Banjir di Kalimantan Semakin Mengkhawatirkan, China & ASEAN Menggelar Summit, Presiden RI Khawatir Adanya Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Akhir Tahun, Amerika Latin Ingin Membuat “Bitcoin City” Pertama di Dunia

23

Good morning!

Wakey wakey. It’s still Tuesday so if you think the weekend is not anywhere close, remember this: gajian is way closer. So, hang in there, grab your strong, black coffee, and let’s start the day by getting informed with news from Kalimantan to El Salvador. Let’s go! 


When things are more concerning in Kalimantan…

Yep, can we get your attention pleasee… karena banjir di Kalimantan semakin mengkhawatirkan.

 
Mengkhawatirkan gimana?
Parah gengs. Belakangan ini, hampir seluruh wilayah di Kalimantan dikepung banjir. Terus, ada beberapa daerah di lima provinsi yang ada di Kalimantan udah menerapkan status siaga.
 
Ouch 🙁 how come?
Banyak faktor. Kalo menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sih, penyebab banjir adalah intensitas hujan yang tinggi karena Indonesia udah memasuki masa La Nina. Namun, sejumlah akademisi dan LSM lingkungan bilang bahwa intensitas hujan bukan satu-satunya penyebab banjir. Of course ada kontribusi dari faktor lain, yakni deforestasi dan krisis iklim.
 
Sad 🙁
Iya 🙁 Now let’s zoom in on each provinsi. Dimulai dari Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki empat wilayah berstatus siaga banjir, yakni wilayah Nunukan, Tana Tidung, Malinau, dan Bulungan. Sementara Kota Tarakan dinyatakan berstatus waspada. Perkiraan tersebut berlaku sejak 18 -19 November pukul 07.00 WIB. Selanjutnya ada Provinsi Kalimantan Tengah, di mana Kabupaten Kapuas yang ada di sana udah diterjang banjir lebih dari 14 hari, yakni sejak 5 November sampe sekarang. Selain di Kapuas, banjir di Kalteng juga belum lama ini terjadi di Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah. Terus, banjir juga menggenangi kilometer 35 ruas jalan Trans Kalimantan Palangka Raya – Banjarmasin.
 
OMG….
Meanwhile di Kalimantan Barat, banjir udah satu bulan melanda Kabupaten Sintang dan menyebabkan warga harus mengungsi. Lanjut ke Kalimantan Selatan, banjir juga terjadi di Batu Mandi, Kabupaten Balangan, di mana at least ada 242 Kepala Keluarga atau 721 jiwa yang terdampak sama bencana ini. Terakhir, Provinsi Kalimantan Timur di mana ibu kotanya Samarinda sempat terendam banjir selama tujuh hari sejak 2 November.
 
Kok bisa banyak banget gini banjirnya?
Kerusakan lingkungan guys. Jadi terkait banjir ini, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Kalteng Dimas Novian Hartono bilang bahwa sepanjang 2021 ini aja udah terjadi 3 kali banjir di Kalimantan. Adapun faktor utamanya adalah kerusakan lingkungan yang masif, di mana menurut data, 80% dari area Kalteng yang luasnya mencapai 15,3 juta ternyata udah ada investasi, bahkan perusakan. Jadi kebayang kan guys, deforestasinya parah banget dan bikin lingkungan makin parah dah rusaknya.
 
Terus…
Senada dengan WALHI, Greenpeace Indonesia juga bilang bahwa salah satu penyebab banjir di Kalimantan Tengah adalah proyek Food Estatenya Pak Menhan Prabowo Subianto. Menurut Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Arie Rompas, pembukaan lahan seluas 700 hektare itu bikin banjir banget, karena menyebabkan daerah resapan air berkurang.
 
So, is the govt doing anything about this?
Well, kalo kata Presiden Jokowi sih, penyebabnya nggak lain nggak bukan adalah adalah kerusakan lingkungan yang terjadi berpuluh-puluh tahun. Akibatnya, air di Sungai Kapuas meluber karena daerah tangkapan hujannya rusak. Pak Jokowi juga bilang bahwa kondisi ini bakal diperbaiki, dengan mulai “mungkin” tahun depan pemerintah membangun nursery persemaian dan penghijauan kembali di daerah-daerah hulu. Menurutnya, catchment area itu emang harus diperbaiki karena kerusakannya di situ.

Who’s trying to improve their relationship?

Me and my gebetan. No doubt.
Bukan beb, tapi China dan ASEAN yang kemarin baru aja menggelar ASEAN-China summit untuk memperingati hubungan kedua pihak yang udah berjalan selama tiga puluh tahun.
 
Lama ugha ya. Apa ajatu yang menarik?
Macem-macem, tapi yang pasti dalam meeting yang dipimpin oleh Presiden China Xi Jinping itu, China memastikan bahwa mereka nggak akan “nge-bully” negara tetangga yang kecil-kecil, aka negara ASEAN. Hal ini disampaikannya mengingat kondisi di Laut China Selatan yang kian memanas.
 
Uhm… tell me more.
OK. Jadi dalam keterangannya di hadapan para pemimpin ASEAN, Xi bilang bahwa China nggak bakal membentuk hegemoni wilayah dan nggak akan mengambil keuntungan mentang-mentang ukuran negaranya luas. Sebaliknya, China bakal terus meningkatkan kerjasamanya dengan ASEAN karena mereka adalah, dan bakal selalu jadi tetangga, teman, dan partner yang baik buat ASEAN.
 
Kenapa doi bilang gitu?
Karena emang kondisi Laut China Selatan lagi panas gengs. Jadi seminggu sebelumnya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte bete banget sama kapal laut China yang menembak dua kapal barangnya Filipina dengan water cannon di perairan LCS yang merupakan area sengketa. As a refresher, area LCS ini terletak antara China, Taiwan, dan beberapa negara ASEAN. Dalam kebijakannya, China mengklaim seluruh wilayah LCS sebagai perairannya, sedangkan negara-negara ASEAN kayak Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam juga punya klaim di area tersebut. Jadi yhaa rebutan lahan lah. Hal inilah yang bikin hubungan China dan negara-negara ASEAN panas terus gengs.
 
I see…
Nah dalam summit kemaren, Duterte yang masih bete akhirnya ngomong lagi ke Xi bahwa dia marah sama aksi penembakan itu, dan mengingatkan Xi bahwa satu-satunya cara penyelesaian konflik adalah menuruti aturan hukum. Adapun aturan hukum yang dimaksud Duterte adalah keputusan arbitrase internasional di tahun 2016 yang bilang bahwa klaim China terhadap seluruh LCS itu enggak ada dasarnya. Duterte juga bilang bahwa kejadian itu tentunya nggak bagus buat hubungan negara-negara.
 
OK paham.
Nah guys, selain soal LCS, China juga berupaya ngelobi negara-negara ASEAN supaya membolehkan Myanmar ikutan summit ini. Yep, kayak yang kamu tahu, Myanmar emang lagi di-silent treatment dulu sama ASEAN aka ga diajak meeting summit karena krisis di negaranya yang ga kelar-kelar (Catch up! more on the issue here). Namun hal ini enggak berhasil karena ada beberapa yang nolak (Read: Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei). Meskipun enggak berhasil, banyak pihak yang menilai bahwa upaya lobi dari China ini juga tentunya bikin negara di kawasan makin bete.
 
Got it. Anything else?
Di hari yang sama, ASEAN dapet undangan ni guys untuk menghadiri meeting G7 yang bakal digelar di Liverpool, Inggris bulan depan. Hal ini tentunya menimbulkan banyak spekulasi dan analisis dari para ahli-ahli HI soal apakah maksud dan tujuan dari undangan tersebut. Apakah bentuk upaya ekspansi negara-negara G7 ke Asia Tenggara? Atau usaha G7 supaya ASEAN mendukung AUKUS (Australia, Inggris, AS)? Well, apa pun alasannya guys, undangan ini tentunya bakal sangat berpengaruh pada sikon di regional.

Who’s raising some concerns?

The government, on covid-19 cases.
 
Still? I thought we passed that.
Belum gengs. wabah covid-19 masih ada di tanah air, dan kemarin, Pak Presiden Joko Widodo baru aja menyampaikan kekhawatirannya.
 
Khawatir kenapa?
Yhaa takutnya angka covid-19 naik lagi di akhir tahun. Jadi dalam Rapat Terbatas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kantor Presiden kemarin, Pak Jokowi memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan kesiapan seluruh rumah sakit demi mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun 2021. Pak Jokowi juga bilang bahwa Menkes perlu melakukan pemetaan situasi, terutama di daerah yang potensi kasusnya meningkat.
 
Beneran nih?
Iya, apalagi kata Pak Jokowi, Indonesia bakal jadi tuan rumah meeting G20 di tahun depan. Jadi emang urgent banget pengetatan kebijakan, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Pak Jokowi juga memerintahkan para bawahannya untuk mempersiapkan rencana penerapan PPKM level 3 dengan baik, dan menjelaskan pada masyarakat tentang urgensi pengetatan ini.
 
..Ok…
Gak cuma itu aja guys, Pak Jokowi juga berpesan supaya pemerintah daerah kembali mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Beliau pengen supaya Pemda bisa mengatur pengendalian pandemi dengan pemulihan ekonomi, supaya kita bisa terus mempertahankan momentum pertumbuhan yang positif.
 
Got it.
Pada kesempatan yang sama, Menkes Budi Gunadi Sadikin juga menyebut bahwa Kemenkes udah mengidentifikasi lebih dari 25 mutasi varian virus SARS-CoV-2 Delta di Indonesia. Kata Pak BGS, temuan ini didapatkan dari hasil pemantauan dan pemeriksaan strain virus baru dengan metode Whole Genome Sequencing (WGS). Serem deh guys, karena kata Pak BGS, virus covid-19 varian delta tuh udah bermutasi di Indonesia. Udah ada anaknya, cucunya…

🙁 Anything else?
Well, terkait perkembangan ini, Pak BGS meminta kita untuk nggak kendor menetapkan protokol kesehatan, dengan pake masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan. Pak BGS juga bilang bahwa pihaknya bakal terus mempercepat sebaran vaksinasi di Indonesia, di mana per kemarin, capaian vaksinasi tanah air udah mencapai 134.614.136 orang yang udah menerima suntikan dosis pertama vaksin. Sedangkan untuk suntikan kedua, jumlahnya udah mencapai 89.426.870 orang.

Who’s having quite an ambitious plan?

El Salvador.
 
Yoi guys, nggak cuma bos kamu aja nih yang ambi di akhir tahun gini, tapi negara di Amerika Latin ini juga punya planning yang ambi banget, yaitu pengen bikin “Bitcoin City” pertama di dunia. Adapun hal ini diumumkan oleh Presiden El-Salvador Nayib Bukele minggu lalu, dan kotanya akan bebas dari pajak kecuali PPN aka Pajak Penambahan Nilai. Nah rencananya, kota ini bakal mulai dibangun di awal tahun depan dan bakal punya berbagai area komersil kayak servis, hiburan, restoran, hingga airport.
 
Selanjutnya guys, untuk mendukung kegiatan penambangan bitcoin yang boros energi banget, kota ini terletak di kaki gunung berapi Conchagua yang akan mendapatkan energinya dari geothermal. Nantinya, geothermal inilah yang bisa dipake warga untuk menambang bitcoin dan menjadi sumber energi. Bukele juga udah memastikan pada publik bahwa kegiatan penambangannya bakal zero emission, karena emang nggak pake energi fossil. Nah, demi menarik para investor crypto untuk manaruh dananya di kota itu, Bukele bilang, “Invest here and make all the money you want,” secara Bitcoin City ini nggak akan nge-charge pajak apa pun selain yha PPN tadi.
 
Gimana, para hodlers?

“Kalau hanya ngomong saja saya juga bisa.”

Gitu guys kata Pak Presiden Joko Widodo yang gedeg sama negara-negara yang banyak tebar janji soal dana buat menanggulangi perubahan iklim di KTT COP26 di Glasgow, di awal November lalu. Kata Pak Jokowi, masalahnya biaya untuk beralih dari energi konvensional ke energi terbarukan itu gede banget, bisa ratusan triliun, dan itu nggak mungkin dibebankan ke rakyat. Atas dasar inilah, Pak Jokowi enggak mau ngemajuin komitmen emisi nol bersih Indonesia jadi ke tahun 2050, tapi teteup di 2060, karena yha doi nggak mau omdo.
 
When you’re soooo sick of work-meeting all day long…

Announcement


Thanks to Neng for buying us coffee today!

(Mau ikutan nraktir tim Catch Me Up! kopi? Here, here…just click here Dengan mendukung, kamu nggak cuma beliin kopi yang menemani kami nulis, namun kamu juga udah men-support kami untuk terus berkarya dan membuat konten-konten berkualitas yang imparsial dan bebas dari kepentingan. Thank you so much!)

Catch Me Up! recommendations

Do you think your relationship is toxic? Well, read these first.

Angel’s Stories

1. Cerita ini kudengar dari seorang senior (sebut saja Mr A). Waktu itu tahun 80-an, dan Mr A ada di tahun terakhir SMA tapi beliau sama sekali ga punya interest untuk sekolah, dan hal itu terlihat jelas dari nilai-nilainya. Nyaris pasti nggak bakal lulus. Suatu hari ketika pembagian hasil ujian, Mr A lagi jalan balik ke mejanya dari meja guru setelah mengambil kertas nilai. Dia dapat F (sudah biasa). Ketika ngelewatin meja seorang cewek yang kebetulan disukainya, Mr A dengar cewek itu berbisik sedih, “I don’t want you to fail.” Mr A tersentuh dan ngerasa, “Ternyata ada yang peduli aku berhasil atau gagal” padahal orang tuanya aja enggak peduli, jadi beliau belajar mati-matian selama sisa tahun ajaran dan dengan bantuan guru-gurunya berhasil lulus. Beliau bilang itu jadi turning point hidupnya, ketika menyadari dia ternyata punya kemampuan untuk mencapai banyak hal. Jadi semacam self reminder, satu perhatian/perbuatan kecil bisa mengubah hidup seseorang, tinggal kita yang pilih apakah hal baik atau buruk yang kita berikan.
-N.N-
 
2. I feel blessed every single day. Although we got this pandemic, I can still enjoy every little thing in life. Thank God for always blessing me. I hope everyone who’s reading this can feel blessed too! ‘Cause we need to stay sane in this “insane” situation.
-The paradise island-
 
(We believe that angels, just like superheroes and cats, come in different costumes, but they’re here for the same reasons: to make our days brighter, our smiles wider, and our feelings happier. So during these uncertain times, we’ve decided to replace the love letter with stories about kindness, because now more than ever, our community needs that. Shoot us your kindness stories here (can be something you see or experience firsthand (or no), basically, anything!) and we will feature it here. You can also check our previous angel stories on our angel’s Instagram. Go go go!)