Beredar Surat Telegram Dari TNI, Taliban Melarang Perempuan Tampil di Televisi, Mobil SUV Terobos Kerumunan Parade Natal di Waukesha, Hukum Baru di Inggris Terkait Perlindungan Kesejahteraan Hewan

28

Good morning!

Welcome to Wednesday. If you’ve been quite overwhelmed with work during these past two days, now’s probably the time for you to take a little break and relax. You can start by enjoying your breakfast, listening to our podcast here, and getting some light stretch. Happy Wednesday! 

 
PS: Today’s angel stories is so heartwarming…

Let’s talk about: Telegram TNI.

Telegram like the chatting app?
Beda gengs, telegram ini maskudnya surat edaran. Jadi, baru-baru ini beredar surat telegram yang bilang kalo anggota TNI gak boleh asal diperiksa dan diproses secara hukum tanpa persetujuan dari komando. Surat Telegram itu ditandatangani oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal Eko Margiyono atas nama Panglima, yang otomatis bikin orang pada mikir kalo Panglima yang dimaksud adalah Jenderal Andika Perkasa.

Wait, emang tanggal segitu Andika udah jadi Panglima TNI?
Nah, beliau sendiri emang baru dilantik jadi Panglima TNI ngegantiin Marsekal Hadi Tjahjanto tanggal 17 November 2021 kemaren, tapi surat dari Presiden Jokowi yang ngerekomendasiin Andika sebagai calon tunggal Panglima TNI udah dikeluarin sejak tanggal 4 November 2021. Makanya ni kejelasan dari surat telegram ini sendiri juga masih dipertanyakan.

Hooo. Emang surat telegramnya isinya apa aja tu?
Ada beberapa poin dalam surat telegramnya. Poin pertama menyebutkan kalo pemanggilan yang dilakukan terhadap prajurit TNI oleh aparat penegak hukum untuk memberikan keterangan atas suatu peristiwa hukum harus melalui komandan atau kepala satuan. Berikutnya, Panglima meminta agar pemanggilan terhadap prajurit yang gak sesuai dengan prosedur dapat dikoordinasikan dengan para penegak hukum yang dimaksud.

Eh, gimana?
Gak cuma itu, Prajurit TNI yang hendak memberikan keterangan kepada aparat juga dapat melakukan hal tersebut di satuannya atau di kantor aparat penegak hukum dimaksud dengan didampingi oleh perwira hukum atau perwira satuan. Semua kepala staf ketiga matra dapet edaran surat telegram ini gengs, beserta sebelas pejabat militer lainnya.

Dari Panglima TNI-nya sendiri ada komen-komen gak?
Panglima TNI Pak Andika sih bilangnya doi belom tau apa-apa soal surat telegram ini guys. Tapi beliau menegaskan bahwa pihaknya dan jajarannya enggak keberatan kalo diperiksa sama penegak hukum. Doi juga bilang bahwa intinya beliau mau ngikutin ketentuan yang berlaku dalam undang-undang aja sebagaimana selama ini berjalan kayak gitu.

Hmmm. Anyone else saying anything?
Yoi, ada pihak KPK yang menanggapi dengan gak mempermasalahkan aturan tersebut kalo emang resmi diberlakukan. Plt. Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri bilang kalo beliau yakin telegram tersebut gak bakal mempersulit proses tindak hukum yang berlaku. Intinya sih mereka chill aja gitu ceunah.

Interesting… Anything else?
Kalo dari pihak Polri sih tanggepannya lumayan beda ni gengs. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo bilang kalo pihak kepolisian bakal mengedepankan asas “equality before law” alias semua orang setara di hadapan hukum, termasuk prajurit TNI. Menurut Dedi, semua prosedur bakal terus berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan TNI gak dapet pengecualian.


What’s not gonna appear in Afghan televisions?

Women.
Serius guys, karena baru aja nih, Taliban mengeluarkan aturan baru buat media di Afghanistan, dan salah satunya melarang perempuan buat tampil di televisi dan jadi aktris drama.
 

Whaaaat?
Yep, dengan adanya aturan ini, maka segala bentuk drama, opera sabun, dan lain-lainnya yang mirip-mirip dilarang buat menampilkan aktris perempuan Afghanistan. Jadi isi ceritanya yhaaa tentang cowok aja gitu… Aturan ini baru aja diterbitkan pada hari Minggu kemaren sama pemerintah Taliban.

Huh? Kok gitu?
Kalo katanya pihak Ministry for the Propagation of Virtue and the Prevention of Vice Taliban, yha ini semua untuk menegakkan hukum Islam di Afghanistan, dan juga menjaga kebudayaan negara tersebut. Gak cuma itu, kebijakan ini juga mengatur soal pembawa berita perempuan di Afghanistan wajib memakai hijab di depan layar. Gak cuma perempuan yang diatur, pembawa acara laki-laki juga dibilang wajib pake baju yang lebih proper, meskipun gak dijelasin lebih lanjut soal proper ini.

Wew, terus aturan medianya apa lagi?
Kementerian juga ngatur ni soal film-film yang ditayangin di Afghanistan. Semua film yang dianggap bertentangan sama nilai Islam dan kebudayaan Afghanistan dilarang tayang di Afghanistan. Bahkan, film internasional dan lokal pun dilarang tayang kalo ngepromosiin budaya dan nilai-nilai asing. Gak cuma itu, acara komedi juga diatur gengs sama kementerian tersebut.

Waduh, acara komedi diatur gimana tu?
Acara komedi gak boleh ditayangkan kalo kontennya berdasarkan lawakan yang ngejek-ngejek orang lain dan sesama. Acara komedi juga gak dibolehin tayang kalo menghina “kehormatan manusia dan nilai-nilai Islam.” Nah kemudian juga ada ni aturan soal acara televisi yang gak boleh bercerita soal para nabi dan sahabat rasul.

Hmm… Anyone saying anything?
Yep, ada juru bicara kementerian Hakif Mohajir yang ngasih penjelasan lebih lanjut soal aturan ini gengs. Kata Mohajir, ini bukan aturan, tapi merupakan guideline dalam menegakkan nilai Islam di Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban. FYI, banyak juga yang beranggapan bahwa ini gak seburuk pas Taliban berkuasa tahun 1996 – 2001, televisi bener-bener dilarang tayang.

Yhaaa… Anything else?
On the other hand, Taliban hari Sabtu kemaren bilang bakal mulai bayarin gaji-gaji para PNS-nya yang belom kebayar sejak tiga bulan kemaren pas Taliban awal-awal berkuasa. Yep, setelah AS angkat kaki dari Afghanistan, ada ribuan PNS yang enggak kebayar sama sekali gajinya karena pembekuan aset Taliban yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Terus sampe sekarang sih belom jelas gimana ceritanya Taliban bisa punya uang lagi buat ngelunasin gaji-gaji PNS-nya, cuma mereka bilang kalo mulai Sabtu kemaren, gaji mereka bakal dibayar full dan lunas.


Now, let’s catch you up! on a “deadly” Christmas parade…

Everybody meet: Waukesha Christmas Parade.
Di mana pada Hari Minggu siang kemaren, sebuah mobil SUV menerobos kerumunan parade Natal di Waukesha, Winconsin yang terkenal dengan nama Waukesha Christmas ParadeAt least ada lima korban jiwa dan 40 korban luka-luka akibat kejadian ini. Pengemudi mobil berwarna merah tersebut udah ditahan di kantor polisi setempat hari itu juga gengs. Diketahui sang pengemudi, Darrell Brooks, sebelumnya abis ngelakuin suatu tindakan kriminal juga.
 
OMG I thought it only happened the movie… What exactly happened?
Jadi, para saksi mata bilang bahwa Minggu sore, kira-kira setengah jam setelah parade dimulai, sebuah mobil SUV berwarna merah memasuki lokasi tempat parade berlangsung. Mobil tersebut menebus kerumunan dan menabrak barisan marching band, barisan para penari, sampe anak-anak yang sedang menyaksikan parade sama orang tuanya.
 
Gosh… Who drove the car?
Polisi udah mengidentifikasi pelakunya yaitu Darrel Brooks, yang berusia 39 tahun dan udah ditetapkan sebagai tersangka. Para penyelidik bilang kalo mereka curiga aksi Brooks tersebut dilakukan untuk kabur dari TKP tempat Brooks berbuat kriminal sebelumnya. Brooks kemudian dituntut dengan intentional first-degree homicide atas kematian lima korban. Ga tanggung-tanggung guys, FBI juga diketahui turut membantu kepolisian setempat dalam menyelidiki kasus ini.
 
Well, anyone saying anything?
Gubernur Wisconsin Tony Evers ngasih pernyataan resmi melalui akun Twitter-nya hari Senin kemaren dengan bilang kalo pihaknya sangat berduka atas kejadian ini. Dia juga meminta bendera Amerika Serikat dan negara bagian Wisconsin dikibarkan setengah tiang dalam rangka menghormati para korban. Evers bilang kalo dia dan presiden Joe Biden bakal terus bekerja sama dalam menyelesaikan kasus ini.

🙁 Anything else?
Sejauh ini, Polisi masih terus berupaya mendalami kejadian ini. Namun yang pasti, Brooks bertindak sendirian dan sama sekali gak terkait sama kejadian atau jaringan terorisme. Terus, diduga juga kejahatan Brooks sebelumnya melibatkan adu argumen dan penggunaan senjata tajam. Duh…

What can apparently feel pain?

Ummm my heart?
 
Yeah, but also crabs, octopuses, and lobsters. Iya, tau gak sih gengs, bahwa selama ini ketiga jenis hewan tersebut biasa dikonsumsi dengan direbus hidup-hidup? Nah, ada hukum baru di Inggris yang lagi dirancang terkait perlindungan kesejahteraan hewan dan menyatakan bahwa hewan-hewan tersebut udah gak boleh diperlakukan kayak gitu lagi. Hal ini karena mereka adalah sentient beings alias makhluk hidup yang juga bisa merasakan sakit :(.
 
Jadi awalnya, ilmuwan dari the London School of Economics menyatakan bahwa cephalopoda (kayak gurita, cumi-cumi dan sotong) dan dekapoda (kayak kepiting, lobster dan udang karang) adalah hewan-hewan yang bisa merasakan sakit, jadi mereka harus masuk ke dalam kategori “sentient beings” bareng sama vertebrata dan hewan bertulang belakang lainnya. Nah guys, dengan dikelompokkan ke “sentient being inilah, hewan-hewan tadi jadi terlindungi karena cara pengolahannya diatur oleh The Animal Welfare Sentience Bill yang bakal berlaku di Inggris.
 
Adapun bill ini bertujuan untuk melindungi hewan-hewan yang bisa merasakan sakit supaya dijamin kesejahteraannya dan memiliki aturan yang nggak sadis dalam konsumsinya. Kamu pasti pernah nontonin hewan yang dikurbanin pas Idul Adha kan guys? Ada metode tertentu supaya hewan kurban tersebut gak menderita dan bisa langsung mati. Nah kira-kira itulah yang pengen dicapai untuk hewan sentient beings lainnya.

“Jakarta sudah mulai macet di mana-mana.”

Gitu guys kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kemarin, saat menjelaskan bahwa ibu kota Jakarta yang udah kembali macet. Kata Pak Purnomo, volume arus lalu lintas emang udah mendekati ke normal, dan jumlah kendaraan di Jakarta naik sampe 40 persen selama beberapa waktu belakangan ini.
 
Yep, Jakarta’s back to its true self again…

Announcement


Thanks to Seseorang for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Astrology? Yes. Love language? Yes. Love language that matches your astrology? Double yess! 

Angel’s Stories

1. I think it’s my first time to tell about the traumatic moment in my past. Jadi aku pernah dilecehkan dengan cara bagian tubuhku diraba oleh seseorang, beberapa kali saat SD dan satu kali di SMP. Saat itu karena tidak terlalu paham, aku hanya diam dan tidak berani untuk cerita dengan siapapun. Aku pikir aku akan baik-baik saja, tapi ternyata tidak. Saat itu, bahkan hingga sekarang, aku sering sekali menangis atau teriak-teriak tidak jelas. Aku jadi takut untuk pergi ke sekolah. Perasaan ini mencuat begitu besar sampai saat ini aku menjadi seorang mahasiswa baru. Aku sering sekali overthingking, “Gimana ya nanti kalau udah kuliah luring?”, “Apa dunia masih sama jahatnya?”, “Apa aku bisa menghadapi semua ini?” But now, I am really really glad dengan hadirnya Permendikbud PPKS. Aku merasa cukup tenang karena untuk pertama kalinya I know that perempuan lainnya akan merasa lebih aman dan ga perlu merasakan penderitaan yang sama seperti yang aku rasakan at least di lingkungan kampus. Rasanya kaya punya harapan lagi buat bangkit. Oh iya buat menteri kita yang super kece, Mas Nadiem, entah udah berapa kali aku menangis terharu karena mendengar statement Mas Nadiem yang luar biasa dan karena kekhawatiranku untuk kuliah tatap muka mulai berkurang. Terima kasih banyak untuk semua orang yang berjasa buat bikin regulasi baru ini. My greatest respect, Mas 🙂
-Anonymous-
 
2. Seminggu yang lalu mantan aku tunangan sama pacarnya. It feels sad karena hubungan yang mereka jalin awalnya karena mantan aku cheating sama perempuan itu. Berasa gak fair aja, karena menurut aku dia yang jahat tapi dia juga yang bahagia duluan. Di saat aku sedih, kesel dan kecewa itu, sahabat sahabat aku berusaha menghibur, mereka nanyain keadaan aku dan ngajak nobar. Sabtu minggunya temen kosan ngajak jalan jalan. Alhamdulillah senang sekalii, saat sedih bisa dipertemukan dengan banyak orang baik :”)
-AAA-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)