara pembukaan turnamen tenis di Beijing kemaren. Terus selain video, CTA juga mem-post footage Peng lagi dinner sama temen-temen sesama atlet dan pelatihnya di sebuah restoran. Hal ini disebut sebagai bukti tentang keberadaan Peng setelah nge-spill hot tea tersebut dan keamannya tetep terjaga, gak seperti yang diasumsikan banyak orang. Tapi ya teteup, banyak pihak meragukan postingan video itu legit apa enggak, atau jangan-jangan Peng “dipaksa” untuk pose-pose kayak gitu untuk menjawab concern dunia internasional yang makin ramai memberitakan soal Peng.
 
The China’s govt responding anything then?
Nothing officially, sejauh ini yang dilakukan cuma nge-post video keberadaan Peng tadi, dan ngelakuin internet censorship countermeasure aja gengs. Terus juga ni dalam rangka memastikan keselematan Peng, Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan perwakilan dari PBB ngadain call buat ngebahas hal ini ke China.
 
🙁 Anything else?
Berita tentang “menghilangnya” Peng ini tentunya menambah panjang daftar pembungkaman yang dilakukan pemerintah China terhadap warganya sendiri, terutama terkait isu HAM maupun isu-isu yang bisa berpengaruh negatif terhadap reputasi partai komunis China. Over the weekend kemarin, hashtag #Whereispengshuai ramai dipost oleh sesama atlet Tenis kayak Naomi Osaka, Roger Federer, Novak Djokovic, Serena Williams, Rafael Nadal hingga Billie Jean King. Nah setelah makin rame di sosmed inilah, ga lama kemudian pemerintah China nge-post videonya Peng tadi guys.

Who just had the first female in the history?

The United States.
Yep, untuk pertama kali dalam sejarah ni guys, Amerika Serikat punya presiden perempuan, yakni Kamala Harris yang menjabat dalam waktu hanya 85 menit aja. Iya, bentar banget kan? Well, hal ini karena Kamala mendapatkan jabatan presiden itu emang untuk sementara, pas Presiden AS Joe Biden menjalani prosedur colonoscopy yang bikin doi harus dibius. Nah selama Biden dibius dan hilang kesadaran inilah, Harris kemudian menjabat sebagai presiden sementara. Jadi guys, colonoscopy ini adalah suatu prosedur medis untuk mengecek apakah ada yang nggak normal di bagian usus besar dan rectum seseorang. Ini adalah prosedur rutin yang harus Biden jalani sejak doi menjabat di White House sejak tahun lalu, secara doi udah berusia 79 tahun. Nah, untuk bisa melakukan prosesi tersebut, Biden harus ngirim surat ke Ketua DPR Nancy Pelosi dan pimpinan senat Patrick Leahy yang mengabarkan bahwa doi bakal mentransfer kekuasaannya secara sementara kepada wapres selama proses penindakan dan penyembuhan. Adapun update terkini dari White House, Biden udah menyelesaikan proses colonoscopy-nya dan dalam kondisi yang sehat-sehat aja.
 
Uhm… masih kalah sama Mbak Mega…

“Memang anak saya itu dibawa sama makhluk gaib, wewe gombel.”

Ujar seorang ibu dari Tapos, Depok minggu lalu yang bikin warga geger karena kehilangan dua orang anaknya sejak Rabu minggu lalu. Menurut sang ibu, anaknya itu emang dibawa makhluk gaib, karena doi udah nanya ke orang pinter gitu guys. Namun selang beberapa hari, kedua anaknyaa ditemukan di semak-semak.

 
Yep, Depok strikes again…

Announcement


Thanks to You for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

We’ve almost-officially arrived at the Christmas season, so in case you’re thinking about some romantic Christmas playlist, look no further

Angel’s Stories

1. Aku cuma mau bilang makasih kepada temen-temen LPI yang sampai saat ini selalu menjadi tempat pulang yang hangat dan penuh kasih. menjadi teman diskusi yang seru dengan segala topik. menjadi temen gila yang berimajinasi seluas-luasnya. semoga Allah tetap menyatukan hati kita, ya. Love!
-Delman-
 
2. Aku ini penyandang disabilitas. Karena penyakit autoimun sih. Dulu aku aktif banget sampe sering hiking. Namun semenjak lumpuh, I thought everything was over for me. Sampai aku masuk ke satu platform sosmed dan ketemu banyak teman online yang supportive. Meski kita belum bisa ketemu langsung (karena koronces yes), tapi bersyukur banget bisa kenal orang-orang baik seperti mereka.
-A.N-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)